Polsek Kawasan Bandara Mimika Gelar Razia Sajam, Amankan 1 Busur Dan 28 Anak Panah
Polsek Kawasan Bandara melaksanakan razia khusus terhadap senjata tajam berupa busur dan panah dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat pasca konflik sosial di Distrik Kwamki Narama.
Papuanewsonline.com - 31 Mar 2026, 22:59 WIT
Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal
Papuanewsonline.com, Timika – Polsek Kawasan Bandara melaksanakan razia khusus terhadap senjata tajam (sajam) berupa busur dan panah dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat pasca konflik sosial di Distrik Kwamki Narama.
Kegiatan yang dipimpin oleh Ipda Yusran Jaya Milu (Kapolsek
Kawasan Bandara Mimika) bekerja sama dengan tim pengamanan Bandara Mozes
Kilangin Timika digelar pada Selasa (31/3/26) di area Bandara Mozes Kilangin
dan Terminal Perintis Avco.
Kasihumas Polres Mimika Iptu Hempy Ona, SE menjelaskan bahwa
razia dilakukan secara menyeluruh di Terminal Perintis Bandara Avco maupun area
kedatangan dan keberangkatan Bandara UPBU Mozes Kilangin Timika.
Personel melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap barang
bawaan calon penumpang serta penumpang yang baru tiba, guna mendeteksi adanya
benda berbahaya yang dapat mengganggu ketertiban.
"Kegiatan ini bertujuan mencegah masuknya atau
penyebaran senjata alami yang berpotensi memicu konflik kembali," ujarnya.
Dalam pelaksanaan razia, personel berhasil mengamankan 1
buah busur dan 28 anak panah yang dibawa oleh salah seorang penumpang pesawat
Reven Global Transport yang berasal dari Lapter Noema Distrik Jila. Pemilik
barang berinisial T.D (37 tahun) beralamat di Jalan Baru, Distrik Mimika Baru,
Kabupaten Mimika.
Setelah ditemukan, barang bukti tersebut langsung diamankan
di Polsek Kawasan Bandara untuk proses lebih lanjut.
Hempy menambahkan bahwa setelah menyelesaikan proses
pemeriksaan awal, barang bukti akan disimpan sementara di Polsek Kawasan
Bandara sebelum dilakukan pemusnahan sesuai prosedur hukum.
"Kegiatan razia sajam pasca konflik sosial di Kwamki
Narama merupakan tindakan preventif untuk menjaga situasi tetap aman dan
kondusif di wilayah Kabupaten Mimika," jelasnya.
Razia ini juga menjadi bagian dari upaya bersama menciptakan
lingkungan bandara yang aman bagi seluruh penumpang dan masyarakat sekitar.
Penulis: Jid
Editor: GF