Papuanewsonline.com
BERITA TAG Hukum
Homepage
5 Hari 4 Malam Arungi Hutan, Satgas Yonif 122/TS Pastikan Batas Patok Indonesia Aman
Papuanewsonline.com, Jayapura - Dalam menyambut 17 Agustus satuan tugas pengamanan perbatasan Batalyon Infanteri 122/TS Pos Mosso melaksanakan patroli patok batas negara MM 2.1 yang berjarak kurang lebih 17 km dari Kampung Mosso, Distrik Muaratami, Kota Jayapura, Jumat (16-08-2024).Dipimipin langsung oleh Danpos Mosso Letda Inf Muhammad Thamrin Lubis beserta 13 anggota lainnya berjalan melaksanakan patroli patok batas negara MM 2.1 dengan didampingi oleh Patop Lettu CTP Juhartanto untuk selanjutnya memeriksa kondisi disekitar patok batas tersebut, perjalanan menuju patok batas negara MM 2.1 memakan waktu kurang lebih 5 hari lamanya, dengan melewati beberapa medan yang cukup berbahaya seperti menyebrang Sungai, Rawa dan juga gunung yang curam. Rintangan demi rintangan dilalui oleh personil Pos Mosso saat melaksanakan Patroli menyusuri Hutan untuk menjalankan Tugas yang sebagaimana tugas pokok dalam Satgas pengamanan perbatasan, personel Pos Mosso yang dipimpin oleh Letda Inf Muhammad Thamrin Lubis setelah selesai sampai dipatok batas MM2.1 serta melaksanakan pembersihan disekitar patok dan juga mengganti bendera yang sudah lusuh dengan yang baru, kemudian personil berjalan kembali menuju Pos dengan tidak melupakan protap yang ada. Seperti penekanan Dansatgas Letko Inf Diki Apriyadi, S,Hub.Int, tugas pokok Satgas Yonif 122/TS menjaga keutuhan wilayah perbatasan darat RI-PNG, dengan mengedepankan bidang pengamanan dengan melaksanakan pemeriksaan jalan lintas, patroli patok mengecek patok dan patroli jalur perlintasan Ilegal untuk mencegah penyusupan dan penyeludupan barang ilegal.Personil sampai di Pos Mosso dengan aman dan tanpa kekurangan apapun, selanjutnya personil melaksanakan doa bersama telah melaksanakan patroli dengan aman dan selamat. (PNO-12)
16 Agu 2024, 18:20 WIT
Polda Maluku Gelar Dialog Menuju Pilkada Serentak 2024
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku menggelar dialog publik terkait kesiapan menjelang pelaksanaan Pilkada serentak 2024.Dialog yang menghadirkan pemateri dari Polda Maluku, beserta Komisioner KPU dan Bawaslu Maluku ini dilaksanakan di Studio Programa 1 Stasiun RRI Ambon, Jumat (16/8/2024).Karo Ops Polda Maluku Kombes Pol Juni Duarsah S.Ik, MM mengaku, Polda Maluku saat ini telah menyusun kekuatan personel untuk pengamanan Pilkada. Sebagaimana arahan Kapolda Maluku, kata Kombes Juni, personel pengamanan akan terbagi dalam 8 Satuan Tugas (Satgas). Mereka akan menjalankan tupoksi masing-masing, mulai dari Polda hingga Polres jajaran."Satgas akan menjalankan tugas masing-masing sehingga pengamanan pilkada dapat berjalan dengan terintegrasi," katanya.Secara umum, Situasi Angka Gangguan Kamtibmas sampai saat ini mengalami penurunan, namun penyebab gangguan kamtibmas masih di dominasi oleh persoalan minuman keras (miras). Terjadi aksi penganiayaan yang berujung bentrok antar kampung berawal dari para pelaku yang sudah dipengaruhi miras."Kami mau sampaikan bahwa untuk menjaga situasi kamtibmas yang kondusif dan untuk mensukseskan pemilu serentak di Maluku adalah tanggung jawab kita bersama," ujarnya.Kapolri, kata Kombes Juni, telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran Polri untuk tetap bersikap netral. Jangan ada yang terlibat dalam politik praktis. Jika ada anggota Polri yang tidak netral saat pilkada, masyarakat diharapkan dapat melaporkan yang disertai bukti seperti foto. "Selanjutnya kita akan segera menindaklanjutinya sesuai aturan hukum yang berlaku," pintanya.Polda Maluku juga berharap kepada KPU apabila logistik pemilu sudah siap agar dapat segera didistribusikan lebih awal ke daerah-daerah. Hal ini penting dilakukan untuk mengantisipasi sewaktu-waktu terjadi cuaca buruk."Polda Maluku pada dasarnya akan tetap mengawal dan mengamankan pemilu dengan baik. Kami minta permasalahan tapal batas agar segera dituntaskan oleh pemerintah setempat bersama masyarakat sehingga tidak menjadi permasalahan berulang yang mengganggu pelaksanaan pencoblosan di daerah tersebut," harapnya.Sementara itu, Komisioner Bawaslu Maluku Bidang Divisi Pencegahan dan Humas, Daim Baco, menyampaikan, pihaknya telah melakukan pemetaan kondisi kerawanan yang dapat terjadi saat pelaksanaan pilkada. Ini dilakukan agar proses pengawasan terhadap pelaksanaan pilkada bisa berjalan lancar dan aman."Kami meminta kepada perangkat pemerintahan dan aparat negara agar dapat menjaga netralitas dengan baik karena kita tau pilkada ini suasananya beda dengan pemilu serentak kemarin," sebutnya.Bawaslu, kata Baim, juga telah berkoordinasi dengan KPU untuk kelancaran pilkada. "Kami menghimbau kepada masyarakat apabila ditemukan pelanggan pemilu untuk segera disampaikan kepada kita untuk ditindaklanjuti," jelasnya.Kepada kepala desa dan seluruh perangkat desa, Bawaslu juga mengingatkan untuk tetap menjaga netralitasnya. Jangan terlibat politik praktis, karena hal ini selalu menjadi sorotan masyarakat."Kami juga meminta kepada para ASN agar jangan sampai nanti ada yang ikut dalam tim sukses pasangan calon pada pilkada nanti karena ini pasti akan menjadi sorotan publik," ingatnya.Komisioner KPU Maluku Bidang Hukum dan Pengawasan, Sarif Mahulauw, meminta seluruh masyarakat Maluku yang belum terdaftar pada DPT agar segera melaporkan diri ke pemerintah desa atau PPS setempat. Laporan disampaikan dengan cara menunjukkan KTP.Mengingat kondisi geografis Maluku yang berbeda dengan daerah lain, KPU telah berkoordinasi dan bekerjasama dengan berbagai pihak terkait untuk pendistribusian logistik."KPU Maluku telah mengantisipasinya dengan melakukan kerjasama dengan aparat Kepolisian dan TNI di daerah-daerah untuk kelancaran pendistribusian logistik pemilu," jelasnya.Seluruh masyarakat Maluku juga diminta untuk berpartisipasi aktif dalam menggunakan hak pilihnya secara baik. "Apabila ada yang belum tercover agar segera disampaikan karena partisipasi masyarakat dalam mensukseskan pilkada serentak di wilayah Maluku sangat diharapkan," pungkasnya. (PNO-12)
16 Agu 2024, 17:59 WIT
Pembunuhan Pilot di Alama Misterius, Jefri Bomanak Mengaku TPNPB/OPM Bukan Pelaku
Papuanewsonline.com, Timika- Pelaku penembakan hingga menyebabkan tewasnya pilot helikopter PT. Intan Angkasa Air Service, Glen Malcolm Conning di Distrik Alama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, kini menjadi tanda tanya alias misteri, pasalnya pimpinan Tentara TPNPB/OPM ( Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat/ Organisasi Papua Merdeka), Jeffri Bomanak mengaku TPNPB/OPM bukan sebagai pelaku." Benar, tolong publikasikan di Media bahwa, Kami TPNPB/OPM sudah selesai melakukan infestigasi secara internal didalam pasukan, ternyata penembakan pilot ini, bukan dari pasukan TPNPB/OPM," ungkap Jefri Bomanak melalui sambungan telepon seluernya, Jumat (16/8/2024).Jefri Bomanak mengatakan, pihaknya yakni TPNPB/OPM tidak menargetkan warga sipil dalam perjuangan pembebasan bangsa Papua dari NKRI." TPNPB/OPM dalam perjuangan pembebasan bangsa Papua, tidak ingin mengorbankan warga sipil, karena ini sesuai konstitusi tanggal 1 Juli 1971," terangnya.Lanjut Jeffri Bomanak, selain infestigasi internal yang dilakukan TPNPB/OPM diperkuat juga dengan siaran pers dan video klarifikasi dari panglima perang kodap III Ndugama, Brigadir Jenderal Egianus Kogoya yang menyatakan bahwa pasukan TPNPB/OPM tidak bertanggungjawab atas pembunuhan pilot berkebangsaan Selandia Baru Glen Malcolm Conning di Distrik Alama, Kabupaten Mimika." Jadi untuk diketahui publik Nasional dan Internasional bahwa kami secara resmi mengumumkan dari markas besar TPNPB/OPM Victoria hari ini, Jumat tanggal 16 Agustus 2024 bahwa TPNPB/OPM bukan sebagai pelaku pembunuhan pilot di distrik Alama Timika," ucapnya.Terpisah Egianus Kogoya Pimpinan KKB yang paling dicari TNI/Polri melalui video singkat yang diterimah media Papuanewsonline.com membantah bahwa pasukanya telah melakukan penembakan terhadap Pilot Glen Malcolm Conning." Atas kejadian tanggal 5 Agustus di Alama, perlu saya pesan bahwa pilot yang terbunuh bukan kami TPNPB/OPM sebagai pelaku, sebagaimana diumkan komandan operasi umum," ujarnya.Egianus Kogoya mengungkapkan, penembakan tersebut bisa dilakukan oleh TNI/Polri karena beberapa hari sebelum kejadian di Alama, dirinya telah mengumumkan kepada publik bahwa akan melepas sandra pilot Susi Air, Philip Mark Mehrtens atas dasar kemanusiaan." Atas perintah Panglima tertinggi Lekagak Telenggen, kami sudah turun melacak semua kejadian ini, dan kami harus umumkan bahwa pasukan TPNPB/OPM tidak bertanggungjawab terhadap kejadian itu," ucap Egianus Kogoya.Egianus Kogoya meminta agar TNI-Polri juga harus diselidiki dan diperiksa baik-baik atas kejadian tersebut." Saya Egianus Kogoya meminta agar TNI/ Polri yang bertugas diseputaran wilayah Alama diperiksa secara baik, ada penumpang di pesawat pada saat kejadian jadi pasti mereka buka mulut siapa pelaku," pinta Egianus Kogoya.Sementara itu, Satgas Ops Damai Cartenz-2024 saat ini makukan pengejaran terhadap terduga pelaku pembunuhan pilot helikopter PT. Intan Angkasa Air Service, Glen Malcolm Conning di Distrik Alama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Provinsi Papua tengah.Dimana dari Hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi maka diduga kuat, pelaku penyanderaan dan pembunuh pilot Glen adalah KKB Perek Jelas Kogoya.Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, mengatakan, merespon tindakan brutal KKB tersebut, satgas Ops Damai Cartenz-2024 diterjunkan ke Distrik Alama dan telah melakukan olah TKP selama dua hari yaitu, Selasa, 6 Agustus dan Rabu 7 Agustus 2024."Tidak hanya olah TKP yang dilakukan, Satgas Ops Damai Cartenz-2024 juga telah melakukan pengejaran terhadap KKB pelaku pembunuh pilot Glen dan penyisiran di Distrik Alama dengan hasil ditemukan sebuah rumah kosong yang berada di ujung bandara," Pungkasnya.(Tim)
16 Agu 2024, 15:39 WIT
Rusli Amiludin Ajak Pemuda Jaga Keamanan Sambut HUT RI ke-79 di Ambon
Papuanewsonline.com, Ambon - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-79, Ketua Yayasan Baku Kele, Rusli Amiludin, yang juga merupakan mitra deradikalisasi kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga perdamaian dengan mengajak para pemuda di Ambon untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan. Ajakan ini disampaikan Rusli menjelang HUT RI di ambon, Jumat (16/8/2024)Dalam kesempatan tersebut, Rusli menegaskan pentingnya semangat persatuan dan kesatuan, terutama di momen peringatan kemerdekaan yang ke-79 ini. Menurutnya, HUT RI bukan hanya menjadi waktu untuk merayakan kemerdekaan, tetapi juga menjadi momen refleksi bagi seluruh anak bangsa, termasuk pemuda, untuk menjaga keamanan dan kedamaian di tengah masyarakat.Rusli juga mengingatkan bahwa keamanan dan kedamaian adalah fondasi utama bagi pembangunan bangsa. Dia menekankan bahwa peringatan HUT RI ke-79 ini harus menjadi momentum bagi para pemuda untuk bersatu padu, menjauhkan diri dari segala bentuk provokasi dan kekerasan, serta berkontribusi dalam menjaga stabilitas di lingkungan masing-masing."Kemerdekaan yang kita nikmati saat ini adalah hasil perjuangan para pahlawan yang telah berkorban demi negeri ini. Tugas kita sekarang adalah menjaga dan mengisi kemerdekaan itu dengan hal-hal yang positif. Mari kita dukung keamanan di Ambon dan sekitarnya, terutama dalam suasana peringatan HUT RI ini," pungkasnya. (PNO-12)
16 Agu 2024, 13:53 WIT
3 Negara Asia Pasifik Berjibaku Atasi Bencana Internasional
Papuanewsonline.com, Australia - Latihan Gabungan Bersama Terpadu (Latgabmapad) Bhakti Kanyini AusIndo 2024 (Ex BKA 24) secara resmi dibuka oleh Mrs. Marc Monagan dari Legislative Assembly di The Parliament House, Darwin, Australia, Senin, (12/8/2024). Latihan bersama ini pun dimulai dengan melibatkan kolaborasi tiga negara Asia Pasifik, yaitu Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat.Digelarnya latihan bersama ini ditujukan untuk meningkatkan kesiapan dalam penanggulangan bencana internasional, serta bertujuan untuk memperkuat interoperabilitas dan respons kolektif dalam menghadapi bencana alam di kawasan Indo-Pasifik.Dalam sambutan pembukaannya, Mrs. Marc Monagan menyampaikan rasa bangganya, karena latihan ini dapat terlaksana dengan baik. Ia juga berharap latihan ini dapat meningkatkan kemampuan penanggulangan bencana di negara-negara yang terlibat di dalamnya.Sedangkan, Kolonel Mitchell Livingstone, Komandan Markas Besar Komando Utara (NORCOM ADF) menyatakan, latihan gabungan seperti Latihan Bhakti Kanyini AusIndo 2024 ini berperan penting dalam memberikan respons yang efektif terhadap bencana alam yang terjadi."Latihan ini dirancang untuk meningkatkan interoperabilitas antara tiga negara dan didasarkan pada skenario bencana alam fiktif yang terjadi di Wilayah Utara. Melalui berbagai skenario yang telah disiapkan, kami akan menguji dan mengasah keterampilan serta respons dari ketiga negara peserta latihan," ungkapnya. Latihan Bhakti Kanyini AusIndo 2024 didesain untuk menguji berbagai aspek tanggap bencana. Mulai dari kesiagaan penyediaan bantuan medis, pemulihan pasokan air, hingga operasi pembersihan jalan di wilayah yang terdampak bencana. Latihan yang berlangsung selama 14 hari ini tidak hanya melibatkan personel militer dari TNI, ADF (Australia Defense Force), MRF-D (Marines Rotational Force-Darwin), tetapi juga bekerja sama dengan berbagai kementerian/badan pemerintah lainnya, termasuk The Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT), United States Agency for International Development (USAID), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Indonesia. Adapun konsep latihan yang dilaksanakan, yaitu Table Top Exercise (TTX) di Robertson Barrack, Darwin dan Field Training Exercise (FTX) di Kepulauan Tiwi, sebelah utara Darwin.Diketahui bahwa Kontingen Indonesia terdiri dari 17 prajurit TNI AD, delapan prajurit TNI AL, dan lima prajurit TNI AU, dengan mengikutsertakan dua orang dari BNPB dan tiga orang dari Basarnas. Kontingen Indonesia dipimpin oleh Letkol Czi Ali Isnaeni selaku Komandan Satgas dan dibantu oleh Mayor Czi Septian Hermawan Saputra, sebagai pengendali seluruh operasi. Dalam latihan kali ini, turut hadir pengamat dari Inggris, Timor-Leste, dan Papua Nugini. Kehadiran pengamat internasional ini menunjukkan pentingnya latihan Bhakti Kanyini AusIndo sebagai platform untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam penanggulangan bencana di tingkat global. Selain itu, Wakil Asisten Operasi Panglima TNI Marsma TNI Muhammad Taufiq Arasj juga menyempatkan diri meninjau latihan ini. (PNO-12)
15 Agu 2024, 19:51 WIT
Tokoh Adat Port Numbay Meminta Masyarakat Untuk Tetap Jaga Kedamaian di Tanah Papua
Papuanewsonline.com, Jayapura - Gerson Y. Hassor Selaku Tokoh Adat Port Numbay mengajak seluruh masyarakat yang berada di Negeri Matahari Terbit di Port Numbay untuk bersama-sama menjaga kota ini dengan penuh rasa kedamaian, Kamis (15/08/2024).“Mari kita jaga kedamaian dan menjaga kota Jayapura serta jangan membuat kegaduhan di atas negeri kita ini,” ucap Gerson.Lebih lanjut, ia juga mengajak untuk saling Mari menghargai hak pemilik tanah/kota jayapura ini karena Masyarakat disini hidup bersama untuk memajukan kota Jayapura dalam kedamaian serta mewujudkan kesejahteraan Port Numbay“Jangan lagi kita merusak tatanan kota ini karena akan berdampak kepada masyarakat pada umumnya, terhambatnya roda pemerintahan dan anak-anak kita yang masih melaksanakan aktvtas Pendidikan,” tuturnya.Gerson berharap agar masyarakat tidak terprovokasi dan juga tidak ada rasa resah serta takut yang berlebihan, tetap melaksanakan aktivitas masing-masing seperti biasa.“Kita bisa serahkan hal-hal yang menentang kedamaian kepada pihak yang berwajib sehingga semua bisa teratasi dengan aman dan kondusif,” bebernya. “Beberapa waktu kedepan kita bersama-sama akan menyambut hari kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus 2024 dan penyelenggaraan Pilkada di tanah papua, untuk itu mari kita menjunjung tinggi kedamaian dan kesejahteraan kita di tanah Port Numbay ini,” imbuhnya. PNO-12
15 Agu 2024, 16:25 WIT
Hadapi Potensi Unjuk Rasa, Polda Papua Kerahkan Ratusan Personel di Jayapura
Papuanewsonline.com, Jayapura – Menyikapi adanya isu yang beredar terkait rencana aksi unjuk rasa dalam rangka peringatan 62 tahun New York Agreement, Kepolisian Daerah Papua melalui Bidang Humas menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melanjutkan aktivitas seperti biasa.Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., menyatakan bahwa menurut informasi yang diterima, unjuk rasa tersebut terkait dengan peringatan perjanjian bersejarah New York Agreement pada 15 Agustus. Perjanjian tersebut, yang ditandatangani pada tahun 1962, mengatur pemindahan kekuasaan atas Irian Barat dari Belanda kepada Indonesia."Polri telah menyiapkan langkah antisipasi dengan menurunkan sekitar 700 personel, yang terdiri dari 300 personel Polresta Jayapura Kota, 300 personel Polres Jayapura, dan 100 personel dari Polda Papua. Kami juga telah mengidentifikasi sejumlah titik rawan yang akan menjadi fokus pengamanan," ujar Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo.Beberapa titik yang akan dijaga ketat meliputi Taman Imbi, Dok V atas, Pos Kampung Buton-Skyline, Lingkaran Abepura, Uncen Bawah, pertigaan USTJ, Perumnas, Expo, Genyem, Jalan Sosial Sentani, Mata Jalan Pos 7, Kampung Harapan, Pasar Lama, serta area lain yang dianggap rawan.Tidak hanya di Jayapura, pengamanan juga akan dilakukan di daerah lain seperti Jayawijaya, Nabire, Dogiyai, dan Deiyai. Kombes Pol. Ignatius Benny menambahkan bahwa Polri juga bekerja sama dengan TNI serta Pemerintah Daerah untuk mencegah potensi gangguan keamanan."Kami menjamin keamanan seluruh warga masyarakat dan menghimbau agar masyarakat tetap tenang serta tidak mudah terhasut oleh isu-isu yang belum tentu kebenarannya. Kami ingin masyarakat tetap menjalankan aktivitas seperti biasa dan tidak terlibat dalam tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum,” pungkasnya.Dengan adanya langkah-langkah antisipatif ini, aparat keamanan berharap situasi di Papua tetap kondusif dan masyarakat dapat menjalankan kegiatan sehari-hari tanpa rasa khawatir. (PNO-12)
15 Agu 2024, 16:15 WIT
Respon Cepat Polres Jayapura Terhadap Pelaku Pencurian
Papauanewsonline com, Jayapura – Polres Jayapura saat ini berhasil menangkap pelaku Pelaku Pencurian 1 Unit AC yang berada di ruangan Covid RSUD Yowari, Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura.Peristiwa ini terjadi pada Rabu (14/08/2024), dan aksi penangkapan tersebut didasari UURI No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan LP/B/555/VIII/2024/SPKT/POLRES JAYAPURA/POLDA PAPUA.Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., saat dikonfirmasi telah membenarkan aksi penangkapan pelaku pencurian tersebut."Pada hari Rabu 14 Agustus 2024, Teamsus Polres Jayapura menerima informasi dari Security RSUD Yowari bahwa adanya pelaku pencurian Ac yang saat ini sedang diamankan.,” ucap Kabid Humas Polda Papua. Dan ditempat terpisah Kapolres Jayapura, AKBP Umar Natsekay S.I.K., menyampaikan bahwa ketika Team bergerak menuju Lokasi pelaporan dan setibanya langsung mengamankan pelaku beserta Barang bukti kemudian membawanya menuju Polres Jayapura guna dilakukan pemeriksaan Lanjut.“Saat ini Pihak Kepolisian telah mengamankan pelaku yang berinisial MB (pelaku pencurian 1 Unit AC) milik Ruangan Covid-19 RSUD Yowari Doyo Baru Kabupaten Jayapura, dan saat ini sedang dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” ucap Kapolres Jayapura.Adapun barang bukti lain berupa 1 (satu) Buah Kunci Pembuka Baut, 1 (satu) Buah Limit, serta 1 (satu) Bilah Pisau Daging.“Selanjutnya pelaku akan diproses hukum sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku,” tegas Kapolres Jayapura. (PNO-12)
15 Agu 2024, 16:03 WIT
Kabid Humas Ajak Warga Untuk Berperan Aktif Bersama Polri Menjaga Situasi Kamtibmas
Papuanewsonline.com, Jayapura – Upaya Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat tetap menjadi prioritas utama Polri khususnya Polda Papua sebagai bentuk implementasi Program Polri Presisi, dimana Polri berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat demi mewujudkan Stabilitas Kamtibmas yang aman dan kondusif. Rabu (14/08).Satuan Kerja Operasional baik Polda maupun Polres jajaran sebagai garda terdepan dalam menjaga Kamtibmas berupaya secara maksimal membangun komunikasi dan berkolaborasi dengan warga secara bersama-sama menyatukan persepsi untuk mendukung tugas-tugas Kepolisian memelihara kamtibmas demi terciptanya rasa aman dan nyaman bagi aktifitas warga.Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) oleh Direktorat dan Satuan Samapta, melalui kegiatan Patroli dilakukan guna memantau aktifitas warga serta menangkal segala bentuk gangguan kamtibmas di Wilayah Hukum Polda Papua, Patroli yang dilakukan personel dilapangan dengan menggunakan kendaraan Patroli roda dua dan roda empat baik pagi, siang maupun malam hari.“Personel patroli sambangi warga yang beraktifitas di pasar maupun tempat-tempat keramaian lainnya, Polri meminta warga menghindari segala bentuk pelanggaran hukum yang pada akhirnya dapat berhadapan dengan hukum serta bersinergi dengan Polri dalam mencegah semaksimal mungkin adanya isu-isu yang tidak benar (Hoax) yang dapat menyesatkan dan mengganggu stabilitas kamtibmas,” ucapnya.Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom mengatakan, Pelaksanaan tugas patroli oleh personel dilapangan adalah merupakan suatu kewajiban yang harus dilaksanakan dalam upaya untuk memelihara kondusifitas kamtibmas di Papua dan 3 DOB.“Pimpinan berharap dengan memperhatikan perkembangan situasi kamtibmas maka Personel Polri dituntut untuk selalu hadir guna memantau kegiatan masyarakat sebagai upaya menangkal segala bentuk tingakt kerawanan yang dapat berpotensi terganggunya stabilitas kamtibmas, dengan hadirnya polisi maka warga akan merasa terayomi dan terlayani serta semakin mempererat hubungan masyarakat dengan Polri, “ ujar Kabid Humas.Lebih lanjut Kabid Humas menambahkan, kegiatan patroli yang dilakukan pada hakekatnya disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang menghendaki hadirnya anggota Polri ditengah-tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat untuk memberikan rasa aman dan tentram kepada masyarakat.“Untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif diperlukan peran serta personel Polri untuk mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus memberikan pemahaman tentang konsep kamtibmas yang nyata guna terwujudnya stabilitas Kamtibmas yang kondusif, “ tutup Kabid Humas. (PNO-12)
15 Agu 2024, 15:27 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru