logo-website
Jumat, 27 Feb 2026,  WIT

Menteri Agama Akan Percepat Pembentukan Kanwil Kemenag Di Empat Provinsi Papua Baru

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat proses pembentukan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama di empat provinsi baru di Papua

Papuanewsonline.com - 27 Feb 2026, 09:58 WIT

Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan

Audiensi pimpinan New Papua Foundation bersama Menteri Agama Nasaruddin Umar di Kantor Kementerian Agama pada Kamis (26/02).

Papuanewsonline.com, Papua – Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat proses pembentukan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama di empat provinsi baru di Papua. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi New Papua Foundation di Kantor Kementerian Agama pada Kamis (26/02), dengan tujuan memastikan layanan keagamaan lebih efektif dan terjangkau bagi masyarakat setempat.


"Kita sedang giat menyelesaikan proses administratif bersama sejumlah kementerian terkait, agar kehadiran negara bisa dirasakan secara nyata di pelosok Papua," ujar Menag dengan penuh tekad.

Ia juga menambahkan, "Papua adalah bagian tak terpisahkan dari NKRI, dan setiap warganya berhak mendapatkan pelayanan yang terbaik dari negara."

Empat provinsi yang menjadi fokus pembentukan Kanwil baru adalah Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Barat Daya.

Menurut Menag, langkah ini sangat strategis untuk menjamin layanan keagamaan berjalan dengan baik, sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat di daerah otonomi baru tersebut.

Proses pembentukan sedang dilaksanakan secara menyeluruh dengan melakukan koordinasi erat bersama Kementerian Keuangan, Kementerian PAN-RB, dan Bappenas untuk menyelesaikan segala aspek yang diperlukan.

"Kerja sama lintas kementerian adalah kunci keberhasilan pembentukan Kanwil ini, karena tidak hanya soal struktur organisasi, tetapi juga tentang dukungan anggaran dan sumber daya manusia yang memadai," jelas Menag.

Menag menjelaskan bahwa kerja sama lintas kementerian sangat penting agar pembentukan Kanwil tidak hanya terbentuk secara struktural, tetapi juga didukung oleh kesiapan anggaran, formasi sumber daya manusia yang kompeten, serta tata kelola yang akuntabel.

"Ini bukan hanya soal pembentukan kantor secara fisik, melainkan memastikan setiap layanan bisa sampai ke masyarakat dengan tepat dan berkualitas," ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa upaya ini merupakan bagian dari komitmen negara untuk memberikan pelayanan yang merata di seluruh wilayah Indonesia.

"Kita ingin memastikan bahwa tidak ada satu daerah pun yang tertinggal dalam mendapatkan akses layanan keagamaan yang berkualitas," tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Management Partner New Papua Foundation Baharuddin Farawowan menyampaikan harapan agar percepatan pembentukan Kanwil juga disertai dengan afirmasi bagi putra-putri terbaik Papua untuk memimpin di daerahnya sendiri.

"Kami berharap anak-anak muda Papua bisa mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi dalam pembangunan daerahnya sendiri," ucapnya.

Menanggapi hal ini, Menag menyatakan bahwa prinsip afirmasi sejalan dengan semangat otonomi khusus, selama tetap sesuai dengan peraturan yang berlaku.

"Kita ingin memberikan ruang bagi anak-anak muda Papua untuk berkembang dan memimpin, namun tetap berlandaskan aturan yang ada," tambahnya.

Selain itu, Menag juga menekankan pentingnya memperkuat moderasi beragama di Papua sebagai rumah toleransi yang harus terus dijaga.

"Kerukunan antarumat beragama di Papua harus tetap menjadi contoh terbaik bagi seluruh negeri, kita akan terus bekerja untuk memperkuatnya," pungkas Menag.

 

Penulis: Jid

Editor: GF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE