Dugaan Pemerasan di Lapas Timika, Keluarga Tahanan Bongkar Perlakuan Korup Oknum Petugas
Keluhan soal makanan dan uang yang disebut tak pernah diterima warga binaan hingga tudingan pemalakan dan kekerasan mencuat, manajemen Lapas Timika menyatakan akan melakukan investigasi.
Papuanewsonline.com - 13 Feb 2026, 12:14 WIT
Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal
Papuanewsonline,com, Timika - Keluarga tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Timika, Papua, mengungkapkan keluhan mereka terhadap petugas lapas yang dituding tidak becus dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.
Narasumber yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan
bahwa barang-barang titipan berupa makanan dan uang tidak pernah sampai ke
pihak tahanan, atau jika sampai, tidak semuanya.
"Kami sudah beberapa kali menitipkan makanan dan uang
untuk keluarga kami yang di dalam, tapi tidak pernah sampai. Kadang ada yang
sampai, tapi tidak semuanya," kata narasumber tersebut.
Narasumber juga menuding bahwa petugas lapas Timika memeras
warga binaan yang sudah di hukum dan ditahan.
"Kenapa mereka harus memeras warga binaan yang sudah di
hukum? Apa tidak cukup dengan hukuman yang sudah dijatuhkan?"
Keluarga tahanan juga mengeluhkan perlakuan tidak sopan dari
petugas lapas yang biasa dipanggil Pak Nanang.
"Kadang kami datang untuk besuk, selesai di besuk,
warga binaan dipanggil dan dipalak oleh Pak Nanang. Sangat tidak sopan,"
tambah narasumber tersebut.
Dua orang petugas lapas, yaitu Pak Valdo dan Pak Lando, juga
dituding sering mabuk dan masuk ke dalam blok tahanan untuk meminta uang dan
rokok.
"Jika tidak kasih, sering dipukul dan dianiaya,"
kata narasumber tersebut.
Pihak Lapas Timika, melalui Pak Hernowo S.SOS., mengatakan
bahwa akan membenahi masalah ini. "Kami akan melakukan investigasi dan
mengambil tindakan yang tepat terhadap petugas yang terlibat dalam kegiatan
pemerasan dan kekerasan," kata Pak Hernowo melalui pesan WhatsApp.
Penulis: Hend
Editor: GF