logo-website
Senin, 02 Mar 2026,  WIT

Diserang Saat Respon Keributan, 3 Polisi Mimika Tertancap Panah di Lorong Kesehatan Dalam

Tiga anggota Polres Mimika tertancap anak panah saat merespons laporan keributan warga. Aksi brutal itu terjadi ketika aparat tengah menjalankan tugas penanganan penganiayaan.

Papuanewsonline.com - 01 Mar 2026, 12:29 WIT

Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal

Salah satu Personel Polres Mimika yang terkena panah saat dirawat di RSUD Mimika pada, Minggu (1/3/2026).

MIMIKA, Papuanewsonline.com – Situasi mencekam pecah di Jalan Cenderawasih lorong masuk Kesehatan Dalam, Distrik Mimika Baru, Sabtu malam (28/2/2026). Tiga anggota Polres Mimika tertancap anak panah saat merespons laporan keributan warga. Aksi brutal itu terjadi ketika aparat tengah menjalankan tugas penanganan penganiayaan.


Insiden bermula sekitar pukul 22.02 WIT ketika personel Polsek Mimika Baru mendatangi lokasi dugaan penganiayaan di Jalan Kesehatan Dalam (Lorong Meo). Namun situasi berkembang liar.

Sekitar pukul 22.50 WIT, Tim Opsnal Polres Mimika yang tiba untuk memperkuat justru mendapat serangan dari sekelompok warga menggunakan batu dan panah. Informasi penyerangan itu kemudian memicu pergerakan Patroli Gabungan menuju lokasi.

Pukul 00.10 WIT, Patroli Gabungan tiba di Jalan Cenderawasih dan langsung melakukan penyisiran ke titik keributan. Lima menit berselang, aparat kembali disambut perlawanan. Sekelompok pemuda menghadang dengan lemparan batu dan tembakan panah.

Petugas berupaya membubarkan massa dengan tindakan terukur menggunakan flashball. Namun situasi semakin panas.

Pada pukul 00.30 WIT, tiga anggota Polres Mimika roboh setelah terkena panah:

Bripka Muhamad Anas (Sat Samapta) tertancap panah di jari tengah tangan kanan.

Bripda Wira Mada (Propam) terkena panah di paha kanan dan siku tangan kanan.

Bripda Yordan Soren (Sat Samapta) terkena panah di kaki kiri bagian depan.


Ketiganya langsung dievakuasi ke RSUD Kabupaten Mimika menggunakan mobil patroli Sat Samapta.

Meski sudah ada korban di pihak aparat, kelompok penyerang tetap melakukan perlawanan. Lemparan batu dan panah terus diarahkan ke petugas hingga dini hari.

Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, tiba langsung di lokasi sekitar pukul 01.00 WIT untuk memimpin pengendalian situasi. Pada pukul 01.18 WIT, Kapolres memerintahkan pasukan mundur dan mencari posisi aman guna menghindari eskalasi lebih lanjut. Pukul 01.37 WIT, seluruh personel diperintahkan kembali dan bersiaga di Mako Polres Pelayanan.

 

Penulis: Nerius Rahabav

Editor: GF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE