Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pemerintahan
Homepage
Kapolda Maluku Canangkan Rutong Sebagai Negeri Binaan
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku terus menunjukkan komitmennya dalam membangun keamanan yang inklusif dan berbasis kearifan lokal. Hal ini ditandai dengan kunjungan kerja Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., ke Negeri Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, Senin (3/11/2025).Kunjungan tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara POLRI dan masyarakat adat dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), sekaligus mendorong terwujudnya model pembangunan berkelanjutan di tingkat negeri (desa adat).Kapolda Maluku hadir bersama Wakapolda Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H., sejumlah Pejabat Utama Polda Maluku, serta Ketua dan Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Maluku. Rombongan disambut hangat secara adat oleh Raja Negeri Rutong, Reza Valdo Maspaitella, para tetua adat, dan masyarakat setempat.Dalam momentum bersejarah itu, dilaksanakan penyerahan draf Nota Kesepahaman (MoU) antara Polda Maluku dan Pemerintah Negeri Rutong oleh raja negeri rutong, dengan semangat Masohi (gotong royong). MoU tersebut menjadi dasar pelaksanaan delapan program kolaborasi strategis yang menjadikan Negeri Rutong sebagai Negeri Binaan Polda Maluku, sekaligus model percontohan pengembangan keamanan berbasis budaya di Indonesia Timur.Delapan program dimaksud mencakup:1. Negeri Berintegritas – Mendorong tata kelola pemerintahan adat yang bersih dan transparan.2. Negeri Bebas Miras dan Narkoba – Pembinaan generasi muda untuk menjauhi kriminalitas.3. Police Cadet Camp & Pembinaan Generasi Muda – Menyiapkan calon pemimpin berkarakter.4. Kamtibmas Semesta dan Polmas Negeri – Mengembangkan keamanan berbasis budaya kolektif.5. Ketahanan Pangan Adat – Pemanfaatan potensi lokal seperti sagu dan tanaman endemik.6. Ekowisata dan Spiritual Tourism – Pengembangan potensi hutan sagu adat Rutong.7. Restorative Justice Adat - Harmonisasi hukum positif dan hukum adat.8. Pembinaan UMKM dan Produk Kreatif - Pemberdayaan ekonomi keluarga dan pemuda adat.Dalam sambutannya, Raja Negeri Rutong, Reza Valdo Maspaitella, menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas kehadiran Kapolda dan jajaran Polda Maluku di tanah adat mereka.“Kehadiran Kapolda Maluku menandakan bahwa negara benar-benar hadir di tengah masyarakat adat. Kami berkomitmen bahwa keamanan bukan hanya tugas POLRI, tetapi tanggung jawab bersama seluruh warga negeri,” ujar Raja Reza.Ia juga menegaskan bahwa pengembangan Negeri Rutong akan diarahkan pada pembangunan berkelanjutan berbasis kearifan lokal, dengan mengintegrasikan aspek keamanan, ketahanan pangan, ekonomi hijau, dan pelestarian budaya.Sementara itu, Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto menekankan bahwa kemitraan dengan masyarakat adat merupakan wujud nyata pendekatan keamanan modern yang menempatkan masyarakat sebagai subjek utama.“Saya hadir di sini agar Negeri Rutong dapat membangun kehidupan yang harmonis di Maluku ini, dan menjadi contoh bagi negeri-negeri lainnya. Kita harus memutus hidup dalam kekerasan dan membangun hidup yang penuh dengan kedamaian,” tegas Kapolda.Kapolda juga mengapresiasi inisiatif Pemerintah Negeri Rutong yang berorientasi pada pelestarian budaya dan penguatan ekonomi lokal melalui pengolahan sagu. Menurutnya, langkah ini sejalan dengan visi POLRI untuk menciptakan keamanan yang berkelanjutan dan tumbuh dari masyarakat sendiri.Kunjungan kerja tersebut diakhiri dengan peninjauan langsung ke lokasi pengolahan sagu adat, simbol penting ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat adat Maluku.Melalui kemitraan ini, Polda Maluku berkomitmen untuk terus hadir mendukung pembangunan negeri yang aman, mandiri, dan berintegritas , dimulai dari akar budaya masyarakat adat yang menjadi sumber harmoni di bumi seribu pulau.Langkah Polda Maluku menjalin kolaborasi strategis dengan Negeri Rutong menunjukkan transformasi nyata wajah POLRI di daerah, dari institusi penegak hukum menjadi mitra sosial yang aktif membangun kehidupan masyarakat.Pendekatan berbasis kearifan lokal seperti yang diinisiasi di Negeri Rutong menjadi contoh bagaimana keamanan dapat dibangun dari bawah, berakar pada budaya, solidaritas, dan nilai gotong royong.Program ini tidak hanya memperkuat keamanan dan ketertiban, tetapi juga menjadi fondasi pembangunan sosial-ekonomi berkelanjutan yang menempatkan masyarakat adat sebagai pelaku utama.Inisiatif seperti ini diharapkan dapat menjadi model sinergi POLRI dan masyarakat adat di wilayah lain di Indonesia Timur, menuju Maluku yang damai, berdaya, dan berkeadilan. PNO-12
04 Nov 2025, 13:52 WIT
Gagalkan Curanmor di Cakung, Kapolda Metro Puji Keberanian Ojol Kamtibmas
Papuanewsonline.com, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Suheri memberikan penghargaan kepada anggota Ojol Kamtibmas, Rahmat Fauzi, yang berhasil menggagalkan aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di kawasan Jalan Raya Cakung-Cilincing, Jakarta Timur."Rekan-rekan sekalian, tadi pagi kita sudah melaksanakan apel pemberian penghargaan kepada salah satu rekan kita, mitra kita, saudara kita Pak Rahmat Fauzi yang mana beliau berprofesi sebagai ojol (ojek online)," kata Asep kepada wartawan di Jakarta, Senin (3/11/2025).Asep menjelaskan, pemberian penghargaan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program Ojol Kamtibmas yang digagas oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Program tersebut menegaskan kemitraan antara Polri dan para pengemudi ojek online dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat."Pemberian penghargaan ini sebagai tindak lanjut yang mana kemarin minggu lalu sudah dicanangkan oleh Bapak Kapolri, Ojol Kamtibmas yang sudah dilaksanakan di Monas," ujar Asep.Ia menambahkan, keberadaan para mitra ojol menjadi bagian penting dalam pencegahan tindak kejahatan di lingkungan masyarakat."Yang mana mitra ojol ini sebagai mitra Polri dalam hal menjaga keamanan, ketertiban, dan juga bisa sebagai mitra pencegahan kejahatan," lanjutnya.Tindakan heroik Rahmat Fauzi dilakukan pada Rabu, 22 Oktober 2025 lalu. Ia berhasil menggagalkan pencurian kendaraan bermotor dan mengamankan barang bukti, sebelum kemudian berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menangkap pelaku."Beliau berhasil mengamankan barang bukti dan berkoordinasi dengan polisi dan berhasil mengamankan, menangkap pelaku kejahatan tersebut. Ini sungguh apresiasi yang luar biasa dari kami pihak kepolisian kepada rekan-rekan ojol kamtibmas. Khususnya pada Bapak Rahmat yang sudah membantu kami mengungkap kejahatan," ungkap Asep.Diketahui, satu orang pelaku berhasil ditangkap di wilayah Kelapa Gading. "Pelakunya sudah dapat satu orang, ditangkapnya di dekat Kelapa Gading," pungkasnya. PNO-12
04 Nov 2025, 13:24 WIT
Polri Tindak Tegas Tambang Pasir Ilegal di Kawasan Gunung Merapi
Papuanewsonline.com, Magelang – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri bersama Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM), Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah, Polresta Magelang, serta instansi terkait lainnya, menindak tegas aktivitas penambangan pasir ilegal yang berada di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Merapi, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Senin (3/11).Penindakan ini dilakukan setelah adanya laporan masyarakat dan informasi dari berbagai kementerian dan lembaga terkait yang mengungkap aktivitas tambang tanpa izin di kawasan konservasi tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan, ditemukan sekitar 36 titik lokasi tambang pasir ilegal dan 39 depo pasir yang tersebar di lima kecamatan, yaitu Srumbung, Salam, Muntilan, Mungkid, dan Sawangan.Dalam operasi bersama ini, petugas menindak lokasi penambangan ilegal di Alur Sungai Batang, Desa Ngablak, Kecamatan Srumbung, serta depo pasir di Tejowarno, Tamanagung, Muntilan, Kabupaten Magelang. Dari hasil pemeriksaan Tim Ahli Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah dan Balai TNGM, diketahui lokasi tersebut tidak memiliki izin usaha pertambangan dan berada di dalam kawasan taman nasional.Sebagai bagian dari proses penyidikan, penyidik menyita enam unit excavator dan empat unit dumptruck dari lokasi. Aktivitas tambang tersebut diketahui telah beroperasi sekitar 1,5 tahun dengan luas bukaan lahan 6,5 hektar, serta nilai transaksi keuangan yang mencapai Rp48 miliar. Jika dihitung dari seluruh aktivitas tambang ilegal di wilayah Kabupaten Magelang dalam dua tahun terakhir, total nilai transaksi diperkirakan mencapai Rp3 triliun.Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol. Moh. Irhamni menegaskan bahwa penambangan pasir ilegal di kawasan konservasi tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mengancam keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat sekitar.“Aktivitas tambang pasir ilegal di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi menimbulkan kerugian besar bagi negara dan merusak ekosistem yang seharusnya dilindungi. Kami tidak hanya menindak pelaku di lapangan, tetapi juga menelusuri jaringan yang terlibat dari hulu hingga hilir,” ujar Brigjen Pol. Moh. Irhamni.Ia menambahkan bahwa penegakan hukum dilakukan secara tegas namun tetap mengedepankan sinergi lintas lembaga untuk mencari solusi jangka panjang.“Kami berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah guna menyusun langkah-langkah solutif serta program pemulihan bagi masyarakat. Penertiban ini bukan semata penindakan, tapi juga untuk memastikan kelestarian alam terjaga dan kekayaan negara dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat,” imbuhnya.Brigjen Irhamni juga mengapresiasi dukungan masyarakat dan tokoh lokal yang aktif memberikan informasi terkait aktivitas tambang ilegal di wilayahnya. PNO-12
04 Nov 2025, 13:05 WIT
Satgas Ops Damai Cartenz Tanamkan Nilai Kepedulian Lewat Aksi Berbagi di Jalanan Timika
Papuanewsonline.com, Timika – Personel Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz 2025 Posko Timika melaksanakan kegiatan sosial berbagi kasih kepada masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Mimika, Jumat (31/10/2025).Kegiatan yang dimulai pukul 15.00 WIT tersebut dilakukan dengan membagikan makanan dan minuman kepada masyarakat di seputaran Jalan Kabupaten Mimika. Sasaran utama kegiatan ini adalah para pekerja jalanan, pengangkut sampah, dan anak-anak yang membutuhkan uluran tangan.Selain membagikan bantuan, personel juga menyempatkan diri untuk berbincang santai dengan warga sekitar guna mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat. Kegiatan ini diikuti oleh personel Satgas Humas Ops Damai Cartenz 2025, Bripda Annisa Mahardika dan Bripda Alfesa Hafiz Bagaskara.Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kegiatan sosial ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga memberikan kepedulian dan bantuan nyata.“Kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran aparat bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam berbagi kepedulian dan meringankan beban masyarakat,” ujar Brigjen Pol. Faizal Ramadhani.Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyampaikan imbauan agar masyarakat senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing serta tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin mengganggu situasi kondusif di Papua.“Mari kita jaga bersama situasi damai di Tanah Papua. Percayakan sepenuhnya kepada Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” imbau Kombes Pol. Adarma Sinaga.Satgas Humas Ops Damai Cartenz 2025 menegaskan bahwa kegiatan berbagi kasih ini akan terus digelar secara berkelanjutan sebagai wujud nyata kepedulian dan kedekatan Polri dengan masyarakat di Papua. PNO-12
04 Nov 2025, 11:56 WIT
Kapolda Maluku Jalin Silaturahmi Bersama Forkopimca dan Tokoh Masyarakat Taniwel Timur
Papuanewsonline.com, Ambon – Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, menegaskan pentingnya menjaga budaya "Pela Gandong" dan "Hidup Orang Basudara" sebagai fondasi utama dalam menjaga kedamaian, toleransi, dan persatuan.Usai mengakhiri kunjungan kerja di wilayah hukum Polres Maluku Tengah, Kapolda Maluku Irjen Prof. Dr. Dadang Hartanto, dan Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H, kembali melaksanakan silaturahmi dan makan siang bersama Forkopimca serta seluruh elemen masyarakat di Taniwel Timur, Sabtu (1/11/2025).Dalam lawatannya, Kapolda dan Wakapolda yang didampingi sejumlah Pejabat Utama Polda Maluku dan Kapolres Seram Bagian Barat (SBB) menyapa seluruh elemen masyarakat termasuk Pemerintah setempat di Gedung Serbaguna Kantor Camat Taniwel Timur.Pertemuan dengan seluruh stakeholder di kecamatan Taniwel Timur menjadi agenda lanjutan dalam rangkaian kunjungan kerja Kapolda di wilayah Polres SBB. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat serta sarana mempererat hubungan antara jajaran kepolisian, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.Kedatangan Kapolda yang didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Maluku beserta rombongan disambut secara adat oleh masyarakat Taniwel Timur yang dipimpin Plt. Camat Taniwel Timur, Thomas A. Mawene, S.Sos, didampingi Ketua PKK, Kapolsek Taniwel Timur IPTU Mika Pesiwarissa beserta Ketua Bhayangkari Ranting.Penyambutan ditandai dengan pengalungan syal kepada Kapolda dan Wakapolda Maluku, serta penyerahan bunga kepada Ketua dan Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Maluku.Selain itu, anak-anak perempuan Desa Waraloin menyerahkan dua ekor ayam jantan sebagai simbol adat penerimaan tamu kehormatan, disertai tarian adat Cakalele dan Maru-Maru yang menggambarkan semangat persaudaraan dan kebanggaan masyarakat Taniwel Timur.Usai prosesi penyambutan, kegiatan dilanjutkan dengan silaturahmi dan makan siang bersama seluruh unsur Muspika dan masyarakat Taniwel Timur.Plt. Camat Taniwel Timur Thomas A. Mawene, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kunjungan Kapolda Maluku. Ia menilai kehadiran Kapolda dan rombongan merupakan bentuk nyata perhatian pimpinan Polri terhadap masyarakat di wilayah pelosok Maluku.Sementara itu, Kapolda Maluku Prof. Dr. Dadang Hartanto menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas sambutan hangat dari masyarakat Taniwel Timur. Ia mengaku kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk mendekatkan diri dengan masyarakat.“Kunjungan ini bukan sekadar agenda dinas, tetapi merupakan kesempatan bagi kami untuk menyapa, berdialog, dan mendengarkan langsung aspirasi masyarakat. Karena menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya tugas polisi, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa,” ungkapnya.Kapolda menegaskan pentingnya menjaga budaya Pela Gandong dan semangat Hidup Orang Basudara yang menjadi ciri khas masyarakat Maluku sebagai fondasi utama menjaga kedamaian, toleransi, dan persatuan.“Mari kita rawat nilai-nilai basudara dan pela gandong ini. Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang memecah belah. Keamanan daerah bukan hanya tanggung jawab TNI-Polri, tetapi hasil kerja bersama seluruh masyarakat,” tegasnya.Lebih lanjut, Kapolda menyampaikan pembangunan Polsek Taniwel Timur merupakan salah satu program strategis Polda Maluku dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di wilayah Seram Bagian Barat.Kapolda berharap dukungan seluruh pihak agar proses pembangunan dapat berjalan bertahap sesuai perencanaan. “Mohon doa dan dukungan agar rencana pembangunan Polsek Taniwel Timur dapat terwujud. Dengan kehadiran Polsek di sini, masyarakat akan semakin mudah mendapatkan pelayanan kepolisian yang cepat, dekat, dan humanis,” ucapnya.Pada kesemlatan itu Kapolda mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga generasi muda dari pengaruh negatif. Ia menekankan pentingnya pendidikan, budi pekerti, serta pengawasan penggunaan teknologi dan media sosial bagi anak-anak.“Dorong anak-anak kita untuk belajar, membaca, dan memanfaatkan teknologi dengan bijak. Jangan biarkan mereka mewarisi tradisi kekerasan atau perilaku yang tidak baik. Jadikan media sosial sebagai sarana belajar dan menambah wawasan,” pesan Kapolda.Menutup arahannya, Kapolda mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persaudaraan, memperkuat kebersamaan, dan mendukung program pemerintah dalam membangun daerah.“Mari kita bergandengan tangan membangun Maluku yang damai, aman, dan sejahtera. Saya dan jajaran Polda Maluku akan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tutupnya. PNO-12
04 Nov 2025, 08:02 WIT
Ketua Umum DPP GRANAT Apresiasi Keberhasilan Polri Ungkap dan Musnahkan Barang Bukti Narkoba
Papuanewsonline.com, Jakarta - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Nasional Anti Narkotika (DPP GRANAT) Henry Yosodiningrat memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Polri dalam mengungkap dan memusnahkan barang bukti narkotika dalam jumlah besar pada Rabu 29 Oktober 2025. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras dan pengorbanan panjang para personel di lapangan.Henry menegaskan, pengungkapan kasus narkoba tidaklah mudah karena memiliki tingkat kesulitan yang tinggi, baik dari sisi operasi maupun taktik penyelidikan.“Untuk diketahui oleh publik, pengungkapan kasus narkoba itu mempunyai tingkat kesulitan tersendiri. Kalau hari ini kita melihat pemusnahan dalam jumlah besar, itu bukan hasil temuan biasa, melainkan buah dari kerja panjang pengintaian, penyamaran, bahkan kadang anggota harus menyamar seperti gelandangan dengan segala keterbatasan,” ujar Henry, Sabtu (1/11).Ia menambahkan, di balik keberhasilan tersebut terdapat tantangan besar yang dihadapi aparat, mengingat sindikat narkoba beroperasi dengan modus yang terus berubah dan sistem yang sangat rapi.“Yang dihadapi Polri ini adalah sindikat yang sistematis, konsepsional, dan selalu mengubah modus. Karena itu, saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran Polri. Bahkan, saya mengusulkan agar para anggota yang berprestasi di lapangan diberikan penghargaan, misalnya berupa kesempatan pendidikan atau pelatihan khusus,” imbuhnya.Lebih lanjut, Henry menegaskan komitmen GRANAT untuk terus mendukung langkah Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam memerangi penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba.“GRANAT sejak awal berdirinya 26 tahun lalu selalu bermitra dengan Polri dan BNN. Kami akan terus memberikan dukungan penuh dan semangat kepada seluruh jajaran yang berjuang di garis depan,” tegasnya.Ia menutup pernyataannya dengan pesan agar seluruh pihak tetap konsisten dalam pengabdian terhadap bangsa melalui pemberantasan narkoba.“DPP GRANAT memberikan dukungan tinggi dan dorongan semangat bagi Polri untuk terus memberantas masuk dan peredaran gelap narkoba sebagai bentuk pengabdian terhadap bangsa tanpa batas,” pungkas Henry Yosodiningrat. PNO-12
04 Nov 2025, 07:55 WIT
Tim Pembina Samsat Papua Raya Gandeng Gubernur Fakhiri Genjot PAD Lewat PKB
Papuanewsonline.com, Jayapura — Dalam
upaya memperkuat pendapatan asli daerah (PAD) dan mendorong kepatuhan wajib
pajak kendaraan, Tim Pembina Samsat Papua Raya yang terdiri dari PT Jasa
Raharja Cabang Papua, Direktorat Lalu Lintas Polda Papua, dan Badan Pendapatan
Daerah (Bapenda) Provinsi Papua, menggelar pertemuan strategis dengan Gubernur
Papua, Mathius Fakhiri, pada Senin (3/11/2025). Pertemuan yang berlangsung di
Jayapura ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas
instansi dalam meningkatkan efektivitas pelayanan publik, khususnya di bidang
administrasi kendaraan bermotor. Kepala PT Jasa Raharja Cabang
Papua, Hermanus Haurissa, menegaskan bahwa optimalisasi pendapatan daerah dari
sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) merupakan salah satu kunci untuk
memperkuat kemandirian fiskal pemerintah daerah. “Kami menyampaikan kepada Bapak
Gubernur sejumlah inisiatif strategis untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat
dalam membayar PKB. Peningkatan penerimaan pajak kendaraan bukan hanya soal
pendapatan, tapi juga tentang tanggung jawab bersama membangun Papua,” ujar
Hermanus. Menurutnya, keberadaan Tim
Pembina Samsat Papua Raya memiliki peran vital dalam mengintegrasikan pelayanan
antara kepolisian, Jasa Raharja, dan Bapenda. Langkah kolaboratif ini
diharapkan dapat menghadirkan kemudahan bagi masyarakat sekaligus memperkuat kesadaran
pajak di tingkat akar rumput. Sementara itu, Direktur Lalu
Lintas Polda Papua, Kombes Pol Tri Yulianto, menuturkan bahwa pihaknya bersama
Tim Pembina Samsat mengedepankan pendekatan humanis dalam mengajak masyarakat
untuk taat membayar pajak kendaraan. “Kami tidak hanya melakukan
penegakan hukum, tetapi juga edukasi dan pendekatan persuasif. Kami ingin
masyarakat memahami bahwa memiliki kendaraan adalah hak, namun membayar pajak
adalah kewajiban,” jelasnya. Tri juga menambahkan bahwa
seluruh dana pajak kendaraan bermotor yang dibayarkan masyarakat akan kembali
dalam bentuk pembangunan infrastruktur, seperti perbaikan jalan, jembatan, dan
fasilitas publik lain yang manfaatnya dapat langsung dirasakan. “Kami terus mengingatkan bahwa
membayar pajak adalah bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan Papua.
Setiap rupiah pajak yang dibayarkan kembali kepada masyarakat,” tegas Tri. Gubernur Papua, Mathius Fakhiri,
menyambut baik inisiatif kolaboratif ini. Ia menegaskan dukungannya terhadap
seluruh langkah strategis yang diusulkan Tim Pembina Samsat Papua Raya untuk
meningkatkan kesadaran wajib pajak. “Pemerintah daerah tentu
mendukung penuh langkah-langkah sinergis seperti ini. Peningkatan PAD dari
sektor PKB akan membantu mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan
masyarakat Papua,” ujar Fakhiri dalam pertemuan tersebut. Menurut Gubernur, kerja sama
lintas lembaga menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam membangun tata
kelola pajak daerah yang transparan dan berkeadilan. Ia berharap kesadaran
masyarakat untuk membayar pajak kendaraan dapat terus tumbuh melalui sosialisasi
dan pelayanan yang lebih baik. Selain penguatan koordinasi, Tim
Pembina Samsat Papua Raya juga tengah menyiapkan langkah-langkah lanjutan,
seperti digitalisasi layanan Samsat dan program jemput bola untuk menjangkau
wajib pajak di daerah terpencil.
Inovasi ini diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap layanan
pembayaran pajak dan mempercepat proses administrasi kendaraan bermotor di
Papua. “Kami ingin mempermudah, bukan
mempersulit. Lewat inovasi dan kolaborasi, masyarakat bisa membayar pajak
dengan lebih mudah dan cepat,” kata Hermanus. Penulis: Jid
Editor: GF
03 Nov 2025, 22:52 WIT
Tiga Nama Terbaik Hasil Seleksi JPT Pratama Pemkab Mimika Resmi Diumumkan
Papuanewsonline.com, Mimika — Pemerintah
Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan
Tinggi (JPT) Pratama secara resmi mengumumkan hasil seleksi terbuka bagi
sejumlah jabatan strategis di lingkungan pemerintahan daerah. Pengumuman ini
disampaikan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia
(BKPSDM) Mimika pada Senin (3/11/2025), dan dituangkan dalam Surat Panitia
Seleksi Nomor: 005/PANSEL-SELTER/MMK/2025 yang ditandatangani oleh Ketua
Pansel, Silwanus Adrian Soemoele. Penetapan ini juga merujuk pada Surat
Rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 24412/R-AK.02.03/SD/F/2025
tertanggal 29 Oktober 2025 tentang hasil dan validasi seleksi terbuka JPT
Pratama di Kabupaten Mimika. Dalam proses yang berlangsung
transparan dan profesional, setiap peserta melewati serangkaian tahapan seleksi
ketat, mulai dari seleksi administrasi, uji kompetensi, hingga wawancara akhir.
Dari hasil tersebut, panitia menetapkan tiga nama terbaik untuk setiap posisi
jabatan yang dibuka. Untuk jabatan Kepala Dinas
Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga, tiga nama yang masuk daftar
terbaik adalah Alberthin Timang, Daniel Orun, dan Yohanis Michael Yanwarin. Kemudian, pada jabatan Kepala
Dinas Komunikasi dan Informatika, terpilih tiga besar yaitu Hendrikus Hayon, Petronella
Adelce Uamang, dan Yan Selamat Purba. Sementara itu, untuk posisi Kepala
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), tiga nama
yang berhasil menempati urutan terbaik adalah Fransiska Paulina Peni Lein, Marselino
Mameyao, dan Sriyanti Ramping. “Seluruh proses seleksi telah
dilakukan dengan prinsip profesionalisme, transparansi, dan objektivitas. Kami
memastikan semua tahapan berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan yang
berlaku,” ujar Ketua Pansel, Silwanus Adrian Soemoele, dalam keterangannya. Dengan diumumkannya hasil tiga
besar tersebut, tahap berikutnya kini berada di tangan Pejabat Pembina
Kepegawaian (PPK) Kabupaten Mimika, yang akan menentukan satu nama untuk
mengisi masing-masing posisi berdasarkan rekomendasi hasil seleksi dan
kebutuhan organisasi perangkat daerah. Keputusan akhir ini diharapkan
segera diumumkan dalam waktu dekat agar proses pengisian jabatan dapat berjalan
sesuai jadwal dan roda pemerintahan terus bergerak efektif. “Hasil seleksi ini bukan akhir,
melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Siapa pun yang terpilih
nantinya diharapkan mampu membawa perubahan positif dan mendukung visi-misi
Pemkab Mimika,” tambah Silwanus. Langkah Pemkab Mimika dalam
melaksanakan seleksi terbuka ini mendapat apresiasi karena menunjukkan komitmen
terhadap penerapan sistem merit di lingkungan birokrasi daerah.
Seleksi ini juga menjadi wujud nyata dukungan terhadap prinsip “The Right Man
on The Right Place”, yakni menempatkan pejabat sesuai kompetensi, integritas,
dan pengalaman kerja. Selain untuk mengisi jabatan
strategis, seleksi ini juga menjadi bagian dari upaya regenerasi aparatur
pemerintahan yang berorientasi pada pelayanan publik, transparansi, dan
peningkatan kinerja. BKPSDM Mimika menegaskan bahwa
daftar lengkap peserta yang lolos seleksi tiga besar dapat dipantau melalui akun
resmi media sosial Pemkab Mimika dan BKPSDM Mimika, agar masyarakat dapat turut
mengikuti perkembangan proses seleksi secara terbuka. “Kami membuka ruang publikasi
seluas-luasnya agar masyarakat dapat melihat proses ini berjalan jujur dan
terbuka. Ini bagian dari reformasi birokrasi yang sedang kami jalankan,” tutup
Ketua Pansel. Penulis: Jid Editor: GF
03 Nov 2025, 22:49 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru