logo-website
Rabu, 01 Apr 2026,  WIT

Polsek Kawasan Bandara Mimika Gelar Razia Sajam, Amankan 1 Busur Dan 28 Anak Panah

Polsek Kawasan Bandara melaksanakan razia khusus terhadap senjata tajam berupa busur dan panah dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat pasca konflik sosial di Distrik Kwamki Narama.

Papuanewsonline.com - 31 Mar 2026, 22:59 WIT

Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal

Tampal Personel Polsek Kawasan Bandara saat mengamankan busur dan panah.

Papuanewsonline.com, Timika – Polsek Kawasan Bandara melaksanakan razia khusus terhadap senjata tajam (sajam) berupa busur dan panah dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat pasca konflik sosial di Distrik Kwamki Narama.


Kegiatan yang dipimpin oleh Ipda Yusran Jaya Milu (Kapolsek Kawasan Bandara Mimika) bekerja sama dengan tim pengamanan Bandara Mozes Kilangin Timika digelar pada Selasa (31/3/26) di area Bandara Mozes Kilangin dan Terminal Perintis Avco.

Kasihumas Polres Mimika Iptu Hempy Ona, SE menjelaskan bahwa razia dilakukan secara menyeluruh di Terminal Perintis Bandara Avco maupun area kedatangan dan keberangkatan Bandara UPBU Mozes Kilangin Timika.

Personel melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap barang bawaan calon penumpang serta penumpang yang baru tiba, guna mendeteksi adanya benda berbahaya yang dapat mengganggu ketertiban.

"Kegiatan ini bertujuan mencegah masuknya atau penyebaran senjata alami yang berpotensi memicu konflik kembali," ujarnya.

Dalam pelaksanaan razia, personel berhasil mengamankan 1 buah busur dan 28 anak panah yang dibawa oleh salah seorang penumpang pesawat Reven Global Transport yang berasal dari Lapter Noema Distrik Jila. Pemilik barang berinisial T.D (37 tahun) beralamat di Jalan Baru, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika.

Setelah ditemukan, barang bukti tersebut langsung diamankan di Polsek Kawasan Bandara untuk proses lebih lanjut.

Hempy menambahkan bahwa setelah menyelesaikan proses pemeriksaan awal, barang bukti akan disimpan sementara di Polsek Kawasan Bandara sebelum dilakukan pemusnahan sesuai prosedur hukum.

"Kegiatan razia sajam pasca konflik sosial di Kwamki Narama merupakan tindakan preventif untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Mimika," jelasnya.

Razia ini juga menjadi bagian dari upaya bersama menciptakan lingkungan bandara yang aman bagi seluruh penumpang dan masyarakat sekitar.

 

Penulis: Jid

Editor: GF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE