TNI AL Salurkan Bantuan Lewat Dua Jalur, Jangkau Warga Flores yang Terisolasi
TNI Angkatan Laut bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan.
Papuanewsonline.com - 22 Agu 2026, 13:28 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Jakarta — TNI Angkatan Laut bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga yang terdampak gempa berkekuatan Magnitudo 7,7 di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Melalui jalur laut dan udara secara bersamaan, bantuan dikirimkan guna menjangkau wilayah-wilayah terpencil yang sulit diakses lewat darat.
KRI Bung Hatta-370 merapat di Pelabuhan Reo, Kabupaten Manggarai, membawa 13,4 ton muatan berupa sembako, bahan pangan, obat-obatan, serta perlengkapan tidur bagi warga yang membutuhkan.
KRI Bung Hatta-370 tiba di Reo pukul 06.50 WITA setelah berlayar dari Labuan Bajo. Kapal ini mengangkut 300 paket sembako bantuan Presiden, 1.000 paket bahan pangan, makanan siap santap, obat-obatan, serta 140 karung kasur lipat. Secara bersamaan, helikopter Bell-412 dari Skuadron 400 Wing Udara 2 Puspenerbal juga diterbangkan membawa 400 kilogram kebutuhan pangan darurat berupa beras, susu, ikan kaleng, mi instan, gula, kopi, teh, dan mentega menuju wilayah pedalaman yang terisolasi.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut, Laksamana Pertama Tunggul, menyampaikan bahwa pengerahan kekuatan laut dan udara dilakukan sesuai arahan Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana Muhammad Ali.
“Jajaran TNI AL senantiasa siaga dan responsif membantu kesulitan warga. Pengerahan armada laut dan udara ini memastikan distribusi kebutuhan pokok berjalan efektif serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat di lokasi bencana,” ujarnya.
Sebelumnya, TNI AL juga telah mengerahkan 217 prajurit Marinir beserta alat berat dan tim medis menggunakan KRI Soeharso-990 guna membuka akses dan memulihkan fasilitas umum.
Penyaluran bantuan ini berlangsung di tengah menipisnya stok kebutuhan pengungsi serta rentetan gempa susulan yang terus mengguncang wilayah Flores.
Data terbaru mencatat jumlah gempa susulan telah mencapai ribuan kali, sementara jumlah korban tewas bertambah menjadi 83 orang dan 967 warga lainnya menderita luka-luka.
Pemerintah dan seluruh unsur terus berupaya memastikan setiap warga yang membutuhkan dapat segera menerima bantuan dan penanganan yang layak.
Penulis: Jid
Editor: OF