logo-website
Selasa, 11 Agu 2026,  WIT
BERITA TAG Hukum Homepage
Kasum TNI Berikan Ceramah Kepada Peserta PPRA Angkatan LXVII Tahun 2024 Lemhannas RI Papuanewsonline.com, Jakarta - Kasum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memberikan ceramah tentang “Kebijakan Penggunaan Kekuatan TNI” bagi Peserta Penyelenggaraan Program Pendidikan Reguler (PPRA) Angkatan LXVII Tahun 2024 Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, bertempat di Ruang Bhinneka Tunggal Ika, Gedung Pancagatra Lantai 3, Lemhannas RI, Jumat (30/08/2024).Dalam paparan Panglima TNI yang dibacakan oleh Kasum TNI menjelaskan beberapa isu-isu strategis nasional yang menjadi perhatian serius bagi keamanan dan stabilitas negara seperti ancaman bahaya Narkoba, judi online, bencana alam hingga pelaksanaan Pilkada yang dilaksanakan serentak di 37 Provinsi, 415 Kabupaten dan 93 Kota di Indonesia.Mengulas lebih lanjut, Kasum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon menerangkan terkait tugas dan peran TNI dalam Pilkada Serentak 2024 diharapkan dapat memaksimalkan peran dalam mendukung keamanan dan ketertiban selama proses Pilkada tersebut. “TNI melaksanakan operasi bantuan kepada Polri dalam rangka pengamanan guna wujudkan situasi aman, tertib dan lancar,” ujarnya.Peran penting TNI dalam menjaga perdamaian dunia melalui partisipasi aktif pasukan perdamaian di negara lain. Disamping itu, untuk memperkuat kerjasama militer internasional dengan latihan gabungan bersama negara sahabat seperti Super Garuda Shield. Selain itu, TNI juga turut berperan dalam misi kemanusiaan global, termasuk memberikan bantuan kemanusiaan ke Gaza, sebagai wujud kepedulian dan solidaritas terhadap penderitaan yang dialami masyarakat di wilayah konflik.Diakhir ceramahnya, Letjen TNI Richard Tampubolon berpesan kepada seluruh peserta untuk senantiasa berdoa, memohon perlindungan dan petunjuk dari Tuhan dalam menjalankan tugas. Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya keikhlasan dalam setiap pengabdian, bahwa tugas yang dijalankan dengan hati yang tulus akan membawa berkah dan manfaat yang lebih besar. Tidak lupa, selalu berbuat baik kepada sesama, menjadikan kebaikan sebagai landasan dalam interaksi sehari-hari. (PNO-12) 31 Agu 2024, 17:18 WIT
Kodam Kasuari Gelar TFG Operasi Pengamanan Pilkada Serentak 2024 Papuanewsonline.com, Manokwari - Dalam rangka mempersiapkan pengamanan Pilkada Serentak Tahun 2024, Komando Daerah Militer (Kodam) XVIII/Kasuari menggelar Tactical Floor Game (TFG) di Aula Kodam, Manokwari, Papua Barat. Kegiatan ini dihadiri oleh unsur pimpinan TNI dilingkungan Kodam, Polda Papua Barat, serta diikuti secara virtual oleh jajaran diwilayah Kodam guna memastikan kesiapan seluruh pihak dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Pilkada, pada Jumat (30/8/2024).Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Haryanto, S.I.P., M.Tr.(Han)., dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi antara seluruh elemen yang terlibat dalam operasi pengamanan Pilkada. "TFG ini merupakan bagian dari upaya kita untuk memastikan bahwa setiap langkah pengamanan yang akan diambil telah direncanakan dengan matang dan siap dilaksanakan di lapangan," ujarnya.Dalam simulasi TFG tersebut, berbagai skenario yang mungkin terjadi selama Pilkada Serentak dibahas secara detail. Hal ini meliputi penanganan potensi gangguan keamanan, kesiapan logistik, hingga koordinasi antar satuan. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa setiap prajurit memahami tugas dan tanggung jawabnya dalam menghadapi situasi di lapangan.Selain itu, TFG ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengatasi segala bentuk ancaman yang mungkin muncul, serta memastikan kesiapan personel dan peralatan yang akan digunakan. Ia menambahkan bahwa pelaksanaan Pilkada Serentak di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya merupakan tantangan tersendiri mengingat kondisi geografis dan dinamika sosial yang ada.Dalam kegiatan ini, Pangdam XVIII/Kasuari juga menegaskan komitmen TNI untuk bersikap netral dan profesional dalam mengawal jalannya Pilkada. "Tugas kita adalah memastikan bahwa Pilkada berjalan dengan aman, damai, dan tertib. TNI tidak akan memihak kepada salah satu calon, melainkan fokus pada menjaga keutuhan NKRI dan ketertiban umum," tegasnya.Pelaksanaan TFG ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas dan terstruktur mengenai langkah-langkah yang akan diambil selama proses Pilkada Serentak berlangsung, sehingga potensi gangguan dapat diminimalisir dan pesta demokrasi di Papua Barat dan Papua Barat Daya dapat berjalan dengan lancar. (PNO-12) 31 Agu 2024, 16:21 WIT
Amankan IAF ke-2 dan HLF MSP di Bali, Polri: Tunjukan Indonesia Negara Aman Papuanewsonline.com, Denpasar - TNI-Polri menggelar apel gelar pasukan gabungan dalam rangka pengamanan Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) Indonesia Africa Forum (IAF) ke-2 dan High Level Forum on Multi Stekholders Pertnership (HLF MSP) tahun 2024 yang digelar pada 1-3 September 2024 di Bali.Apel gelar pasukan dipimpin langsung oleh Pangkogabwilhan II Marsekal Madya M. Khairil Lubis dan Kabaharkam Polri Komjen Pol Fadil Imran di Lapangan Renon, Denpasar, Bali, Jumat (30/8/2024).Komjen Fadil selaku Kaops Puri Agung II mengatakan, apel gelar pasukan gabungan bukan hanya satu kesatuan TNI Polri yang berkumpul, tapi suatu bangsa yang bertekad buat menunjukan bahwa bangsa Indonesia adalah negara yang aman terbuka dan berkomitmen terhadap hubungan internasional yang dinamis dan saling menguntungkan."Kegiatan kali ini bukan sebuah demonstrasi kekuatan tapi refleksi kerja sama erat yang begitu kuat antara TNI Polri dan stakeholders terkait wujud kesiapan kami dalam mengamankan agenda internasional yang akan dihadiri oleh kurang 1.800 peserta," katanyaFadil menjelaskan, persiapan pengamanan tidak hanya sebatas fisik dan teknis tapi juga meliputi perencanaan strategis yang matang. Personel telah menyiapkan diri menghadapi potensi risiko yang mungkin timbul dengan respons yang cepat tepat efektif dan terukur."Saya berharap dengan kegiatan pengamanan ini kita tidak hanya menjaga keamanan tapi juga berikan kesan yang baik dan memperkuat posisi Indonesia dalam diplomasi dan kerja sama internasional," ucapnya.Ia juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Denpasar pada khususnya dan Bali pada umumnya atas dukungan terhadap TNI Polri dalam pengamanan event internasional yang sering digelar di Bali."Kami juga mohon maaf mana kala ada kekurangan ketidaknyamanan dalam pelaksanaan pengamanan KTT IAF dan HLF MSP," katanya.Lebih lanjut, mantan Kapolda Metro Jaya ini mengatakan, strategi pengamanan yang dikedepankan adalah kolaborasi, keterpaduan integratif dengan pola tindak mengutamakan langkah-langkah preventif dan preemtif."Ada beberapa cara bertindak disamping penjagaan pengaturan akan ada pengalihan arus lalu lintas. Ada buka tutup arus lalin. Seminimal mungkin senyaman mungkin namun tetap memperhatikan keselamatan pimpinan negara yang merupakan tamu vvip yg harus dijaga. Mengenai waktu tempat jika ada penutupan pengalihan one way akan disampaikan melalui kanal-kanal dimiliki Polda Bali dan Kodam Udayana serta penyelenggara. Seperti contoh saat gala dinner akan ada rute melewati menuju Jimbaran akan ada pengaturan khusus," ujarnya.Sementara itu, Marsekal Madya Khairil mengatakan, apel gelar pasukan ini untuk memastikan unsur-unsur yang berada di bawah komando gabungan terpadu pengamanan (Kogabpatpam) untuk lebih mengetahui fungsi tugas posisinya masing-masing."Karena setelah ini semua pasukan akan masuk ke posisinya," kata Khairil.Untuk pengamanan event internasional ini, ada 13 ribu lebih personel gabungan yang akan dikerahkan. Ia pun memastikan semua personel dan sarana prasarana yang dibutuhkan untuk pengamanan telah siap digunakan."Semua personel dan materil yang dibutuhkan untuk pengamanan ini sudah dihadirkan untuk tujuan pelaksanaan KTT berjalan aman dan lancar tidak ada gangguan sedikit apapun," katanya.Pada kesempatan ini, ia pun mengucapkan terima kasih atas pengertian masyarakat Bali dimana pada pelaksanaan kegiatan ini ada beberapa kegiatan pengalihan arus lalu lintas yang tentunya seminimal mungkin akan dilakukan agar aktivitas sehari-hari masyarakat tak terganggu."Kegiatan pada kali ini dilakukan setelah tadi pagi kita laksanakan tactical floor game untuk memastikan siapa berbuat apa sesuai tugasnya," katanya.Terkait alutsista yang digunakan dalam pengamanan ini, ia menegaskan semua komponen yang ada akan dikerahkan baik dari TNI, Polri, Basarnas, BNPB dan lainnya."Pertama alusista ini semua termasuk juga K9 anjing pelacak. Ditambah kita ada KRI kapal yang ada di pelabuhan dan pesawat tempur. Ada juga di Bali termasuk helikopter dari Polri, Basarnas kita gunakan semua. Darat laut udara, Basarnas, BSSN, BNPB semua mengeluarkan alutsistanya," katanya.Ia pun memastikan bahwa persiapan dari sisi pengamanan dalam event IAF dan HLF MSP sudah 100 persen. Sebab simulasi dan gladi juga sudah dilakukan beberapa hari lalu."Dari segi pengamanan bisa dikatakan hampir 100 persen kita siap karena dari 2 hari lalu kita sudah mensimulasikan rute-rute termasuk pengawalan dari Polri, Paspampres juga sudah melakukan iring-iringan tamu negara sudah dilakukan gladi. Artinya kita sudah siap dan ini sudah kesekian kalinya kita melakukan ini," ucapnya.Adapun beberapa potensi gangguan dalam pengamanan kali ini adalah kemacetan. Untuk itu, akan diatur sedemikian rupa agar lalu lintas tamu negara lancar namun tak mengganggu aktivitas masyarakat."Semua objek wisata tidak ada ada penutupan. Justru ada event besar pak presiden dan Langlima tidak boleh terganggu aktivitas lain. Itulah makanya pengamanan ini harus mengatur sedemikan rupa agar semua berjalan dengan baik," katanya. (PNO-12) 31 Agu 2024, 15:59 WIT
Polda NTB Laksanakan Operasi Imbangan Puri Agung II Untuk Dua Acara Penting di Bali Papuanewsonline.com, Mataram – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) mengerahkan 300 personel untuk Operasi Imbangan Puri Agung II, dalam rangka pengamanan KTT Indonesia Africa Forum II 2024 dan High Level Forum on Multi Stakeholders Partnership (HLF MSP) di Bali. Operasi ini akan dilaksanakan selama 5 hari mulai dari 31 Agustus 2024 hingga 4 September 2024.Sebagai langkah awal, Polda NTB telah melaksanakan apel gelar pasukan di Lapangan Bharadaksa Polda NTB pada Kamis, 29 Agustus 2024. Apel tersebut dipimpin oleh Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Kombes Pol Suprayitno, S.H., S.I.K. selaku Kaopsda.Dalam arahannya, Kombes Pol Suprayitno menekankan agar setiap personel diwajibkan untuk melaksanakan pengamanan dan pengecekan yang ketat terhadap orang dan barang di pelabuhan penyebrangan serta bandara. "Hal ini penting untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus transportasi selama acara berlangsung," katanya.Lebih lanjut dia menginstruksikan para personel yang terlibat dalam operasi Imbangan Puri Agung II untuk mengantisipasi potensi gangguan dari kelompok yang terindikasi akan mengacaukan kegiatan di Bali. Kewaspadaan yang tinggi sangat diperlukan untuk mencegah gangguan yang bisa mempengaruhi jalannya acara.“Kita harus ekstra waspada terhadap kelompok terduga teroris atau mantan narapidana teroris. Langkah ini diambil untuk menghindari kemungkinan ancaman yang dapat membahayakan acara dan keselamatan peserta.” ujarnya.Dengan langkah-langkah yang telah direncanakan, Polda NTB berkomitmen untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif selama KTT Indonesia Africa Forum II 2024 dan HLF MSP, serta memastikan semua rangkaian acara berlangsung tanpa hambatan. (PNO-12) 31 Agu 2024, 15:36 WIT
Satgas OMPC II 2024 Wilayah Papua Selatan Lakukan Pengamanan di Kantor KPU dan Bawaslu Papuanewsonline.com, Jayapura – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Satgas Operasi Mantap Praja Cartenz (OMPC) II 2024 Wilayah Papua Selatan memperketat pengamanan di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Prov. Papua Selatan. Langkah ini diambil guna memastikan proses demokrasi berjalan dengan aman dan lancar. Jumat (30/08/2024).Kasatgas Humas OMPC II 2024 Kompol Nurjanah mengungkapkan bahwa pengamanan intensif dilakukan selama 24 jam di dua lokasi vital tersebut.“Pengamanan ini bertujuan untuk menjamin keamanan kantor Bawaslu dan KPU, serta memberikan rasa aman kepada seluruh penyelenggara Pilkada Prov. Papua Selatan”, Ujar Nurjanah.Personil OMPC II 2024 dalam hal ini Satgas Preventif juga mengintensifkan patroli sebagai langkah preventif untuk mencegah potensi gangguan keamanan yang dapat menghambat jalannya proses pemilu. Patroli ini merupakan bagian dari Operasi Mantap Praja Cartenz II 2024, yang dirancang khusus untuk menjaga stabilitas keamanan selama pentahapan Pilkada yang telah diawali kemarin dari tanggal 27 hingga 29 Agustus 2024.Kami akan terus meningkatkan intensitas patroli, terutama di lokasi-lokasi yang dianggap rawan gangguan dengan berkolabirasi dengan Polres Merauke. Ini adalah upaya kami untuk menjaga keamanan dan kondusifitas selama pentahapan Pilkada,” Ucap Nurjanah.Menurut Nurjanah, Satgas Preventif OMPC II 2024 telah gencar melakukan patroli dan pengamanan di sekitar Kantor KPU dan Bawaslu. Hingga saat ini, situasi di kedua lokasi tersebut terpantau aman dan kondusif, dengan aktivitas yang berjalan tertib tanpa hambatan.Dengan pengamanan yang diperketat, diharapkan seluruh pentahapan Pilkada 2024 di Prov. Papua Selatan dapat berlangsung tanpa kendala, menciptakan suasana pilkada yang damai dan adil hingga selesai dilaksanakan.Kasatgas Humas OMPC II 2024 Kompol Nurjanah juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten yang merupakan wilayah Prov. Papua Selatan mari sama-sama kita menciptakan keamanan dan ketertiban yang kondusif selama pelaksanakan pilkada serentak 2024 dan jangan terpancing isu atau kabar berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, Imbau Kasatgas Humas. (PNO-12) 31 Agu 2024, 14:46 WIT
Jelang Pilkada Serentak 2024 Polda Maluku Gelar Simulasi Sispam Kota Papuanewsonline.com, Ambon - Menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun 2024, Kepolisian Daerah Maluku melaksanakan simulasi sistem pengamanan (sispam) kota yang digelar di lapangan Letkol Pol (Purn) Chr Tahapary, Kota Ambon, Senin (26/8/2024).Simulasi sispam kota dihadiri langsung oleh Kapolda Maluku Irjen Pol Eddy Sumitro Tambunan dan Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Syafrial, beserta Forkopimda, pimpinan instansi terkait dan pejabat utama TNI dan Polri.Pelaksanaan simulasi SISPAM KOTA dalam rangka pengamanan pemilu kada serentak di wilayah Maluku ini berjalan dengan lancar dan aman hingga selesai.Kapolda Maluku mengingatkan seluruh personel yang tergabung dalam operasi pengamanan pilkada serentak agar dapat meningkatkan sinergitas dan kolaborasi dengan personel TNI dan instansi terkait lainnya."Tingkatkan sinergitas dan berkolaborasi dengan personel TNI bersama seluruh instansi terkait dalam rangka melaksanakan Pengamanan Pilkada di wilayah Maluku," harapnya.Seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan, diharapkan dapat memahami tugas dan tanggungjawabnya saat dterjunkan ke lapangan. "kuasai tupoksi masing-masing dan kerjakan dengan sungguh-sungguh sesuai prosedur yang telah ditetapkan," ingatnya.Ia juga berharap kepada personel pengamanan untuk melakukan penggalangan dengan semua unsur masyarakat, agar mereka bisa ikut berperan aktif dalam pemeliharaan situasi Kamtibmas yang kondusif."Jaga netralitas dan jangan terlibat politik praktis yang nantinya dapat menurunkan citra dan kepercayaan masyarakat terhadap TNI Polri," pintanya. (PNO-12) 30 Agu 2024, 16:28 WIT
Polda Jateng Tangkap Dua Penadah Kendaraan Bodong Papuanewsonline.com, Semarang - Polda Jawa Tengah (Jateng) mengungkap kasus tindak pidana penadahan kendaraan di wilayah Sukoharjo. Dari pengungkapan ini, telah dilakukan penangkapan dan penahanan tersangka BK (52) dan GY (43).Wakapolda Jateng Brigjen. Pol. Agus Suryonugroho menjelaskan, pengungkapan ini dimulai dari adanya laporan masyarakat pada Juli 2024 lalu. Kemudian, penyidik melakukan pendalaman dan mendapatkan bukti-bukti bahwa tersangka kerap menjadi penadah dari kendaraan tanpa dokumen lengkap.“Saat dilakukan penangkapan kepada tersangka, penyidik menemukan 19 kendaraan roda empat berbagai merk, 10 STNK, dan empat ponsel,” ungkap Wakapolda dalam konferensi pers, Kamis (29/8/24).Ia menerangkan, saat dilakukan pemeriksaan kepada tersangka, keduanya mengaku menjadi penadah karena keuntungan yang didapat cukup besar. Keduanya pun menjual kendaraan hasil kejahatan itu melalui media sosial dan Whatsapp.“Rata-rata dalam sebulan, para tersangka ini menjual tiga unit kendaraan,” jelas Wakapolda.Ditambahkan Wakapolda, para tersangka tidak hanya menjual kendaraan-kendaraan tersebut, tetapi juga merentalkannya dengan berbagai nominal.“Jadi kendaraan ini rata-rata masih kredit, lalu dioper dan akhirnya dijual tanpa dokumen yang lengkap. Nanti kita dalami lagi keterlibatan lainnya,” ujar Wakapolda.Atas perbuatannya, para tersangka dijerat pasal 481 KUHP dan/atau pasal480 jo pasal 55 KUHP dan/atau pasal 56 KUHP Dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (PNO-12) 30 Agu 2024, 16:17 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT