Berduka Atas Gugurnya Pilot, AMA Hentikan Sementara Layanan Penerbangan di wilayah Papua
Maskapai penerbangan kemanusiaan Associated Mission Aviation (AMA) memutuskan menghentikan sementara seluruh operasi penerbangan di wilayah Papua.
Papuanewsonline.com - 06 Jul 2026, 14:38 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewaonline.com, Mimika – Maskapai penerbangan kemanusiaan Associated Mission Aviation (AMA) memutuskan menghentikan sementara seluruh operasi penerbangan di wilayah Papua. Pemberhentian ini berlaku mulai tanggal 6 hingga 13 Juli 2026, sebagai wujud duka mendalam pasca insiden penembakan yang menewaskan pilot Kapten Nicholas F. Goselin di Yahukimo.
Direktur Utama PT AMA, Bob Kayadu, menyampaikan keputusan ini pada Sabtu (4/7/2026).
“Seluruh aktivitas operasional dan kantor kami libur sementara, karena ini adalah duka yang paling dalam bagi keluarga besar AMA,” ujarnya.
Selama 67 tahun melayani masyarakat pedalaman Papua, serangan membahayakan nyawa dan pembakaran pesawat ini merupakan peristiwa pertama yang pernah dialami.
Jenazah Kapten Nicholas telah diterbangkan menuju Jakarta pada Jumat (3/7/2026) malam.
Selanjutnya, Kedutaan Besar Amerika Serikat akan mengurus kepulangan jenazah korban ke negara asalnya. Saat ini AMA mengelola tujuh unit pesawat dan didukung oleh 16 pilot yang berdedikasi melayani akses terisolir.
“Kami berharap sungguh-sungguh tak akan pernah ada lagi pilot yang ditembak, pesawat dibakar, atau nyawa melayang sia-sia di tanah ini,” harap Bob dengan penuh keprihatinan.
Layanan kemanusiaan yang selama ini menjadi urat nadi wilayah terpaksa terhenti sementara demi menghormati korban.
Penulis: Jid
Editor: OF