logo-website
Sabtu, 06 Jun 2026,  WIT

Klaim Serangan di Maybrat, TPNPB Sebut Tewaskan Dua Aparat, Pihak Keamanan Belum Beri Keterangan

TPNPB klaim melakukan serangan di Maybrat yang mengakbatkan tewasnya dua aparat keamanan

Papuanewsonline.com - 05 Jun 2026, 10:13 WIT

Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal

TPNPB saat menyatakan klaim terkait penyerangan di Maybrat pada Selasa (2/6/2026).

Papuanewsonline.com, Maybrat – Sebuah insiden penyerangan dilaporkan terjadi terhadap rombongan aparat keamanan di wilayah Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, pada Selasa (2/6/2026). Berdasarkan siaran pers yang diterima Kamis (4/6), Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, menyatakan peristiwa berlangsung sekitar pukul 12.00 WIT di ruas jalan sekitar 4 kilometer dari Kampung Framniawai menuju Distrik Aifat Timur Jauh, saat rombongan aparat yang menggunakan truk militer melintas di lokasi tersebut.


Dalam keterangannya, Sebby mengutip laporan Komandan Kowip I Rutis, Barnabas Muk, yang menyatakan serangan tersebut menewaskan dua personel aparat keamanan.

Ia juga mengklaim bahwa baku tembak berlangsung terus-menerus hingga pukul 18.00 WIT dan melibatkan sejumlah pimpinan serta pasukan dari sembilan batalyon TPNPB di wilayah tersebut.

Selain klaim insiden tersebut, TPNPB juga menuding aparat keamanan telah mendirikan pos militer dan menduduki pemukiman warga tanpa persetujuan masyarakat setempat. Kelompok tersebut menilai keberadaan aparat menimbulkan rasa takut dan trauma bagi penduduk sipil.

Sebagai tanggapan, pihaknya menyerukan kepada seluruh pasukan di 36 Komando Daerah Pertahanan untuk menjaga hak-hak masyarakat adat serta sumber daya alam, sekaligus menyampaikan pernyataan politik terkait situasi di Maybrat, Tambrauw, dan Teluk Bintuni.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi maupun konfirmasi dari pihak TNI maupun Polri mengenai klaim penyerangan dan jumlah korban yang disampaikan oleh TPNPB.

Perlu diketahui bahwa wilayah Maybrat dalam beberapa tahun terakhir memang sering terjadi ketegangan keamanan dan baku tembak antara aparat keamanan dengan kelompok bersenjata tersebut.

 

Penulis: Jid

Editor: GF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE