logo-website
Rabu, 13 Mei 2026,  WIT

Kantor Pertanahan Mimika Genjot PTSL 2026, Targetkan 495 Bidang Tanah

Kantor Pertahanan Mimika mendoronf percepatan sertifikasi dan validasi seluruh bidang tanah melalui pelaksanaan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap

Papuanewsonline.com - 13 Mei 2026, 10:01 WIT

Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Mimika, Yosep Simon Done saat diwawancarai awak media di Aula Kantor Pertanahan Mimika, Selasa (12/5/2026).

Papuanewsonline.com, Timika – Kantor Pertanahan Kabupaten Mimika terus mendorong pelaksanaan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) guna mempercepat sertifikasi dan validasi seluruh bidang tanah di wilayah tersebut. Hal ini disampaikan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Mimika, Yosep Simon Done dalam wawancara di Aula Kantor Pertanahan Mimika, Selasa (12/5/2026).

Program PTSL bertujuan mendata dan mencatat seluruh bidang tanah secara resmi ke dalam satu sistem pemetaan lengkap, baik yang belum maupun yang sudah memiliki sertifikat.

Berbeda dengan cara lama, PTSL kini dilakukan secara digital. Sertifikat yang sudah terbit pun akan divalidasi ulang agar memiliki titik koordinat pasti dan terintegrasi dalam sistem, sehingga data tanah tidak hilang atau rancu.

“Dulu masih manual, sekarang kita sesuaikan dengan kondisi lapangan agar batas wilayah jelas dan sah,” ujar Yosep.

Jika seluruh wilayah perkotaan selesai dipetakan dan tervalidasi, Mimika berhak menyandang predikat “kota lengkap” dalam hal pertanahan.

Untuk tahun 2026, target pelaksanaan ditetapkan sebanyak 495 bidang tanah. Saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan kementerian terkait aturan baru penetapan lokasi.

Yosep berharap dalam dua minggu ke depan wilayah kerja sudah ditetapkan sehingga kegiatan pengukuran dan pendataan bisa segera berjalan.

Ia menegaskan bahwa seluruh layanan dalam program PTSL ini gratis dan tidak dipungut biaya sepeser pun dari masyarakat.

 

Penulis: Andi Ilham

Editor: GF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE