Setelah RS di Makasar dan Surakarta, Pj. Bupati Mappi Teken MoU bersama Direktur RSUD Kota Jayapura
Kerjasama ini merupakan program layanan kesehatan rujukan yang telah dianggarkan oleh Dinas Kesehatan dalam APBD Tahun 2023. Juga melalui RSUD Mappi pada program bantuan rujukan kepada pasien yang tidak bisa tertangani dan perlu tindakan rujukan
Papuanewsonline.com - 23 Feb 2023, 21:52 WIT
Papuanewsonline.com/ Pendidikan & Kesehatan
Papuanewsonline.com, JAYAPURA – Sebagai upaya untuk peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Mappi terus memperluas jaringan kerjasama. Sebelumnya dilakukan dengan dua rumah sakit di Makassar dan Surakarta, kali ini kerjasama juga dilakukan dengan RSUD Kota Jayapura yang beralamat di Dok II Jayapura.
Penandatangan perjanjian
kerjasama dilakukan oleh Pj Bupati Mappi, Michael R. Gomar, S.STP., M.Si dengan
Direktur RSUD Kota Jayapura, Dr. Anton Tony Mote, M.K.M. Turut hadir
menyaksikan Kadis Kesehatan Kabupaten Mappi, Dr. Ronny Herry Tombokan,
Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Papua Dr. Aaron Rumainum M.Kes.
Pj Bupati Mappi, Michael R.
Gomar, S.STP., M.Si mengatakan kerjasama ini merupakan program layanan
kesehatan rujukan yang telah dianggarkan oleh Dinas Kesehatan dalam APBD Tahun
2023. Juga melalui RSUD Mappi pada program bantuan rujukan kepada pasien yang
tidak bisa tertangani dan perlu tindakan rujukan.
“Untuk pelayanan kesehatan
rujukan ini kita melihat beberapa
kasus-kasus kesehatan yang dialami oleh masyarakat yang bisa tertangani oleh
RSUD Mappi berdasarkan hasil diagnosa dan bisa ditangani maka akan dilayani
oleh RSUD Kabupaten Mappi. Tetapi yang tidak bisa ditangani akan dirujuk ke
RSUD Kota Jayapura,” ungkapnya.
Sebelumnya diungkapkan Pj Bupati,
Pemkab Mappi sudah melakukan penandatangan kerjasama dengan beberapa rumah
sakit dianatara RS Wahidin Masyarakat, RSO Surakarta yang merupakan rumah sakit
spesialis tulang. Setelah RSUD Kota Jayapura, selanjutnya akan dilakukan penandatangan
kerjasama dengan RSUD Merauke.
Program layanan kesehatan rujukan
ini menggunakan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2023. Pemkab Mappi
akan melakukan evaluasi pada semester pertama, untuk melihat kebutuhan anggaran
dalam pelaksanaan program. Apabila dana belum mencukupi maka akan dilakukan
penambahan dalam APBD Perubahan.
Kerjasama dengan rumah sakit di
luar Mappi, dijelaskan Pj Bupati, harus dilakukan karena ia mengakui kondisi
RSUD Mappi yang masih tipe D dan fasilitas terbatas. Tapi secara bertahap akan
dilakukan perbaikan baik dari sisi sarana prasarana maupun sumber daya manusia
dalam hal ini tenaga medis terutama tenaga spesialis.
Sementara pembenahan RSUD Mappi
dilakukan, maka Pemkab mengambil kebijakan bekerjasama dengan beberapa rumah
sakit. Rumah sakit yang dipilih juga merupakan hasil assessment Dinas Kesehatan
yang menilai cukup baik dan cukup layak serta mempunyai pelayanan yang cukup
baik sehingga kita Pemkab Mappi melakukan kerjasama.
Kerjasama tahap pertama ini akan
berlaku selama tiga tahun ke depan. Ia berharap program ini bisa menjadi contoh
bagi kabupaten/kota lain di Papua. Sebab pelayanan kesehatan tidak bisa
dilakukan secara parsial atau dilakukan sendiri tapi membutuhkan instansi lain
terutama yang memiliki kredibilitas pelayanan yang cukup baik.
Tidak semua pasien akan dirujuk.
Disesuaikan dengan status atau kondisi kesehatan. Tentunya mendapat surat
rujukan. Selain pasien yang berobat, pendamping atau keluarga juga akan masuk
dalam tanggungan Pemkab Mappi sebanyak dua orang tanpa biaya atau gratis.
Sementara itu Direktur RSUD Kota Jayapura, Dr. Anton Tony Mote, M.K.M sangat mengapresiasi Pj Bupati Mappi
yang telah memberi akses pelayanan yang sangat baik kepada masyarakat Mappi.
“Kami apresiasi kepaa bapak Pj Bupati Mappi dan Pak Kadis Kesehatan yang sudah
melakukan koordinasi yang sangat baik sehingga untuk pertama kali kita dapat
melakukan perjanjian kerjasama dengan kabupaten yang ada di Tanah Papua,”
paparnya.
Ia menuturkan, kerjasama dengan
pemerintah daerah Mappi merupakan momen yang sangat luar biasa, karena ini
menjadi pertama kali RSUD Kota Jayapura melakukan kerjasama dengan Kabupaten
yang ada di Tanah Papua.
Untuk itu dr Anton Mote berharap
agar masyarakat Mappi terus mendukung pemerintah kabupaten yang sudah memiliki
kepedulian tinggi dalam memberikan layanan kesehatan sebagai hak paling
mendasar dari masyarakat. Apalagi semua biaya ditanggung pemerintah menggunakan
dana Otsus.
Anton Mote berharap, Bupati lain
di Tanah Papua bisa mencontoh dan bisa melakukan hal yang sama karena layanan
kesehatan adalah hak rakyat. “Otsus jelas untuk pendidikan dan kesehatan, kami
setiap hari didatangi oleh masyarakat dari beberapa kabupaten. Kami berharap
agar bisa mencontohi pak Pj Bupati Mappi, Kami harap agar bupati/walikota yang
lain segera melakukan kerjasama dengan kami karena rata-rata masyarakat dari
beberapa kabupaten lain ini selalu di rujuk ke RSUD Kota Jayapura,” jelasnya.
RSUD Kota Jayapura. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik
kepada masyarakat Mappi.(Redaksi)