logo-website
Sabtu, 08 Agu 2026,  WIT
BERITA Olahraga Homepage
Dukung Pesonas II NTT, Special Olympics Indonesia Gelar Charity Night Papuanewsonline.com, Jakarta – Special Olympics Indonesia (SOIna) menggelar Charity Night sebagai bentuk dukungan terhadap atlet disabilitas intelektual yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Nasional Special Olympics (Pesonas) II di Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada 13–18 Oktober 2026 serta Special Olympics World Summer Games (SOWG) di Santiago, Chile, pada 16–24 Oktober 2027. Kegiatan ini digelar untuk menghimpun dana guna mendukung sebanyak mungkin atlet dapat mengikuti kedua ajang tersebut.Acara yang berlangsung di Gedung Aneka Bakti, Kementerian Sosial RI, Jakarta, Rabu (15/7/2026), dihadiri Wakil Menteri HAM Mugiyanto, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria, Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena, delegasi Lions Club Indonesia, kalangan pengusaha, serta para filantropis.Ketua Umum PP SOIna, Warsito, menjelaskan bahwa kepedulian terhadap atlet disabilitas intelektual merupakan wujud nyata terbangunnya masyarakat yang lebih inklusif, adil, dan memberikan kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas intelektual. Menurutnya, SOIna meyakini setiap individu memiliki potensi untuk berkembang, berprestasi, dan menginspirasi melalui olahraga yang juga membangun rasa percaya diri, kemandirian, persahabatan, serta semangat untuk menjadi bagian aktif dalam kehidupan bermasyarakat.Warsito menegaskan bahwa Charity Night bukan sekadar kegiatan penggalangan dana, tetapi juga ajakan kepada masyarakat untuk membuka lebih banyak kesempatan bagi para atlet SOIna agar dapat terus berlatih, berkompetisi, mengembangkan kemampuan, dan mengharumkan nama Indonesia di tingkat nasional maupun internasional. "Setiap dukungan yang diberikan, sekecil apa pun, akan menjadi investasi bagi masa depan para atlet kami. Bantuan tersebut akan menghadirkan lebih banyak senyuman, harapan, dan kesempatan bagi mereka untuk mewujudkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi," jelas Warsito.Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, menyebut Charity Night sebagai bentuk keberpihakan nyata agar tidak ada satu pun anak bangsa yang kehilangan kesempatan. Menurutnya, tema "Beri Sayap untuk Mimpi Tanpa Batas" bukan sekadar rangkaian kata, melainkan panggilan moral karena mimpi tidak pernah mengenal disabilitas. "Yang sering membatasi mimpi justru adalah kurangnya kesempatan, kurangnya dukungan, dan kurangnya kepedulian kita sebagai masyarakat untuk membuka jalan," tegas Melkiades.Ia menambahkan, kepercayaan menjadikan Provinsi Nusa Tenggara Timur sebagai tuan rumah Pesonas II merupakan kehormatan sekaligus amanah yang disambut dengan penuh syukur dan tanggung jawab. Menurutnya, Pesonas II menjadi bukti bahwa Indonesia bergerak menuju masyarakat yang inklusif, yang melihat kemampuan sebelum keterbatasan, serta membuka ruang bagi setiap warga untuk berkembang. "Kami percaya bahwa kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi atau pembangunan infrastruktur, tetapi juga kemampuan menghadirkan ruang yang setara bagi setiap warga negara untuk hidup, berkarya, dan berprestasi," tegas Melkiades.Ketua Panitia Charity Night, Gatot Prihandono, mengatakan kegiatan ini dirangkaikan dengan penyematan PIN Sahabat SOIna, penampilan cabang olahraga dance sport "Tarian Ondel-Ondel", tari "This is Me", penampilan Sanggar Pelita Monas, permainan biola atlet SOIna, hingga lelang lukisan karya atlet SOIna dan kain tenun khas NTT yang dipandu Raldy Doy. "Kami berharap dengan penyelenggaraan Charity Night ini bisa menghimpun dana yang seluruh hasil lelang dan dana yang terhimpun akan disalurkan untuk membiayai keikutsertaan altlet special olympic dalam Pesonas II NTT dan SOWG Chile pada tahun 2027."Menurut Gatot, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi dunia usaha dan korporasi untuk menunjukkan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan yang inklusif melalui tanggung jawab sosial perusahaan. "Berbagai bentuk donasi ini bukan selesai begitu saja tapi merupakan investasi sosial untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak disabilitas intelektual untuk menunjukkan talenta dan itu merupakan fondasi masyarakat yang jauh lebih kuat, berempati, dan tangguh di masa depan," tuturnya.Sementara itu, Sekretaris Panitia Charity Night, Ine Kharisma, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi publik mengenai pentingnya penerimaan sosial terhadap penyandang disabilitas. Menurutnya, Pesonas II yang akan diikuti 1.368 peserta dari 23 provinsi akan mempertandingkan tujuh cabang olahraga, yakni atletik, bocce, sepak bola, renang, bulu tangkis, tenis meja, dan senam ritmik. Atlet berprestasi dari ajang tersebut akan menjadi dasar seleksi menuju Special Olympics World Summer Games Santiago 2027 yang diikuti sekitar 6.000 atlet dari 170 negara, dengan Indonesia memperoleh kuota sebanyak 69 delegasi.Penulis: JidEditor: OF 16 Jul 2026, 21:57 WIT
Juarai Kapolda Cup, Pics Slytherin Resmi Wakili Polda Maluku Pada Ajang Kapolri Cup 2026 Papuanewsonline.com, Ambon – Semangat "Dream to Become" bukan sekadar slogan dalam Kapolda Cup Road to Kapolri Cup 2026 yang digelar Polda Maluku. Tagline tersebut menjadi representasi komitmen Polda Maluku dalam membuka ruang bagi lahirnya atlet-atlet e-sport berprestasi yang mampu mengukir prestasi hingga tingkat nasional. Komitmen itu kini terwujud setelah Pics Slytherin dari Polresta Ambon keluar sebagai juara dan resmi menjadi wakil Polda Maluku pada ajang Kapolri Cup 2026 di Mabes Polri, Jakarta.Kepastian tersebut diraih setelah Pics Slytherin tampil impresif mengalahkan sesama wakil Polresta Ambon, Pics Sternritter, pada partai final Mobile Legends yang digelar di Gedung Plaza Presisi Polda Maluku, Rabu (15/7/2026).Turnamen yang berlangsung selama dua hari itu secara resmi ditutup oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Maluku Kombes Pol. Budi Priyanto, S.I.K., M.Si., didampingi Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., serta dihadiri jajaran panitia dan pengurus E-Sport Indonesia (ESI) Provinsi Maluku dan ESI Kota Ambon.Mengusung tema "Dream to Become", Kapolda Cup Road to Kapolri Cup 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80, tetapi juga menjadi wadah pembinaan, pencarian bakat, dan seleksi atlet e-sport terbaik Maluku yang dipersiapkan untuk bersaing di level nasional.Pada perebutan tempat ketiga, Elat Army dari Polres Tual berhasil mengalahkan Vegeance dari Polres Seram Bagian Timur. Sementara pada partai puncak, Pics Slytherin tampil dominan dengan menyapu bersih tiga gim berturut-turut dalam format best of five, menundukkan Pics Sternritter dengan skor 3-0.Hasil akhir Kapolda Cup Road to Kapolri Cup 2026 adalah:Juara I: Pics Slytherin (Polresta Ambon)Juara II: Pics Sternritter (Polresta Ambon)Juara III: Elat Army (Polres Tual)Sebagai juara pertama, Pics Slytherin menerima trofi dan uang pembinaan sebesar Rp15 juta, sekaligus memperoleh hak mewakili Polda Maluku pada ajang Kapolri Cup 2026 di Mabes Polri. Juara kedua memperoleh trofi dan uang pembinaan sebesar Rp10 juta, sedangkan juara ketiga menerima trofi dan uang pembinaan sebesar Rp5 juta.Dirreskrimsus Polda Maluku Kombes Pol. Budi Priyanto, S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa tagline "Dream to Become" mengandung makna bahwa setiap atlet memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, berprestasi, dan mewujudkan impian tampil di kompetisi yang lebih tinggi."Dream to Become bukan sekadar tagline, tetapi semangat yang ingin dibangun Polda Maluku melalui Kapolda Cup Road to Kapolri Cup 2026. Kami ingin memberi ruang bagi generasi muda untuk bermimpi, berlatih, berkompetisi secara sportif, dan membuktikan kemampuannya hingga mampu menjadi wakil daerah di tingkat nasional. Selamat kepada Pics Slytherin yang berhasil meraih tiket menuju Kapolri Cup 2026. Kami berharap mereka dapat mempersiapkan diri sebaik mungkin dan mengharumkan nama Maluku di tingkat nasional," ujar Kombes Pol. Budi Priyanto.Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan semangat sportivitas dan kompetisi yang sehat selama pelaksanaan turnamen."Bagi peserta yang belum berhasil menjadi juara, jangan pernah berhenti bermimpi. Jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan karena Dream to Become adalah tentang keberanian untuk terus berkembang dan mengejar prestasi," tambahnya.Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., menegaskan bahwa penyelenggaraan Kapolda Cup merupakan bagian dari transformasi pendekatan Polri kepada generasi muda melalui ruang-ruang kreativitas, inovasi, dan prestasi."Melalui tagline Dream to Become, Polda Maluku ingin menyampaikan pesan bahwa setiap anak muda memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi yang terbaik. E-sport bukan lagi sekadar hiburan, tetapi telah berkembang menjadi cabang olahraga yang mampu mengantarkan atlet berprestasi hingga level nasional bahkan internasional. Kapolda Cup Road to Kapolri Cup menjadi wadah pembinaan yang mempertemukan talenta-talenta terbaik Maluku agar mampu bersaing secara sehat, menjunjung sportivitas, dan membawa nama daerah ke panggung nasional," kata Kombes Pol. Rositah Umasugi.Menurutnya, keberhasilan Pics Slytherin menjadi wakil Polda Maluku merupakan bukti bahwa pembinaan e-sport di Maluku terus berkembang dan memiliki potensi besar untuk melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing dengan tim terbaik dari seluruh Indonesia.Berakhirnya Kapolda Cup Road to Kapolri Cup 2026 menjadi tonggak penting dalam pembinaan e-sport di Maluku. Melalui semangat "Dream to Become", Polda Maluku menegaskan komitmennya untuk terus mendukung lahirnya generasi muda yang tidak hanya berprestasi di arena kompetisi, tetapi juga menjunjung tinggi disiplin, sportivitas, integritas, dan semangat kebangsaan. Selanjutnya, seluruh harapan masyarakat Maluku kini tertuju kepada Pics Slytherin, yang akan membawa nama Polda Maluku pada ajang bergengsi Kapolri Cup 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Mabes Polri, Jakarta, pada 25–27 Juli 2026. Keikutsertaan tim juara Kapolda Cup tersebut diharapkan mampu mengharumkan nama Maluku sekaligus membuktikan bahwa semangat "Dream to Become" mampu melahirkan atlet-atlet e-sport yang siap bersaing di tingkat nasional. PNO-12 16 Jul 2026, 17:44 WIT
3 Tim E-Sport Terbaik Perebutkan Satu Tiket Nasional Papuanewsonline.com, Ambon – Persaingan menuju panggung nasional kian memanas. Tiga tim e-sport terbaik asal Kota Ambon, Kota Tual, dan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) dipastikan akan bertarung pada babak final Turnamen E-Sport Mobile Legends Kapolda Cup 2026 untuk memperebutkan satu tiket mewakili Polda Maluku pada Kapolri Cup 2026 tingkat nasional di Jakarta.Turnamen yang digelar Bidang Humas Polda Maluku bekerja sama dengan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku dan Pengurus E-Sport Indonesia (ESI) Provinsi Maluku dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 itu telah memasuki babak penentuan setelah melalui pertandingan kompetitif yang berlangsung di Gedung Presisi Polda Maluku, Selasa (14/7/2026).Sebanyak 21 tim hasil seleksi dari 11 Polres/ta jajaran Polda Maluku sebelumnya tercatat sebagai peserta Kapolda Cup 2026. Namun, delapan tim tidak hadir saat pelaksanaan pertandingan sehingga dinyatakan gugur (diskualifikasi). Sebanyak 13 tim yang hadir kemudian bertanding menggunakan sistem single elimination dengan bagan pertandingan (bracket) resmi Kapolri Cup 2026 yang ditetapkan panitia pusat.Selama hampir delapan jam pertandingan berlangsung, para atlet menampilkan permainan yang kompetitif, disiplin, dan penuh strategi. Setiap pertandingan berlangsung ketat hingga akhirnya menyisakan empat tim terbaik yang akan memperebutkan gelar juara.Dua tim asal Kota Ambon, yakni PICS Sternritter dan PICS Slytherin, berhasil memastikan tempat di partai final untuk memperebutkan gelar juara pertama sekaligus tiket menuju Kapolri Cup 2026 tingkat nasional. Sementara itu, Elat Army dari Kota Tual dan Vegeance dari Kabupaten Seram Bagian Timur akan saling berhadapan dalam laga perebutan juara ketiga.Partai final dan perebutan juara ketiga dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 15 Juli 2026 pukul 08.30 WIT di Plaza Presisi Manise Polda Maluku. Pertandingan tersebut akan menjadi penentu lahirnya wakil resmi Polda Maluku yang akan berlaga pada Turnamen E-Sport Kapolri Cup 2026 di SMESCO Indonesia, Jakarta, pada 26–28 Juli 2026, bersama para juara dari seluruh Polda di Indonesia.Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., mengatakan Kapolda Cup 2026 bukan sekadar kompetisi memperebutkan gelar juara, tetapi merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui e-sport sebagai cabang olahraga digital yang terus berkembang dan semakin diminati masyarakat."Turnamen ini menjadi wadah bagi atlet-atlet muda Maluku untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kompetisi tingkat nasional. Kami berharap tim yang nantinya menjadi juara mampu tampil maksimal, membawa nama baik Polda Maluku dan Provinsi Maluku di ajang Kapolri Cup 2026," ujar Kombes Pol. Rositah.Menurutnya, penyelenggaraan Kapolda Cup juga merupakan wujud transformasi Polri yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan budaya digital di kalangan generasi muda."Momentum Hari Bhayangkara ke-80 kami maknai dengan menghadirkan ruang yang positif, kompetitif, dan produktif bagi generasi muda. Melalui turnamen ini, Polri ingin mendorong lahirnya atlet-atlet e-sport berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, komunitas e-sport, dan masyarakat," tambahnya.Kapolda Cup 2026 menjadi bagian dari rangkaian seleksi berjenjang menuju Kapolri Cup 2026. Selain melahirkan wakil terbaik Polda Maluku, turnamen ini juga diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem e-sport di daerah, mendorong lahirnya talenta-talenta digital yang berdaya saing, serta mempertegas komitmen Polri dalam mendukung pembinaan prestasi generasi muda Indonesia melalui olahraga berbasis teknologi. PNO-12 15 Jul 2026, 14:05 WIT
Polda Maluku Gelar Kapolda Cup Road to Kapolri Cup 2026 Papuanewsonline.com, Ambon – Polda Maluku terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pembinaan talenta digital nasional melalui penyelenggaraan Turnamen E-Sport Mobile Legends Bang-Bang Kapolda Cup Road to Kapolri Cup 2026. Ajang yang merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini menjadi wadah pencarian atlet-atlet e-sport terbaik sekaligus mempererat sinergi Polri dengan generasi muda dalam membangun ruang digital yang sehat, produktif, dan aman.Turnamen resmi dibuka oleh Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., di Gedung Presisi Polda Maluku, Ambon, Selasa (14/7/2026). Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Bidang Humas Polda Maluku bekerja sama dengan Ditreskrimsus Polda Maluku dan Pengurus E-Sport Indonesia (ESI) Provinsi Maluku sebagai bagian dari seleksi menuju Kapolri Cup 2026.Pembukaan turnamen dihadiri Irwasda Polda Maluku Kombes Pol. I Made Sunarta, para Pejabat Utama Polda Maluku, perwakilan Kabinda Maluku, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Maluku, KONI Provinsi Maluku, Pengurus ESI Provinsi Maluku, ESI Kota Ambon, dewan juri, panitia teknis, serta para peserta dan official dari Polres jajaran Polda Maluku.Ketua Panitia melaporkan bahwa Turnamen Kapolda Cup merupakan puncak dari proses seleksi berjenjang yang sebelumnya telah dilaksanakan di seluruh Polres jajaran Polda Maluku.Pada tahap awal, sebanyak 80 tim mendaftarkan diri mengikuti Turnamen Kapolres Cup. Setelah melalui proses verifikasi administrasi dan persyaratan peserta yang seluruhnya berusia 16 hingga 22 tahun serta berdomisili sesuai wilayah masing-masing, sebanyak 77 tim dinyatakan memenuhi syarat untuk bertanding. Tim-tim tersebut berasal dari Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease (35 tim), Polres Maluku Barat Daya (8 tim), Polres Tual (8 tim), Polres Pulau Buru (6 tim), Polres Seram Bagian Barat (4 tim), Polres Seram Bagian Timur (4 tim), Polres Kepulauan Aru (4 tim), Polres Maluku Tengah (3 tim), dan Polres Kepulauan Tanimbar (3 tim). Sementara Polres Buru Selatan dan Polres Maluku Tenggara tidak melaksanakan turnamen tingkat Polres.Para juara dari masing-masing Polres kemudian berhak melaju ke tingkat Polda. Pada Turnamen Kapolda Cup tahun ini, sebanyak 13 tim tampil mewakili enam satuan kewilayahan, yakni tiga tim dari Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, tiga tim dari Polres Seram Bagian Barat, tiga tim dari Polres Tual, dua tim dari Polres Maluku Barat Daya, serta masing-masing satu tim dari Polres Seram Bagian Timur dan Polres Pulau Buru. Total peserta, official pendamping, dan dewan juri yang hadir mencapai 79 orang.Turnamen tingkat Polda berlangsung selama dua hari, 14–15 Juli 2026, dengan total hadiah Rp30 juta, yakni Rp15 juta untuk juara pertama, Rp10 juta bagi juara kedua, dan Rp5 juta untuk juara ketiga. Tim terbaik akan mewakili Polda Maluku pada Kapolri Cup 2026 di SMESCO Jakarta pada 24–26 Juli 2026 bersama perwakilan dari 35 Polda se-Indonesia yang memperebutkan total hadiah Rp500 juta.Dalam sambutannya, Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Arif Budiman menegaskan bahwa Turnamen Kapolda Cup bukan sekadar kompetisi olahraga elektronik, tetapi merupakan implementasi nyata komitmen Polri dalam membina generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi."Turnamen Kapolda Cup ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung pembinaan talenta digital sekaligus mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat, khususnya pelajar dan generasi muda. Ajang ini menjadi kesempatan bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik, memperluas pengalaman bertanding, sekaligus mempersiapkan diri mewakili Polda Maluku pada Kapolri Cup," ujar Brigjen Pol. Arif Budiman.Menurutnya, seluruh peserta harus menjadikan kompetisi sebagai wahana pembentukan karakter dengan menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, kejujuran, tanggung jawab, serta menghormati setiap lawan maupun keputusan dewan juri.Ia juga mengingatkan agar kemajuan teknologi dimanfaatkan secara positif dan tidak disalahgunakan untuk aktivitas yang melanggar hukum."Saya berharap turnamen ini menjadi contoh bagi generasi muda dalam memanfaatkan teknologi secara positif, produktif, dan bertanggung jawab. Jangan sampai kemajuan teknologi justru membawa kita pada penyebaran hoaks, ujaran kebencian, perjudian online, penyalahgunaan narkoba maupun berbagai tindak pidana siber. Jadilah generasi yang cerdas, berintegritas, dan mampu menjadi pelopor keamanan di lingkungan masing-masing," tegasnya.Wakapolda juga meminta seluruh dewan juri dan panitia menjaga profesionalisme, objektivitas, transparansi, dan menjunjung tinggi prinsip fair play, sehingga kompetisi benar-benar menghasilkan atlet-atlet terbaik yang siap membawa nama baik Maluku di tingkat nasional."Turnamen ini bukan sekadar mencari pemenang, tetapi menjadi sarana mempererat persatuan, membangun semangat kolaborasi, memperkuat silaturahmi, serta mencetak generasi muda Maluku yang unggul, kreatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045. Saya yakin dari ajang ini akan lahir atlet-atlet e-sport terbaik yang mampu mengharumkan nama Maluku di tingkat nasional bahkan internasional," tambahnya.Polri Hadir Dekat dengan Generasi DigitalSementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., mengatakan Turnamen E-Sport Kapolda Cup merupakan implementasi transformasi Polri Presisi yang semakin adaptif terhadap perkembangan zaman dengan membangun ruang kolaborasi bersama generasi muda."Melalui kegiatan ini, Polri ingin hadir lebih dekat dengan generasi digital. E-sport bukan sekadar hiburan, tetapi telah berkembang menjadi cabang olahraga prestasi sekaligus ruang pembinaan karakter. Karena itu, Polda Maluku mendukung lahirnya atlet-atlet muda yang tidak hanya unggul dalam kompetisi, tetapi juga memiliki integritas, disiplin, sportivitas, serta kesadaran hukum dalam memanfaatkan teknologi digital," ujar Kombes Pol. Rositah Umasugi.Menurutnya, penyelenggaraan Kapolda Cup juga menjadi bagian dari upaya Polri membangun ekosistem digital yang sehat melalui pendekatan edukatif kepada generasi muda, sekaligus mengajak mereka menjauhi berbagai ancaman kejahatan siber seperti judi online, penyebaran hoaks, ujaran kebencian, hingga penyalahgunaan media digital.Turnamen E-Sport Mobile Legends Bang-Bang Kapolda Cup Road to Kapolri Cup 2026 diharapkan menjadi momentum lahirnya atlet-atlet e-sport terbaik asal Maluku yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus memperkuat kemitraan Polri dengan generasi muda dalam mewujudkan ruang digital yang aman, produktif, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045. PNO-12 15 Jul 2026, 13:53 WIT
Owen Rahadiyan Lepas Jabatan Manajer Pesipura, Fokus Strategi Jangka Panjang, Bangun Tim yang Kuat Papuanewsonline.com, Jayapura – Manajer Tim Persipura Jayapura, Owen Rahadiyan, secara resmi melepas jabatannya untuk musim kompetisi 2026/2027. Keputusan ini diambil agar beliau dapat kembali memfokuskan peran strategisnya sebagai Direktur Utama PT Nusantara Cendrawasih Karsa (NCK), pihak pengelola klub. Langkah ini disambut baik dan didukung penuh oleh Ketua Umum Persipura, Dr. Drs. Benhur Tomi Mano.Benhur Tomi Mano menyatakan tidak mempermasalahkan keputusan tersebut, karena hal ini sudah disepakati sejak awal kerja sama. “Kami sepenuhnya mendukung rencana Pak Owen. Pengelolaan penuh ada di tangan NCK, dan keputusan ini demi kemajuan jangka panjang klub,” ujarnya di Jayapura, Selasa (14/7/2026). Owen turun langsung menjadi manajer satu musim lalu untuk membangun kembali fondasi tim dan struktur organisasi agar berdiri kokoh.Kini setelah fondasi terbentuk, Owen beralih ke tugas yang lebih luas. “Tantangan sepak bola modern bukan hanya di lapangan, melainkan soal keuangan, bisnis, akademi, dan kelembagaan yang kuat,” ungkapnya. Fokus utamanya kini memastikan Persipura tumbuh menjadi klub yang sehat secara finansial, profesional, dan berkelanjutan bagi masa depan anak cucu Papua. Tanggung jawabnya justru semakin besar, bukan berkurang.Sementara ini, urusan operasional harian tim akan dikelola oleh Direktur Sepak Bola hingga ditemukan sosok yang tepat untuk mengisi posisi Manajer Tim. “Ini bukan langkah mundur, melainkan langkah maju agar saya bisa berkontribusi lebih besar membangun institusi Persipura yang tangguh,” tegas Owen.Ia berharap perubahan peran ini membawa kemajuan menyeluruh bagi klub kebanggaan seluruh masyarakat Papua.Penulis: JidEditor: OF 15 Jul 2026, 11:05 WIT
3 Personel Polda Maluku Raih Prestasi Gemilang di Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup VII Papuanewsonline.com, Tangerang – Di balik tugas menjaga keamanan masyarakat di wilayah kepulauan, tiga personel Polda Maluku membuktikan bahwa dedikasi sebagai anggota Polri juga mampu diwujudkan melalui prestasi olahraga tingkat nasional. Seorang personel Polsek Serwaru Polres Maluku Barat Daya bersama dua personel Kompi 4 Batalyon C Satuan Brimob Polda Maluku berhasil mempersembahkan dua medali emas dan satu medali perak pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Kapolri Cup VII Tahun 2026, sekaligus mengharumkan nama Polda Maluku di antara ribuan atlet dari seluruh Indonesia.Kejuaraan yang digelar di Indoor Stadium Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, pada 9–12 Juli 2026 tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dan diikuti 2.058 atlet dari berbagai provinsi. Para peserta berasal dari kategori Polri, TNI, pelajar, klub, hingga atlet umum, menjadikan Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup VII sebagai salah satu kompetisi taekwondo terbesar di Indonesia tahun ini.Di tengah ketatnya persaingan nasional, Bripda Aditya Keiwury, personel Polsek Serwaru Polres Maluku Barat Daya, tampil impresif dengan meraih medali emas pada kategori khusus Polri. Prestasi tersebut kemudian disusul Bharada Wandi Tuheteru, personel Kompi 4 Batalyon C Satbrimob Polda Maluku, yang juga sukses mempersembahkan medali emas pada kategori yang sama. Sementara itu, Bripda Alvian Rivan Pattipeilohy, personel Kompi 4 Batalyon C Satbrimob Polda Maluku, melengkapi keberhasilan kontingen dengan meraih medali perak.Ketiga personel tersebut menjadi bagian penting dari keberhasilan Kontingen Polres Maluku Barat Daya Polda Maluku yang secara keseluruhan membawa pulang 11 medali, terdiri atas 3 emas, 7 perak, dan 1 perunggu, sekaligus menempatkan Polda Maluku sebagai salah satu kontingen yang mampu bersaing dengan atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.Kapolres Maluku Barat Daya AKBP Budhi Suriawardhana, S.I.K. menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas pencapaian para personel yang berhasil mengukir prestasi nasional di tengah tanggung jawab mereka sebagai anggota Polri."Prestasi ini membuktikan bahwa personel Polri tidak hanya dituntut profesional dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga mampu menunjukkan kualitas, disiplin, dan semangat juang dalam bidang olahraga. Keberhasilan Bripda Aditya Keiwury bersama dua personel Brimob Polda Maluku menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Polres Maluku Barat Daya dan Polda Maluku," ujar Kapolres.Menurut AKBP Budhi, keberhasilan tersebut merupakan buah dari latihan yang konsisten, kedisiplinan, dan komitmen tinggi para atlet dalam membagi waktu antara tugas kedinasan dan pembinaan olahraga."Medali yang mereka raih bukan sekadar prestasi individu, tetapi menjadi simbol dedikasi, integritas, dan karakter personel Polri yang mampu memberikan kontribusi positif bagi institusi maupun daerah. Kami berharap keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya di Maluku Barat Daya, untuk terus berprestasi melalui olahraga," tambahnya.Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., menegaskan bahwa prestasi yang diraih personel Polsek Serwaru dan Satbrimob Polda Maluku merupakan cerminan keberhasilan pembinaan sumber daya manusia Polri yang berlangsung secara berkelanjutan."Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pembinaan personel Polri tidak hanya diarahkan pada peningkatan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga pada pengembangan kapasitas dan prestasi di bidang olahraga. Raihan medali di Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup VII menjadi bukti bahwa personel Polda Maluku mampu bersaing secara kompetitif di tingkat nasional sekaligus membawa nama baik institusi dan Provinsi Maluku," ungkap Kombes Pol. Rositah Umasugi.Ia menambahkan bahwa keberhasilan tersebut menjadi pesan kuat bahwa keterbatasan geografis bukanlah hambatan untuk meraih prestasi."Polda Maluku akan terus mendukung pembinaan olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia Polri yang unggul, sehat, berkarakter, dan berdaya saing. Kami berharap prestasi ini memotivasi generasi muda Maluku untuk terus mengembangkan potensi, berani bermimpi, dan mengukir prestasi hingga tingkat nasional bahkan internasional," tutupnya. PNO-12 14 Jul 2026, 13:24 WIT
Dari Mimika ke Garuda Muda: Empat Talenta PFA Dipanggil Timnas U-17 Papuanewsonline.com, Mimika – Mimpi mengenakan seragam Merah Putih kini menjadi kenyataan bagi empat pemain muda berbakat asal Papua. Yance Glen Imbiri, Dolvi Salossa, Stenly Meyanu, dan Melki Yatipai, yang merupakan binaan Papua Football Academy (PFA), resmi mendapatkan panggilan untuk mengikuti pemusatan latihan Tim Nasional Indonesia U-17. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata potensi luar biasa yang dimiliki anak-anak muda di Mimika dan wilayah Papua pada umumnya.Papua Football Academy sendiri merupakan program investasi sosial PT Freeport Indonesia yang diluncurkan guna mengembangkan sumber daya manusia melalui pendidikan dan olahraga. Akademi ini memanfaatkan fasilitas olahraga berkualitas yang dibangun pasca penyelenggaraan PON XX Papua. Keempat pemain ini dibina dengan nilai-nilai disiplin, kerja keras, kemauan belajar, dan ketangguhan mental yang kuat sejak bergabung di akademi tersebut.Salah satu kisah menyentuh hati datang dari Melki Yatipai. Panggilan Timnas diterimanya saat sedang mengikuti pelatihan di tengah hujan deras di Mimika Sport Complex. “Saya sangat terkejut dan bangga, tidak menyangka hal ini terjadi. Saya langsung menghubungi orang tua yang berpesan agar tidak cepat puas dan selalu mengandalkan Tuhan,” ujarnya. Posisi bek kanan yang kini diembannya pun merupakan hasil bimbingan dan arahan pelatih di PFA.Sementara itu, Dolvi Salossa, putra legenda sepak bola Indonesia Ortizan Salossa, juga menunjukan prestasi gemilang. Ia telah mencatatkan namanya sebagai pencetak gol terbanyak di berbagai turnamen tingkat nasional sekaligus meraih gelar pemain terbaik. Di akademi, ia dilatih tidak hanya kemampuan teknik, melainkan juga kedisiplinan hidup, mulai dari pola makan, istirahat, hingga pembentukan karakter yang tangguh.Keberhasilan keempat talenta ini menjadi inspirasi bagi anak-anak muda lainnya. Perjalanan mereka membuktikan bahwa dengan kesungguhan, bimbingan yang tepat, dan dukungan fasilitas yang memadai, anak-anak dari daerah mana pun mampu bersaing dan mengharumkan nama bangsa di kancah nasional maupun internasional.Penulis: JidEditor: OF 14 Jul 2026, 08:36 WIT
Kontingen Polres MBD-Polda Maluku Raih 11 Medali di Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup VII Papuanewsonline.com, Tangerang – Kontingen Polres Maluku Barat Daya (MBD) Polda Maluku menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Kapolri Cup VII Tahun 2026 dengan meraih 11 medali setelah bersaing bersama 2.058 atlet dari seluruh Indonesia. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan atlet Polri di wilayah timur Indonesia mampu bersaing di level nasional sekaligus mengharumkan nama Polda Maluku pada kejuaraan bergengsi yang merupakan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.Kejuaraan yang berlangsung pada 9–12 Juli 2026 di Indoor Stadium Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, diikuti atlet dari kategori Polri, TNI, pelajar, klub, hingga peserta umum. Ajang nasional ini menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit atlet taekwondo berprestasi yang mampu mengharumkan nama bangsa di masa depan.Dari 12 atlet yang diturunkan, Kontingen Polres MBD Polda Maluku berhasil membawa pulang 3 medali emas, 7 medali perak, dan 1 medali perunggu, sebuah capaian yang menempatkan kontingen asal kabupaten terluar di Provinsi Maluku tersebut sejajar dengan kontingen-kontingen terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.Dua medali emas pada Kategori Khusus Polri diraih oleh Bripda Aditya Keiwury, personel Polsek Serwaru Polres Maluku Barat Daya, dan Bharada Wandi Tuheteru, personel Kompi 4 Batalyon C Satbrimob Polda Maluku. Satu medali emas lainnya dipersembahkan oleh atlet Ria Safitri Andini.Sementara itu, medali perak disumbangkan oleh Bripda Alvian Rivan Pattipeilohy, personel Kompi 4 Batalyon C Satbrimob Polda Maluku, bersama enam atlet muda asal Maluku Barat Daya, yakni Betania Karmel Taniwel, Chrisbelle Gisella Louhenapessy, Framhel Grisel Lekransy, Cristabella Asaria Lesnussa, Eljire Pera, dan Sepqueen Villy Remiasa pada kategori Cadet. Adapun satu medali perunggu diraih Frenabdo Laban Naskay pada kategori Prestasi Junior.Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa pembinaan olahraga yang dilakukan Polri tidak hanya melahirkan personel yang profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga mampu mencetak atlet berprestasi yang kompetitif di tingkat nasional.Kapolres Maluku Barat Daya AKBP Budhi Suriawardhana, S.I.K. menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh atlet, pelatih, serta official yang telah menunjukkan dedikasi dan semangat juang hingga berhasil membawa nama baik Polres MBD dan Polda Maluku di pentas nasional."Prestasi ini merupakan buah dari disiplin, kerja keras, latihan yang berkesinambungan, serta semangat pantang menyerah seluruh atlet. Kami bangga karena mereka mampu membuktikan bahwa putra-putri dari Maluku Barat Daya dapat bersaing dan meraih prestasi di tingkat nasional," ujar Kapolres.Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan semata-mata tentang perolehan medali, tetapi juga menjadi gambaran karakter personel Polri dan generasi muda yang memiliki integritas, daya juang, serta menjunjung tinggi sportivitas."Kemenangan ini menjadi simbol semangat Presisi yang diwujudkan melalui prestasi. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh personel Polri dan generasi muda Maluku untuk terus mengembangkan potensi diri, berprestasi, serta mengharumkan nama daerah dan Indonesia di berbagai ajang olahraga," tambahnya.Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi menegaskan bahwa prestasi Kontingen Polres Maluku Barat Daya menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan sumber daya manusia Polri yang dilakukan secara berkelanjutan hingga ke wilayah kepulauan dan terluar Indonesia."Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pembinaan olahraga di lingkungan Polri berjalan secara konsisten dan mampu melahirkan atlet-atlet yang berprestasi di tingkat nasional. Raihan 11 medali dari kontingen Polres Maluku Barat Daya menjadi kebanggaan Polda Maluku sekaligus membuktikan bahwa semangat Presisi tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga melalui pembinaan sumber daya manusia yang sehat, disiplin, berkarakter, dan berdaya saing," ungkapnya.Kabid Humas berharap prestasi tersebut menjadi inspirasi bagi generasi muda di Maluku, khususnya di wilayah kepulauan dan daerah terluar, untuk terus mengembangkan potensi melalui olahraga sebagai sarana membangun karakter, kedisiplinan, serta semangat kompetisi yang sehat.Keberhasilan Kontingen Polres MBD Polda Maluku pada Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup VII Tahun 2026 menjadi bukti bahwa keterbatasan geografis bukan menjadi penghalang untuk meraih prestasi di tingkat nasional. Capaian tersebut sekaligus mempertegas komitmen Polri dalam membangun sumber daya manusia unggul melalui pembinaan olahraga prestasi, sejalan dengan semangat Polri Presisi menuju Indonesia yang semakin maju dan berdaya saing. PNO-12 13 Jul 2026, 22:23 WIT
Bangun Generasi Produktif, Polda Maluku Bagikan Peralatan Olahraga di 3 Desa Papuanewsonline.com, Malteng – Polda Maluku terus memperkuat pembinaan generasi muda melalui penyerahan bantuan peralatan olahraga kepada pemuda Desa Wakal, Desa Hitu Mesing, dan Desa Hitu Lama di Mako Polsek Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Minggu (12/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Safety Riding Wisata Rally Club dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80.Penyerahan bantuan dilakukan di hadapan Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Arif Budiman, Irjen Pol. Imam Thobroni, Irwasda Polda Maluku Kombes Pol. I Made Sunarta, para Pejabat Utama Polda Maluku, Bhayangkari, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemuda dari tiga desa.Kapolda Maluku mengatakan olahraga merupakan media strategis dalam membangun karakter generasi muda yang sehat, disiplin, berprestasi, serta terhindar dari berbagai pengaruh negatif."Melalui bantuan peralatan olahraga ini kami berharap lahir lebih banyak ruang positif bagi para pemuda untuk beraktivitas, membangun prestasi, mempererat persaudaraan, sekaligus menjauhkan diri dari penyalahgunaan narkoba, minuman keras, maupun tindakan kriminal. Pemuda adalah aset masa depan bangsa yang harus kita jaga bersama," ujar Kapolda.Ia menegaskan bahwa Polri akan terus hadir mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan organisasi kepemudaan."Kami ingin Polri menjadi mitra masyarakat dalam membangun generasi muda yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Keamanan yang kondusif akan semakin kuat apabila didukung oleh pemuda yang memiliki semangat persatuan, sportivitas, dan kepedulian terhadap lingkungannya," katanya.Penyerahan bantuan tersebut mendapat sambutan positif dari para pemuda karena dinilai mampu mendukung aktivitas olahraga dan mempererat kebersamaan antarwarga di wilayah Leihitu.Kegiatan kemudian ditutup dengan pengundian door prize bagi peserta Safety Riding dan penyerahan hadiah oleh Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi kepada para peserta. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar, mencerminkan semangat Hari Bhayangkara ke-80 sebagai momentum memperkuat pelayanan, kepedulian sosial, dan kemitraan Polri dengan masyarakat. PNO-12 13 Jul 2026, 21:44 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT