Satgas Damai Cartenz Dan TNI Akan Turun Tangan Untuk Penyelamatan Pilot Susi Air
Kapolda papua akan adakan rapat khusus dalam mengambil langkah-langkah dalam penegakan hukum
Papuanewsonline.com - 17 Jun 2023, 14:02 WIT
Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal
Papuanewsonline.com Jayapura –
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri menyatakan terkait perkembangan pilot Susi Air Kapten Philips Mark Mehterns yang disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua masih terus dilakukan. Kini, tim memusatkan penelusuran di sekitar wilayah Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.
Kapolda Papua mengatakan akan berkolaborasi dengan Satgas
Damai Cartenz dan TNI untuk membantu penangkapan terhadap pelaku penyanderaan
dan juga untuk menyelamatkan pilot Susi Air tersebut.
“Kita sudah mengambil langkah mulai dari tahap awal sampai dengan terakhir.Saya juga sudah bertemu dengan semua pihak maupun Tokoh agama,tokoh masyarakat untuk dapat bernegosiasi dengan kelompok Egianus Kogoya,” ucap Kapolda Papua saat diwawancarai awak media pada penutupan Open Tournament Bola Voli di GOR Voli Koya Koso, Jumat (16/06).

Terkait dengan batasan waktu yang di share oleh kelompok
Egianus Kogoya, Kapolda mengatakan bahwa ini akan menjadi sebuah pertimbangan
secara cermat untuk pihaknya melihat proses tersebut secara kehati-hatian dalam
mengambil langkah-langkah penegakan hukum.
“Kami tidak mau nanti dampak yang kita lakukan itu bisa
berakibat fatal pada pilot tersebut dan tentunya kami sudah memetakan bagaimana
posisi yang ada pada pilot serta akan membuat rapat khusus untuk mengambil
langkah-langkah cepat dalam sisa waktu yang ada ini untuk bisa betul-betul baik
langkah negosiasi dan penegakan hukum akan kita lakukan,” ungkap Kapolda.
Lebih lanjut, Irjen Fakhiri mengatakan pihaknya selalu
menyiapkan ruang untuk bernegosiasi dan untuk siapapun yang merasa mampu
berkomunikasi aparat keamanan akan memberikan jaminan untuk silahkan
berkomunikasi tapi juga mempunyai batas waktu.
“Saya tidak bisa memberikan waktu cukup lama karena kami kan
selalu ditanya sudah berapa lama kapan tentunya kecermatan dan ketelitian ini
yang kita selalu dihitung dengan baik dan diperhatikan,” tutur Irjen Fakhiri.
Diakhir, Irjen Fakhiri mengatakan jika ada unsur masyarakat
dan unsur Pemerintah yang terlibat aktif dalam membantu kelompok Egianus Kogoya
tentunya akan berhadapan dengan proses hukum.
“Saya tidak akan main-main lagi dan saya sudah warning tapi
mereka selalu main-main dengan itu, jika ada yang memberikan uang kepada KKB
dan memenuhi unsur yang saya katakan, periksa,” pungkas Irjen Fakhiri.(PNO-11)