logo-website
Selasa, 14 Jul 2026,  WIT

Jaga Ketersediaan & Stabilkan Harga, Kementan Bangun Sentra Cabai Seluas 135 Hektare di Papua

Sebagai langkah nyata menjaga pasokan dan menekan gejolak harga, Kementerian Pertanian merencanakan pengembangan kawasan sentra penanaman cabai seluas total 135 hektare.

Papuanewsonline.com - 14 Jul 2026, 17:01 WIT

Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan

Cabai Seluas 135 Hektare di Papua

Papuanewsonline.com, Jakarta – Sebagai langkah nyata menjaga pasokan dan menekan gejolak harga, Kementerian Pertanian merencanakan pengembangan kawasan sentra penanaman cabai seluas total 135 hektare yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi di Tanah Papua. Langkah strategis ini diambil menyusul kondisi di mana harga cabai di wilayah Papua masih mengalami kenaikan, meskipun secara umum tren harga di tingkat nasional sudah mulai membaik dan terkendali.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementan, Muhammad Agung Sunusi, menjelaskan keputusan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026, Senin (13/7). 

“Khusus wilayah Papua yang masih mengalami kenaikan harga, kami siapkan alokasi khusus untuk menjaga ketersediaan dan menstabilkan harga,” ujarnya tegas. 

Pembagian lahan tersebut meliputi Papua Barat 45 hektare, Papua 45 hektare, Papua Barat Daya 21 hektare, Papua Selatan 14 hektare, dan Papua Tengah 10 hektare.

Secara nasional, pasokan cabai merah kini tercatat surplus sebesar lebih dari 8.000 ton, dan jumlah daerah yang mengalami kenaikan harga terus menurun. 

Meski demikian, pemerintah tetap mendorong agar di samping pengembangan kawasan baru ini, petani di Papua tetap rutin melakukan penanaman secara mandiri guna memperkuat ketahanan pangan lokal. 

Pemerintah juga mengingatkan kesiapan menghadapi musim kemarau agar produksi tidak terganggu.

Pemerintah menyarankan pembuatan sumur, pengelolaan irigasi, serta pemantauan ketat pola tanam dan hasil panen. 

Langkah ini penting agar dampak kekeringan dapat diantisipasi dan produktivitas cabai tetap terjaga dengan baik. 

Program serupa juga telah berjalan di berbagai wilayah sentra produksi lain di Indonesia guna memastikan kebutuhan komoditas penting ini terpenuhi sepanjang tahun.


Penulis: Jid

Editor: OF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE