logo-website
Selasa, 17 Feb 2026,  WIT

TPNPB Klaim Penembakan 2 Agen Intelijen Militer Indonesia di Yahukimo

Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB telah menerima laporan resmi dari Komandan Batalion Yamue, kopi Heluka klaim penembakan di Dekai.

Papuanewsonline.com - 16 Feb 2026, 22:27 WIT

Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal

TPNPB saat memberikan pernyataan pada Senin (16/02/2026).

Papuanewsonline.com, Yahukimo - Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB telah menerima laporan resmi dari Komandan Batalion Yamue, kopi Heluka, bahwa penembakan yang terjadi di jalan poros Dekai kearah Lopon pada 12 Februari 2026 kemarin yang mengakibatkan dua orang agen intelijen militer pemerintah Indonesia yang bekerja sebagai sopir tangki air minum mengalami luka tembak, itu benar kami yang lakukan.


Heluka juga melaporkan bahwa penyerangan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan operasi Batalion Yamue, Dejen Heluka bersama pasukan atas perintah saya karena wilayah perang kami sudah larang bahwa imigran Indonesia segera tinggalkan wilayah kami.

"Truk tangki dan kedua korban penembakan tersebut kami sudah pastikan bahwa mereka adalah agen intelijen militer pemerintah Indonesia yang bekerja sama dengan aparat militer Indonesia lalu masuk di wilayah konflik dengan alasan penjualan air tangki," kata kopi Heluka.


Komandan Operasi Batalion Yamue, Dejen Heluka juga melaporkan bahwa pernyataan Panglima Tinggi Agus Subiato yang mengatakan bahwa Guru, Dokter dan pekerja sipil lainnya yang ditugaskan di Papua adalah anggota TNI sehingga kami ketemu dimana saja kami siap tembak entah pejual sayur, sopir taksi, tukang ojek, tukang bakso dan lainnya kami tetap tembak mati karena itu bagian dari aparat militer Indonesia.

Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB mengimbau agar warga imigran Indonesia yang sedang berada di Yahukimo, Nduga, Intan Jaya, Puncak, Puncak Jaya, Lanny Jaya, Tembagapura, Dogiyai, Paniai, Deiyai, Maybrat, Sorong, Nabire, Asmat, dan wilayah konflik bersenjata lainnya agar segera tinggalkan wilayah tersebut dan tutup semua permainan judi, tempat seks, kios-kios dan lainnya jika melanggar maka kami siap tembak mati pemiliknya bahkan orang imigran Indonesia.

 

Penulis: Hend

Editor: GF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE