Polda Papua Percepat Penyelidikan dan Bantuan Kemanusiaan Pascaledakan di Biak
Polda Papua terus mengintensifkan upaya pengungkapan peristiwa ledakan yang diduga berasal dari bom peninggalan Perang Dunia II, yang terjadi pada 31 Mei 2026 di Kabupaten Biak Numfor
Papuanewsonline.com - 05 Jun 2026, 10:18 WIT
Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal
Papuanewsonline.com, Biak – Polda Papua terus mengintensifkan upaya pengungkapan peristiwa ledakan yang diduga berasal dari bom peninggalan Perang Dunia II, yang terjadi pada 31 Mei 2026 di Kabupaten Biak Numfor. Hingga Kamis (4/6), tim gabungan yang terdiri dari Gegana Brimob, Jibom, Puslabfor, TNI, Basarnas, dan instansi terkait terus melakukan penyisiran, pencarian korban, serta pengumpulan barang bukti untuk mengungkap penyebab pasti peristiwa yang merenggut nyawa enam warga tersebut.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito,
menyatakan bahwa sejumlah barang temuan telah diuji secara awal di lokasi,
sementara sebagian lainnya dibawa ke Jayapura untuk diperiksa lebih mendalam
oleh tim forensik.
Langkah ini ditempuh agar hasil penyelidikan dapat
dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Untuk memastikan identitas korban, Tim DVI
dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan juga telah diterjunkan guna menganalisis
potongan tubuh yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian.
Pencarian terhadap tiga orang yang masih dinyatakan hilang
terus diperluas hingga radius 3 kilometer, dengan melibatkan personel gabungan,
pemerintah daerah, nelayan, dan relawan.
Di sisi lain, kepedulian juga ditunjukkan melalui kegiatan
trauma healing yang dipimpin Wakapolres Biak Numfor bersama Polwan,
Bhayangkari, dan tenaga kesehatan. Kegiatan ini menyasar anak-anak dan warga
yang masih merasa takut, agar kondisi psikologis mereka dapat pulih kembali.
“Polri tidak hanya berfokus pada aspek hukum dan keamanan,
tetapi juga hadir memberikan dukungan moril dan pendampingan agar masyarakat
dapat kembali tenang,” ujar Kombes Cahyo.
Ia menambahkan bahwa situasi di Biak saat ini terpantau aman
dan kondusif, meski seluruh proses penyelidikan dan pencarian masih terus
berlangsung secara bertahap.
Penulis: Jid
Editor: GF