logo-website
Minggu, 09 Agu 2026,  WIT
BERITA TAG Budaya Homepage
Cooling System, Polres SBB Hadirkan Ustad Das'ad Latif dan Pendeta Ridwan Hutabarat Papuanewsonline.com, SBB - Aparat Kepolisian Resort (Polres) Seram Bagian Barat (SBB), terus berupaya untuk mewujudkan Pilkada damai, bagi masyarakat di kabupaten bertajuk Saka Mese Nusa itu, dengan menghadirkan Ustad Das'ad Latif dan Pendeta Ridwan Hutabarat.Kedua tokoh agama kondang itu, bertemu dalam satu panggung Harmoni Dalam Perbedaan, Seram Barat Untuk Indonesia, di Mapolres SBB, Selasa (20/8/2024) malam, hingga Rabu (21/8/2024) dini hari.Kehadiran dua penceramah kondang itu menghipnotis ribuan warga baik muslim maupun non muslim yang telah menanti kedatangan mereka, sejak beberapa pekan terakhir ini. Terlebih sesaat sebelum kegiatan bertemakan Pesan Damai dari SBB Untuk Indonesia Maju, di gelar.Kapolres SBB AKBP Dennie Andreas Dharmawan,SIK mengatakan, pihaknya membuat kegiatan dengan menghadirkan kedua penceramah kondang itu untuk Cooling System menuju Pemilu Damai Tahun 2024 tanpa adanya konflik di Kabupaten SBB, bumi Saka Mese Nusa,"Selaku Kapolres SBB mengucapkan selamat datang kepada Ustad Das'ad Latif, dan Pendeta Ridwan Hutabarat, di Polres SBB bumi Saka Mese Nusa,"kata Dennie, saat membuka kegiatan tersebut.Perwira dengan dua melati dipundaknya itu menegaskan, sungguh bersyukur karena telah berjanji kepada masyarakat SBB, khususnya kaum muslim untuk mendatangkan ustad kondang dan saat ini Ustadz Das'ad Latif untuk bisa hadir di Kabupaten SBB."Saya ingin di Kabupaten SBB menjadi contoh kedamaian, dan kebersamaan diseluruh Indonesia dan tidak ada lagi perbedaan dan perselisihan yang dapat memecah belah kita menjelang Pemilu Tahun 2024,"tegas perwira dengan dua melati dipundaknya itu.Dennie mengaku, pihaknya mempersembahkan kepada masyarakat Kabupaten SBB kegiatan keagamaan ini dengan maksud dan tujuan tidak ada lagi perselisihan diantara sesama warga."Kita semua masyarakat harus menyatakan bahwa Polisi di Kabupaten SBB selalu ada untuk masyarakat. Dan semoga kita mendapat pencerahan hidup dengan mendengarkan ceramah dari ustadz maupun khotbah dari pendeta,"tandasnya Kapolres.Sementara itu, Ustad Das'ad Latif dalam ceramahnya mengatakan, perbedaan merupakan anugerah terindah yang diberikan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, kepada manusia, untuk menyatuhkan mereka."Hai orang-orang yang beriman berpegang teguhlah kalian kepada tali persaudaraan agama Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai, olehnya itu walaupun kita berbeda dalam pilihan politik saat Pilkada nanti, tapi jangan sampai kita memutus tali persaudaraan kita,"kata ustad.Menurutnya, semua agama mengajarkan umatnya untuk saling melindungi, menjaga dan bersilaturahmi."Mana ada agama yang tidak mengajarkan kedamaian, semua agama mengajarkan persatuan, persaudaraan dan perdamaian. Bahkan di Bangsa kita Indonesia, Bhineka Tunggal Ika, berbeda-beda tapi tetap kita satu,"ujar Ustad.Dikatakan, kemajuan kabupaten SBB, bukan menjadi tanggungjawab aparat kepolisian, TNI, dan Pemerintah sendiri melainkan tanggungjawab dari seluruh umat yang ada di kabupaten SBB."Ustad, dan pendeta ceramah itu biasa, organisasi keagamaan buat tablik akbar, buat ceramah-ceramah tugas mereka, tapi Polres SBB, biking ceramah dan tablik akbar itu luar biasa, sebab mereka menunjukan kepedulian dan kecintaan mereka kepada masyarakat, makanya masyarakat jangan benci Polisi, tapi bantu dan dukung Polisi untuk menjaga keamanan didaerah ini,"pesannya.Dirinya berpesan, kepada seluruh warga SBB untuk tetap menjaga persaudaraan, dan perdamaian. Sebab dengan persaudaraan itu maka semuanya akan terasa indah."Janganlah kalian saling bermusuhan, sebab itu merupakan perbuatan setan. Daerah ini maju dan tidaknya ada ditangan semua masyarakat. Untuk itu mari kita bantu Polisi, bantu Tentara dan Pemerintah untuk majukan daerah ini. Yang menjaga kampung kita bukan pendeta bukan ustad, bukan Polisi bukan pula tentara, tapi kita semua jaga kerukunan kita,"pintahnya.Sementara itu, Pendeta Ridwan Hutabarat mengatakan, walaupun kabupaten masih baru, namun telah memberikan pelajaran yang sangat mulia, dalam menjaga persaudaraan, dan perdamaian. Dimana telah melaksanakan kegiatan Harmoni Dalam Perbedaan, Seram Barat Untuk Indonesia."Seluruh Provinsi, Kabupaten, Kota, Kecamatan, desa yang ada di Indonesia, belajarlah kalian dari Seram Bagian Barat, sebab mereka telah menyampaikan pesan perdamaian, persaudaraan yang begitu dasyat. Indonesia damai dari Seram Barat,"kata Pendeta.Menurutnya, Kapolres SBB AKBP Dennie Andreas Dharmawan dan seluruh masyarakat SBB, telah mengajarkan kerohanian dan tanpa khotbah."Sebab melalui kegiatan ini telah menunjukan dan menyadarkan kita bahwa perbedaan itu sangat indah, meski tanpa melalui mimbar dan khotbah yang panjang. Persatuan dan persaudaraan sesungguhnya ada di SBB, sebab hanya dalam panggung harmonisasi perbedaan ustad dan pendeta berdiri dihadapan ratusan bahkan ribuan warga,"papar pendeta.Olehnya itu, pendeta berpesan kepada seluruh masyarakat SBB, agar tetap menjaga persaudaraan, dan persatuan. "Jangan mudah mau dipecah-belah oleh kepentingan politik, kepentingan para kandidat. Jika dan yang mau merusak ini (persaudaraan dan perdamaian), maka lewat mimbar ini saya minta untuk dilawan. Mari bantu Kapolres, Dandim dan Bupati, jaga dan bangun daerah ini agar lebih maju,"pesan pendeta Ridwan. (PNO-12) 21 Agu 2024, 18:17 WIT
Peringati Hari Juang Polri, Kadivhumas: Lanjutkan Semangat Perjuangan Papuanewsonline.com, Jakarta - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho mengucapkan selamat Hari Juang Polri yang jatuh pada Rabu 21 Agustus 2024 besok. Momen ini tidak hanya untuk mengenang jasa para Polisi Istimewa dalam mempertahankan kemerdekaan RI pada 79 tahun silam yang diawali Proklamasi Polisi, namun juga menjadi bahan renungan."Memperingati Hari juang Polri, kita tidak hanya mengenang jasa para pahlawan kita, tetapi juga merenungkan bagaimana kita dapat melanjutkan semangat perjuangan mereka dalam konteks yang lebih modern," kata Sandi dalam keterangannya, Selasa (20/8/2024)."Sebagai institusi yang bertanggung jawab atas keamanan dan ketertiban masyarakat, Polri harus terus beradaptasi dan berinovasi untuk menghadapi tantangan zaman," ujarnya.Menurut mantan Kapolrestabes Surabaya ini, banyak hal yang bisa dilakukan untuk meneruskan perjuangan Inspektur Kelas I Morhammad Jasin dan Polisi Istimewanya yakni, penguatan insitusi Polri. Dikatakannya, bahwa dengan menjalankan tugas pokok dan fungsi yang efektif memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.Lebih lanjut, maka dari itu perlu ada beberapa langkah strategis untuk mencapai tujuan tersebut yakni peningkatan kapasitas dan kompetensi personil. Menurut Kadiv Humas dengan pendidikan dan pelatihan, anggota Polri bisa menghadapi tantangan keamanan yang berkembang untuk segenap melindungi seluruh lapisan masyarakat.Selain itu kata Sandi, modernisasi dan teknologi juga sangat diperlukan untuk mendukung operasional Kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kerjasama dan sinergitas dengan stakeholder, lembaga masyarakat serta masyarakat juga tak kalah penting. Menurutnya, Polri tidak dapat bekerja sendiri tanpa bantuan masyarakat untuk memelihara kamtibmas."Memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan profesional kepada masyarakat. Anggota kepolisian juga harus turun ke lapangan mendengarkan dan merespons keluhan serta masukan dari masyarakat dengan cepat dan efektif," kata Sandi."Hari Juang Polri adalah momentum bagi kita semua untuk merenungkan kembali komitmen kita dalam melayani dan melindungi masyarakat. Dengan semangat yang diwariskan oleh para pendahulu kita, mari kita terus berjuang untuk memperkuat institusi Polri dan meningkatkan citra Polri di mata masyarakat," pungkasnya.Seperti diberitakan, Polri untuk pertama kalinya memperingati Hari Juang Polri pada Rabu 21 Agustus 2024 besok. Korps Bhayangkara akan menggelar upacara di Monumen Perjuangan Polri di Kota Surabaya, pukul 08.00 WIB. Pada tanggal 21 Agustus 1945 tercatat peristiwa bersejarah ketika M Jasin membacakan teks Proklamasi Polisi. Peristiwa tersebut merupakan momentum penting yang memicu semangat anggota polisi untuk mendukung dan mempertahankan kemerdekaan RI dengan cara melakukan perlawanan terhadap kedatangan sekutu sampai dengan terjadi peristiwa 10 November 1945, dan perlawanan penjajahan Belanda dan Jepang di beberapa daerah. Nilai kejuangan inilah yang patut dipertahankan dalam membangun bangsa dan negara Indonesia. (PNO-12) 21 Agu 2024, 18:00 WIT
Polwan Polda Maluku Lakukan Pengamanan di Tempat Ibadah Papuanewsonline.com, Ambon – Sejak JUmat (16/8/2024) kemarin sampai hari ini Minggu (18/8/2024) nampak pemandangan yang berbeda disekitar tempat-tempat Ibadah di Kota Ambon dan sekitarnya, baik di mesjid pada saat pelaksanaan Sholat Jumat dan Gereja-Gereja pada saat ibadah Minggu, terlihat perempuan-perempuan berseragam Coklat yang sedang melakukan pengaturan dan pengamanan sambil menyapa masyarakat yang sementara menuju ketempat ibadah masing-masing. Pakor Polwan Polda Maluku, AKBP Rositah Umasugi, S.I.K, saat dikonfirmasi oleh awak media menyampaikan bahwa kegiatan Pengaturan dan pengamanan oleh Srikandi-srikandi Polwan di tempat-tempat ibadah ini merupakan salah satu wujud bakti Polwan kepada masyarakat dalam upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif agar masyarakat dapat menjalankan kewajiban agamanya masing-masing dengan tertib dan amanMenurut Rositah, ” Polwan Polda Maluku sejak hari Jumat (16/8/2024) sampai dengan hari ini, Minggu (18/8/2024) telah melaksanakan kegiatan pengamanan di sejumlah tempat ibadah, baik mesjid maupun Gereja yang ada di Kota Ambon dan sekitarnya”. ”Jadi untuk pengamanan tempat ibadah yang dilakukan oleh Polwan, bukan baru kali ini saja, ini sudah sering kami lakukan tapi untuk tahun ini memang bertepatan dengan momen perayaan HUT Polwan RI ke-76, yang jatuh pada tanggal 1 September 2024 nanti” Kata Rositah.Ditambahkan pula oleh Rositah, ”untuk mekanisme pengamanannya dilakukan oleh Polwan Polda Maluku dan Polwan Polresta Pulau Ambon untuk Wilayah Hukum Kota Ambon dan sekitarnya, sedangkan Polwan Polres jajaran melakukan pengamanan di wilayah hukum Polres masing-masing dengan pengaturan, Polwan yang Nasrani melakukan pengamanan di Mesjid-mesjid pada saat pelaksanaan Sholat Jumat dan Polwan Muslim pengamananya dilakukan di Gereja-Gereja pada saat ibadah Munggu”. Selanjutnya menurut Rositah, ”Untuk Gereja-gereja yang mendapat kawalan polwan berhijab yakni Gereja Katedral Gereja Bethania dan Gereja Efrata, sedangkan bagi Polwan Nasrani melakukan pengamanan pada Mesjid Baitulrahman, Mesjid Alim Pattimura Perikanan, Mesjid Musyafa Ongkoliong dan Mesjid Annur Batu Merah, ketujuh tempat ibadah ini pengamananya di cover oleh Polwan Polda Maluku, sisanya di cover oleh Polwan Polresta Pulau Ambon”.Sementara itu Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Areis Aminnulla, S.I.K, dalam keterangannya mengungkapkan, pengamanan ini merupakan program Kapolda Maluku Irjen Pol Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si. Dengan program ini, diharapkan di samping melaksanakan pengamanan, aparat kepolisian juga dapat membangun komunikasi dan berinteraksi dengan Ustad, pendeta dan umat yang beribadah.Ini salah satu program, di samping laksanakan Pam, diharapkan sebagai media berkomunikasi dan berinteraksi dengan tokoh agama dan saudara kita, umat/Jemaah," kata Areis.Areis mengatakan, ”saat berkomunikasi dengan jemaat/umat yang menggelar ibadah itu, tentunya diharapkan adanya masukan guna perbaikan kinerja Polda Maluku ke depannya. (PNO-12) 18 Agu 2024, 19:13 WIT
Masih Dalam Perayaan HUT RI Ke 79, Satgas Yonif 762/VYS Gelar Pengobatan Massal di Sorong Selatan Papuanewsonline.com, Sorsel – Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Papua Barat Daya Yonif 762/VYS bekerja sama dengan Dinkes Kabupaten Sorsel dan Puskesmas Distrik Moswaren menggelar pengobatan massal dan pelayanan posyandu gratis yang berada di puskesmas Distrik Moswaren, Kabupaten Sorsel. Minggu (18/08/2024).Dansatgas Yonif 762/VYS, Letkol Inf Dwi Haryanto, S.Hub.Int.,M.H.I., mengatakan pengobatan massal dan pelayanan posyandu gratis ini digelar dalam rangka HUT RI ke-79 dan kegiatan yang dilakukan ini merupakan salah satu bakti TNI yang diharapkan dapat dirasakan langsung manfaatnya bagi masyarakat dan anak-anak, terutama yang berada jauh di pedalaman Papua Barat Daya.Lettu Inf Firman Dermawan sebagai Danpos Johsiro mengungkapkan “Sebelumnya kita telah menggelar kegiatan serupa di Kampung Johsiro. Dimana, pengobatan massal ini berupa pelayanan pengobatan umum semua kelompok umur, mulai dari balita hingga lansia dengan target pencapaian bisa 250 orang pasien", ungkap Danpos.Sementara itu, salah seorang Kepala Kampung yaitu Bapak Yakobus Wetaku mengatakan, warga yang menerima pelayanan kesehatan itu merasa sangat terbantu dan senang karena baru pertama kali dilaksanakan di kampung tersebut.Kegiatan pengobatan massal gratis ini dilaksanakan setelah masyarakat selesai melaksanakan kegiatan ibadah rutin setiap hari minggu di gereja dengan maksud agar warga langsung dapat berinteraksi dan konsultasi dengan lebih luwes kepada tim kesehatan satgas tentang keluhan kesehatan yang dialaminya. (PNO-12) 18 Agu 2024, 15:52 WIT
Dirops dan Keselamatan PT. Transportasi Jakarta Sosialisasi Layanan Transportasi Publik di Koops Uda Papuanewsonline.com, Jakarta - Direktur Operasional dan Keselamatan PT. Transportasi Jakarta Bpk. Daud Joseph beserta staf, sosialisasikan layanan transportasi publik yang dimiliki PT. Transjakarta di Makoops Udara I. Bertempat di Gedung Roesmin Nurjadin, Makoopsud I. (Jumat, 16-8-2024).Sebelumnya (pada Kamis 15/08) diawali dengan silaturahmi Dirops PT. Transjakarta ke Pangkoopsud I Marsda TNI Mohammad Nurdin di Makoopsud I.Selanjutnya dalam sambutan sekaligus sosialisasinya pada Jumat ini, Bpk. Daud Joseph menyampaikan terimakasih atas atensinya dari keluarga besar Koopsud I sekaligus menjelaskan bahwa merupakan suatu kebanggaan bagi kami PT. Transportasi Jakarta untuk dapat melayani warga Jakarta dengan baik khususnya di bidang transportasi yang nyaman dan aman. "Untuk mewadahi animo masyarakat yang kian tinggi dalam menggunakan Transjakarta, kami menambahkan layanan Mikrotrans atau Jak Lingko. "Dengan mensosialisasikan layanan-layanan transportasi yang ada di PT. Transjakarta khususnya di Koopsud I ini, tujuan kami adalah semoga kedepan banyak masyarakat atau individu yang lebih banyak menggunakan transportasi umum yang dapat mengurangi kemacetan. Karena Transjakarta sendiri selalu berbenah agar menjadi semakin lebih baik lagi kedepannya".Lebih lanjut Bpk Daud Joseph menambahkan bahwa, "Kami berencana membidik adanya status untuk membentuk Kota Global yang kompetitif, yang salah satu kriterianya yaitu transportasinya yang baik dan representatif" tutup Dirops PT. Transjakarta.Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kaskoopsud I Marsma TNI Prasetiya Halim, S.H., Irkoopsud I Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto, M.Han., Para Pejabat Utama Koopsud I beserta perwakilan Para Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Koopsud I. (PNO-12) 17 Agu 2024, 09:46 WIT
Mendaki Gunung Cartensz, Satgas Ops Damai Cartenz-2024: Ujian Berat Menuju Puncak Tertinggi Papuanewsonline.com, Mimika – Dalam Rangka Menyambut Hari Ulang Tahun ke-79 Republik Indonesia, tim gabungan yang terdiri dari personel Satgas Ops Damai Cartenz-2024, Satgas Amole, dan Anggota Brimob Batalyon B Pelopor melakukan pengibaran bendera Merah Putih di puncak Gunung Cartensz, titik tertinggi Indonesia dengan ketinggian 4.884 meter di atas permukaan laut. Dipimpin oleh Iptu Abdul Hamid, perjalanan epik ini memakan waktu empat hari, dengan berbagai rintangan dan persiapan matang yang harus ditempuh.Perjalanan dimulai dari Markas Komando (Mako) Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Papua, di mana seluruh tim menghabiskan hari pertama dengan latihan dasar penggunaan alat pendakian gunung es. Seluruh personel mempelajari teknik mendaki dengan alat-alat khusus seperti crampon, tali pendakian, dan kapak es. Pelatihan intensif ini bertujuan untuk mempersiapkan fisik dan mental anggota tim menghadapi kondisi ekstrem di pegunungan.Setelah menyelesaikan latihan dasar, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan ke Gresberg, wilayah milik PT Freeport Indonesia, untuk melakukan aklimatisasi. Di ketinggian 4.285 meter, tim menghadapi tantangan perubahan suhu dan penurunan kadar oksigen yang signifikan. Di tempat ini, mereka beradaptasi dengan dinginnya suhu dan tekanan udara yang rendah, yang menjadi salah satu ujian berat selama pendakian.Pagi hari di hari ketiga, rombongan dilepas oleh Dansat Brimob Polda Papua Kombes Pol John.S. Sitanggang, S.I.K., M. Han dan Danmen 1 Pasukan Brimob 3 pelopor Kombes Pol Danu Windarto S.I.K., di Bale Dam, area milik PT Freeport Indonesia. Pada pukul 11.00 WIT, mereka mulai menapaki jalur pendakian yang terjal dan panjang menuju basecamp. Jalur ini melintasi beberapa danau, dimulai dari Danau 1 pada pukul 12.00 WIT, lalu Danau 2 dan Danau 3 hingga akhirnya tiba di basecamp pada pukul 15.00 WIT. Sepanjang perjalanan, rombongan dihadapkan pada cuaca yang tidak bersahabat, dengan suhu mencapai 2 derajat Celsius dan hujan es yang menambah tantangan.Sesampainya di basecamp, tim segera mendirikan tenda dan kembali beristirahat untuk memulihkan tenaga. Meskipun beberapa anggota mengalami gejala pusing dan sesak napas akibat minimnya oksigen, mereka telah dipersiapkan dengan perlengkapan obat dan oksigen tambahan untuk mengatasi kondisi tersebut.Pada hari yang dinanti, pukul 08.00 WIT, tim kembali memulai perjalanan mereka menuju puncak Jayawijaya. Jalur sepanjang 2 km yang harus dilalui memiliki tantangan tersendiri, dengan curamnya tebing dan bebatuan yang memenuhi jalur. Beruntung, cuaca cerah pagi itu membantu mempercepat langkah tim.Tiba di lidah es pada pukul 11.30 WIT, rombongan menggunakan peralatan pendakian es yang telah dipersiapkan. Mereka memasang crampon pada sepatu, mengamankan tali pada body harness, dan memegang erat kapak es serta tongkat pendakian. Pada pukul 11.45 WIT, dengan koordinasi dan semangat kebersamaan yang tinggi, mereka bergerak secara teratur menuju puncak.Akhirnya, tepat pukul 12.00 WIT, seluruh rombongan tiba di puncak es. Di puncak tertinggi Indonesia, bendera Merah Putih dikibarkan dengan penuh kebanggaan, diiringi penghormatan kepada tanah air tercinta. Sebuah momen yang membanggakan dan mengharukan, simbol persatuan dan semangat juang bangsa Indonesia.Setelah berhasil mengibarkan bendera, rombongan segera turun menuju basecamp dengan hujan es yang kembali menyapa. Pada pukul 14.30 WIT, mereka tiba di basecamp untuk beristirahat dan membongkar tenda. Setelah memastikan semua peralatan siap untuk dibawa kembali, tim melanjutkan perjalanan turun menuju Bale Dam pada pukul 15.30 WIT.Meskipun hujan deras menemani sepanjang perjalanan turun, rombongan tiba harusnya tina Bale Dam pada pukul 19.00 WIT dan akan disambut hangat oleh Dansat Brimob Polda Papua Kombes Pol John.S. Sitanggang, S.I.K., M. Han serta Danmen 1 Pasukan Brimob 3 pelopor Kombespol Danu Windarto S.I.K., Setelah itu, mereka akan melanjutkan perjalanan kembali ke Mako Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Papua. Dengan segala tantangan yang mungkin dihadapi, seharusnya seluruh tim tiba dengan selamat pada pukul 23.30 WIT, dengan membawa pulang cerita epik dan kebanggaan sebagai putra terbaik bangsa.Perjalanan epik ini bukan hanya sekadar ekspedisi pendakian, tetapi juga merupakan simbol dari semangat dan kekuatan bangsa Indonesia. Dalam setiap langkah dan perjuangan menuju puncak, tersirat pesan kebersamaan, persatuan, dan semangat juang yang tak pernah padam. Pengibaran bendera Merah Putih di puncak Gunung Carstensz menjadi bukti nyata bahwa di bawah bendera Indonesia, setiap tantangan dapat ditaklukkan dengan semangat kebersamaan dan perjuangan. Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2024, Kombes Pol. Bayu Suseno, S.H., S.I.K., M.M., M.H., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh anggota tim yang telah berpartisipasi dalam pendakian ini. "Perjalanan ini adalah bukti dari semangat juang dan dedikasi kita sebagai bangsa. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota tim yang telah berjuang keras demi mengibarkan bendera kita di puncak tertinggi Indonesia. Ini adalah hadiah terindah untuk Hari Kemerdekaan kita yang ke-79," ujarnya. (PNO-12) 17 Agu 2024, 09:16 WIT
Kapolda Papua Ikuti Shalat Jumat Di Masjid AL-Muhajirin Kabupaten Waropen Papuanewsonline.com, Waropen – Dalam rangka menyambut Jumat Berkah, Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K., M.H., melaksanakan kegiatan Shalat Jumat berjama’ah di Masjid AL-Muhajirin, Kampung Khemon Jaya, Distrik Urei Faisei, Kabupaten Waropen, Jumat (16/08).Kegiatan Shalat Jumat berjama’ah ini berlangsung di Masjid AL-Muhajirin, dan dipimpin langsung oleh Kapolres Waropen, AKBP IIP Syarif Hidayat, S.H., serta diikuti oleh PJU, maupun Bintara Polres Waropen. Dalam kesempatannya, Kapolres Waropen memberikan pesan-pesan Kamtibmas terkait demokrasi Pilkada Gubernur dan Bupati, serta mengajak masyarakat untuk dapat menjaga dan menciptakan situasi yang aman dan kondusif pada saat pelaksanaan Pilkada 2024 di kabupaten waropen.“Mari kita jaga kerukunan antar umat beragama dan juga mengajak untuk tidak mudah terprovokasi dengan hal-hal yang dapat merugikan kita semua termasuk berita hoax, baik di media sosial maupun di lingkungan kita, serta mari kita bijak dalam menggunakan media social,” ucapnya.“Diharapkan dengan adanya bantuan sembako oleh Polres Dogiyai dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat yang terdampak oleh bencana alam banjir di Kampung Duntek, Distrik Kamuu Utara, Kabupaten Dogiyai.,” tambah Kasat Binmas Polres Dogiyai.Lebih lanjut Ia mengingatkan apabila terjadi gangguan atau masalah yang tidak dapat diatasi, untuk jangan segan-segan melaporkannya ke Pihak Kepolisian agar dapat diatasi dengan baik.“saya mengingatkan apabila terjadi sesuatu dilingkungan kita yang tidak dapat diatasi, saya berharap segera menghubungi Aparat dikampung atau kepada Bhabinkamtibmas atau segera menghubungi kepada Pihak Kepolisian, dan jangan main hakim sendiri karena dapat memunculkan masalah baru” tegas Kapolres Waropen.Adapun giat tersebut dilakukan dalam rangka memberikan edukasi, serta pemahaman kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga situasi Kamtibmas menjelang Pemilu tahun 2024 di wilayah Kabupaten Waropen. (PNO-12) 17 Agu 2024, 07:43 WIT
Aksi Satgas Yonif 323 Kibarkan Merah Putih di Pedalaman Papua dalam Rangka HUT RI Ke-79 Papuanewsonline.com, Ilaga - Satgas Yonif 323 Buaya Putih terus mengajak warga untuk mengibarkan bendera Merah Putih dalam rangka menyambut HUT Republik Indonesia (RI) ke-79, kegiatan ini dilakukan untuk menyerukan rasa nasionalisme kepada warga yang berada di daerah penugasan operasi agar lebih semangat menyambut peringatan HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2024, Kampung Kago, Distrik Ilaga, Papua Tengah, Kamis (15/08/24).Pasiter Satgas Letda Chk Dani mengatakan bahwa “Kegiatan ini juga merupakan program komunikasi sosial dimana seluruh pos jajaran Satgas Yonif 323/Buaya Putih mengajak masyarakat memasang bendera Merah Putih di Halaman Honai nya masing-masing dan di sekeliling kampung, masyarakat sangat antusias sekali dengan adanya pembagian dan Pemasangan bendera Merah Putih tersebut, sehingga langsung dilakukan pemasangan,” ungkap PasiterPasiter menjelaskan terlihat mulai dari anak-anak hingga orang dewasa turut serta memasang bendera Merah Putih tersebut, Ini merupakan bagian dari merayakan peringatan hari ulang tahun ke-79 Republik Indonesia, kegiatan positif sebagai wujud kecintaan kita kepada NKRI, nantinya kita juga akan melaksanakan kegiatan-kegiatan sosial dan perlombaan untuk memeriahkannya,” terang Pasiter Kegiatan tersebut berjalan dengan aman dan penuh dengan suka cita, anak-anak dan pemuda Kampung Kago bersemangat dan antusias dalam memasang bendera merah putih sambil berteriak lantang, “Merdeka". (PNO-12) 15 Agu 2024, 16:32 WIT
Peduli Korban Banjir, Polres Dogiyai Berikan Bantuan Sembako Papuanewsonline.com, Dogiyai – Polres Dogiyai telah melakukan kegiatan Penyerahan Bantuan Sembako kepada Korban Banjir yang terjadi di Kampung Duntek, Distrik Kamuu Utara, Kabupaten Dogiyai, Rabu (14/08).Kapolres Dogiyai yang diwakili Kasat Binmas Polres Dogiyai Ipda Onesimus Iyowau,S.Th, menyampaikan bahwa Bantuan Sembako ini diberikan langsung dari Kapolres Dogiyai melalui Kasat Binmas dalam menyerahkan bantuan kepada warga yang terkena bencana Banjir di Kampung Duntek.“Untuk Sembako yang kami berikan kepada Masyarakat Jangan dilihat dari Besar-kecil dan Jumlah barang, tetapi ini adalah bentuk dari Rasa Kepedulian dan Kemanusiaan dari Polres Dogiyai kepada masyarakat,” ucapnya.Lebih lanjut Ia menambahkan bahwa Sembako Ini Pihak Kepolisian akan serahkan secara simbolis kepada Perwakilan yang ditunjuk, kemudian akan diserahkan kepada warga/korban yang terkena dampak banjir.“Diharapkan dengan adanya bantuan sembako oleh Polres Dogiyai dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat yang terdampak oleh bencana alam banjir di Kampung Duntek, Distrik Kamuu Utara, Kabupaten Dogiyai.,” tambah Kasat Binmas Polres Dogiyai.Lebih lanjut Ia berpesan untuk tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa serta tidak mudah terprovokasi isu yang tidak bertanggung jawab, maka dari itu masyarakat di Kota Jayapura tidak perlu ikut terpengaruh dengan giat-giat tertentu yang nantinya akan menyusahkan diri sendiri.Adapun giat penyerahan bantuan sembako terhadap Korban bencana alam banjir merupakan giat kepedulian yang di lakukan oleh Polres Dogiyai pasca bencana alam banjir di Kampung Duntek, Distrik Kamuu Utara, Kabupaten Dogiyai. (PNO-12) 15 Agu 2024, 16:07 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT