Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pemerintahan
Homepage
Delegasi WWF Ke-10 Terpukau Dengan Balinese Water Purification Ceremony
Papuanewsonline.com, Denpasar – Rangkaian kegiatan World Water Forum ke-10 resmi dimulai dengan diawali penyelenggaraan side event “Balinese Water Purification Ceremony” yang berlangsung di Pantai Surf Surf By The Wave, Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali, Denpasar, Sabtu (18/5/2024).Para delegasi yang mengikuti rangkaian tersebut mengaku antusias. Salah satunya adalah Louise Heegard dari DHI Water and Environment, sebuah perusahaan konsultan teknik dan pengembangan perangkat lunak asal Denmark.Louise Heegard yang baru pertama kali mengunjungi Bali terkesan dengan seluruh kegiatan khususnya upacara Sagara Kerthi karena memiliki makna amat dalam terhadap alam. Hal ini menunjukkan masyarakat yang begitu menghargai segala unsur alam dalam kehidupan sehari-hari."Ini sangat luar biasa, saya sangat happy bisa melihat (upacara) ini yang begitu menghormati alam," kata Louise.Sagara Kerthi merupakan tindakan terpuji untuk merawat dan menyucikan laut secara niskala. Laut selain sebagai sumber air juga merupakan habitat terluas dari makhluk hidup, sehingga upacara ini digelar bertepatan dengan hari baik untuk memuliakan satwa yaitu Rahina Tumpek Uye.Upacara ini bertujuan memohon anugerah agar laut tetap bersih dan lestari sehingga manusia hidup sejahtera dan bahagia."Saya sangat cinta dengan upacara ini, dan semoga kekayaan budaya seperti ini dapat terus menjaga tempat (alam) ini selalu bersih," kata Louise.Hal senada disampaikan Presiden World Water Council (WWC) Loic Fauchon. Ia mengaku takjub dengan pembukaan World Water Forum ke-10 yang dimulai dengan mengangkat tradisi dan kearifan lokal masyarakat Bali yang sejalan dengan pelestarian air sebagai sumber kehidupan. "Kegiatan sore ini adalah upacara yang luar biasa," ujarnya.Ia pun meyakini World Water Forum ke-10 di Bali menjadi penyelenggaraan forum air dunia yang paling sukses dan menjadi kejayaan diplomasi bagi Indonesia."Sejak 30 tahun lalu (berdirinya WWC) ini (penyelenggaraan) yang paling profesional dan efisien yang saya lihat," kata Loic Fauchon.*Rangkaian Balinese Water Purification Ceremony*Upacara Sagara Kerthi dimulai dengan prosesi pemujaan dengan gelaran tarian sakral sebagai media persembahan. Tarian tersebut adalah Topeng Panasar, Sang Hyang Jaran, Sang Hyang Dedari, Baris Cerkuak, Rejang Putri Maya, dan Tari Topeng Sidikarya.Setelah itu dilakukan sembahyang bersama dengan dipimpin pendeta dan seluruh umat Hindu yang hadir. Prosesi diakhiri dengan pelepasan satwa ke alam liar. Satwa tersebut di antaranya 1.000 ekor tukik, 1.000 ekor burung, dan 5 ekor penyu.Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, Balinese Water Purification Ceremony adalah salah satu dari rangkaian kegiatan dalam World Water Forum ke-10 yang menampilkan ragam kebudayaan Indonesia khususnya Bali."Nanti juga akan ada gala dinner di Garuda Wisnu Kencana. Juga ada field trip bagi delegasi ke Jatiluwih untuk melihat sistem pengairan Subak, juga trip ke Pura Besakih, Kintamani, juga beberapa destinasi lain yang memuliakan air. Selain itu juga ada Bali Street Carnival," kata Menparekraf Sandiaga seraya mengatakan Bali Street Carnival mengangkat tema "Samudra Cipta Peradaban” yang dimaknai sebagai upaya pemuliaan laut sebagai sumber kesejahteraan semesta.Pawai yang akan berlangsung pada 20 Mei 2024 akan diikuti enam sanggar seni dan melibatkan sekitar 1.200 seniman.Menparekraf Sandiaga mengatakan hingga saat ini tercatat sudah ada 20 ribu delegasi yang mendaftar dan jika ditambahkan dengan rombongan dari masing-masing delegasi diperkirakan sudah ada 46 ribu peserta yang hadir. Ia pun optimistis saat acara pembukaan nanti target 50 ribu peserta World Water Forum ke-10 dapat tercapai."Oleh karena itu kita harus melayani dengan baik, kita harus pastikan bahwa kualitas dari penyelenggaraan, bukan hanya substansi tapi juga bagaimana kita menjaga kebersihan lingkungan bisa kita pastikan," ujar Menparekraf Sandiaga.Terkait dampak dari penyelenggaraan World Water Forum ke-10, yang dapat dengan mudah terlihat adalah peningkatan okupansi kamar hotel serta layanan transportasi. Bahkan harus sampai mendatangkan layanan dari luar Pulau Bali."Produk-produk UMKM ekonomi kreatif juga sudah banyak terpesan, tapi tentunya kita ingin melibatkan lebih luas lagi sehingga dampak dari penyelenggaraan event semakin luas," ujar Sandiaga.Para delegasi di harapkan dapat memperpanjang lama tinggal dengan mengunjungi beberapa destinasi seperti Lombok, Borobudur, Danau Toba, Labuan Bajo, dan beberapa destinasi lainnya. “Destinasi yang menawarkan pariwisata hijau yang berkelanjutan dan berkualitas serta inklusif yang memberikan dampak ekonomi masyarakat," ujar Menparekraf Sandiaga.Turut hadir saat Balinese Water Purification Ceremony adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Menteri Pendayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Abdullah Azwar Anas. PNO-12
19 Mei 2024, 21:18 WIT
Ketua FKUB Mimika Berikan Apresiasi Kepada Kapolri Atas Penerimaan 2.000 Anggota Polri Dari Papua
Papuanewsonline.com, Mimika - Drs. Ignatius Robertus Adii, M.M.Pd., Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Mimika, menyampaikan terima kasih kepada Kapolri atas penerimaan 2.000 anggota Polri dari putra-putri Papua pada tahun 2024. Seleksi penerimaan ini sedang berlangsung di polres Mimika dan Polda Papua.Dalam pernyataannya, pada sabtu, 18 mei 2024, Drs. Ignatius Robertus Adii menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kebaikan Kapolri."Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Kapolri atas penerimaan 2.000 anggota Polri dari putra-putri Papua," ucapnya. "Sekali lagi saya menyampaikan terima kasih atas kebaikan Bapak Kapolri dan semoga jasa baik ini selalu diberkati oleh Tuhan. Atas nama masyarakat Papua, khususnya dari Kabupaten Mimika, kami mengucapkan terima kasih."Ignatius Robertus Adii juga menyampaikan apresiasi dan harapan masyarakat Papua terhadap upaya Polri dalam memberdayakan putra-putri Papua pada Institusi Kepolisian untuk mengabdi kepada masyarakat dan negara Indonesia. PNO-11
19 Mei 2024, 21:21 WIT
Sebanyak 54 Catar Akpol Panda Maluku Jalani Tes CAT Hari Pertama
Papuanewsonline.com, Ambon - Sebanyak 54 orang Calon Taruna (Catar) Akademi Kepolisian (Akpol) Panda Maluku, menjalani tes Computer Assisted Test (CAT) yang dihelat di SMA Negeri 2, Kota Ambon, Sabtu (18/5/2024).Saat proses tes CAT hari pertama berlangsung tampak hadir Karo Ops, Direktur Samapta, dan Kabid Propam Polda Maluku beserta Kapolresta Ambon. Mereka ikut melakukan pengawasan dan pemantauan.Para Catar sebelum memasuki ruangan tes, mereka terlebih dahulu menjalani sejumlah tahapan. Seperti perekaman wajah, absensi, pengecekan bodi untuk pemeriksaan barang-barang yang dibawa masuk. Para peserta seleksi dilarang membawa tas masuk di dalam ruang tes.Setelah berada di dalam ruangan para peserta langsung memilih kursi untuk diduduki secara bebas. Sebab, panitia tidak mengatur tempat duduk, mereka bebas memilih tempat duduk sendiri.Saat berada di dalam ruangan, para Catar terlebih dahulu diberitahukan tentang tata tertib yang harus diikuti selama seleksi Akpol tersebut berlangsung. Mereka selanjutnya mendapatkan panduan dari pusat sebelum soal dibuka dan dikerjakan.Ditemui di lokasi tes CAT, Panitia Sekertariat Rim Terpadu Panda Maluku, Kompol Murni Hamsa, S.I.K, mengatakan, pada hari pertama tes CAT para peserta mengerjakan dua materi. Diantaranya Penalaran Numerik dan Wawasan Kebangsaan.Menurutnya, Penalaran Numerik terdapat sebanyak 40 soal. Para peserta mengerjakannya selama 90 menit. Sementara materi Wawasan Kebangsaan, terdapat 50 soal dengan waktu kerja selama 90 menit,."Ada 54 orang peserta, 4 diantaranya wanita. Dan hari ini 1 orang pria tidak hadir tanpa alasan. Ia memang tidak hadir dari kemarin," kata Kompol Murni. Untuk diketahui, peserta Akpol yang mendaftar secara online berjumlah 151 orang. Terdiri dari pria 119, dan wanita 32. Setelah dilakukan verifikasi tersisa 85 orang yang Memenuhi Syarat (MS), pria 74 dan wanita 11. Di tahapan pemeriksaan administrasi awal yang diikuti 85 orang, sebanyak 83 dinyatakan MS. Terdiri dari pria 72 dan wanita 11. 2 orang pria dinyatakan Tidak Memenusi Syarat (TMS).Pada pemeriksaan kesehatan tahap pertama yang diikuti 83 orang, sebanyak 56 diantaranya dinyatakan MS. Mereka terdiri dari pria 52 dan wanita 4 orang. Sedangkan yang TMS 27 orang.Selanjutnya, pada tahapan tes psikologi, dari 56 orang yang ikut, dinyatakan MS sebanyak 54 orang. Mereka terdiri dari pria 50 dan wanita 4 orang. PNO-11
19 Mei 2024, 21:09 WIT
Sambut Pemilu Dan Pilkada Damai, Polres Mimika Gelar Acara Syukur dan Doa Bersama Lintas Agama
Papuanewsonline.com, Mimika - Dalam rangka menyambut Pemilu dan Pilkada yang aman dan damai, Polres Mimika mengadakan acara syukur dan doa bersama lintas agama di Aula Mapolres Mimika pada Jumat (17/5/2024). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra, SH SIK MH, Danyon Batalyon B Pelopor Sat Bimob Polda Papua, Kompol Dionisius VDP Hellan, SIK SH MH, serta perwakilan dari Kodim 1710/Mimika, pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Mimika, Bawaslu dan KPUD Mimika, Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika, para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh PJU Polres Mimika.Dalam sambutannya, Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra, menyampaikan bahwa doa bersama ini merupakan bentuk ungkapan syukur atas terselenggaranya Pemilu di Kabupaten Mimika yang berjalan dengan aman dan damai. Ia juga berharap doa ini dapat membantu memastikan kelancaran Pilkada yang akan berlangsung beberapa bulan ke depan.“Kami mengadakan doa bersama lintas agama ini sebagai wujud syukur atas keamanan dan kedamaian Pemilu yang telah berlangsung. Mari kita bersama-sama mendoakan agar semua proses Pilkada yang akan datang berjalan lancar dan damai,” ungkap Kapolres.Kapolres juga mengucapkan terima kasih kepada para tokoh dan seluruh masyarakat Mimika yang telah mendukung dan membantu pihak Kepolisian dalam mengamankan jalannya agenda Nasional, baik Pemilu yang sudah terlaksana maupun Pilkada yang akan dilaksanakan.“Mari kita sama-sama mewujudkan pesta demokrasi yang aman dan damai,” tambah AKBP Gede Putra.Ketua FKUB Kabupaten Mimika, Ignatius Adii, dalam sambutannya menegaskan komitmen FKUB untuk selalu bekerja sama dengan aparat keamanan dalam menciptakan ketertiban dan keamanan masyarakat (kamtibmas) di Mimika, demi suksesnya Pilkada damai di Kabupaten Mimika.“Kami dari FKUB selalu berkomitmen untuk bersama-sama dengan aparat keamanan menciptakan kamtibmas di Mimika guna suksesnya Pilkada damai. Saya ucapkan terima kasih kepada Kapolres dan jajarannya yang telah membantu kami mewujudkan doa bersama ini,” jelas Ignatius Adii.Ignatius juga menyampaikan apresiasinya kepada aparat keamanan, khususnya anggota Polri, yang telah bekerja keras dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Mimika. FKUB berjanji untuk terus mendukung langkah-langkah yang dilakukan demi keamanan dan kedamaian selama proses Pilkada.“Kami dari FKUB siap mendukung jalannya agenda Pilkada untuk mendukung keamanan Kabupaten Mimika,” tambahnya.Acara doa bersama lintas agama ini dilakukan secara bergantian oleh perwakilan dari berbagai agama, termasuk Islam, Katolik, Hindu, Buddha, dan Kristen Protestan. Setiap perwakilan menyampaikan doa dengan harapan agar Pemilu dan Pilkada di Kabupaten Mimika dapat berlangsung dalam suasana yang damai dan harmonis.Acara ini menunjukkan komitmen kuat dari berbagai elemen masyarakat dan aparat keamanan di Mimika untuk menjaga kedamaian dan stabilitas selama proses demokrasi berlangsung. Diharapkan, melalui kegiatan seperti ini, kerukunan antarumat beragama semakin kuat dan dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat Kabupaten Mimika. PNO-11
19 Mei 2024, 20:54 WIT
Ditpolairud Polda Bali Siagakan Dua Kapal dan Tiga Helikopter Amankan KTT WWF
Papuanewsonline.com, Bali - Direktorat Kepolisian Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Bali menyiagakan dua kapal dan tiga unit helikopter dalam rangka pengamanan kegiatan KTT World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali.Direktur Polairud Polda Bali Kombes Ponadi mengatakan pihaknya selain mengerahkan personil juga alat material khusus (almatsus). "Jadi ada kapal-kapal kita dan diback-up oleh Korpolairud Barhakam Polri. Ada 2 kapal yang ikut terlibat kegiatan termasuk juga pesawat helikopter ada 3 unit diback-up dalam rangka untuk pengamanan kegiatan World Water Forum ke-10 di Bali ini.," kata Ponadi dalam keterangan, Sabtu (18/5/2024).Dirinya menerangkan, dalam rangka pengamanan event internasional ini, Ditpolairud Polda Bali juga berkoordinasi dengan TNI maupun Basarnas. Titik-titik pengamanan dengan menggunakan kapal, sambung Ponadi yakni di bawah kolong tol, kemudian pantai dan perairan Nusa Dua Bali.Selain itu, pihak kepolisian juga melakukan patroli di wilayah pelabuhan-pelabuhan penyebrangan seperti Gilimanuk, Padangbai dan lainnya. 'Itu titik-titik penyebrangan untuk antisipasi masuknya orang-orang dari luar Bali, antisipasi pelaku-pelaku pidana, kita berkolaborasi, kita berkoordinasi dengan satuan wilayah setempat ," ujarnya.Sementara beberapa sambung Ponadi, helikopter juga di tempatkan di dekat kegiatan World Water Forum berlangsung. Helikopter jenis Dolphin ini kata dia, digunakan dalam situasi darurat. Misalnya, jika ada delegasi yang membutuhkan penanganan medis dapat menggunakan heli untuk ke rumah sakit terdekat.Ia menambahkan, para personil juga telah dilengkapi alat-alat komunikasi seperti HT, Podium dan juga aplikasi-aplikasi seperti SOT. Dengan perlengkapan tersebut, anggota bisa melaporkan situasi yang ada di lapangan ke Posko Command Center 91."Kita terkoneksi dengan posko, yang sewaktu-waktu Posko kontak dengan anggota di lapangan bisa melaporkan langsung di lapangan," ucapnya. (PNO-12)
19 Mei 2024, 12:10 WIT
Kapolri Dan Panglima TNI Tinjau Langsung Kesiapan Venue GWK
Papuanewsonline.com, Bali - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meninjau kesiapan sejumlah veneu perhelatan KTT World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali.Salah satu venue penyelenggaraan KTT WWF ke-10 yang akan digunakan adalah Garuda Wisnu Kencana (GWK). GWK nanti akan digunakan untuk acara gala dinner bagi para delegasi. Sebelumnya, Kapolri telah melihat langsung kegiatan tactical floor game (TFG) yang menjadi strategi dalam pelaksanaan pengamanan event internasional ini."Tentunya kami dengan Panglima dalam hal ini melihat langsung TFG maupun pelaksanaan kegiatan pengamanan di lokasi-lokasi mulai dari kedatangan kemudian venue yang digunakan termasuk juga tempat di titik ini (GWK), untuk memastikan bahwa pengamanan di ring 1, ring 2 dan ring 3 semuanya berjalan aman dan lancar," kata Kapolri di GWK.Jenderal Sigit berujar, suatu kehormatan Indonesia kembali dipercaya untuk menjadi tuan rumah acara internasional. Untuk itu dirinya ingin memastikan semua kegiatan berjalan aman dan lancar. Apalagi Indonesia, khususnya Bali sudah menjadi pusat event internasional untuk membicarakan isu-isu strategis."Tentunya kegiatan agenda ini kita harapkan menunjukan bahwa Indonesia memang saat ini menjadi salah satu center untuk kegiatan-kegiatan nternasional untuk bicara hal-hal strategis seperti lingkungan, air, kedepan yang tentunya menjadi kebutuhan untuk masyrakat ini," ucapnya. (PNO-12)
19 Mei 2024, 11:32 WIT
Raja Dullah Kota Tual Himbau Warga Jaga Kamtibmas
Papuanewsonline.com, Tual - Rat atau Raja Dullah, Kota Tual, Bayan Renuat, menghimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama aparat keamanan, menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.Raja Bayan Renuat juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang dapat menimbulkan perpecahan, maupun memecah belah persatuan dan persaudaraan."Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persaudaraan," pinta Raja Bayan yang merasa peduli dengan situasi kamtibmas yang kondusif.Rasa persaudaraan, kata Bayan Renuat, harus terus dijaga dan ditingkatkan. Sehingga tidak mudah terjadi perpecahan yang bisa menimbulkan konflik di tengah masyarakat."Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," pintanya.Renuat meminta masyarakat untuk selalu menjaga persaudaraan dan kesatuan antar sesama, karena hal tersebut merupakan kunci utama dalam membangun kehidupan yang damai dan sejahtera di wilayah Pulau Dullah."Mari kita selalu menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Kita harus selalu menjaga persaudaraan dan kesatuan antar sesama, dan semoga wilayah ini selalu aman, damai, dan sejahtera," harapnya. (PNO-12)
17 Mei 2024, 19:43 WIT
Mendekati WWF 2024, Polda NTB Lakukan Patroli Di Sekitar Pelabuhan
Papuanewsonline.com, Mataram - Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) meningkatkan operasi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di seluruh wilayah hukum Polda NTB. Hal ini dilakukan sebagai kegiatan imbangan Operasi Puri Agung 2024 untuk menyukseskan penyelenggaraan Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum (WWF) Ke-10 di Bali, 18-25 Mei 2024.“Untuk memastikan kesiapan kita di Polda NTB, Kabaharkam Polri telah melakukan pengecekan pada sejumlah lokasi pengamanan yang diprioritaskan, khususnya di kawasan yang ada pelabuhan,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangannya, Jumat (17/5/2024).Dijelaskan, operasi KRYD baik berupa patroli laut dan darat yang dilakukan Polda NTB dan seluruh Polres jajaran, untuk mengantisipasi adanya gangguan keamanan yang dapat memengaruhi kelancaran kegiatan internasional yang dilaksanakan di Bali tersebut.Dalam melaksanakan patroli, mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini menyampaikan, petugas berupaya mendeteksi setiap gangguan keamanan yang mungkin saja terjadi di wilayah Polda NTB, tetapi dapat mengganggu kelancaran pelaksanaan WWF di Bali. Mengingat wilayah NTB berdekatan dengan Bali.Sebagai daerah penyangga, NTB tentu akan melakukan berbagai upaya atau langkah-langkah guna memastikan kondusivitas kamtibmas.“Patroli laut akan kita masifkan kegiatannya, mengingat salah satu muara masuk ke wilayah Bali juga melalui Laut,” kata Trunoyudo.Ditambahkan, sebagai tetangga Bali, NTB harus bisa menjaga dan melakukan tindakan hukum bila mendeteksi adanya sekelompok orang atau oknum pribadi yang berusaha menerobos lewat jalur laut untuk masuk ke Bali yang bertujuan mengganggu WWF.“Ini menjadi tugas pengamanan yang dilakukan oleh daerah penyangga dan merupakan salah satu tugas Satgas Preemtif dan Preventif,” katanya. (PNO-12)
17 Mei 2024, 19:20 WIT
TNI-Polri Gelar Apel Pasukan Pengamanan World Water Forum Ke-10 di Bali
Papuanewsonline.com, Bali - TNI dan Polri menggelar apel gelar pasukan terkait pengamanan event Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali pada 18-25 Mei 2024. Apel gelar pasukan digelar di Lapangan Niti Mandala Renon hari ini, Rabu (15/5/2024).Kabaharkam Polri Komjen Pol Fadil Imran selaku Kepala Operasi Puri Agung 2024 mengatakan, apel gelar pasukan kali ini untuk memastikan kesiapan personel TNI Polri dalam mengamankan WWF."Sebelum apel gelar pasukan ini kita rapat personel yang sifatnya detail, lalu ada Tactical Floor Game (TFG) dan Latihan Pra Operasi. Hari ini gelar pasukan mengecek kesiapan personel dan peralatan mengamankan acara," kata Fadil.Fadil mengatakan, sistem pengamanan yang dilakukan terpadu dengan semangat sinergis. Pada ring 1 akan dilakukan Paspampres, ring 2 TNI dan ring 3 akan dilakukan Polri dimana akan mengamankan tamu VIP beserta kegiatan lainnya di luar main event."Konsep ini biasa dilakukan dengan teman-teman TNI. TNI membentuk satgas dan kami menggelar Operasi Puri Agung," katanya.Mantan Kapolda Metro Jaya ini mengatakan, event WWF ini sangat penting karena membicarakan isu air. Menurutnya, isu air, pangan dan energi merupakan isu krusial untuk saat ini dimana dunia harus satu suara.Nantinya ada 43 kepala negara yang direncanakan hadir. Kemudian 4 organisasi internasional dan 194 Menteri negara dan tentu dari menteri kabinet Indonesia maju."Polri melibatkan 5.791 personel dengan dilengkapi command center diharapkan lebih optimal pelaksanaan tugas," ucapnya.Lebih lanjut, Fadil mengatakan, untuk jadwal kedatangan peserta dan tamu negara sudah ada. Nantinya sudah ada tim Walrolakir mengantar dari bandara menuju tempat registrasi dan akomodasi."Kepala negara tiba tanggal 18 ada tim yang menerima dan Polri dilibatkan sebagai petugas pengawal tamu VVIP. ring 3 melakukan pengamanan sterilisasi dimana nanti ada unit k9, polisi pariwisata, polisi obvit, sabhara yang bertugas memberikan rasa aman dan nyaman," ujarnya.Pada kesempatan ini, Fadil mengatakan atas nama Kapolri dan Polri mengucapkan apresiasi kepada masyarakat Bali atas dukungan dan pengertiannya selama penyelenggaraan WWF berjalan lancar dan aman.Ia pun mengimbau agar tetap menjaga kondusivitas situasi selama penyelenggaraan WWF dan meminta maaf jika nanti adanya pengaturan dan pengalihan arus lalu lintas yang sifatnya situasional."Kegiatan ini (WWF) kita tak mau mengganggu aktivitas wisata yang menjadi urat nadi ekonomi Bali. Kami ingin jadikan contoh ada event tak ada gangguan tapi ada dampak buat masyarakat," katanya.Ia pun menjelaskan, nantinya akan ada 17 ribu peserta yang akan hadir dalam WWF. Hal ini tentu berdampak pada perekonomian masyarakat Bali."Mudah-mudahan balancing keduanya antara perekonomian menggeliar dan isu air bisa membawa kesejahteraan bagi kita semua," katanya.Sementara itu, Pangkogabwilhan II Marsekal Madya TNI Muhammad Khairil Lubis mengatakan, kegiatan KTT WWF ini sudah berlangsung beberapa tahun sebelumnya yang mana tahun ini Indonesia jadi tuan rumah.Permasalahan air, katanya, tak terlepas dari isu global warming yang memang dari 15 tahun lalu dari zaman SBY presiden sudah mengingatkan dan memang sudah kita rasakan bahwasanya global warming itu nyata."Air kita sudah berkurang karena hutan kita sudah gundul, banjir akhirnya sering terjadi dengan longsor dan sebagainya," ujarnya.Dengan kehadiran beberapa kepala negara, ia berharap pembicaraan masalah air untuk kesejahteraan bagi masyarakat bisa terselesaikan.Khairil menuturkan, kegiatan KTT ini sudah berkali-kali dilakukan di Bali. Ia pun bersyukur kepada masyarakat Bali yang memang sangat welcome untuk kegiatan ini."Dengan sistem keamanan yang TNI Polri lakukan yang udah ada pembagiannya dengan kekuatan alusista yang dikerahkan, kita berharap ini dapat berjalan dengan aman dan lancar dengan kita tetap mengantisipasi adanya gangguan sekecil apapun," ujarnya. (PNO-12)
17 Mei 2024, 18:37 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru