Kapolda Maluku Resmikan Monumen Karel Sadsuitubun Sebagai Wujud Perjuangan terhadap NKRI
Tujuan di bangunnya monumen tersebut agar kita semua dapat terus menghargai perjuangan beliau yang beliau berikan kepada bangsa dan negara
Papuanewsonline.com - 22 Jun 2023, 16:37 WIT
Papuanewsonline.com/ Seni & Budaya
Papuanewsonline.com, Maluku Tenggara -
Kepala Kepolisian Daerah Maluku Inspektur Jenderal Polisi Lotharia Latif, meresmikan monumen Pahlawan Revolusi, Aipda Anumerta Karel Sadsuitubun di kampung halamannya, Desa Rumadian, Kecamatan Manyeuw, Kabupaten Maluku Tenggara, Rabu (21/6/2023).
Peresmian monumen Pahlawan Revolusi yang dibangun atas
inisiatif Kapolda Maluku ini, turut dihadiri Bupati Maluku Tenggara,
Forkopimda, para tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, termasuk Raja-raja
di Kepulauan Kei dan stakeholder lainnya.
Kapolda Maluku Lotharia Latif, dalam sambutannya mengaku
terharu dan bangga. Ia juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada pihak-pihak
yang telah memberikan andil dalam pembangunan monumen berupa Patung Aipda
Anumerta Karel Sadsuitubun, Pahlawan Revolusi.
Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda) Anumerta Karel Sadsuitubun
adalah Pahlawan Revolusi asal Maluku Tenggara. Atas jasa jasanya, pemerintah
Indonesia memberi gelar kehormatan sebagai Pahlawan Nasional.
"Sebagai wujud penghargaan kepada Beliau, Polda Maluku telah
membangun monumen ini agar kita semua dapat terus menghargai jasa yang Beliau
berikan kepada bangsa dan negara," katanya.
Kapolda mengungkapkan, telah menjadi suatu kebanggaan bagi
Maluku khususnya masyarakat Maluku Tenggara, karena Aipda Anumerta Karel
Sadsuitubun merupakan putra Kepulauan Kei yang berasal dari desa Rumadian.
"Pengorbanan yang Beliau lakukan dapat menjadi motivasi
bagi masyarakat Maluku Tenggara dalam memperjuangkan negara dan bangsa yang
kita cintai ini," harapnya.
Dengan diresmikannya monumen ini, diharapkan dapat menjadi
penyemangat bagi Polda Maluku dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,
bangsa dan negara.
"Tidak lupa pula saya tekankan agar hal ini jangan hanya menjadi seremonial belaka,namun harus benar–benar memberikan nilai manfaat bagi masyarakat khususnya masyarakat Maluku Tenggara," pintanya.

Kapolda berharap nilai-nilai perjuangan dan keberanian yang
telah ditunjukkan Almarhum Karel Sadsuitubun, juga dapat menjadi cerminan bagi
anggota Polri saat ini.
"Anggota Polri harus meniru loyalitas dan kesetiaan
kepada kesatuan dan negara dan menjalankan tugas penuh tanggung jawab bahkan
harus sampai mengorbankan jiwa dan raga," Pintanya.
Sebelum mengakhiri sambutannya, Irjen Latif menyampaikan
terima kasih dan apresiasi yang setingi – tingginya kepada Pemerintah Kabupaten
Maluku Tenggara, khususnya Bupati Maluku Tenggara, dan semua stakeholder.
Ucapan yang sama juga disampaikan kepada semua komponen masyarakat dalam
mendukung terlaksananya peresmian monumen tersebut.
"Saya juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang
setinggi-tingginya kepada kapolres Maluku Tenggara dan jajarannya karena telah
membangun kerjasama yang baik dengan semua pihak, baik pemerintah daerah,
maupun semua elemen masyarakat yang ada di kabupaten Maluku Tenggara, sehingga
proses peresmian ini Insya Allah dapat terlaksana dengan baik,”ujarnya.
Kepada setiap personel, Kapolda menekankan agar selalu
menjaga dan meningkatkan komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat
di Kabupaten Maluku Tenggara. Hal itu harus dilakukan demi terciptanya situasi
kamtibmas yang aman dan kondusif.
“kepada kita semua yang hadir pada saat ini, pesan saya agar
semangat perjuangan Aipda Anumerta Karel Sadsuitubun tetap akan menjadi penyemangat
bagi kita," katanya.
Senada dengan Kapolda Maluku, Bupati Maluku Tenggara, M.
Thaher Hanubun, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan memberikan
apresiasi yang tinggi kepada Kapolda Maluku yang telah berinisiatif membangun Patung
Karel Sadsuitubun, Pahlawan Revolusi di desa Rumadian.
"Semoga ini dapat menjadi penyemangat dan menjadi
inspirasi bagi masyarakat di sini," katanya.Bupati berjanji, ke depan
Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara juga akan membantu membangun Museum Karel
Sadsuitubun, sebagai wahana edukasi.(PNO-11)