Darurat Api di Boven Digoel: Hampir 20 Kali Kebakaran Hanguskan Wilayah di Musim Kemarau
Alarm bahaya kebakaran kini berbunyi kencang di Kabupaten Boven Digoel. Memasuki puncak musim kemarau yang panas dan kering, hampir 20 titik kebakaran tercatat terjadi dalam waktu berdekatan.
Papuanewsonline.com - 22 Agu 2026, 18:00 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Boven Digoel - Alarm bahaya kebakaran kini berbunyi kencang di Kabupaten Boven Digoel. Memasuki puncak musim kemarau yang panas dan kering, hampir 20 titik kebakaran tercatat terjadi dalam waktu berdekatan. Situasi ini membuat pemerintah daerah angkat suara dan meminta warga untuk siaga penuh.
Imbauan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Boven Digoel, Yeremias Wagunop, pada Kamis (20/8/2026).

Menurut Yeremias, cuaca ekstrem menjadi pemicu utama. Panas yang menyengat dan dedaunan kering membuat api mudah tersulut dan cepat merambat, terutama di kawasan padat permukiman.
"Ini menjadi perhatian kita bersama. Pemerintah dan masyarakat harus bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan, terutama selama musim kemarau," tegas Yeremias.
Kasatpol PP menyoroti kebiasaan yang sering dianggap sepele namun berakibat fatal, seperti membakar sampah dan membuka lahan dengan cara dibakar.
Ia meminta warga untuk menghentikan total aktivitas tersebut selama musim kemarau.
"Jika terpaksa menggunakan api, pastikan api benar-benar padam 100 persen dan tidak meninggalkan bara," terangnya.
Tak hanya imbauan, Yeremias juga memberikan strategi penyelamatan dini yang bisa dilakukan setiap keluarga.
Ia mendorong setiap RT/RW dan kepala keluarga untuk menyiapkan sumber air cadangan di lingkungan masing-masing, baik berupa ember besar, drum, toren, maupun bak penampungan.

Langkah sederhana ini dinilai sangat krusial sebagai pertolongan pertama sebelum mobil pemadam tiba di lokasi.
"Siapkan sumber air di lingkungan masing-masing dan saling mengingatkan. Keselamatan masyarakat menjadi yang utama," katanya.
Pemerintah Kabupaten Boven Digoel mengajak seluruh warga untuk tidak menganggap remeh ancaman kebakaran ini.
"Dengan kepedulian bersama, saling mengingatkan, dan segera melaporkan jika melihat titik api sekecil apa pun, besar harapan masyarakat bisa melewati musim kemarau tanpa korban," tegasnya.
Kasatpol PP berharap masyarakat tetap waspada terhadap kebakaran, menjaga lingkungan, menyiapkan sumber air, dan mengutamakan keselamatan keluarga.
Penulis: Muhtar
Editor: OF