Bentrokan Antara Aparat TNI dan Polisi di Mappi Papua Selatan Gegerkan Warga
Insiden penahanan anggota kepolisian berujung bentrokan terbuka antara oknum TNI dan polisi di Kota Kepi, Kabupaten Mappi, Papua Selatan, memicu kepanikan warga serta mengganggu stabilitas keamanan wilayah.
Papuanewsonline.com - 12 Feb 2026, 23:08 WIT
Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal
Papuanewsonline.com, Mappi – Bentrokan antara oknum TNI dan anggota kepolisian terjadi di Kota Kepi, Kabupaten Mappi, Papua Selatan, pada Kamis siang, 12 Februari 2026, memicu kepanikan warga dan menjadi sorotan publik di wilayah tersebut.
Peristiwa ini bermula dari penahanan seorang anggota polisi
sejak malam sebelumnya, setelah yang bersangkutan melintas di depan pos TNI dan
diduga melakukan aksi menggeber gas kendaraan yang memicu ketegangan di lokasi.
Situasi yang awalnya terkendali berubah menjadi memanas saat dilakukan upaya penjemputan terhadap anggota polisi tersebut, sehingga memicu gesekan antara kedua institusi keamanan dan berujung pada bentrokan terbuka.

Ketegangan antar aparat berlangsung cukup intens, disertai
suara tembakan yang terdengar di sekitar lokasi, membuat warga sekitar memilih
menjauh dan mencari tempat aman untuk menghindari kemungkinan risiko yang lebih
besar.
Seorang warga setempat, Alan, menyebut bentrokan terjadi
sekitar pukul 10.00 WIT, dengan suasana yang mencekam dan aktivitas masyarakat
sempat lumpuh karena kekhawatiran akan meluasnya konflik.
Peristiwa ini menyita perhatian masyarakat luas, mengingat hubungan dan koordinasi antara TNI dan Polri sangat krusial dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya di wilayah Papua Selatan yang memiliki tantangan geografis dan sosial tersendiri.

Warga berharap kejadian tersebut dapat segera diselesaikan
secara profesional, transparan, dan berkeadilan, sehingga tidak meninggalkan
dampak berkepanjangan terhadap situasi keamanan dan ketertiban di Kota Kepi.
Hingga Kamis sore, kondisi di lapangan dilaporkan mulai
berangsur terkendali, dengan aparat gabungan masih melakukan penjagaan di
sejumlah titik strategis untuk mencegah terjadinya insiden susulan.
Pihak berwenang masih mengumpulkan keterangan serta menyusun
kronologi lengkap kejadian, sementara masyarakat menantikan langkah-langkah
tegas dan bijaksana demi memulihkan situasi kamtibmas di wilayah tersebut.
Penulis: Hend
Editor: GF