Pertama Kalinya, Periset Diundang dan Pamerkan Hasil Riset di Istana
Presiden Prabowo Subianto untuk pertama kalinya mengundang dan berdialog langsung dengan 150 periset dari Badan Riset dan Inovasi Nasional [BRIN] di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis [06/08/2026].
Papuanewsonline.com - 07 Agu 2026, 13:23 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Jakarta - Momen bersejarah terjadi di Istana Kepresidenan. Presiden Prabowo Subianto untuk pertama kalinya mengundang dan berdialog langsung dengan 150 periset dari Badan Riset dan Inovasi Nasional [BRIN] di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis [06/08/2026].
Para periset yang datang dari seluruh Indonesia itu tidak hanya berdiskusi, tetapi juga memamerkan langsung hasil riset dan inovasi unggulan mereka kepada Presiden.
Dalam taklimatnya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa penguasaan sains dan teknologi adalah kunci mutlak penentu kemajuan sebuah bangsa.

"Negara yang mampu mengembangkan dan menguasai sains dan teknologi akan melaju dengan pesat," tegas Presiden di hadapan para periset.
Menurut Presiden, tidak ada kemajuan tanpa fondasi pendidikan yang kuat. Oleh karena itu, penguatan sektor pendidikan menjadi prasyarat utama untuk melahirkan inovasi, riset, dan berbagai terobosan.
Pemerintah, kata Presiden, menempatkan investasi di sektor pendidikan sebagai prioritas strategis nasional untuk menyiapkan generasi penerus yang mampu menghasilkan penemuan, inovasi, dan paten yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
Tinjau Inovasi BRIN
Sebelum pertemuan dimulai, Presiden Prabowo terlebih dahulu meninjau langsung pameran hasil riset BRIN yang digelar di lingkungan Istana.

Sejumlah inovasi strategis yang ditampilkan menarik perhatian Presiden, di antaranya:
1. Teknologi MOF untuk Gas Alam: Teknologi penyimpanan gas alam bertekanan rendah berbasis Metal Organic Framework [MOF] yang berpotensi besar menghemat beban subsidi LPG nasional.
2. PUNA Alap-Alap: Pesawat Udara Nirawak [PUNA] Alap-Alap yang memiliki kemampuan terbang hingga enam jam dengan jangkauan sekitar 100 kilometer.
3. Teknologi Giant Sea Wall: Inovasi teknologi pelindung pantai untuk mendukung proyek strategis nasional Giant Sea Wall.
Selain itu, BRIN juga memamerkan berbagai inovasi lain di bidang kedirgantaraan, kesehatan, pangan, pengolahan air bersih, hingga teknologi strategis lainnya.
Atas capaian tersebut, Presiden Prabowo memberikan apresiasi tinggi. Ia menilai hasil riset BRIN sangat relevan dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan sekaligus mendukung kemandirian nasional.
Editor: OF