logo-website
Jumat, 28 Agu 2026,  WIT

Pasca Konflik, Polsek Mimika Barat Hadir Melindungi Keamanan dan Mendukung Pendidikan di Kapiraya

Polsek Mimika Barat turun langsung ke Kampung Kapiraya, Distrik Mimika Barat Tengah, Kabupaten Mimika, pada Kamis (27/8/2026) untuk memantau situasi keamanan sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Papuanewsonline.com - 28 Agu 2026, 13:23 WIT

Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal

Polsek Mimika Barat Melindungi Keamanan dan Mendukung Pendidikan di Kapiraya.

Papuanewsonline.com, Mimika — Polsek Mimika Barat turun langsung ke Kampung Kapiraya, Distrik Mimika Barat Tengah, Kabupaten Mimika, pada Kamis (27/8/2026) untuk memantau situasi keamanan sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat. 

Langkah ini diambil guna menjaga stabilitas keamanan pasca terjadinya konflik antara masyarakat Suku Kamoro dan Suku Mee terkait sengketa tapal batas antara Kabupaten Deiyai dan Kabupaten Mimika. 

Kegiatan ini melibatkan personel kunci, antara lain Aiptu Alfino Yanri (Kanit Intel), Bripka Ahsan Nur (Kanit Reskrim), serta Briptu Darmawan (Ba Intel).

Selain melakukan patroli dan pemantauan keamanan, pihak kepolisian juga menunjukkan kehadiran yang humanis dengan membantu kelancaran aktivitas pendidikan di wilayah tersebut. 

Pukul 07.40 WIT, Briptu Darmawan terlihat menjemput para murid SD Negeri Uta 2 dari Pelabuhan Lokpon KM 0 menuju sekolah mereka di KM 4 Kapiraya menggunakan kendaraan roda tiga. 

Para siswa tiba di halaman sekolah sekitar pukul 08.00 WIT dalam keadaan aman dan selamat, sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Kehadiran Polsek Mimika Barat tidak hanya sebatas pengawalan fisik, tetapi juga mengisi kekosongan waktu belajar dengan memberikan edukasi karakter kepada para siswa. 

Sekitar pukul 10.30 WIT, Aiptu Alfino Yanri memberikan arahan dan pengajaran yang meliputi pentingnya nilai-nilai Pancasila, sikap hormat kepada orang tua dan guru, serta semangat untuk rajin belajar demi masa depan yang lebih cerah. 

Personel juga menyampaikan imbauan pencegahan kebakaran lahan di tengah musim kemarau, agar para pelajar tidak membakar rumput atau lahan sembarangan yang berpotensi memicu kebakaran besar.

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata koordinasi dan kolaborasi yang erat antara pihak kepolisian dan SD Negeri Uta 2. 

Pihak sekolah menyambut baik langkah tersebut dan berharap dukungan ini dapat terus berlanjut, sehingga proses belajar mengajar tetap berjalan lancar dan para siswa tetap merasa aman untuk hadir ke sekolah di tengah situasi pasca konflik yang masih berlangsung.

Penulis: Jid

Editor: OF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE