Papua Destinasi Investasi Karbon Hijau, Pemerintah Buka Peluang Besar Bagi Investor
Pemerintah resmi mengundang para investor baik dari dalam maupun luar negeri untuk mengembangkan proyek ekonomi karbon di wilayah Tanah Papua.
Papuanewsonline.com - 16 Jul 2026, 12:58 WIT
Papuanewsonline.com/ Ekonomi
Papuanewsonline.com, Jakarta – Pemerintah resmi mengundang para investor baik dari dalam maupun luar negeri untuk mengembangkan proyek ekonomi karbon di wilayah Tanah Papua. Dengan kekayaan hutan tropis yang sangat luas dan terjaga, wilayah ini dinilai memiliki potensi luar biasa menjadi pusat pengembangan ekonomi hijau nasional. Langkah ini didukung penguatan aturan hukum, jaminan hak masyarakat adat, serta rancangan sistem usaha yang menguntungkan semua pihak.
Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua, Velix Wanggai, menyampaikan hal ini dalam Forum Strategis Pasar Karbon di Bursa Efek Indonesia, Selasa (14/7/2026).
“Kebijakan karbon ini kami jadikan pengubah permainan. Ia mempertemukan pemerintah, investor, dan masyarakat adat membangun kemakmuran tanpa merusak alam,” ujarnya.
Langkah ini sejalan komitmen iklim Indonesia dan Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 tentang Nilai Ekonomi Karbon.
Pemerintah tidak hanya menyusun aturan, tetapi juga memetakan secara rinci wilayah tanah, hutan, dan laut milik masyarakat adat.
Tujuannya memberikan kepastian hak yang kuat, memastikan manfaat investasi diterima secara adil, serta menjamin keberlanjutan usaha.
Salah satu modal besar adalah tersedianya kawasan Perhutanan Sosial seluas 1,86 juta hektare yang siap dikelola bersama masyarakat setempat.
Saat ini tengah disiapkan proyek percontohan di enam provinsi di Papua. Velix menegaskan bahwa investasi yang dibangun bukan sekadar mencari keuntungan semata, melainkan membangun ekosistem yang seimbang.
“Kami tawarkan kerja sama yang adil: alam terjaga, masyarakat sejahtera, dan target pengurangan emisi negara tercapai,” tutupnya.
Penulis: Jid
Editor: OF