logo-website
Minggu, 29 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Pimpin Apel Pagi, Ini Pesan Wakapolda Papua Kepada Satker Bid Propam Papuanewsonline.com, Jayapura – Wakapolda Papua Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., telah memimpin langsung jalannya Apel Pagi Satker Bid Propam Polda Papua, Rabu (06/11).Kegiatan ini bertempat di Lapangan Tenis Polda Papua, Jln. Dr. Samratulangi No.8, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura dan turut dihadiri oleh Kabid Propam Polda Papua, AKBP Rudi Asriman, S.I.K., M.Si., serta pers Gabungan Pama, Bintara, dan ASN Bid Propam Polda Papua.Dalam arahannya Wakapolda Papua menyampaikan bahwa Propam sendiri sesungguhnya adalah Barometer Kedisiplinan dan standart performa personel Polri, Propam menjadi cerminan norma masyarakat dan norma Organisasi.“Tentunya rekan-rekan sudah menanamkan hal itu, dan harapan saya rekan-rekan harus menjadi contoh, sesungguhnya rekan-rekan adalah representasi dari Propam di seluruh Polsek dan polres jajaran Polda Papua,” ucapnya.Lebih lanjut Ia menambahkan bahwa dalam 2 bulan ini, dirinya masih melihat adanya laporan-laporan terkait anggota Propam sendiri yang masih banyak membuat kesalahan, Ia yakin dan percaya bahwa rekan-rekan Propam ini adalah anggota yang terbaik.“Saya percaya bahwa anggota Polda Papua itu sungguh sangat berintegritas, hanya masih ada kekurangan yaitu masalah Disiplin, hal ini jangan jadi pembenaran, budaya kebiasaan di Papua bukan pembenaran untuk kita tidak disiplin,” tambah Wakapolda.Wakapolda Papua juga berharap bahwa Anggota Propam menjadi contoh dari satker-satker yang lain, dan apa yang disampaikan Wakapolda tentunya bisa dijalankan dan dilaksanakan, serta mendapat berkah dari Tuhan YME. PNO-12 07 Nov 2024, 07:55 WIT
Pengukuhan Pengurus KOP Polda Maluku, Wakapolda: Tingkatkan Kualitas SDM Menuju Polri yang Presisi Papuanewsonline.com, Ambon - Wakil Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Brigjen Pol Samudi S.IK., M.H meminta pengurus Komite Olahraga Polri (KOP) Polda Maluku dapat berupaya meningkatkan SDM yang unggul menuju Polri yang Presisi.Permintaan ini disampaikan Wakapolda saat memimpin pengukuhan struktur organisasi dan pengurus KOP Polda Maluku yang dihelat di Rupattama Mapolda Maluku, Kota Ambon, Rabu (6/11/2024).Kegiatan pengukuhan turut dihadiri Irwasda dan para pejabat utama Polda Maluku beserta pihak Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Maluku, KONI Maluku, maupun jajaran Polres melalui zoom.Dalam sambutannya Wakapolda Maluku menyampaikan pengukuhan struktur organisasi dan susunan pengurus KOP di lingkungan Polda Maluku sangat penting dilakukan.Pembinaan terhadap atlet Polri yang berprestasi, kata Wakapolda, merupakan sebuah upaya untuk membimbing dan menumbuhkan kecakapan berolahraga, yang di dalamnya terkandung nilai-nilai potensi jasmani, rohani, dan sosial. "Ini merupakan bagian dari peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Polri yang unggul menuju Polri yang Presisi," katanya. Kehadiran KOP Polda Maluku juga diharapkan efektif menjalankan program termasuk program kemitraan dengan masyarakat serta sinergitas dengan instansi terkait, termasuk KONI Maluku dan Dispora Maluku. "Kami harapkan agar sinergitas dengan KONI dan Dispora Maluku dapat terlaksana secara optimal," harapnyaWakapolda juga berharap kepengurusan KOP Polda Maluku dapat menyusun dan menyelenggarakan program kerja pembinaan secara berlanjut dan terarah demi meningkatkan prestasi Komite Olahraga Kepolisian Negara Republik Indonesia."Melalui komite olahraga Polri khususnya di lingkungan Polda Maluku, diharapkan dapat meningkatkan kualitas SDM yang unggul dan berprestasi," harapnya.Para atlet Polri, lanjut Wakapolda, selain melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, juga berkewajiban membawa nama baik Polri melalui prestasi olahraga yang diwadahi oleh KOP, baik di tingkat nasional maupun internasional, sehingga mampu mendorong public trust terhadap Polri yang semakin positif.Hal tersebut sejalan dengan program Kapolri, bahwa transformasi menuju Polri yang Presisi harus menjadi harapan baru bagi masyarakat (new hope). Perubahan yang dilakukan harus cepat dan benar-benar dirasakan oleh masyarakat. "Oleh karenanya, melalui program pembinaan prestasi atlet Polri, diharapkan menjadi sebuah kontribusi positif dalam memberikan yang terbaik kepada Polri dalam mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara," pungkasnya. PNO-12 06 Nov 2024, 17:01 WIT
Wakapolda Maluku Hadiri Rapat Teknis Program Ketahanan Pangan secara Daring Papuanewsonline.com, Ambon - Wakil Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Brigjen Samudi S.I.K., M.H, mengikuti rapat teknis terkait program ketahanan pangan yang digelar SSDM Polri secara daring.Rapat yang dipimpin Karobinkar SSDM Polri Brigjen Pol Langgeng Purnomo, S.I.K., M.H ini diikuti Wakapolda Maluku dari ruang vicon lantai 2 Mapolda Maluku, kota Ambon, Selasa (5/11/2024).Turut hadir sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku, para Kapolres dan Kapolsek di jajaran masing-masing, serta perwakilan dari sektor pertanian bidang tanaman pangan, bidang hortikultura, dan bidang peternakan provinsi Maluku.Karobinkar SSDM Polri Brigjen Pol Langgeng Purnomo dalam arahannya menyampaikan, ketahanan pangan nasional merupakan bagian dari program strategis Polri.Ia mengungkapkan, terdapat empat poin utama untuk menguatkan program ketahanan pangan di seluruh daerah. Pertama, Program Ketahanan Pangan Bergizi. Ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan rumah tangga serta memenuhi kebutuhan bahan baku guna memenuhi program makanan bergizi gratis di tingkat desa dan Polsek.Kedua, Program Pemanfaatan Lahan Produktif. Program ini bertujuan untuk membangun lumbung pangan di setiap daerah guna mendukung visi Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.Ketiga, Program Pengawasan Distribusi. Progran ini bertujuan memastikan distribusi dan pemanfaatan alat serta sarana pertanian, hortikultura, peternakan, dan perikanan secara tepat sasaran.Keempat, Rekrutmen Personel Polri dengan Kompetensi di Bidang Pertanian, Perikanan, Peternakan, Gizi, dan Kesehatan Masyarakat. Rekrutmen ini dilakukan untuk menambah anggota Polri dengan kemampuan khusus guna mendukung ketahanan pangan."Sebagai langkah lanjut, Polri juga akan melibatkan masyarakat dan personel Polri yang memiliki kompetensi di bidang pertanian, peternakan, dan perikanan dalam program ketahanan pangan ini, sehingga visi menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia dapat terwujud," pungkasnya. PNO-12 06 Nov 2024, 16:54 WIT
Johanes Rettob : Tidak ada Roling Disaat Saya Menjabat Papuanewsonline.com, Timika-Mantan Plt Bupati Mimika Johanes Rettob membantah melakukan roling jabatan terhadap 15 pejabat ASN Pemkab Mimika disaat masih menjabat."Saya menegaskan bahwa pemberitaan tentang saya melakukan tindakan Roling 15 pejabat ASN Kabupaten Mimika adalah pembohongan publik. Sebetulnya yang pantas menjawab ini adalah BKPSDM, ini betul apa tidak. Dan saya mau sampaikan dengan tegas bahwa itu adalah tidak benar. Saya tidak pernah meroling 15 orang itu, yang ada mereka yang mengajukan pengunduran diri dari jabatan," ujar Johanes Rettob melalui keterangan tertulis yang diterimah Media Papuanewsonline.com, Senin (4/11/2024). JR mengatakan Hal ini sebenarnya sudah dilaporkan ke Kemendagri kemudian Mendagri sudah menyurati Pj Gubernur Provinsi Papua Tengah. Dimana surat Kementrian dengan nomor 100.2.2.6/6414/Otda berisi penjelasan tentang pengaduan tersebut. "Kementrian Dalam Negeri meminta kepada Pj Gubernur Provinsi Papua Tengah untuk membentuk Tim Investigasi berkaitan dengan laporan tadi. Tim investigasi terdiri dari Inspektorat dan badan kepegawaian Provinsi Papua Tengah, mereka melakukan pemeriksaan benar atau tidak terhadap apa yang dituduhkan oleh beberapa orang terhadap saya," ucapnya. Lanjut dia, Dari hasil investigasi tersebut, Tim tidak dapat menyimpulkan bahwa 15 orang yang dimaksud dalam surat Plh Ditjen Otda sama dengan nama 15 orang pejabat yang mengundurkan diri dari jabatan, dimana  sampai saat ini masih dalam proses BKPSDM Kabupaten Mimika. Johanes Rettob menjelaskan bahwa Sebelumnya kepala BKPSDM Kabupaten Mimika Evert Lukas Hindom angkat bicara terkait pemberitaan soal mutasi jabatan padan Lingkup Pemerintah Kabupaten Mimika yang dituduh melanggar aturan,  melalui media siber JPNN.com dengan judul "Kepala KKPSDM : Isu Mutasi Jabatan di Pemkab Mimika Cara Lawan Jatuhkan Johannes Rettob" yang dimuat pada hari Senin, 26 Agustus 2024, Pukul 12:59 WIB. Evert Hindom menegaskan bahwa isu yang berdebar terkait Bupati Mimika, Johannes Rettob (JR) telah melakukan mutasi ASN secara diam-diam adalah tidak benar alias berita palsu (hoaks). "Jadi tidak ada mutasi ASN secara diam-diam yang dilakukan oleh Bupati Johannes Rettob dimulai dari tanggal 24 April 2024 hingga saat ini, " ungkap Kepala BKPSDM, Minggu, (25/8/2024) Ia menjelaskan pergantian yang dilakukan pada Eselon IV beberapa waktu lalu merupakan inisiatif sendiri oleh ASN tersebut yang mengajukan pengunduran diri. Sehingga kekosongan jabatan tersebut kemudian ditindak lanjuti dengan menempatkan pelaksana tugas pada jabatan tersebut. Menurut Evert, hal tersebut merupakan hal yang biasa dan tidak menyalahi aturan. Selain itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan BKPSDM Provinsi Papua Tengah terkait hal ini. "Kalau terkait hal itu kami sudah koordinasi langsung dengan teman-teman di BKDSM Provinsi Papua Tengah dan itu sebenarnya tidak ada masalah sama sekali, saat ini tidak ada dilakukan mutasi sama sekali, " ujar Evert. Ia juga menegaskan bahwa sampai saat ini pihaknya secara resmi belum menerima surat dari Kementrian Dalam Negeri dalam hal ini Dirjen OTDA yang disampaikan kepada Gubernur Provinsi Papua Tengah dan juga belum ada arahan lebih lanjut dari pihak Provinsi. Evert menambahkan bahwa surat yang dimaksud tertanggal 22 Agustus 2024 di Jakarta ditandatangani Plh. Dirjen OTDA Komjen Pol. Drs. Tomsi Tohir, M.Si dengan nomor 000.2.2.6/6441/OTDA yang ditujukan kepada Pj Gubernur Papua Tengah sampai saat ini belum diterima oleh pihak Provinsi dan belum ada arahan apapun dari Gubernur. Tak hanya itu, jika BKPSDM Provinsi telah menerima surat tersebut maka pihaknya akan dimintai tanggapan terkait persoalan tersebut. Ia menambahkan bahwa jika diminta untuk menanggapi hal ini pihaknya selalu siap untuk memberikan keterangan secara lengkap beserta data-data yang dimiliki. Evert menambahkan, isu disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab yang sengaja digencarkan untuk merusak nama baik JR. Selain itu merupakan upaya untuk menjegal proses JR sebagai bakal calon Bupati Mimika. Evert juga menghimbau agar pihak-puhak yang memberitakan hal-hal yang belum pasti kebenarannya agar berhenti menyebarkan hoax, sebab hal ini akan mengganggu pesta demokrasi yang akan berlangsung serta menganggu kondusifitas daerah Mimika. (Redaksi) Untuk Diketahui Pembaca Media Papuanewonline.com, Sebagai Berita Awal Dengan Judul "Lakukan Roling Tanpa Ijin Tertulis Dari Mendagri Johanes Rettob Harus Didiskualifikasi" yang diadukan telah dinilai oleh Dewan Pers melanggar Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber. Dengan Ini Redaksi Media Papuanewsonline.com Sebagai Teradu Menyampaikan Permohonan Maaf Kepada Saudara Johanes Rettob Sebagai Pengadu.Redaksi Media Papuanewsonline.com Juga Menyampaikan Permohonan Maaf Kepada Pembaca Media Papuanewsonline.com, atas Pelanggaran Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Media Siber  Sebagaimana Penilaian Dewan Pers, Terhadap Empat Berita  Yang Diadukan Pengadu Ke Dewan Pers. 06 Nov 2024, 01:39 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT