logo-website
Minggu, 09 Agu 2026,  WIT
BERITA TAG Politik Homepage
Gelar Dialog Pemilu, Polda Maluku Hadirkan Tiga Pimpinan Agama Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku menggelar dialog terkait pelaksanaan Pemilu Damai di Provinsi Maluku.Kegiatan yang disiarkan langsung oleh RRI Ambon pada Senin (4/12/2023), ini selain Polda Maluku, juga menghadirkan tiga pimpinan agama dari MUI Maluku, Sinode GPM dan Keuskupan Amboina.Dari MUI diwakili Dr. Hasbollah Toisuta, M.Ag, Ketua MPH Sinode GPM, Pdt. Elifas T. Maspaitella M.Si, dan Keuskupan Amboina yang diwakili oleh Sekum Keuskupan Amboina, Pastor Agus Arbol. Sementara dari Polda Maluku yaitu Kepala Biro Operasi, Kombes Pol Asep Saepudin SIK.Menurut Karo Ops Polda Maluku, peran tokoh agama sangat penting untuk mewujudkan Pemilu 2024 berlangsung aman, sejuk dan damai."Peran dari para tokoh agama sangat kami butuhkan karena itu sangat penting untuk bersama kami Polda Maluku wujudkan pemilu yang aman dan damai," ungkapnya. Menurutnya, tingkat kriminal di Maluku akhir-akhir ini mulai mengalami penurunan jika dibanding sebelumnya. "Kami sangat berharap kolaborasi para pimpinan agama dan semua unsur terkait dapat mewujudkan pemilu yang aman dan damai," harapnya.Ia mengungkapkan, Polda Maluku memiliki tim patroli cyber. Apabila dalam tugasnya ditemukan hal-hal yang dianggap dapat mengganggu kamtibmas, pihaknya akan berkordinasi dengan Bawaslu dan Kejaksaan yang tergabung dalam tim Gakkumdu akan dengan cepat untuk menindaklanjutinya.Selain mengamankan tahapan pelaksanaan Pemilu 2024, Kombes Asep juga mengaku Polda Maluku pun saat ini siap mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru."Memang di tahun ini kita lihat agak krusial ya, karena ada dua operasi yang kita laksanakan secara bersamaan, namun kami tetap siap dengan semua kemungkinan yang akan terjadi, maka dengan personel yang ada saat ini kami siap melaksanakan pengamanan Natal dan Tahun Baru juga dengan maksimal," ungkapnya.Dijelaskan, sebelum pelaksanaan pengamanan Pemilu, Polda Maluku terlebih dahulu melaksanakan operasi cipta kondisi."Kami bersyukur hingga saat ini kejadian menonjol di wilayah kita tidak ada dan kita berharap situasi kondusif ini dapat terus kita pertahankan hingga akhir Pemilu nanti," harapnya.Menyoal terkait netralitas Polri saat Pemilu, Kombes Asep menegaskan Polri tidak akan berpihak kepada siapa pun."Netralitas Polri merupakan harga mati. Ini telah disampaikan Bapak Kapolri, dan Polri akan bentuk tim khusus untuk mengawasi anggota saat Pemilu, dan bersama Bawaslu akan tetap sinergi sehingga apabila ada ditemukan oknum anggota yang tidak netral maka akan diambil tindakan kode etik profesi Polri," jelasnya.Ia menghimbau seluruh masyarakat Maluku agar terus menguatkan persatuan dan kesatuan. Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mensukseskan Pemilu yang aman dan damai di Maluku. "Kami menghimbau seluruh masyarakat Maluku apabila ada informasi yang bersifat ujaran kebencian atau mengadudomba agar segera disampaikan kepada pihak keamanan untuk ditindaklanjuti, dan terkait politik uang saya sampaikan ini bukan hal baru lagi karena setiap pemilu selalu ada hal seperti itu, namun kami bersama Bawaslu dan Kejaksaan bertekad akan bekerjasama menjalankan tugas kami sebagai tim Gakumdu dalam pemilu ini dengan baik," ungkapnya.Untuk membantu aparat kepolisian dalam mewujudkan pelaksanaan Pemilu yang aman dan damai, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Maluku gencar memberikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat."Kami dari MUI Maluku sendiri dalam menghadapi Pemilu nanti telah melakukan berbagai langkah termasuk memberikan himbauan kepada masyarakat lewat mimbar dan majelis taklim, agar Pemilu yang merupakan hajat nasional ini bisa didukung agar pelaksanaanya dapat berjalan dengan lancar, aman dan sukses," kata Hasbollah Toisuta.Menurutnya pada setiap pertemuan dengan masyarakat baik melalui mimbar Jumat maupun majelis taklim, MUI Maluku selalu memberikan masukan, ide-ide positif dan himbauan agar umat Islam bisa fokus menjaga situasi kamtibmas yang kondusif saat ini. "Umat Islam juga selalu dihimbau untuk menghindari isu-isu yang dapat menggangu keamanan dan dapat membuat perpecahan di Maluku," katanya. Pada Rakornas, Hasbollah mengaku MUI Pusat melalui rekomendasi menghimbau seluruh umat Islam dapat mendukung pelaksanaan Pemilu yang damai, menolak politik uang. "Umat juga diminta untuk menghindari isu atau berita hoax yang dapat merusak tali persaudaraan antar sesama anak bangsa," jelasnya.Terkait dengan sinergitas di antara pimpinan umat beragama, Hasbollah mengaku selama ini pihaknya terus bersinergi."Sinergitas dan kerjasama kita dari MUI Maluku bersama Sinode dan Keuskupan itu bukan hal yang baru lagi, dan tidak ada masalah karena kita selalu bersama dalam setiap kegiatan, dan saya mau sampaikan bahwa peran tokoh agama itu sangat penting dalam merawat perdamaian di Maluku," ucapnya. Olehnya itu, lanjut mantan Rektor IAIN Ambon ini, dengan kerjasama para tokoh agama yang kompak bersama Polri, diharapkan situasi Kamtibmas di Maluku ini dapat diwujudkan dengan baik."Saat ini kami dari Gereja telah melaksanakan kegiatan pastoral politik, tujuannya untuk membentuk umat yang siap sukseskan pemilu dengan baik," tambah Ketua MPH Sinode GPM Pdt Elifas T. Maspaitella. Elifas mengungkapkan dengan adanya kegiatan pastoral politik dapat membentuk caleg yang nantinya jika terpilih akan bekerja dengan hati dan iman untuk membangun bangsa. "Karena saya mau katakan bahwa Gereja juga turut bertanggung untuk terwujudnya pemilu yang aman dan damai," ungkapnya.Elifas mengaku pihaknya sangat mendukung terlaksananya Pemilu yang aman, jujur, adil dan bermartabat untuk mewujudkan pemerintahan yang baik karena hal itu merupakan panggilan iman."Jadi selain menyelenggarakan kegiatan pastorial politik, kami juga dalam pertemuan bersama umat dan di mimbar-mimbar ibadah kami telah memberikan himbauan agar umat Gereja di minggu-minggu adventus ini tidak melakukan hal-hal atau tindakan yang bersifat eforia namun lebih pada hal-hal positif untuk mendekatkan diri kepada Tuhan," tambahnya."Kami juga dalam menghadapi pemilu serentak ini melibatkan AMGPM agar generasi muda kita saat ini dapat paham akan hak demokrasinya dan tidak golput serta terhindar dari pengaruh politik uang dan politik hitam di masa Pemilu saat ini," harapnya.Elifas pun menghimbau masyarakat Maluku agar dapat menggunakan hak pilihnya dengan bijaksana. "Saya mengajak seluruh masyarakat Maluku agar mari kita pilih pemimpin yang cakap dan takut akan Tuhan, sebagaimana tertulis di firman Tuhan, olehnya itu terkhusus warga Gereja agar mari ambil keputusan yang bijaksana di saat pemilu ini untuk kesejahteraan dan kemajuan bangsa kita ke depan nanti," pintanya.Senada dengan Hasbollah dan Elifas, Sekum Keuskupan Amboina, Pastor Agus Arbol mengaku, Gereja Katolik di Maluku sangat mendukung sepenuhnya terlaksana pesta demokrasi yang aman dan damai. "Kami telah melakukan seruan kepada umat agar dukung pemilu damai di Maluku dan pada konferensi Gereja Katolik kemarin yang dihadiri seluruh uskup di Indonesia itu menghimbau agar masyarakat Indonesia khususnya umat Katolik dapat menggunakan hak demokrasinya dengan tepat dan bijaksana serta hindari golput saat Pemilu," ungkapnya.Keuskupan juga selalu menghimbau umat Katolik agar senantiasa mendukung aparat keamanan dalam menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif di Maluku."Umat Katolik selalu diingatkan untuk tidak ikut-ikutan dalam hal-hal yang tidak baik, karena saat ini kita lihat kondisi dunia sedang tidak stabil karena ada perang di Palestina dan Israel, lalu ada juga perang Rusia dan Ukraina. Maka dengan hal tersebut pentingnya kami berharap kita masyarakat di Maluku ini tetap menjaga persatuan dan kesatuan kita bersama Polda Maluku, kita wujudkan Maluku yang aman dan damai," ajaknya. (PNO-12) 04 Des 2023, 19:26 WIT
Timsel KPU 4 Kabupaten di Papua Tengah Resmi Dilaporkan ke KPU RI Papuanewsonline.com, Jakarta- Lima orang tim seleksi calon komisoner KPU pada 4 Kabupaten di Provinsi Papua Tengah, yaitu Kabupaten Mimika, Kabupaten Paniai, Kabupaten Intan Jaya dan Kabupaten Deyai secara resmi dilaporkan ke Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI).Lima Timsel yang dilaporkan tersebut yakni:Oni Dendegau  (Ketua Tim Seleksi)Naor Maiseni (Sekretaris Tim seleksi)Amon Tipagauw (Anggota Timsel)Andi Nahar Nasada (Anggota Timsel)Kamarudin (Anggota Timsel)Laporan tersebut dibenarkan peserta seleksi  Raimondus A. Kelanangame saat dikonfirmasi Papuanewsonline.com melalui sambungan telepon selulernya, Senin (4/12/2023)“ Benar, kita telah melaporkan Timsel calon komisoner KPU pada 4 Kabupaten di Provinsi Papua Tengah, ke KPU RI hari ini,” ujar Raimond.Raimond menyebutkan bersama rekanya Laurensius Minipko pada pukul 14:27 telah mendatangi Kantor KPU RI dan langsung diterimah oleh TU Biro SDM KPU RI, Dwi Ismanto.“ Surat aduan diterimah oleh TU Biro SDM KPU RI, Dwi Ismanto dan langsung diteruskan kepada ketua KPU RI, Hasyim Asyari ,” ucap Raimond.Raimond meminta agar Ketua KPU RI bijak dan secepatnya  mengeksekusi aduan tersebut, sehingga bisa ada kepastian bagi public dan peserta seleksi.Diberitakan media ini sebelumnya,  Timsel dalam mengumumkan hasil CAT dan Psiko untuk  meloloskan 20 Nama agar  mengikuti tahapan berikutnya ,  penuh dengan Drama, karena tidak  transparan, diduga hasil yang dikeluarkan timsel tidak melalului  pleno, dan lebih miris apa yang dilakukan Timsel bertabrakan dengan ketentuan  Keputusan KPU (PKPU) Nomor 1397 Tahun 2023, sebagaimana dijelaskan bahwa untuk penetapan (pengumuman) hasil seleksi seharusnya dilakukan Tim Seleksi (Timsel) pada tanggal 27 dan 28 November 2023. Namun faktanya untuk penetapan hasil seleksi calon KPU Mimika tertanggal  29 November 2023.Dari hasil informasi yang dihimpun, Timsel diduga kuat diboncengi kepentingan oknum petinggi partai penguasa, dan calon Bupati Mimika Maksimus TipagauKhusus untuk hasil  Kabupaten Mimika ini, terdeteksi Putra-Putri asli Mimika dari suku Amungme dan Kamoro hilang jalan, karena dari 20 nama yang lolos hanya tertinggal dua nama, dimana 18 nama lainya didominasi masyarakat diluar suku asli di Mimika.   Menanggapi hal ini, Peserta seleksi  Raimondus A. Kelanangame meminta agar   KPU RI mengambilalih semua proses seleksi calon anggota komisoner KPU Kabupaten Mimika, dari tangan Tim seleksi.Raimond menerangkan, telah melayangkan surat pengaduan kepada  KPU Provinsi Papua Tengah yang bertempat di Kabupaten Nabire, dan akan mengadukan ke KPU RI.“ Ketentuan didalam Keputusan KPU (PKPU) Nomor 1397 tahun 2023, dijelaskan bahwa untuk penetapan (pengumuman) hasil seleksi seharusnya dilakukan Tim Seleksi (Timsel) pada tanggal 27 dan 28 November 2023. Namun pada kenyataannya dalam surat penetapan hasil seleksi tertulis tanggal 29 November 2023, ini sesuatu yang janggal,” ujar Raimond.Raimond menantang Timsel agar membuka hasil dari masing-masing peserta sehingga jangan ada dusta terhadap peserta, maupun dusta terhadap  public.“ Kita akan laporkan Timsel ke KPU RI secepatnya, sehingga KPU RI bisa bersikap  mengefaluasi dan mengambilalih semua proses tahapan dari Timsel,” Pungkasnya.Kata Dia, Aduan yang dilayangkan kepada KPU RI ada beberapa poent yaitu  meminta KPU RI meninjau ulang dan membatalkan berita acara penetapan hasil yang diumumkan Timsel karena tidak sesuai prosedur, selain itu apa yang dilakukan Timsel bertabrakan  dengan  Keputusan KPU (PKPU) Nomor 1397 tahun 2023 karena pengumuman hasil melewati batas waktu.“ Kalau disampaikan bahwa  sesuai tahapan ya, buka data hasil tes CAT  dan hasil psikotes, Timsel kami tantang untuk buka,  berani atau tidak Karena ada bocoran-bocoran informasi yang kami terimah kalau yang  lolos 20 besar ini, ada beberapa  yang tidak memenuhi syarat, atau tidak direkomendasikan dari hasli psikotes dan juga hasil CAT-nya namun Aneh Bin Ajaib-nya diloloskan oleh Timsel” Jelas Raimod.Raimod mengatakan hasil tes seleksi tahun ini, sangat jauh berbeda  dengan 5 tahun lalu dimana peserta saat mengikuti seleksi calon anggota KPU, semua  hasil tes seleksi dicantumkan sehingga transparan  dapat diketahui oleh peserta maupun public.“ Tahun ini sangat tertutup. Sehingga kita minta kepada KPU RI harus ada transparansi, harus ada keadilan, karena bilah tidak ada transparansi maka akan mencoreng Demokrasi di Indonesia,” Pungkasnya.Hingga berita ini dipublikasikan, Timsel KPU untuk 4 Kabupaten di Provinsi Papua Tengah, maupun Maksimus Tipigau  belum dapat dikonfirmasi.Sementara itu Diketahui, Timsel telah mengumumkan 20 nama peserta yang dinyatakan lolos untuk mengikuti tahap seleksi selanjutnya diantaranya:Arden Chamel TemorubunAtinus AlomBeni TipagauBlasius NarwadanBudionoDelince SomouDete AbugauDr. Agustinus Tutupahar, S.H.,M.HFransiskus Xaverius Ama Bebe BahyHironimus Kia RumaImmanuel WaromiLaloba KogoyaLuther BeanalMuaidinNaftali MaiseniNemi KobogauRahmat OhoirenanRichard Arthur TutuTeminus Mirip, S.MYulans Frengki Yundani Wenda .(Redaksi) 04 Des 2023, 19:09 WIT
Polda Maluku Lakukan Pengawalan Distribusi Surat Suara ke SBB dan Malteng Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku kembali melakukan pengamanan dan pengawalan logistik Pemilu 2024 berupa surat suara ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang berada di kabupaten/kota. Hari ini, Minggu (3/12/2023), tim Satgas Preventif dan Kamseltibcarlantas Operasi Mantap Brata (OMB) Salawaku Polda Maluku, melakukan pengawalan surat suara dari Pelabuhan Peti Kemas Ambon hingga ke KPU Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dan Maluku Tengah (Malteng).Saat proses pembongkaran hingga pengangkutan di atas mobil truk disaksikan oleh Kapolsek KPYS Iptu Julkisno Kaisupy, Komisioner Bawaslu Maluku, dan Subsatgas Pengamanan Objek Penting OMB Salawaku 2024."Hari ini kami kembali mengamankan dan mengawal pendistribusian logistik Pemilu ke KPU SBB dan Malteng," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Rum Ohoirat.Logistik Pemilu yang dikawal tersebut akan menggunakan jalur darat hingga ke Pelabuhan Hunimua, Liang menuju Pelabuhan Waipirit, SBB. Sepanjutnya akan dikawal ke Piru dan Masohi."Surat suara untuk KPU SBB yang dikawal sebanyak 932 koli. Sementara untuk KPU Malteng sebanyak 1.913 koli," katanya.Kombes Ohoirat berharap pengawalan distribusi logistik Pemilu tersebut dapat berjalan aman dan lancar hingga tiba di gudang penyimpanan milik KPU SBB maupun Malteng."Mobil truk yang digunakan untuk SBB tiga unit. Sementara untuk Malteng sebanyak lima unit. Mobil-mobil ini akan dikawal oleh anggota polisi sampai ke tempat tujuan," tambahnya. PNO-11 04 Des 2023, 14:19 WIT
Pengumuman 20 Nama Calon Komisoner KPU Mimika Penuh Drama Papuanewsonline.com, Timika-Aksi protes mewarnai kinerja Tim seleksi calon  komisoner KPU pada empat Kabupaten di Provinsi Papua Tengah, yakni  Kabupaten Mimika,  Kabupaten Paniai, Kabupaten Intan Jaya dan Kabupaten Deiyai, dalam pengumuman hasil seleksi CAT dan Psikotes.Khusus untuk Kabupaten Mimika, Timsel dalam mengumumkan hasil CAT dan Psiko dalam  meloloskan 20 Nama untuk mengikuti tahapan berikut,  penuh dengan Drama, karena tidak  transparan, diduga hasil yang dikeluarkan tidak melalului  pleno, dan lebih miris apa yang dilakukan Timsel bertabrakan dengan ketentuan  Keputusan KPU (PKPU) Nomor 1397 Tahun 2023, sebagaimana dijelaskan bahwa untuk penetapan (pengumuman) hasil seleksi seharusnya dilakukan Tim Seleksi (Timsel) pada tanggal 27 dan 28 November 2023. Namun faktanya untuk penetapan hasil seleksi calon KPU Mimika tertanggal  29 November 2023.Dari hasil informasi yang dihimpun, Timsel diduga kuat diboncengi kepentingan oknum petinggi partai penguasa, dan calon Bupati Mimika Maksimus TipagauDari hasil untuk Kabupaten Mimika ini, terdeteksi Putra-Putri asli Mimika dari suku Amungme dan Kamoro hilang jalan, karena dari 20 nama yang lolos hanya tertinggal dua nama, dimana 18 nama lainya didominasi masyarakat diluar suku asli di Mimika.   Menanggapi hal ini, Sala satu peserta seleksi  Raimondus A. Kelanangame meminta agar   KPU RI mengambilalih semua proses seleksi calon anggota komisoner KPU Kabupaten Mimika, dari tangan Tim seleksi. Raimond menerangkan, telah melayangkan surat pengaduan kepada  KPU Provinsi Papua Tengah yang bertempat di Kabupaten Nabire, dan akan mengadukan ke KPU RI.“ Ketentuan didalam Keputusan KPU (PKPU) Nomor 1397 tahun 2023, dijelaskan bahwa untuk penetapan (pengumuman) hasil seleksi seharusnya dilakukan Tim Seleksi (Timsel) pada tanggal 27 dan 28 November 2023. Namun pada kenyataannya dalam surat penetapan hasil seleksi tertulis tanggal 29 November 2023, ini sesuatu yang janggal,” ujar Raimond saat dikonfirmasi Papuanewsonline.com, Minggu (3/12/2023.Raimond menantang Timsel agar membuka hasil dari masing-masing peserta sehingga jangan ada dusta terhadap peserta, maupun dusta terhadap  public.“ Kita akan laporkan Timsel ke KPU RI secepatnya, sehingga KPU RI bisa bersikap  mengefaluasi dan mengambilalih semua proses tahapan dari Timsel,” Pungkasnya.Kata Dia, Aduan yang dilayangkan kepada KPU RI ada beberapa poent yaitu  meminta KPU RI meninjau ulang dan membatalkan berita acara penetapan hasil yang diumumkan Timsel karena tidak sesuai prosedur, selain itu apa yang dilakukan Timsel bertabrakan  dengan  Keputusan KPU (PKPU) Nomor 1397 tahun 2023 karena pengumuman hasil melewati batas waktu.“ Kalau disampaikan bahwa  sesuai tahapan ya, buka data hasil tes CAT  dan hasil psikotes, Timsel kami tantang untuk buka,  berani atau tidak Karena ada bocoran-bocoran informasi yang kami terimah kalau yang  lolos 20 besar ini, ada beberapa  yang tidak memenuhi syarat, atau tidak direkomendasikan dari hasli psikotes dan juga hasil CAT-nya namun Aneh Bin Ajaib-nya diloloskan oleh Timsel” Jelas Raimod.Raimod mengatakan hasil tes seleksi tahun ini, sangat jauh berbeda  dengan 5 tahun lalu dimana peserta saat mengikuti seleksi calon anggota KPU, semua  hasil tes seleksi dicantumkan sehingga transparan  dapat diketahui oleh peserta maupun public.“ Tahun ini sangat tertutup. Sehingga kita minta kepada KPU RI harus ada transparansi, harus ada keadilan, karena bilah tidak ada transparansi maka akan mencoreng Demokrasi di Indonesia,” Pungkasnya.Hingga berita ini dipublikasikan, Timsel KPU untuk 4 Kabupaten di Provinsi Papua Tengah, maupun Maksimus Tipigau  belum dapat dikonfirmasi.Sementara itu Diketahui, Timsel telah mengumumkan 20 nama peserta yang dinyatakan lolos untuk mengikuti tahap seleksi selanjutnya diantaranya:Arden Chamel TemorubunAtinus AlomBeni TipagauBlasius NarwadanBudionoDelince SomouDete AbugauDr. Agustinus Tutupahar, S.H.,M.HFransiskus Xaverius Ama Bebe BahyHironimus Kia RumaImmanuel WaromiLaloba KogoyaLuther BeanalMuaidinNaftali MaiseniNemi KobogauRahmat OhoirenanRichard Arthur TutuTeminus Mirip, S.MYulans Frengki Yundani Wenda.(Redaksi)   04 Des 2023, 01:25 WIT
Kunjungi Masyarakat Pesisir, Polairud Polda Maluku Sampaikan Pesan Kamtibmas Papuanewsonline.com, Ambon - Personil Direktorat Polairud Polda Maluku yang tergabung dalam Satgas Banops Operasi Mantap Brata (OMB) Salawaku 2023-2024, menyambangi masyarakat pesisir di Pulau Ambon, Sabtu (2/12/2023).Masyarakat pesisir yang ditemui yaitu di desa Galala, Kota Ambon, dan Tulehu, Kabupaten Maluku Tengah. Warga yang beraktifitas di pelabuhan Yos Sudarso Ambon, Slamet Riyadi dan Pelabuhan Rakyat di pantai Mardika dan Wayame, juga ditemui."Hari ini kami menyambangi masyarakat pesisir baik di desa Galala maupun desa Tulehu, juga menemui masyarakat yang beraktifitas di pelabuhan-pelabuhan di kota Ambon," kata Direktur Polairud Polda Maluku, Kombes Pol Handoyo Santoso.Kelompok-kelompok nelayan yang tersebar di sejumlah daerah, kata Kombes Handoyo juga dikunjungi. Ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara aparat keamanan dengan masyarakat. "Kegiatan sambang masyarakat pesisir ini juga bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi ancaman keamanan di daerah pesisir menjelang Pemilu serentak tahun 2024," katanya.Dalam kegiatan itu, aparat Polairud juga menyampaikan himbauan kamtibmas. Masyarakat diharapkan dapat bersama aparat keamanan menjaga situasi kamtibmas di wilayah tempat tinggal masing-masing."Tim OMB Banops Polda Maluku juga berpesan kepada masyarakat agar menghindari mengkonsumsi minuman keras yang nantinya bisa menimbulkan gangguan kamtibmas menjelang pesta demokrasi dan melaporkan kepada pihak kepolisian apabila terjadi gangguan kamtibmas," ungkapnya.Masyarakat yang ditemui juga diminta bijak dalam bermedia sosial, tidak menyebarkan berita hoax, provokasi dan informasi yang berpotensi menyesatkan masyarakat."Apabila ada gangguan kamtibmas yang terjadi agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian terdekat untuk ditindaklanjuti sesuai dengan aturan hukum yang berlaku agar tidak menimbulkan gangguan kamtibmas yang lebih meluas," ungkapnya. (PNO-12) 03 Des 2023, 13:39 WIT
Polda Maluku Kawal Distribusi Surat Suara Pemilu 2024 ke Empat Daerah Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku melakukan pengamanan dan pengawalan distribusi logistik Pemilu 2024 berupa surat suara DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota dari pelabuhan Terminal Peti Kemas Ambon, Sabtu (2/12/2023).Pengamanan dan pengawalan dilakukan setelah dilakukan proses pembongkaran kontainer berisi surat-surat suara yang akan dibawa ke Kabupaten Buru, Buru Selatan, Seram Bagian Barat (SBB) dan Maluku Tengah.Proses pembongkaran kontainer ditandai dengan pengguntingan pita oleh Ketua KPU Maluku Samsul Rifan Kubangun, Karo Ops Polda Maluku Kombes Pol Asep Saepudin, Kepala Kesbangpol Maluku Daniel Indey, dan Ketua Bawaslu Maluku Subair.Kepala Kesbangpol Maluku, Daniel Indey, dalam sambutannya atas nama pemerintah daerah memberikan apresiasi dan terima kasih kepada KPU Provinsi Maluku yang sudah memproses penyediaan logistik di daerah ini."Kegiatan ini menjadi momen penting dalam rangka kita mensukseskan penyelenggaraan pemilu serentak tahun 2024 di Maluku. Semoga dalam penyalurannya dapat tiba di lokasi dengan baik, aman dan dalam kondisi bisa digunakan tidak ada kerusakan dan lain-lain," harapnya.Di tempat yang sama, Ketua Bawaslu Maluku Subair, berharap kepada KPU dapat memberikan jadwal yang pasti terkait pengiriman logistik Pemilu sehingga pihaknya dapat melakukan pengawasan."Nanti kapan pengiriman 7 kabupaten lainnya agar diberitahukan agar kami, dan mungkin juga pihak kepolisian sebagai yang diberi tugas pengamanan bisa ikut mengawal dan memastikan bahwa distribusi sampai di tempat dengan utuh," pintanya.Sementara itu, Karo Ops Polda Maluku, Kombes Pol Asep Saepudin, mengungkapkan, pihaknya akan melakukan pengamanan dan pengawalan hingga tiba dengan aman di setiap kabupaten/kota."Kami juga sudah menyiapkan anggota untuk pengawalan, kita pastikan dari Ambon ini ke empat lokasi nanti mudah-mudahan berjalan aman," harapnya.Selain mengerahkan tim Satgas Operasi Mantap Brata Salawaku Polda Maluku, Kombes Asep juga mengaku telah berkoordinasi dengan para Kapolres/ta jajaran."Kita sudah komunikasikan dengan para Kapolres, barangkali ketua KPU kabupaten juga sudah siap menerima logistik ini di lokasi," katanya. Karo Ops berharap pelaksanaan distribusi logistik Pemilu tahap 2 di Maluku bisa terlaksana dengan baik, aman dan lancar. "Kita harapkan tidak ada hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi di lapangan. Kita juga akan tetap memonitor melalui aplikasi yang ada. Kebetulan di kami ada aplikasi kita bisa melihat pergerakan kapal ini sudah sampai di mana," sebutnya.Kepada wartawan secara terpisah, Kombes Asep mengaku pengamanan logistik surat suara yang masuk sudah dilakukan sejak Jumat (1/12/2023) malam."Tadi malam kita terima pukul 21.00. Logistik Pemilu yang kita terima ini isinya surat suara legislatif, DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota untuk empat kabupaten, yaitu SBB, Buru, Bursel dan Maluku Tengah," ujarnya.Ia mengaku pihaknya selanjutnya akan melakukan pengawalan surat-surat suara tersebut hingga tiba di daerah masing-masing. "Nanti kita kawal dari pelabuhan sini sampai ke pelabuhan Liang dan Galala. Kemudian menyeberang ke pelabuhan lain, nanti kita juga melakukan pengawalan," sebutnya.Polda Maluku, lanjut Kombes Asep mengerahkan minimal dua anggota untuk melakukan pengawalan distribusi logistik Pemilu ke setiap kabupaten/kota."Untuk personel pengawalan nanti kita sesuaikan, tapi minimal dua orang kita kerahkan melakukan pengawalan dan pengamanan, nanti juga ada pengawalan dari Polres-polres setempat," jelasnya.Sementara itu, Ketua KPU Maluku Samsul Rifan Kubangun, pada kesempatan itu mengaku optimis kalau Pemilu 2024 di Maluku akan berjalan aman, lancar dan sukses."Melihat kebersamaan kita ini, kami optimis Pemilu 2024 di Maluku akan aman lancar dan sukses," katanya.Menurutnya, kegiatan yang dilakukan hari ini merupakan salah satu prosesi penerimaan perlengkapan logistik suara."Tahap pertama sudah ada kotak suara, tinta, segel yang sudah sampai di gudang gudang logistik KPU Kabupaten Kota. Sehingga kita belajar pada pengalaman tahap pertama, maka tahap kedua kita lakukan dengan namanya prosesi penerimaan barang atau penerimaan perlengkapan pemungutan suara yakni jenis surat suara," jelasnya.Samsul juga memberikan apresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada Polda Maluku, Bawaslu, Pemda Maluku dan instansi terkait lainnya yang sudah membantu KPU Maluku selama ini. PNO-12 03 Des 2023, 13:15 WIT
Cipayung Plus Deklarasi Pemilu Ceria di Papua Papuanewsonline.com, Jayapura - Kelompok Cipayung Plus bersama BEM se-Kota Jayapura menggelar diskusi menyambut Natal 2023 dan Pemilu Ceria di Taman Yos Sudarso Imbi, Kota Jayapura, Provinsi Papua, Jumat (1/12/2023.Kegiatan ini dihadiri oleh Wakapolresta Jayapura Kota AKBP Deni Herdiana dan Kordiv Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Provinsi Papua Yofrey P N Kebelen serta mahasiswa se-Kota Jayapura diantaranya dari Kampus Universitas Cenderawasih dan IAIN Fattahul Muluk Papua.Dalam laporan ketua panitia yang dibacakan oleh Lalius Kabak selaku Ketua GMKI Cabang Jayapura mengatakan kegiatan tersebut dalam rangka mewujudkan pemilu yang demokratis jujur dan ceria pada tahun 2024. "Cipayung Plus Wilayah Tanah Papua beberapa bulan lalu telah melakukan audensi dengan pihak penyelenggara di antaranya KPU dan Bawaslu serta pihak Polda, dimana telah terbentuk tim kerja deklarasi gerakan Pemilu Ceria," katanya.Untuk itu, Kabak menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung sehingga kegiatan tersebut bisa terlaksana dengan baik dan sukses. "Pada akhirnya kami menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada para donatur yang mendukung kegiatan ini, dan juga ketua-ketua Cipayung Plus wilayah tanah Papua serta teman-teman cabang dan tim work yang sudah berkerja keras hingga penghujung acara ini. Termasuk rekan-rekan mahasiswa dan mahasiswi dari organisasi kampus se-Kota Jayapura," katanya."Besar harapan kami, agar semua pihak sama-sama menyukseskan Pemilu yang damai, demokratis jujur dan ceria di Tanah Papua Tahun 2024, semoga Tuhan memberkati kita. Serta selamat menyambut Natal 25 Desember 2023 dan Tahun Baru 1 Januari 2024," tambahnya.Ditempat yang sama, Wakapolresta Jayapura Kota AKBP Deni Herdiana yang mewakili Kapolresta Jayapura Kombes Pol Victor D Mackbon mengaku sangat mendukung kegiatan yang positif ini."Kami dari kepolisian menyampaikan bahwa situasi Kamtibmas sampai saat ini dalam keadaan aman dan masih dapat dikendalikan, ini bukan karena kami namun juga karena adik-adik mahasiswa, apalagi dalam momen tahapan pemilu yang kita ikuti saat ini," katanya.Sampai hari ini, lanjut mantan Kapolres Yahukimo dan Mamberamo Tengah itu, telah masuk dalam tahapan kampanye dan dalam keadaan aman. "Kita melaksanakan Pemilu dengan sukacita, yang ikut menjadi kontestan merupakan para orang-orang terpilih, mari kita bersama dalam menjaga pemilu agar tetap damai. Karena tidak hanya TNI dan Polri yang bisa mengamankan situasi Kamtibmas, penting sekali kontribusi dari adik-adik mahasiswa, dan saya menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa yang telah menggagas apel Cipayung ini," katanya panjang lebar.Bulan Desember ini, ungkap AKBP Deni, telah memasuki bulan sukacita yaitu mendekati Natal, "Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih atas gagasan ini, kami dari Polri akan mendukung penuh kegiatan ini, bukan hanya disini namun dimana saja. Pesan kami dari Polri kepada mahasiswa semua, teruslah berkolaborasi dengan kami, ini semua adalah tanggung jawab kita semua, mudah-mudahan rangkaian pemilu bisa berjalan aman damai dan indah dan semoga tidak ada potensi konflik apapun," ajaknya."Mari kita jaga keamanan dan ketertiban bersama, Pemilu yang bersukacita merupakan tanggung jawab kita bersama, semoga Tuhan memberkati kita semua," ajaknya lagi.Adapun Deklarasi Pemilu Ceria yang dibacakan bersama kelompok Cipayung Plus Papua dan BEM se-tanah Papua di Kota Jayapura.1. Kami Cipayung Plus Papua dan BEM se - kota Jayapura, pemuda pemudi, menolak segala bentuk kampanye dalam bentuk apapun yang dapat memecah belah persatuan umat2. Kami Cipayung Plus Papua dan BEM se - kota Jayapura, mengajak seluruh masyarakat untuk menolak black campaign dan money politik serta isu sara yang dapat mencederai proses demokrasi di Tanah Papua3. Kami Cipayung Plus Papua dan BEM se - kota Jayapura, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung dan menjaga perdamaian pemilu 2024 di tanah Papua.4. Kami Cipayung Plus Papua dan BEM se - kota Jayapura, mengajak seluruh masyarakat agar bersama-sama bersinergi, bersama penyelenggara pemilu, TNI polri, untuk menyukseskan pemilu yang demokratis.5. Kami Cipayung Plus Papua dan BEM se - kota Jayapura, mengajak kepada seluruh masyarakat agar menjaga perdamaian pemilu dengan terus bersinergi tanpa menggunakan black Campaign dan money politik, untuk pemilu yang demokratis.Para petinggi Cipayung Plus yang hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya, Korwil XII GMKI Tanah Papua Mino Oyaito, Ketua Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah (IMM) Provinsi Papua Bagus Safaad, Pj. Ketua Badko HMI Provinsi Papua Ismail Renyaan dan Mahfudz selaku Ketua Umum Koordinator Cabang PMII Papua Periode 2022–2024. (PNO-12) 03 Des 2023, 13:01 WIT
Hadiri Coffe Morning, Dir Intelkam Polda Papua Bahas Tahapan Kampanye Pemilu 2024 Papuanewsonline.com, Jayapura - Coffe Morning bertajuk "Upaya Pencegahan Terhadap Potensi Pelanggaran Dalam Tahapan Kampanye Pemilihan Umum Tahun 2024" digelar di Cafe D'Sante, Kota Jayapura, Papua, Sabtu (2/12/2023). Kegiatan ini dikoordinir oleh Ketua Bawaslu Provinsi Papua, Hardin Halidin, SH, dan dihadiri perwakilan instansi terkait.Berbagai tokoh penting hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Direktur Intelkam Polda Papua, Kombes Pol Wawan Setiawan; Asintel DanLantamal X Jayapura, Kolonel (Mar) Umar Hidayat, Waasops Kasdam XVII Cenderawasih, Letkol Inf. Arif Situmeang, Dansatpom Lanud Silas Papare Jayapura, Mayor Pom Eko Setiawan, Kabag Pengawasan Bawaslu Provinsi Papua, Maria Ibo, Koordinator Devisi Hukum dan Sengketa Bawaslu Provinsi Papua, Aritje Latuhamalo, Koordinator Devisi Pencegahan dan Humas Bawaslu Provinsi Papua, Yofrey Piryamta Kabalen, Plh. Kasat Pol PP Provinsi Papua, Ferry Baransano dan Kabid PKP Dinas Kominfo Provinsi Papua, M. A. Irianto.Rangkaian kegiatan dimulai dengan doa oleh staf Humas Bawaslu Provinsi Papua, Parnas, sebelum Kabag Pengawasan Bawaslu Provinsi Papua, Maria Ibo, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah hadir. Dalam sambutannya, Maria Ibo menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyatukan persepsi dan mendiskusikan langkah-langkah pencegahan potensi pelanggaran selama masa kampanye pemilihan umum 2024.“Kegiatan ini dilakukan pada dasarnya sebagai wadah diskusi untuk bersama-sama mensukseskan kontestasi pemilu 2024, Bawaslu Provinsi Papua dalam rangka menyukseskan penyelenggaraan pengawasan pemilu tahun 2024 akan menyusun kelompok kerja dengan melibatkan lembaga lain,” tuturnya.Dalam diskusi, dibahas pembentukan tiga kelompok kerja (Pokja) yang melibatkan instansi terkait, seperti TNI/Polri, Pemerintah Provinsi Papua, Kodam XVII Cenderawasih, Lantamal X Jayapura, dan Polda Papua. Ketiga Pokja tersebut bertugas mengawasi netralitas ASN, TNI/Polri, mengawasi isu-isu negatif di media sosial, serta mengawasi kampanye dan Alat Peraga Kampanye (APK).Ketua Bawaslu Provinsi Papua, Hardin Halidin, SH, menekankan pentingnya kolaborasi dan koordinasi antarlembaga dalam menjaga tahapan pemilu agar berjalan dengan baik. Diskusi juga mencakup aspek hukum dan sanksi yang akan diterapkan terhadap pelanggaran pemilu.“Kami berfikir untuk menyatukan pendapat, bertukar informasi dan saran sehingga kami mengundang bapak ibu semua untuk berdiskusi ditempat ini, karena saat ini kampanye juga sudah jalan, artinya peran kita pada masing - masing pokja sangat penting untuk mncegah terhadap semua potensi pelanggaran pada masa kampanye,” ucapnya.Berbagai perwakilan lembaga, seperti Koordinator Devisi Hukum dan Sengketa Bawaslu Provinsi Papua Aritje Latuhamalo, Koordinator Devisi Pencegahan dan Humas Bawaslu Provinsi Papua Yofrey Piryamta Kabalen, dan lainnya, menyampaikan pandangan dan rencana kerja terkait masing-masing bidang tanggung jawab.Diskusi berlangsung interaktif, dengan penyampaian saran dan masukan dari masing-masing lembaga, termasuk Dir Intelkam Polda Papua yang memberikan saran terkait mekanisme Kelompok kerja.“Ada 3 mekanisme seperti Netralitas TNI-Polri, Pengawasan terhadap isu-isu negatif yang beredar di media sosial dan berkaitan dengan alat peraga atau kampanye, yang mana Pokja ini harus diskusikan dengan baik agar dapat memberikan hasil yang secara maksimal,” jelas Direktur Intelkam Polda Papua.Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menghadapi pemilu 2024, dengan harapan dapat mencegah potensi pelanggaran dan memastikan keamanan serta kelancaran proses demokrasi di Provinsi Papua. (PNO-12) 03 Des 2023, 12:27 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT