Papuanewsonline.com
BERITA TAG Politik
Homepage
Pengamanan Pemilu 2024, Kapolda Papua: Siapkan 8.617 Personel
Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K menyampaikan terkait dengan logistik Pemilhan Umum (Pemilu) 2024 yang telah tiba di empat Provisi yakni di Provinsi Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah dan Papua Selatan.Hal itu disampaikan Kapolda Papua saat diwawancarai oleh awak media di Lobby Utama Mapolda Papua lama, Kota Jayapura, Selasa (23/01/2024).Kapolda meminta kepada Wakapolda Papua Brigjen Pol. Petrus Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si., dan Irwasda Polda Papua Kombes Pol. Drs. Yosi Muhamartha untuk mengecek apakah semua logistik Pemilu telah di distribusikan ke Kabupaten atau Kota yang ada di wilayah Papua.“Saya minta karena di 2 minggu terakhir, untuk lihat dan mengecek betul logistik Pemilu apakah semua sudah didistribusikan ke daerah-daerah,” ucap Kapolda Papua.Lebih lanjut, Kapolda mengatakan kepada para Ketua KPU khusus daerah-daerah rawan untuk berdiskusi bersama untuk mencari titik dimana memungkinkan untuk masyarakat bisa memberikan hak pilihnya.“Jangan kita paksakan Daerah yang sudah rawan kita taruh lagi di Daerah rawan karena akan beresiko bagi keselamatan petugas baik aparat keamanan maupun petugas KPPS,” tutur Kapolda Papua.Selain itu, berkaitan dengan jumlah personel pengamanan, Kapolda telah mempersiapkan perkuatan sebanyak 8.617 personel yang akan memback up pengamanan TPS yang akan di gelar di hari H.“Tentunya backup perkuatan ini kan saya sudah mempersiapkan nanti secara bergilir ke Polres Jajaran baik perkuatan Polda Papua yang berjumlah 2000 sekian ini akan kita geser ke Polres Jajaran untuk memperkuatnya agar menjadi 4000 personel,” katanya.Ia juga mengatakan bahwa pihaknya juga ada pasukan cadangan dari TNI sekitar 700 personel yang sudah dipersiapkan untuk turut membantu Polda Papua.“Saya sudah mendapat tambahan back up perkuatan juga kemarin sekitar 600 setelah bintara baru kita khusus untuk Polres Jajaran yang tidak rawan saya juga kirim mereka dua minggu lalu untuk menjadi apa mengganti menjaga di Polres-Polres,” ungkapnya.“Sedangkan untuk Brimob Nusantara telah ada 5 kompi untuk membantu perkuatan Polda Papua dan 2 minggu kedepan sudah mulai bergeser ke Polres Jajaran yang ada di wilayah hukum Polda Papua,” tambahnya. (PNO-12)
24 Jan 2024, 15:51 WIT
Pengamanan Kampanye Terbuka Partai PKB di Paniai Berjalan Lancar
Papuanewsonline.com, Paniai - Sebanyak 50 personel dari Polres Paniai melakukan pengamanan Kampanye Terbuka yang diselenggarakan oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Kegiatan kampanye tersebut dilaksanakan di Lapangan Karel Gobai, Distrik Pantim, Kabupaten Paniai, Senin (22/01).Pengamanan kampanye ini dipimpin oleh Kabag Ops Polres Paniai, AKP Hendry Joedo Manurung, S.Sos., dengan didampingi Kabag SDM Polres Paniai, AKP Indra Makmur. Kabag Ops menyatakan bahwa sebanyak 50 personel Polres Paniai turun langsung untuk memastikan kelancaran dan keamanan jalannya Kampanye Terbuka di wilayah hukum mereka."Personel Polres Paniai akan tetap memberikan pelayanan yang baik kepada semua partai politik yang akan melaksanakan kegiatan Kampanye Terbuka sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh KPUD Paniai," ungkap Kabag Ops Polres Paniai.Lebih lanjut, Kabag Ops menekankan bahwa kegiatan Kampanye Terbuka yang diawali oleh Partai PKB di Lapangan Karel Gobai berlangsung dengan aman, lancar, dan baik. Pengamanan yang dilakukan oleh personel Polres Paniai bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif dan menghindari potensi gangguan kamtibmas selama kegiatan berlangsung."Kami berkomitmen untuk memberikan pengamanan yang optimal, dan kami berharap seluruh rangkaian kampanye berjalan dengan tertib dan damai," tambahnya.
24 Jan 2024, 07:16 WIT
Wujudkan Pemilu Damai 2024, Kaops NCS Polri Kunjungi Tiga Tokoh Lintas Agama
Papuanewsonline.com, Jakarta - Pemilu 2024 yang berlangsung pada 14 Februari tinggal 22 hari lagi. Untuk mewujudkan pesta demokrasi yang aman dan damai tanpa perpecahan, Kepala Operasi Nusantara Cooling System (Kaops NCS) Irjen Asep Edi Suheri mengunjungi tiga tokoh lintas agama.Tiga tokoh yang disambangi yakni Ustaz Adi Hidayat (UAH), Ketua Umum Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) dan Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Pendeta Gomar Gultom. Kepada tiga tokoh tersebut, Irjen Asep meminta mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Selain itu memberikan imbauan untuk menghindari polarisasi yang menggunakan isu SARA.Kunjungan pertama Kaops NCS ke Kantor Quantum Akhyar Institute (QAI) di Kota Bekasi Jawa Barat, Senin (22/1/2024). Jenderal bintang dua yang menjabat Wakabareskrim bersilaturahmi dengan pendiri QAI, Ustaz Adi Hidayat.Kaops didampingi didampingi Wakaops NCS, Brigjen Yuyun Yudhantara, Kasatgas Preventif Brigjen Himawan Bayu Aji, Kasatgas Humas Brigjen Gatot Repli Handoko, Wakasatgas Preemtif Kombes Dwi Suryo Cahyono, Kasubsatgas Intelijen Kombes Tony Budhi Susetyo dan Kaminops NCS Kombes Budi Hermawan.Kaops lalu menyampaikan maksud dan tujuan Operasi NCS. Dikatakannya kepada UAH, bahwa operasi ini membawa pesan untuk menjaga keamanan dan ketertiban sebagai upaya preemtif dan preventif. Dengan kunjungan ke Ustaz Adi Hidayat dan tokoh-tokoh agama dan masyarakat sebelumnya, Polri berharap pelaksanaan pemilu bisa berjalan aman dan damai."Alhamdulillah, ustaz Adi Hidayat mendukung Polri dalam Operasi Nusantara Cooling System. Beliau mengatakan bahwa tugas Polri dalam mewujudkan keamanan dan kedamaian sesuai dengan peran ulama dalam memberikan kedamaian, ketentraman dan keteguhan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," kata Irjen Asep dalam keterangan tertulis. Usai bertemu UAH, Kaops beserta rombongan bertolak menuju kantor PHDI di Palmerah, Jakarta Barat. Asep disambut Ketua Umum PHDI, Wisnu Bawa Tenaya beserta pengurus. Di sana, Asep meminta dukungan dari para tokoh-tokoh Hindu untuk mengajak untuk menjaga persatuan.Sehingga lanjut, Asep bila terjadi kericuhan pihak PHDI bisa menenangkan umat. Namun, dirinya optimistis dengan kunjungan ke tokoh-tokoh agama dan masyarakat, isu polarisasi dan SARA bisa diredam."Alhamdulillah PHDI siap bekerjasama dengan Polri untuk wujudkan pemilu damai dan mengajak seluruh umat siapa pun pemimpinnya, pemilu ini harus berjalan dengan aman dan damai," tandasnya.Sementara kunjungan ketiga dilakukan ke Kantor Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Salemba, Jakarta Pusat. Asep dan rombongan disambut oleh Ketua Umum PGI, Pendeta Gomar Gultom dan pengurus PGI.Asep juga meminta dukungan kepada PGI untuk dapat mengajak jemaat gereja turut menjaga pelaksanan pemilu yang aman dan damai. "Puji syukur PGI yakin dengan kehadiran Operasi Nusantara Cooling System percayakan kepada Polri untuk keberlangsungan jalannya pemilu dengan baik," pungkasnya. PNO-11
23 Jan 2024, 23:21 WIT
Direktur Intelkam Polda Maluku Hadiri Rakor Bersama KPU
Papuanewsonline.com, Ambon - Direktur Intelkam Polda Maluku Kombes Pol I Gede Arsana SH.,SIK menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) terkait evaluasi keuangan dan logistik Pemilu, serta persiapan distribusi logistik Pemilu Tahun 2024 yang digelar di Santika Hotel, Kota Ambon, Selasa (23/1/2024).Rakor yang dihelat KPU Provinsi Maluku ini turut dihadiri Wakabinda Maluku, Asops Lantamal IX, Asops Kodam XVI/Patimura, Kadis Pot Dirga Lanud Patimura, Ketua KPU Provinsi Maluku, Kepala Kesbangpol Provinsi Maluku, maupun Ketua KPU Kabupaten / Kota se-Maluku."Secara umum situasi Kamtibmas di Wilayah hukum Polda Maluku aman dan kondusif dalam tahapan Pemilu tahun 2024," kata Dirintelkam Polda Maluku dalam paparannya.Operasi Mantap Brata (OMB) Salawaku Polda Maluku untuk mengamankan Pemilu tahun 2024 sudah berjalan sejak tanggal 19 Oktober 2023. Selama pelaksanaannya hingga saat ini, Polda Maluku juga membentuk tim Satuan Tugas (Satgas) OMB Salawaku dengan peran masing-masing. Diantaranya Satgas Preemtif, Preventif, Kamseltibcarlantas, Tindak, Gakkum, Humas, dan Satgas Banops. "Satgas-satgas ini bekerja untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas selama tahapan Pemilu tahun 2024," jelasnya.Kombes Arsana menyampaikan, progres perkembangan situasi politik masih tetap stabil dan perlu adanya koordinasi, serta kolaborasi antara semua stakeholder, maupun instansi dalam mensukseskan pesta demokrasi ini.Untuk diketahui, rakor yang dilaksanakan tersebut juga diharapkan dapat menciptakan penyelenggaraan Pemilu 2024 di provinsi Maluku aman dan damai. (PNO-12)
23 Jan 2024, 18:58 WIT
Mendekati Pemilu 2024, Polresta Jayapura Kota Gelar Operasi KRYD
Papuanewsonline.com, Jayapura – Dalam rangka menjaga ketertiban lalu lintas dan menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif menjelang Pemilu 2024, Polresta Jayapura Kota melalui Satuan Lalu Lintas terus menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). Operasi ini berlangsung di Jl. Percetakan, depan Hotel Yasmin, pada Senin (22/1), kurang dari 22 hari menjelang pemungutan suara.Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota, Kompol Dian Novita Pietersz, S.I.K, menjelaskan bahwa operasi ini melibatkan 15 personel Sat Lantas, termasuk Kanit Gakkum. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas, dengan fokus pada kendaraan roda dua yang melanggar aturan, serta pengendara yang membawa senjata tajam atau alat berbahaya."Kami terus gencar melaksanakan KRYD guna menciptakan ketertiban dan kepatuhan berlalu lintas, khususnya jelang Pemilu 2024. Fokus operasi ini adalah pengendara sepeda motor yang melakukan pelanggaran, termasuk yang terpengaruh minuman keras serta membawa senjata tajam," ungkap Kasat Lantas.Dari hasil razia tersebut, Kompol Dian menyampaikan bahwa masih banyak pelanggaran yang terdeteksi. Beberapa di antaranya adalah pengendara tanpa helm, TNKB mati atau tidak berlaku, tidak membawa surat-surat kendaraan, dan pengguna knalpot bising. Sebanyak 15 pelanggar berhasil terjaring dalam operasi ini."Kami menemukan 4 pelanggar yang tidak menggunakan helm, 4 pelanggar dengan TNKB mati atau tidak berlaku, 1 pelanggar tanpa surat-surat, dan 6 pelanggar menggunakan knalpot bising," tambahnya.Operasi KRYD tidak hanya dilakukan oleh Sat Lantas, tetapi seluruh Satuan Kerja dan Jajaran Polsek di Polresta Jayapura Kota juga aktif melaksanakan KRYD sepanjang hari, guna menekan angka kriminalitas yang dapat mengganggu Kamtibmas menjelang Pemilu yang akan berlangsung pada 14 Februari mendatang. (PNO-12)
23 Jan 2024, 13:14 WIT
Sukseskan Pemilu 2024, Kabid Humas: Upaya Sinergi Terus Dilakukan Demi Terjaganya Keamanan
Papuanewsonline.com, Jayapura – Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, memberikan pesan khusus menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 saat diwawancarai oleh awak media pada Senin (22/01). Dalam keterangannya, Kombes Benny Ady Prabowo menyampaikan urgensi persiapan dan kerjasama bersama untuk memastikan penyelenggaraan pemilu yang aman dan sukses.Dengan tinggal kurang lebih 23 hari menuju Pemilu pada 14 Februari mendatang, Polda Papua telah memetakan 13 daerah yang dikategorikan sangat rawan, dengan fokus pada 5 daerah merah, yaitu Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Pegunungan Bintang, Kabupaten Nduga, Kabupaten Intan Jaya, dan Kabupaten Puncak.2"Kami bekerjasama dengan KPU, Bawaslu, TNI, serta para Tokoh Adat, Masyarakat, Pemuda, dan Agama untuk bersama-sama mensukseskan penyelenggaraan Pemilu 2024 di daerah masing-masing," ungkap Kombes Benny Ady Prabowo.Upaya sinergi dan kerjasama yang solid antara berbagai pihak diharapkan dapat memastikan keamanan dan kelancaran proses pemilu di wilayah-wilayah yang dianggap rawan. Kepolisian juga mengharapkan dukungan dan keterlibatan aktif dari seluruh instansi pemerintah dan pemerintah daerah guna mewujudkan Pemilu yang berjalan dengan aman dan lancar."Kami mengharapkan terjalinnya kerjasama yang baik antara seluruh instansi bersama Pemerintah Daerah agar hal ini dapat terwujud," tambahnya.Kombes Pol Benny Menambahkan bahwa nantinya akan dilakukan penambahan personel Brimob pada beberapa daerah guna memperkuat pengamanan terlebih pada kelima daerah yang menjadi fokus utama.“Tentunya kami juga meningkatkan upaya pengamanan yang ketat guna mengantisipasi adanya aksi-aksi dari kelompok yang berseberangan dengan mengedepankan kegiatan patrol serta siaga di titik-titik rawan di masing-masing daerah,” pungkasnya.Pesan tersebut mencerminkan komitmen penuh dari aparat kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban dalam pelaksanaan Pemilu 2024, sekaligus mengajak semua pihak untuk bersatu demi suksesnya proses demokrasi tersebut. (PNO-12)
23 Jan 2024, 12:48 WIT
Jelang Pemilu, Polda Maluku: Beri Himbauan Bagi Masyarakat Kota Ambon
Papuanewsonline.com, Ambon - Menjelang Pemilu 2024, Kepolisian Daerah Maluku melalui Satgas Preemtif Operasi Mantap Brata (OMB) Salawaku, terus menemui masyarakat mengajak untuk menjaga kamtibmas yang kondusif di kota Ambon.Hari ini Senin (22/1/2024), sejumlah wilayah di Ambon dikunjungi aparat Polda Maluku. diantaranya kantor negeri Rumah Tiga Kecamatan Teluk Ambon, dan dua pangkalan ojek yaitu di samping rumah sakit GPM, dan Gunung Malintang Kecamatan Sirimau.Tim Satgas Preemtif juga memberikan sosialisasi kamtibmas kepada Satpam PLN Poka, tukang ojek di pangkalan indogrosir, Jalan Pattimura dan Trikora."Selain melakukan sosialisasi secara langsung, tim satgas preemtif OMB Salawaku yang dikerahkan juga membagikan brosur berisi himbauan kamtibmas," ungkap Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Rum Ohoirat.Tim satgas OMB gencar dikerahkan untuk mengajak masyarakat menjaga stabilitas keamanan, hindari penyebaran berita hoax terkait isu SARA, maupun politik identitas."Warga juga diingatkan untuk tidak saling adu domba. Berbeda pilihan hendaknya disikapi dengan bijak, karena siapapun calonnya, apapun partainya, kita tetap harus menjaga situasi kamtibmas yang kondusif," katanya.Tahapan Pemilu 2024 yang sedang dijalani saat ini telah sampai pada tahap kampanye. Masyarakat diminta melaksanakan kampanye secara tertib dan damai. Warga juga diminta agar dapat mematuhi aturan-aturan terkait kampanye yang sudah ditetapkan oleh penyelenggara."Masyarakat juga diingatkan agar tidak terprovokasi, hindari politik identitas, politisasi agama, dan polarisasi mayarakat," jelasnya.Tak hanya itu, masyarakat yang ditemui aparat secara langsung juga diingatkan untuk tidak mengkonsumsi minuman keras (miras), karena dapat berdampak terjadinya gangguan kamtibmas."Warga diajak untuk bijak dalam bermedia sosial (hoax, hate speech, provokasi dan penyesatan masyarakat). Jangan melakukan perbuatan-perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri atau orang lain atau perbuatan melawan atau melanggar aturan hukum," ujarnya.Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk bisa menggunakan hak pilihnya yang dijamin oleh negara secara bertanggung jawab."Walaupun berbeda pilihan tetapi mari tetap hidup dengan semangat persaudaraan dalam bingkai basudara manise," pintanya. (PNO-12)
23 Jan 2024, 10:42 WIT
Polda Gelar Dialog Soroti 25 Tahun Bina Perdamaian Di Maluku
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku menggelar dialog yang menyoroti tentang 25 tahun membina perdamaian di provinsi Maluku.Kegiatan yang menghadirkan empat orang narasumber ini dilaksanakan di kantor RRI, Kota Ambon, Senin (22/1/2024).Empat pemateri yang didatangkan yaitu Pdt. Prof. Jhon Ruhulessin, Guru Besar UKIM Ambon, DR. Abidin Wakano, Ketua Pusat Rekonsiliasi dan Mediasi Maluku, Pimpinan Yayasan Gasira Maluku Pdt. DR. Liz Marantika, dan Kombes Pol Drs. M Rum Ohoirat, Kabid Humas Polda Maluku.Jhon Ruhulessin menyampaikan, sejarah konflik sosial di Maluku merupakan suatu pelajaran dan pengalaman berharga bagi segenap orang Maluku khususnya, dan Indonesia pada umumnya. Ia berharap konflik sosial jangan sampai terjadi lagi."Mari kita menatap masa depan yang lebih baik ke depan sebab tanpa pembelajaran itu kita akan salah arah dalam menjalani kehidupan sebagai masyarakat yang majemuk yang berbangsa dan bernegara dengan asas Pancasila dan undang-undang dasar 1945," katanya.Sebagai refleksi konflik Maluku 25 tahun lalu, Ruhulessin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat hubungan persaudaraan. "Mari kita menegaskan komitmen kebangsaan kita, komitmen kemalukuan kita untuk betul-betul menata masa depan, sebab konflik itu ternyata tidak menyelesaikan permasalah tapi malah menimbulkan permasalahan dan kekerasan baru," jelasnya.Mantan Ketua Sinode GPM ini, juga mengajak masyarakat untuk terus belajar membangun Maluku ke depan, baik dari sisi kehidupan berbasis budaya maupun sosial."Menjelang Pemilu ini mari kita tetap menjaga hubungan persaudaraan dan silaturahmi yang baik, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama," ajaknya.Senada dengan Ruhulessin, Abidin Wakano juga meminta seluruh masyarakat Maluku agar cerdas dalam melihat situasi dan kondisi yang terjadi. Masyarakat diminta tidak mudah terprovokasi dengan isu yang disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Pasalnya, isu yang dihembuskan itu hanya untuk membuat Maluku tidak aman."Konflik sosial tahun 1999 harus menjadi bahan renungan kita semua karena konflik itu dampaknya sangat luas dan besar bagi kehidupan orang Maluku," ujarnya. Wakano mengaku, konflik kemanusiaan yang melanda Maluku tersebut boleh dikatakan sebagai salah satu konflik sipil terbesar di abad ini. Konflik itu sudah banyak memakan korban jiwa dan harta benda. "Mari kita banyak belajar bahwa konflik dan kekerasan membuat kita ambruk dan kita perlu belajar banyak dari konflik di tahun 1999 lalu," pintanya.Di sisi lain, Dosen IAIN Ambon ini menepis prediksi banyak orang bahwa pemulihan keamanan pasca konflik membutuhkan waktu 20 sampai 50 tahun, baru Maluku bisa kembali normal."Prediksi banyak orang pemulihan kondisi keamanan pasca kerusuhan membutuhkan waktu 20 sampai 50 tahun baru kembali normal, namun faktanya hari ini di luar prediksi di mana hanya dalam waktu beberapa tahun saja kita punya success story yang luar biasa, dan ini menjadi sebuah catatan dan cerita yang baik untuk semua orang," jelasnya.Maluku sejatinya, kata dia, harus menjadi laboratorium untuk orang belajar tentang bagaimana mewujudkan perdamaian dalam waktu cepat. Kendati begitu, memang ada satu atau dua hal yang perlu dibenahi bersama. "Secara umum Maluku kembali pulih dari konflik sosial dengan waktu yang sangat cepat sehingga pantas menjadi laboratorium perdamaian di Indonesia bahkan di dunia," ungkapnya.Wakano meminta seluruh masyarakat Maluku agar dapat menjaga hubungan silaturahmi dan toleransi yang sudah terjalin dengan baik. "Saya sangat mengharapkan adanya ketahanan dari masyarakat Maluku khususnya di tahun politik ini sehingga jangan sampai terbawa dengan polarisasi politik identitas dan sebagainya, sebab tujuan dari kita berdemokrasi itu untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, sehingga saya bersama beberapa rekan saya kami para tokoh agama dan tokoh adat para latupati akan selalu menjadi alarm pengingat untuk Maluku yang aman dan damai," ucapnya.Mewakili kaum perempuan dan anak, Ketua Gasira Maluku, Lis Marantika mengaku, konflik sosial yang terjadi 25 tahun silam selain telah merenggut jiwa laki-laki, juga sudah merampas kebahagiaan perempuan dan anak-anak di Maluku."Para perempuan dan anak-anak yang mengalami konflik sosial di tahun 1999 itu rata-rata sangat terganggu psikologinya dan bahkan ada juga yang menjadi korban jiwa. Selain itu juga dampak dari konflik sosial di Maluku banyak kaum wanita yang menjadi korban seksual dan pelecehan," ungkapnya.Konflik sosial, lanjut dia, juga membatasi gerak sosial. Kaum perempuan tidak leluasa sehingga konflik sosial di Maluku harus menjadi pembelajaran berharga bagi semua orang."Yang harus kita jaga dalam merawat perdamaian saat ini adalah bagaimana kita berupaya untuk menghambat seluruh faktor yang memposisikan masyarakat pada situasi yang rentan, seperti adanya ketidakadilan dalam segala hal, kemudian juga masalah kemiskinan," pintanya.Ketidakadilan dan kemiskinan, tambah Marantika, dapat membuat masyarakat mudah terpengaruh, atau dapat dijadikan alat politik dan sebagainya. "Pada kesempatan ini kami sampaikan bahwa keadilan dalam segala hal itu sangat penting untuk memelihara perdamaian di bumi Maluku yang kita cintai ini," jelasnya.Kabid Humas Polda Maluku, M. Rum Ohoirat, mengatakan, konflik sosial di Maluku tidak mendatangkan manfaat, justru sebaliknya telah membawa dampak kerugian dan kehancuran bagi masyarakat sendiri."Tanggal 21 Januari 1999 lalu, tepatnya 2 hari setelah awal meletusnya kerusuhan di kota Ambon, saya yang kebetulan berdinas di Mabes Polri diberangkatkan ke Ambon. Saat tiba saya kaget melihat situasi saat itu, antara saudara saling membunuh, kerusakan di mana-mana, dan begitu kerasnya fitnah dan hoax yang beredar yang menyebabkan konflik berkepanjangan," ungkapnya.Bahkan, Ohoirat mengatakan tidak ada satu data resmi yang dirilis terkait dengan korban pada saat itu. Banyak versi terkait dengan korban kerusuhan, namun yang mungkin bisa dijadikan satu patokan yaitu data yang dirilis oleh lembaga survei Indonesia (LSI). LSI merilis kerusuhan di Maluku memakan korban 8000 sd 9000 jiwa yang meninggal, 700 ribu warga mengungsi, 29.000 bangunan rumah warga terbakar, 7.046 rumah dirusak, 102 bangunan ibadah (mesjid dan gereja) dibakar, 719 bangunan toko dirusak dan dibakar, 38 gedung pemerintah dan 4 bank hancur."Kerusuhan di Maluku ini harus menjadi pembelajaran dan perhatian kita semua, karena tatanan kehidupan sosial dan ekonomi yang terbangun sejak leluhur kita menjadi hancur berantakan. Antara basoudara saling melukai dan membunu. kita tidak lagi merasakan kehidupan yang damai dan rukun," pintanya.Maluku terkenal dengan budaya persaudaraan pela gandong yang sangat erat. Mari terus menjaga kebudayaan tersebut. "Hari ini genap 25 tahun kita merefleksikan konflik yang pernah terjadi di Maluku, mari kita jadikan semuanya sebagai pelajaran berharga dalam menata kehidupan kita ke depan yang lebih baik, saya yakin dan percaya kita semua ingin kedamaian terwujud di bumi Maluku," jelasnya.Berbicara mengenai konflik di Maluku, Ohoirat mengaku sering terbawa emosi dan sedih. Sebab, Ia terlibat langsung dalam situasi konflik saat itu bagaimana melerai kedua belah pihak agar tidak bertikai. "Saat itu suasananya sangat mencekam dan kacau balau sehingga kami aparat juga bisa terkena dampak dan resikonya akibat isu memprovokasi yang beredar dan membuat kedua belah pihak di Maluku menjadi panas," katanya mengenang. Mantan Kapolres Kepulauan Aru dan Kapolres Tual ini mengajak masyarakat Maluku agar dapat terus menjaga kedamaian di bumi Para Raja-raja ini."Saya juga ingin mengajak seluruh masyarakat agar mari di tahun politik ini kita jaga persaudaraan dan silaturahmi kita dengan baik, kita sukseskan pemilu serentak dengan baik, sebagaimana kita pernah punya sejarah di mana pemilu yang dilaksanakan saat kerusuhan di Maluku saat itu bisa berjalan dengan aman," pintanya.Dengan situasi Maluku yang semakin kondusif, Juru Bicara Polda Maluku ini merasa yakin semua elemen masyarakat bisa mewujudkan pemilu yang aman dan damai. Pada kesempatan itu, Ohoirat juga mengaku Polda Maluku memiliki program unggulan yang merupakan inovasi Kapolda Maluku. Program itu yakni Basudara Manise yang bertujuan mewujudkan Maluku yang aman, damai dan sejahtera."Basudara Manise artinya mewujudkan persaudaraan di Maluku sehingga tercipta rasa aman dan sejahtera. Kegiatan berupa sambang tokoh baik baik pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat dalam menghadapi suatu permasalahan sekaligis juga sebagai cooling sistem terutama dalam menghadapi pemilu 2024 yang semakin dekat," pungkasnya. (PNO-12)
22 Jan 2024, 16:10 WIT
Jelang Pemilu 2024, Satgas Preemtif Polda Maluku Sampaikan Himbauan Kamtibmas
Papuanewsonline.com, Ambon - Tim Satgas Preemtif Operasi Mantap Brata (OMB) Salawaku Polda Maluku, terus menemui masyarakat untuk menyampaikan himbauan kamtibmas agar selalu kondusif di Kota Ambon.Beragam masyarakat dari berbagai komunitas di Ambon dikunjungi pada hari ini Minggu (21/1/2024) untuk mengajak bersama menjaga situasi kamtibmas menjelang pemilu 2024. Sejumlah daerah dikunjungi. Di antaranya di pusat perbelanjaan Maluku City Mall, Pangkalan ojek Nanas Goyang di Negeri Rumah Tiga, dan pangkalan ojek Kelurahan Batu Meja. Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Rum Ohoirat, mengungkapkan, selain memberikan penyuluhan, personel satgas preemtif OMB juga membagikan brosur himbauan kamtibmas kepada masyarakat yang sementara menjalankan aktivitasnya.Sepanjang tahapan Pemilu dari tahun 2023 hingga 2024, tim satgas OMB Salawaku terus dikerahkan. Mereka mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan, hindari penyebaran berita hoax terkait isu SARA, maupun politik identitas.Warga juga diingatkan untuk tidak saling adu domba. "Berbeda pilihan hendaknya disikapi dengan bijak, karena siapapun calonnya, apapun partainya, kita tetap harus menjaga situasi kamtibmas yang kondusif," harapnya.Saat ini pelaksanaan Pemilu 2024 tengah sampai pada tahapan kampanye. Seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat melaksanakan kampanye secara tertib, aman dan damai. Warga juga diharapkan dapat mematuhi aturan-aturan kampanye yang sudah ditetapkan oleh penyelenggara."Masyarakat juga diingatkan agar tidak mudah terprovokasi, hindari politik identitas, politisasi agama, dan polarisasi mayarakat," pinta Ohoirat.Tim satgas preemtif saat menyambangi masyarakat juga diingatkan untuk tidak mengkonsumsi minuman keras (miras), sebab dapat berdampak pada terjadinya gangguan kamtibmas."Warga diajak untuk bijak dalam bermedia sosial (hoax, hate speech, provokasi dan penyesatan masyarakat). Jangan melakukan perbuatan-perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri atau orang lain atau perbuatan melawan atau melanggar aturan hukum," jelasnya.Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk bisa menggunakan hak pilihnya yang dijamin oleh negara secara bertanggung jawab."Walaupun berbeda pilihan tetapi mari tetap hidup dengan semangat persaudaraan dalam bingkai basudara manise," tutupnya. PNO-11
22 Jan 2024, 16:19 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru