logo-website
Kamis, 27 Agu 2026,  WIT

Bobol Lapas Ambon! Napi Pembunuhan Kabur Saat Jalani Vonis 9 Tahun

Seorang narapidana kasus pembunuhan, Imanuel Birahy, dilaporkan menghilang setelah diduga membobol pagar Lapas pada Minggu malam, 23 Agustus 2026.

Papuanewsonline.com - 27 Agu 2026, 12:32 WIT

Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal

Seorang narapidana kasus pembunuhan, Imanuel Birahy.
Papuanewsonline.com, Ambon – Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Ambon di Negeri Lama kecolongan. Seorang narapidana kasus pembunuhan, Imanuel Birahy, dilaporkan menghilang setelah diduga membobol pagar Lapas pada Minggu malam, 23 Agustus 2026.
Hingga Selasa 26 Agustus 2026, petugas gabungan dari Lapas dan kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap terpidana tersebut.
Diduga Panjat Pagar Pembatas
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Imanuel diduga keluar dari Lapas dengan cara memanjat pagar pembatas. Titik dan cara pasti pelarian masih didalami pihak Lapas.
Imanuel merupakan terpidana dalam perkara pembunuhan Elfianus Siahaya yang terjadi di Negeri Hulaliu, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, pada 28 September 2022.
Pada 29 Mei 2023, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Ambon menjatuhkan vonis 9 tahun penjara kepada Imanuel. Putusan itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang sebelumnya menuntut 15 tahun penjara.
Pengamanan Lapas Jadi Sorotan
Pelarian ini memunculkan sorotan terhadap sistem pengamanan dan pengawasan di Lapas Kelas II Ambon.
Praktisi hukum Rony Samloy mendesak agar Kepala Lapas Kelas II Ambon dan petugas yang bertugas saat kejadian dievaluasi secara serius.
“Harus dievaluasi secara serius. Ini menyangkut keamanan dan kepercayaan publik terhadap Lapas,” ujar Rony.
Beredar Isu "Pakatang"
Di tengah proses pencarian, beredar pula cerita di masyarakat yang mengaitkan Imanuel dengan istilah “pakatang” atau ilmu hitam. 
Namun klaim tersebut merupakan informasi yang beredar di masyarakat dan belum dapat dibuktikan secara faktual maupun hukum. Penyebab dan kronologi pasti pelarian Imanuel masih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari pihak Lapas dan aparat penegak hukum.
Hingga berita ini dipublikasikan, pihak Lapas Kelas II Ambon belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi lengkap kejadian tersebut.

Penulis: Hendrik
Editor: OF
Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE