Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Cabor Muaythai Sumbang Medali Pertama Bagi Provinsi Papua Tengah
Papuanewsonline.com, Banda Aceh- Muaythai kelas Seni Muayboran Putri menjadi Cabang Olahraga (Cabor) pertama yang menyumbangkan medali bagi kontingen Provinsi Papua Tengah pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024.Perolehan Ini, setelah atlet Muaythai Muayboran Putri Papua Tengah, Fitria Juwita dan Ayu Shakira tampil memukau dan berhasil mengumpulkan nilai signifikan saat berlaga di Gedung Balee Meuseuraya Kota Banda Aceh, Kamis (5/9/2024),Pagi.Dari pantauan Media Papuanewsonline.com, atlet Muaythai Muayboran Putri Papua Tengah, Fitria Juwita dan Ayu Shakira berhasil meraih medali perak, usai mengumpulkan Nilai 8,6.Dalam pertandingan ini Atlet Putri Jawa Timur meraih medali emas dengan nilai 9,5, untuk Papua Tengah Meraih Medali Perak dengan total Nilai 8,6 sedangkan Jawa Barat meraih medali perunggu dengan total nilai 7,4.Diketahui untuk memperoleh Medali diajang PON XXI di Aceh-Sumatera Utara 2024, sangat sulit karena semua Provinsi menghadirkan atlet terbaiknya. Papua Tengah yang merupakan Provinsi Baru raihan medali perak merupakan prestasi yang membanggakan.(Tim)
05 Sep 2024, 14:26 WIT
Menhan Prabowo Dampingi Presiden Joko Widodo dalam Kunjungan Paus Fransiskus di Istana Merdeka
Papuanewsonline.com, Jakarta - Menteri Pertahanan RI (Menhan RI) Prabowo Subianto mendampingi Presiden Joko Widodo dalam kunjungan Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik Sedunia dan Kepala Negara Vatikan, Yang Teramat Mulia Sri Paus Fransiskus pada hari Rabu (4/9/2024), Istana Merdeka, Jakarta.Rombongan Paus Fransiskus tiba di Istana Merdeka sekitar pukul 09.30 WIB dan disambut dengan kehangatan, diiringi oleh pasukan berpakaian tradisional, pasukan berkuda Paspampres, serta marching band yang berangkat dari Monas Jakarta. Antusiasme masyarakat yang berkumpul di depan Istana Merdeka menambah semarak suasana saat Paus Fransiskus tiba dan disambut langsung oleh Presiden Jokowi.Prosesi resmi dimulai dengan upacara penyambutan di mana lagu kebangsaan dari kedua negara dikumandangkan, disertai dengan 21 kali dentuman meriam. Setelah itu, kedua pemimpin menyaksikan inspeksi pasukan sebelum memasuki ruang credential untuk sesi foto bersama dan pengisian buku tamu.Dalam kesempatan ini, Presiden Jokowi melakukan veranda talk dengan Paus Fransiskus di beranda Istana, didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Diskusi tersebut membahas berbagai isu penting yang menjadi perhatian bersama.Selain Menhan Prabowo, turut hadir dalam pertemuan ini sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju yaitu Menko PMK Muhadjir Effendy, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.Kunjungan Paus Fransiskus juga dihadiri oleh tokoh lainnya seperti Ketua Panitia Kedatangan Paus Fransiskus Ignasius Jonan, Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar, Duta Besar Britania Raya untuk Indonesia Dominic Jermey, Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Shinta Kamdani, serta Mantan Direktur Pelaksana, Kebijakan Pembangunan, dan Kemitraan Bank Dunia Mari Elka Pangestu. (PNO-12)
05 Sep 2024, 07:39 WIT
Kapolri Pastikan Kesiapan Pengamanan Misa Agung Paus Fransiskus
Papuanewsonline.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meninjau langsung posko operasi Tribrata Jaya, Gelora Bung Karno (GBK) dan Stadion Madya. Hal itu untuk memastikan kesiapan pengamanan Misa Agung oleh Paus Fransiskus, pada esok hari. Selain kesiapan keamanan, Sigit menginstruksikan kepada seluruh jajaran TNI-Polri untuk memastikan warga yang mengikuti Misa Agung bersama Paus Fransiskus, terlayani dengan baik. "Kami dengan Pak Panglima ingin memastikan seluruh rangkaian kesiapan pengamanan khususnya terkait dengan kegiatan puncak yang akan dilaksanakan pada esok sore, ini betul-betul bisa terselenggara dengan baik. Karena berdasarkan informasi dari panitia sampai saat ini kurang lebih 87 ribu yang akan hadir. Di luar massa cair yang tentunya semuanya harus bisa terlayani dengan baik," kata Sigit. Oleh karena itu, Sigit menjelaskan, kunjungannya bersama Panglima juga ingin memastikan pola pengamanan dan pelayanan terhadap seluruh Jemaat Misa Agung, bisa berjalan dengan baik. "Karena itu kita ingin memastikan dari sisi pengamanan, dari sisi pelayanan terhadap kegiatan Jemaat. Bagaimana proses penjemputan dan juga pengaturan parkir, rekayasa lalu lintas yang harus dilaksanakan," ujar Sigit. Sigit juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat, terkait dengan kegiatan Misa Agung pada esok hari di GBK dan Stadion Madya, pihaknya akan melakukan pengaturan rekayasa lalu lintas di sejumlah tempat. Dengan adanya rekayasa lalin tersebut, Sigit menyebut akan ada potensi kemacetan. Oleh sebab itu, Sigit meminta kepada jajaran Polisi Lalu Lintas (Polantas), agar bisa menyosialisasikan terkait dengan kebijakan tersebut. "Karena itu, kami sudah minta kepada jajaran lalu lintas, khususnya menginformasikan ke masyarakat tentang rute alternatif yang bisa digunakan selama proses kegiatan Misa. Dan tentunya kami berterima kasih atas dukungan dari seluruh masyarakat terhadap kegiatan ini. Dan kita harap ini menjadi simbol toleransi Indonesia dan kita harus jaga sama-sama," ucap Sigit.Lebih dalam, Sigit juga menyinggung Jemaat Misa Agung yang tidak bisa masuk ke dalam GBK maupun Stadion Madya. Menurutnya, hal itu sudah diantisipasi oleh panitia dengan menyediakan Videotron di sejumlah titik. "Ini tentunya bagi yang tidak masuk, tadi sudah disampaikan akan disiapkan Videotron khusus titiknya akan diinformasikan oleh panitia. Sehingga yang mungkin tidak terlayani masuk, bisa ikut kebaktian di tempat yang ditentukan oleh panitia," papar Sigit. Disisi lain, Sigit menuturkan soal pengaturan pelaksanaan Misa Agung oleh Paus Fransiskus. Nantinya, petugas keamanan bakal melakukan pengecekan kepada seluruh Jemaat. Mereka yang diperbolehkan masuk setelah melakukan pendaftaran serta diberikan gelang khusus. "Dan saat masuknya tetap kita akan melaksanakan pemeriksaan, kita pastikan semua dalam kondisi betul-betul sudah aman. Baik bagi pengunjung atau pengikut Misa yang lain, dan utamanya bagi Paus Fransiskus dan tim," tutur Sigit. Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengungkapkan, pengamanan bakal dibagi menjadi tiga ring. Jumlah personel TNI-Polri yang akan dikerahkan sebanyak 9 ribu. "Ring 1 dari Paspampres, ring 2 dari TNI, ring 3 Polri. Jumlahnya 9 ribu. Terbagi di beberapa tempat yang akan didatangi oleh Paus Fransiskus," kata Agus. (PNO-12)
04 Sep 2024, 20:50 WIT
Personel Polda Maluku Amankan Tahapan Penyampaian Hasil Rikes Paslon Kepala Daerah
Papuanewsonline.com, Ambon - Personel Polda Maluku yang tergabung dalam Satgas Operasi Mantap Praja Salawaku 2024, mengamankan tahapan penyampaian hasil Pemeriksaan Kesehatan (Rikes) terhadap Pasangan Calon (Paslon) Kepala Daerah, baik Gubernur-Wakil Gubernur Maluku, maupun Bupati-Wakil Bupati dan Walikota-Wakil Walikota se-Maluku.Pengamanan proses penyampaian kesimpulan hasil rikes terhadap paslon kepala daerah di Maluku ini berlangsung di kantor KPU Provinsi Maluku, Jalan Sultan Hassanudin, Kota Ambon, Rabu (4/9/2024).Proses penyampaian hasil rikes tersebut dibuka oleh Kepala Divisi teknis KPU Provinsi Maluku, Almudatsir Zein Sangadji. Sementara hasil rikes disampaikan oleh Ketua Tim dari RSUD Haulussy Ambon."Sebanyak 35 personel Polda Maluku tadi kami kerahkan untuk mengamankan tahapan penyampaian hasil pemeriksaan kesehatan terhadap paslon kepala daerah di Maluku," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Areis Aminnulla, S.Ik. Salah satu tahapan KPU Maluku tersebut dihadiri oleh para paslon kepala daerah, termasuk tiga calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku."Tadi prosesnya berjalan dengan lancar, dan aman," tambah Kombes Areis.Polda Maluku menyampaikan terima kasih serta memberikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat, para paslon kepala daerah maupun pimpinan partai politik yang telah bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban (kamtibmas) yang kondusif di wilayah ini."Sampai saat ini situasi kamtibmas dalam keadaan kondusif. Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian hingga saat ini," kata Kombes Areis.Kombes Areis juga mengajak seluruh komponen masyarakat agar dapat terus membantu aparat TNI/Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Maluku."Mari kita sambut Pilkada Maluku dengan semangat kekeluargaan, karena berbeda pilihan adalah hal yang biasa. Siapapun pilihan kita, tujuannya hanya satu yaitu untuk menciptakan masyarakat yang aman, damai dan sejahtera," pungkasnya. (PNO-12)
04 Sep 2024, 20:35 WIT
Pastikan Keamanan, Kapolres Gelar Safari Kamtibmas Dikecamatan Amalatu
Papuanewsonline.com, SBB - Untuk mewujudkan Pilkada Tahun 2024, yang aman dan damai, di kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), terkhusus wilayah kecamatan Amalatu, membuat Polres SBB, dibawa komando Kapolres AKBP Dennie Andreas Dharmawan, SIK menggelar kegiatan safari kamtibmas di kecamatan tersebut. Kapolres hadir dengan membawa sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres SBB.Kegiatan safari kamtibmas ini dipusatkan di desa Rumakay, dan dihadiri oleh para Kades, Raja, Kepala Pemuda, dan BPD, se-kecamatan Amalatu.Kapolres SBB, AKBP Dennie Andreas Dharmawan, SIK menjelaskan, maksud dan tujuan kegiatan safari Kamtibmas itu dalam rangka bertatap muka dan bersilahturahmi, serta saling mengenal antara Polres SBB dengan para tokoh maupun masyarakat di kecamatan tersebut."Saya (Kapolres-red) tidak berkunjung langsung ke Desa-desa yang berada di Kecamatan Amalatu, namun saya membuatnya di suatu tempat dan di situlah kita bertatap muka. Kegiatan di saat ini saya melaksanakan di Kecamatan Amalatu dan pak Waka Polres melaksanakan di Kecamatan Taniwel,"kata Kapolres dalam kegiatan safari Kamtibmas, Rabu (4/9/2024).Menurutnya, kegiatan safari ini sebagai wujud kehadiran Polres dalam meningkatkan silaturahmi guna mewujudkan Kecamatan Amalatu, yang lebih aman."Saat ini saya sangat bersyukur dikarenakan situasi Kamtibmas di wilayah Kecamatan Amalatu, semakin kondusif, sehingga harapan saya kepada para Raja, Kepala Pemuda dan Ketua BPD harus mempertahankan dan semakin di tingkatkan,"pesan orang nomor satu di Polres SBB ini.Kapolres menegaskan, kemudian yang paling terpenting adalah setiap kepala desa, harus berinovasi untuk mensejahterakan masyarakatnya. "Diharapkan agar para Kepala Desa saling berkoordinasi dengan berkomunikasi dengan Pemerintah Kabupaten dikarenakan Pak Pejabat Bupati sangat koperatif,"ujar Dennie.Kendati demikian, Kapolres mengaku, tidak inginkan Kabupaten SBB divonis di tidak baik, dalam hal melakukan aksi demo hingga pemblokiran jalan."Tujuan dari saya mendatangkan kedua tokoh agama nasional di kabupaten SBB untuk menyatukan kita semua di SBB agar tidak mudah terprovokasi sehingga kita dapat terpecah bela. Selama ini saya sudah membuat kegiatan-kegiatan yang Positif di Wilayah Kabupaten Seram bagian barat dengan mendatangkan tokoh-tokoh agama baik islam dan Kristen yang saat ini sementara viral, semata-mata agar mendoakan SBB untuk kedepan kabupaten ini lebih sejahtera dan maju,"beber Kapolres.Untuk itu, kata dia, saat ini sudah memasuki pentahapan Pilkada serentak tahun 2024, sehingga diharapkan kepada seluruh warga kecamatan Amalatu, dapat bersama-sama menjaga kestabilan keamanan Pemilu damai di wilayah kecamatan Amalatu.Sementara itu, Raja Latu, Bahktiar Patty mengapresiasi, kegiatan safari Kamtibmas Kapolres SBB itu.Menurutnya, terkait dengan kedatangan para tokoh agama kondan di Kabupaten Seram Bagian Barat, merupakan kepedulian Kapolres terhadap situasi kamtibmas di SBB.Untuk itu, Patty menegaskan, jika 7 Desa dan Negeri di Kecamatan Amalatu, telah berkomitmen untuk mendukung Polres SBB, dalam menjaga dan memelihara situasi kamtibmas di wilayah kecamatan tersebut."Kami selaku para Kepala Desa sudah berkomitmen untuk permasalahan yang terjadi antara desa tetangga bukan, merupakan permasalahan antar Desa, namun siapa yang membuat perbuatan melawan hukum, maka dia yang bertanggung jawab"tegasnya Ditempat yang sama Raja Hualoy Arif Tubaka menyampaikan, jika adanya hal yang terganjal di Desa Hualoy. Dimana ada beberapa kejahatan yang dilakukan secara pribadi yakni, curanmor, narkoba dan menjadi keresahan bagi masyarakat, sehingga lewat pertemuan tersebut diharapkan untuk bisa dapat melakukan penanganan terhadap 2 hal yang disampaikan.Sementara itu Kepala Pemuda Desa Latu Alwan Kakiay menegaskan, jika permasalah narkoba yang terjadi di Desa Latu, dirinya merupakan orang pertama yang menyerahkan pelaku narkoba di Desa Latu pihak Kepolisian untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.Masih ditempat yang sama Kepala Desa Rumahkay, Octavianus Corputty menambahkan, ada permasalahan antara kedua desa Tihulale, dan Rumahkay agar permasalahan pidana jangan melibatkan permasalahan perdata."Dan apabila terjadi permasalahan yang dilakukan oleh oknum agar di pertanggungjawabkan oleh oknum tersebut,"tandasnya.Menanggap hal itu, Kapolres mengaku, jika intinya kita saling berkomunikasi karena pentingnya komunikasi dalam menyelesaikan suatu persoalan."Dan saya pingin keberadaan saya itu sangat di butuhkan. Ada 3 Tugas Pokok Polri yaitu Harkamtibmas, Penegakan Hukum dan Melindungi, Mengayomi serta Melayani Masyarakat. Komitmen yang dilakukan oleh para Raja sangat baik,dan harus diikuti oleh seluruh Kecamatan di SBB. Pak Kapolsek agar di Lakukan Koordinasi dengan Sat Reskrim terkait dengan Tindak Pidana Curanmor yang sering dilakukan oleh oknum masyarakat Desa Hualoy. Untuk permasalahan Narkoba pak Kasat Narkoba sudah banyak melakukan upaya-upaya. Pak Kasat Narkoba membangun koordinasi dan komunikasi dengan bapak raja. Kepada para Bhabinkamtibmas harus mendampingi Raja,membuat kegiatan - kegiatan yang positif dan saling berkomunikasi yang baik dengan Pemerintah Desa,"tutup Kapolres. (PNO-12)
04 Sep 2024, 20:24 WIT
Ditlantas PMJ Lakukan Penyisiran Ranjau Paku, Amankan Perjalanan Pemimpin Gereja Katolik Dunia
Papuanewsonline.com, Jakarta - Tim Saber Subditkamsel Ditlantas Polda Metro Jaya beserta puluhan personel dari komunitas ranjau paku melakukan penyisiran ranjau di jalur arteri pada rute yang akan dilewati rangkaian perjalanan Pemimpin Gereja Katolik Dunia Paus Fransiskus, Selasa, 3 September 2024.Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Latif Usman Mengatakan Penyisiran ranjau paku dimulai dari Offramp Semanggi, B5, bunderan Patung Kuda, IRTI, Hingga depan Akomodasi."Hasilnya ditemukan pecahan besi, potongan paku dan serbuk-serbuk besi yang dapat membahayakan para pengendara" Ungkap Latif Saat Memberikan Keterangannya pada Selasa, (03/04/24).Lanjut, Selain penyisiran ranjau paku, Polda Metro Jaya juga telah menyiapkan 4.730 personel gabungan untuk mengawal dan mengamankan seluruh rangkaian kegiatan selama kunjungan Paus Fransiskus."Keselamatan Paus Fransiskus dan para pengikutnya adalah prioritas utama, dan langkah-langkah keamanan ini merupakan komitmen Polda Metro Jaya untuk menyediakan lingkungan yang aman bagi semua yang terlibat dalam kegiatan tersebut"Latif berharap langkah-langkah ini sebagi upaya untuk memastikan keamanan Paus Fransiskus tetapi juga akan membantu dalam mengurangi gangguan lalu lintas dan memastikan kelancaran acara bagi semua yang hadir."ini merupakan bagian dari upaya Polda Metro Jaya yang terpadu, mengedepankan kegiatan pengamanan secara preemtif, preventif, dan penegakan hukum"Ia juga menghimbau masyarakat untuk menghindari kawasan tersebut selama kegiatan berlangsung dan mencari jalur alternatif jika perlu, serta selalu menjaga keamanan dan ketertiban agar kunjungan Paus Fransiskus dapat berjalan dengan aman dan tertib. Pungkasnya. (PNO-12)
04 Sep 2024, 20:15 WIT
Pecalang Apresiasi Pengamanan Polri Atas Suksesnya KTT IAF di Bali
Papuanewsonline.com, Bali – Polri sukses lakukan Operasi Puri Agung II 2024 dalam rangka pengamanan KTT Indonesia-Africa Forum (IAF) ke-2. Kesuksesan ini tak lepas dari adanya kolaborasi dengan TNI dan masyarakat Bali.Elemen masyarakat yang terlibat dalam pengamanan IAF yakni pecalang, yang merupakan unsur adat yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Bali.Ketua Pecalang Desa Adat Bualu Wayan Eka, mengapresiasi pengamanan yang dilakukan oleh Polri. Ia mengatakan pecalang terus bersinergi dengan TNI-Polri sehingga event internasional itu bisa berjalan dengan baik, aman dan lancar."Untuk pengamanan yang telah diterapkan di kami, Pecalang Desa Adat Bualu pada khususnya, dari tingkat TNI dan Polri sudah sangat bagus kerjasamanya, kita selalu bersinergitas dan selalu mengedepankan dari unsur TNI dan Polri kita di barisan belakang," kata Wayan, Selasa (3/9/2024).Wayan mengakui, koordinasi pengamanan antara pecalang dan TNI-Polri sudah sangat baik. Oleh sebab itu, pihaknya mendukung penuh IAF dan agenda internasional lainnya."Harapan kedepannya semoga yang telah berjalan saat ini bisa ditingkatkan kembali dan yang sudah berlangsung sudah sangat baik sekali, sudah saling berkoordinasi saling bersinergi baik itu dengan TNI Polri dan Pecalang Desa Adat Bualu, dimanapun berada," katanya."Semoga nanti kedepannya bisa tetap selalu menjalin kerjasama yang baik dan erat ini," pungkasnya. (PNO-12)
04 Sep 2024, 18:37 WIT
Aspidsus Nixon Mahuse Diingatkan Agar Jangan Terlibat Kepentingan Dalam Kasus TPPU JR
Papuanewsonline.com, Jakarta- Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Malanesia (APMM), mengingatkan Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi Papua Nixon Mahuse, agar jangan terlibat kepentingan dalam penanganan perkara dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang ( TPPU) yang menyeret Plt Bupati Mimika Johanes Rettob Cs.Hal ini diingatkan APMM menyusul beredar informasi Aspidsus Kejati Papua Nixon Mahuse memiliki hubungan emosional dengan Plt Bupati Mimika Johanes Rettob." Kami sudah dapat informasi ada kedekatan hubungan emosional antara Aspidsus Kejaksaan Tinggi Papua Nixon Mahuse dengan Plt Bupati Mimika Johanes Rettob, sehingga perlu secara tegas APMM ingatkan, Aspidsus jangan coba-coba masuk angin dalam penanganan perkara ini," tegas Kordinator APMM Dolan Alwindo di Jakarta, Rabu (4/9/2024).Sebut Dolan, temuan PPATK yang sudah diberikan ke Kejaksaan Tinggi Papua suda menjadi pintu masuk untuk membongkar skandal dugaan korupsi TPPU Johanes Rettob Cs." Kan ada temuan PPATK tentang beberapa item, salah satunya Perjalanan Dinas dari Plt Bupati Bupati Mimika Johanes Rettob, jadi seharusnya Penyidik Kejaksaan Tinggi Papua, tidak perlu menunggu," ucapnya.Dolan menegaskan, Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Hendrizal Husin beserta jajaran harus profesional dalam menuntaskan kasus tersebut karena cukup menyitah perhatian publik." Dugaan TPPU Johanes Rettob Cs ini, cukup menyitah perhatian publik, sehingga Kejati Papua diharapkan jangan purah-purah tuli dan mengabaikan perkara ini," terangnya.Lanjut Dolan, APMM akan akan terus mengawal penanganan perkara tersebut, sehingga jangan terkesan ada pihak yang masuk angin." Sekali lagi kami ingatkan Aspidsus Kejati Papua Nixon Mahuse agar jangan terbelengu dengan kepentingan-kepentingan dalam proses penegakan hukum atas dugaan TPPU Johanes Rettob," ujarnya.Dolan mengatakan, Kepercayaan publik terhadap Kejati Papua dalam penegakan hukum di Papua dalam kondisi tidak baik-baik saja, sehingga kehadiran Hendrizal Husin sebagai pucuk pimpinan di Kejaksaan Tinggi Papua, harus membalikan kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan di Papua.Sebelumnya diketahui, Mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Witono membongkar aromah busuk dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menyeret Plt Bupati Mimika Johanes Rettob.Witono membenarkan bahwa disaat menjabat, sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Papua telah mengantongi data dari PPATK terkait dengan dugaan TPPU yang menyeret Johanes Rettob." Benar, sudah ada data dari PPATK, jadi walaupun kasus dugaan kasus korupsi yang bersangkutan sudah punya kekuatan hukum tetap, namun ada data dari PPATK yang yang bisa ditindaklanjuti, karena tidak ada kaitan dengan kasus asal (dugaan korupsinya), saya kira ini menjadi ujian bagi Pak Kajati yang baru," ungkap Witono.Witono menyebutkan, data dari PPATK tinggal didalami oleh penyidik karena tidak berkaitan dengan kasus asal yang sudah berkekuatan hukum tetap." Tolong dimonitor, karena perkara itu harus dilanjutkan, mengingat ada beberap temuan PPATK salah satunya, perjalanan dinas dari yang bersangkutan," ungkapnya.Diketahui, skandal dugaan Tindak pencucian uang (TPPU) Johenas Rettob hingga kini masi mengendap di laci penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua.Beredar informasi, perkara kasus dugaan TPPU yang menyeret Johanes Rettob ini, masi mengendap karena ada hubungan emosional pihak yang berperkara dengan Aspidsus Kejati Papua.Padahal pada Beberapa waktu lalu Kejati Papua, menyelidiki dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan oleh Plt Bupati Mimika Johannes Rettob. Dimana pihak Kejati Papua telah mengantongi data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).Mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Witono , didampingi Kasipenkum Aguwani, dengan gaganya menerangkan di Media bahwa, Kejati Papua telah mengantongi bukti awal dugaan TPPU dari Plt Bupati Mimika Johanes Rettob Cs.Alhasil saat itu Witono mengaku pihaknya akan menaikkan status TPPU tersebut ke tahap penyidikan dengan menetapkan Johanes Rettob jadi tersangka, sehingga tinggal menunggu waktu, namun dari tahun 2023 hingga akhir 2024 kasus tersebut berjalan ditempat.Hingga berita ini dipublikasikan, Kasipenkum Kejaksaan Tinggi Papua Aguwani, dan Aspidsus Nixon Mahuse belum dapat dikonfirmasi. (Tim).
04 Sep 2024, 16:20 WIT
Perjalanan Dinas Johanes Rettob Cs Menjadi Pintu Masuk Bagi Jaksa Bongkar TPPU
Papuanewsonline.com, Jakarta- Perjalanan dinas dari Plt Bupati Mimika Johanes Rettob yang menjadi temuan PPATK menjadi pintu masuk bagi penyidik Kejaksaan Tinggi Papua untuk membongkar skandal dugaan korupsi dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).Demikian disampaikan kordinator Aliansi Pemuda Mahasiswa Malanesia, Dolan Alwindo, di Jakarta, Kamis (4/9/2024)." Perjalanan Dinas dari Plt Bupati Bupati Mimika Johanes Rettob ini, kan sudah masuk temuan PPATK nah ini seharusnya menjadi pintu masuk buat penyidik Kejaksaan Tinggi Papua untuk membongkar skandal TPPU," ucapnya.Dolan menyebutkan, Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Hendrizal Husin beserta jajaran harus profesional dalam menuntaskan kasus tersebut karena cukup menyitah perhatian publik." Dugaan TPPU Johanes Rettob Cs ini, cukup menyitah perhatian publik, sehingga Kejati Papua diharapkan jangan purah-purah tuli dan mengabaikan perkara ini," terangnya.Ia menerangkan APMM akan terus mengawal penanganan perkara tersebut sehingga jangan terkesan ada pihak yang masuk angin." Kami ada mendapat informasi kalau ada pihak di internal Kejati Papua, yang sengaja mengulur-ulur waktu penanganan perkara ini, bahkan ada kedekatan Johanes Rettob dengan sejumlah aparat penegak hukum di Kejati Papua, tapi nanti pada saatnya kita akan bongkar mereka," ucap Dolan.Dolan yang juga Aktifis anti korupsi ini, mengingatkan Aspidsus Kejati Papua Nixon Mahuse agar jangan terbelengu dengan kepentingan-kepentingan dalam proses penegakan hukum atas dugaan TPPU Johanes Rettob Cs." Data PPATK kan sudah ada, lagian ada beberapa item yang menjadi temuan, sehingga penyidik Kejati Papua tinggal melakukan pengembangan," tegas Dolan.Dolan menegaskan, Kepercayaan publik terhadap Kejati Papua dalam penegakan hukum di Papua dalam kondisi tidak baik-baik saja, sehingga kehadiran Hendrizal Husin sebagai pucuk pimpinan di Kejaksaan Tinggi Papua seharusnya membalikan kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan di Papua.Sebelumnya diketahui, Mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Witono membongkar aromah busuk dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menyeret Plt Bupati Mimika Johanes Rettob.Witono membenarkan bahwa disaat menjabat, Kejaksaan Tinggi Papua telah mengantongi data dari PPATK terkait dengan dugaan TPPU yang menyeret Johanes Rettob." Benar, sudah ada data dari PPATK, jadi walaupun kasus dugaan kasus kosrupsi yang bersangkutan sudah punya kekuatan hukum tetap, namun ada data dari PPATK yang yang bisa ditindaklanjuti, karena tidak ada kaitan dengan kasus asal (dugaan korupsinya), saya kira ini menjadi ujian bagi Pak Kajati yang baru," ungkap Witono.Witono menyebutkan, data dari PPATK tinggal didalami oleh penyidik karena tidak berkaitan dengan kasus asal yang sudah berkekuatan hukum tetap." Tolong dimonitor, karena perkara itu harus dilanjutkan, mengingat ada beberap temuan PPATK hal yang tidak berkaitan dengan kasus dugaan korupsi yang sudah berkekuatan hukum tetap, misalnya dugaan TPPU terkait perjalanan dinas kan sudah ada data dari PPATK, sehingga ini ujian bagi Pak Kajati yang baru," ujarnya.Terpisah Diketahui, skandal dugaan Tindak pencucian uang (TPPU) Johenas Rettob hingga kini masi mengendap di laci penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua.Beredar informasi, mengandap-nya perkara kasus dugaan TPPU yang menyeret Johanes Rettob ini, karena ada hubungan emosional pihak berperkara dengan Aspidsus Kejati Papua yang baru.Beberapa waktu lalu Kejati Papua, menyelidiki dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan oleh Plt Bupati Mimika Johannes Rettob. Sehingga Kejati Papua telah mengantongi data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).Padahal Mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Witono , disaat menjabat didampingi Kasipenkum Aguwani, dengan gaganya menerangkan di Media bahwa, Kejati Papua telah mengantongi bukti awal dugaan TPPU dari Plt Bupati Mimika Johanes Rettob Cs dari PPATK.Alhasil saat itu Witono mengaku pihaknya akan menaikkan status TPPU tersebut ke tahap penyidikan dengan menetapkan Johanes Rettob jadi tersangka, sehingga tinggal menunggu waktu, namun dari tahun 2023 hingga akhir 2024 kasus tersebut berjalan ditempat, yakni masih mengendap di laci penyidik Kejaksaan Tinggi Papua.(Tim).
04 Sep 2024, 11:32 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru