logo-website
Minggu, 23 Agu 2026,  WIT

Karhutla dan Cuaca Kering, Dinkes Papua Tengah Siagakan Puluhan Ribu Masker Cegah Lonjakan ISPA

Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah mengambil langkah cepat mengantisipasi potensi lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat asap kebakaran hutan dan lahan serta cuaca yang kering belakangan ini.

Papuanewsonline.com - 22 Agu 2026, 14:41 WIT

Papuanewsonline.com/ Pendidikan & Kesehatan

Asap kebakaran hutan dan lahan serta cuaca yang kering.

Papuanewsonline.com, Nabire — Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah mengambil langkah cepat mengantisipasi potensi lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat asap kebakaran hutan dan lahan serta cuaca yang kering belakangan ini. 

Puluhan ribu lembar masker telah disiapkan dan pemantauan kesehatan diperketat guna menjaga kesejahteraan masyarakat di tengah kondisi lingkungan yang kurang bersahabat.

Langkah pencegahan ini diambil sejak dini agar tidak menimbulkan dampak kesehatan yang meluas.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Papua Tengah, dr. Agus, menjelaskan bahwa data Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons mulai menunjukkan adanya tren kenaikan kasus ISPA. 

Meski angka tersebut belum melonjak secara drastis, pihaknya menegaskan tidak boleh lengah dan harus segera mengambil langkah penanganan.

“Data SKDR menunjukkan mulai ada kenaikan kasus ISPA walau belum signifikan, namun kami tidak boleh lengah,” ujar dr. Agus di Nabire, Sabtu (22/8/2026).

Sebagai langkah nyata, Dinkes telah menyiapkan obat batuk, vitamin, serta mengamankan stok masker tiga lapis sebanyak 23 karton atau sekitar 60 ribu lembar. 

Petugas juga dikerahkan membagikan sedikitnya 1.000 masker setiap hari di tempat-tempat umum. Armada ambulans pun disiapkan guna merespons kondisi darurat warga yang mengalami gangguan pernapasan berat. 

Kegiatan Car Free Day di Nabire masih diizinkan demi menjaga perekonomian warga, namun kebijakan tersebut akan terus dievaluasi sesuai perkembangan kualitas udara.

Pemerintah daerah menghimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan yang dapat memperburuk kualitas udara. 

Warga dianjurkan disiplin menggunakan masker saat keluar rumah, menjaga sirkulasi udara di dalam rumah, memperbanyak minum air putih, serta mengonsumsi makanan bergizi guna menjaga daya tahan tubuh. 

Jika mengalami gejala batuk pilek lebih dari tiga hari, demam tinggi, napas sesak, atau muncul warna kebiruan pada bibir dan kulit, segera periksakan diri ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat.

Penulis: Jid

Editor: OF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE