logo-website
Minggu, 09 Agu 2026,  WIT
BERITA TAG Ekonomi Homepage
25 Robot Polri Meriahkan Monas Dalam Persiapan Hari Bhayangkara Ke-79 Papuanewsonline.com, Jakarta – Monumen Nasional (Monas) di Jakarta Pusat ramai dikunjungi puluhan robot berbagai jenis yang mengenakan atribut kepolisian. Kehadiran mereka menjadi bagian dari gladi kotor dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79 yang akan digelar pada 1 Juli 2025.  Sebanyak 25 unit robot dikerahkan dalam kegiatan ini, terdiri dari dua unit Robot Tank, dua unit Robot Ropi, satu unit Robot Drone Agriculture dan, sepuluh unit Robot Dog, serta sepuluh unit Robot Humanoid.Robot-robot ini menarik perhatian warga yang sedang beraktivitas di sekitar Monas. Salah satu yang paling diminati adalah Robot Humanoid yang mampu berlari, baris-berbaris, dan memberikan hormat layaknya anggota Polri lengkap dengan atribut topi baret dan rompi polisi.  Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnuandiko, menegaskan bahwa peringatan Hari Bhayangkara adalah milik seluruh rakyat Indonesia. "Kami berupaya menjadikan momen ini sebagai bentuk pertanggungjawaban institusi kepada publik, bahwa Polri akan terus berbenah dan melayani dengan sepenuh hati," ujarnya.  Masyarakat tampak antusias menyaksikan aksi robot-robot ini, bahkan rela berpanas-panasan untuk melihat langsung operasionalnya. Beberapa orang tua juga membawa anak-anak mereka untuk menyaksikan kecanggihan teknologi yang diperagakan oleh Polri.  Menurut petugas di lokasi, robot-robot ini sudah berada di Monas sejak Selasa (24/6) dan akan terus digunakan dalam rangkaian acara peringatan Hari Bhayangkara ke-79. Dengan kehadiran robot-robot ini, Polri menunjukkan komitmennya dalam mengadopsi teknologi modern untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. PNO-12 27 Jun 2025, 21:55 WIT
Kapolri Groundbreaking 24 SPPG Jateng, Dukung Penuh Program MBG Papuanewsonline.com, Jateng - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan Groundbreaking dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tingkat Polres jajaran Polda Jawa Tengah (Jateng), Rabu (25/6/2025).Sigit menegaskan, pembangunan SPPG ini merupakan komitmen Polri yang mendukung penuh program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto dalam program Asta Cita. "Alhamdulillah pagi hari ini, kita sama-sama melaksanakan kegiatan Groundbreaking untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis. Dimana hari ini kita melaksanakan Groundbreaking 24 SPPG," kata Sigit di SPPG Surakarta Jalan Kepodang, Solo, Jateng. Sigit menyebut, 24 SPPG Jateng ini diharapkan bisa rampung dalam kurun waktu sekitar tiga bulan. Puluhan SPPG ini nantinya bisa memberikan manfaat sebanyak 90.717 orang. "Dan pasca-nanti selesai kemungkinan akan dilaksanakan evaluasi dan apabila prosesnya berjalan dengan baik maka selanjutnya di masing-masing Polres atau masing-masing level kabupaten akan menambah SPPG. Bisa menjadi minimal tiga kali lipat. Dan tadi Pak Gubernur Jateng juga memiliki satgas yang nanti juga akan kerja sama dengan kita," ujar Sigit. Dengan adanya percepatan serta kolaborasi seluruh pihak, kata Sigit, program makan bergizi gratis akan berjalan maksimal. Sehingga, menurut Sigit, Asta Cita Presiden Prabowo dalam rangka mempersiapkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menghadapi Indonesia Emas 2045 dapat terwujud dengan baik dan optimal. "Sehingga program SPPG dalam rangka makan bergizi gratis untuk tingkatkan kualitas gizi bagi anak-anak kita mulai TK, SD, SMP sampai dgn level SMA betul-betul bisa terdukung, dalam rangka mempersiapkan kualitas sumber daya manusia kita untuk menghadapi Indonesia Emas 2045," ucap Sigit. Untuk Jateng, Sigit menyebut, sudah ada satu SPPG yang telah beroperasi. "Jadi hari ini tentunya menjadi bagian dan upaya untuk betul-betul mendukung penuh program MBG sesuai Asta Cita dari Bapak Presiden Prabowo Subianto," tutup Sigit. PNO-12 26 Jun 2025, 19:14 WIT
BMKG Minta Warga Timika Waspada Curah Hujan Tinggi Berpotensi Banjir dan Longsor Papuanewsonline.com, Timika, – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Timika mengimbau warga di Kabupaten Mimika selalu waspada, karena curah hujan tinggi  di Timika dalam bulan Juli hingga bulan Agustus mendatang, berpotensi bisa menyebabkan banjir dan longsor di beberapa wilayah dalam  Kabupaten Mimika." Curah hujan diperkirakan akan sangat tinggi, mencapai 800-1000 MM per bulan, dalam bulan Juli hingga Agustus," ucap Steven sebagai peneliti  BMKG cabang Timika, Senin (23/6/2025).Steven mengatakan, karakteristik hujan di Timika  dalam intensitas ringan, namun durasinya akan panjang," Ucapnya.  Seteven mengatakan, Hal ini perlu diwaspadai karena dapat menyebabkan genangan air dan potensi banjir hingga longsor di beberapa wilayah di Kabupaten Mimika. " BMKG telah memberikan imbauan kepada masyarakat Timika untuk mengantisipasi potensi banjir dan longsor sejak dini," Ujar Steven.Lanjut dikatakan Steven bahwa  Masyarakat diimbau untuk secara rutin membersihkan saluran drainase di sekitar rumah, dan pembersihan rutin di  lingkungan masing-masing agar air hujan dapat mengalir dengan lancar.  " Daerah-daerah yang berpotensi  banjir dan langsor perlu mendapat perhatian khusus, terutama di daerah pesisir dan daerah kaki gunung.  Di daerah kaki gunung, bencana banjir dan tanah longsor sering terjadi pada pagi dan sore hari.  Oleh karena itu, kewaspadaan masyarakat sangat diperlukan," Terangnya. Kata Steven, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir yang dapat terjadi di beberapa wilayah, terutama di daerah dataran rendah dan kaki gunung.Ia menekankan pentingnya masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca terkini yang dikeluarkan oleh BMKG." Informasi cuaca terkini dan peringatan dini dapat diakses melalui akun Instagram resmi BMKG Timika, yaitu @infobmkgtimika, dan juga melalui siaran radio publik.  Dengan pemantauan yang rutin, masyarakat dapat lebih siap menghadapi potensi bencana alam," Tuturnya. Stevan menghimbau agar masyarakat tidak panik, namun tetap waspada dan selalu bersiap menghadapi potensi bencana. " Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan jika terjadi bencana alam di wilayahnya kepada pihak berwenang,  sehingga melalui langkah-langkah strategis bisa ditangani secera baik," ucap Steven."Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Timika dan dapat membantu mengurangi risiko bencana banjir," tutup Stevan. ( Jidan ) 23 Jun 2025, 16:15 WIT
Brimob Maluku Bantu Korban Banjir di Galala dan Ahuru Papuanewsonline.com, Ambon - Hujan yang mengguyur kota Ambon dan sekitarnya selama satu hari kemarin, Sabtu (22/6/2026), mengakibatkan sejumlah wilayah diterjang banjir. Diantaranya di kawasan Galala dan Ahuru, Kecamatan Sirimau.Untuk membantu warga yang menjadi korban banjir, personel Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Maluku diterjunkan sejak Sabtu pagi hingga Minggu (22/6/2025) hari ini.Personel yang dikerahkan melakukan kerja bakti membersihkan material lumpur, serta mengangkat potongan-potongan kayu kecil beserta sampah lainnya yang terbawa banjir ke rumah warga maupun fasilitas umum."Alhamdulillah sejak kemarin petang kami mengerahkan belasan personel Brimob untuk membantu mengevakuasi warga dan membantu kerja bakti di lokasi yang tertimpa banjit," kata Wadanki 4 Ipda. H. Newnuni di lokasi.Terpisah, Komandan Kompi 4 Batalyon A Pelopor Iptu. Andi Kasnan, S.sos, mengatakan, banjir terjadi akibat intensitas curah hujan yang tinggi sejak pagi. Peristiwa ini mengakibatkan air sungai baik di Galala maupun di Ahuru meluap."Pengerahan personel dilakukan untuk evakuasi warga. Personel membersihkan rumah-rumah warga dari tumpukan lumpur dan sampah," ungkapnya.Proses pembersihan yang dilakukan sejak kemarin hingga hari ini terus dilakukan bersama warga sekitar. "Dari upaya evakuasi yang dilakukan, Alhamdulillah, kami berhasil membersihkan rumah yang terdampak banjir" ungkapnya.Andi mengaku pengerahan personel dilakukan karena Polri merupakan cerminan dari kehadiran Negara. Polri hadir untuk memberikan bantuan kepada warga yang menjadi korban."Dengan semangat gotong royong dan kerjasama antara aparat keamanan dan masyarakat, proses pemulihan di Desa Galala sektor tirgis maupun di Ahuru dapat berjalan dengan lancar dan efisien," pungkasnya. PNO-12 22 Jun 2025, 16:08 WIT
Siswa SPPI Unhan Kunjungi SPPG Polri, Siap Jadi Penggerak Program Makan Bergizi Gratis Papuanewsonline.com, Jakarta – Sebanyak 580 siswa Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Universitas Pertahanan (Unhan) mengunjungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Pejaten, Jakarta Selatan, Kamis (19/6/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari pembekalan lapangan sebelum mereka bertugas sebagai kepala SPPG di berbagai daerah.  Kepala SPPG Polri Pejaten, M. Iqbal Salim, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman langsung tentang pengelolaan dapur MBG. “Mereka diajak melihat proses mulai dari penyimpanan bahan baku, produksi, hingga distribusi. Harapannya, mereka siap mengimplementasikan program ini di lapangan,” ujar Iqbal.  Ahmad Wildan, salah satu siswa SPPI, mengaku sangat terbantu dengan kunjungan ini. “Kami melihat langsung gudang bahan baku, chiller, freezer, hingga ruang produksi. Ini memperkaya pemahaman kami dibanding hanya belajar teori di kelas,” katanya.  Adam, peserta lainnya, berharap SPPG dengan standar seperti di Pejaten dapat direplikasi di seluruh Indonesia. “Program MBG ini sangat penting untuk peningkatan gizi anak-anak. Kami siap menjadi penggeraknya,” tegasnya.  Komjen Pol Dedi Prasetyo, Ketua Gugus Tugas MBG Polri, menyatakan bahwa Polri terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak. “Kami mendukung penuh program pemerintah ini dan siap berbagi pengalaman dengan institusi lain yang ingin mendirikan SPPG,” tuturnya.  Sebelumnya, SPPG Polri Pejaten juga telah dikunjungi perwakilan Yayasan Rockefeller dan Asian Development Bank (ADB) sebagai model pengelolaan makanan bergizi berstandar tinggi. PNO-12 21 Jun 2025, 17:56 WIT
Masuki Hari Ke-9 Ops Simpatik Salawaku, Polda Maluku Tegur Pelanggar Lalu Lintas Papuanewsonline.com, Ambon - Hari kesembilan Operasi Simpatik Salawaku 2025, sejumlah pelanggaran lalulintas masih ditemukan personel Polda Maluku, Sabtu (20/6/2025).Sejumlah pelanggaran lalulintas ditemukan saat pelaksanaan Ops Simpatik di sejumlah ruas jalan di kota Ambon seperti di Jalan Sultan Hasanuddin dan Jalan Rijali.Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Areis Aminnulla S.IK., M.H mengatakan, pengguna jalan masih belum sadar tentang pentingnya keselamatan dalam berlalulintas di jalan raya. Umumnya, mereka tidak menggunakan helm, berboncengan tiga orang, dan tidak mengenakan sabuk pengaman untuk sopir angkot. Bahkan, saat berkendara para pengguna jalan tidak membawa SIM maupun STNK."Para pelanggar lalulintas yang ditemukan ini sempat diberhentikan. Petugas kemudian memberikan sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya keselamatan berlalulintas," kata Kombes Areis.Para pelanggar lalulintas tidak ditilang, namun mendapatkan teguran lisan maupun tertulis. Mereka juga diberikan edukasi tentang Kamseltibcar Lantas."Kami menghimbau masyarakat khususnya pengguna jalan untuk tetap mentaati peraturan lalulintas guna keselamatan diri sendiri dan orang lain. Selalu membawa SIM dan STNK saat berkendara," pintanya.Selain memberikan sosialisasi tentang aturan lalulintas, Satgas Ops Simpatik Salawaku, juga membagikan bingkisan kepada pengguna jalan menjelang hari Bhayangkara ke-79. "Personel juga memberikan bingkisan parcel sebagai bentuk perhatian Polri jelang Hari Bhayangkara ke 79 kepada para tukang ojek yang disambangi," pungkasnya. PNO-12 21 Jun 2025, 17:42 WIT
Balai Karantina Papua Temukan 1.500 Ekor DOC di bandara Mozes Kilangin Timika Papuanewsonline. com, Timika – Petugas Balai Karantina Provinsi Papua Tengah menemukan 1.500 ekor anak ayam di Bandara Mozes Kilangin, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Jumat (20/6/2025).Atas temuan ini, balai karantina langsung melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap 1.500 ekor Day Old Chick (DOC).Pemeriksaan dilakukan di area kargo bandara sebagai langkah pengawasan lalu lintas komoditas hewan yang masuk ke wilayah Papua Tengah. Petugas Balai Karantina Provinsi Papua Tengah Hermanto menjelaskan bahwa pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan DOC dalam kondisi sehat, bebas dari penyakit hewan menular, dan sesuai dengan dokumen karantina yang dipersyaratkan. "Pengawasan ini penting untuk mencegah masuk dan tersebarnya penyakit hewan yang dapat berdampak pada kesehatan hewan ternak di wilayah Papua Tengah, dimana DOC merupakan komoditas berisiko tinggi sehingga memerlukan pengawasan secara ketat," ucap Hermanto.  Kata Hermanto, pihaknya melakukan pengecekan fisik terhadap kondisi DOC dan pemeriksaan kelengkapan dokumen untuk mencegah potensi penyebaran penyakit. " Pengecekan meliputi pemeriksaan kesehatan secara visual dan pemeriksaan dokumen pendukung lainnya," Tegasnya. Lanjut Hermanto, Setelah dinyatakan memenuhi persyaratan karantina dan tidak ditemukan gejala penyakit, maka ribuan anak ayam tersebut diperbolehkan keluar dari area bandara untuk dikirim ke lokasi tujuan di Timika dan sekitarnya.  " Hal ini kami lakukan untuk menjamin keamanan dan kesehatan hewan ternak di wilayah Papua Tengah dan kita akan lakukan pengawasan secara ketat," Ujarnya.Kata Hermanto, Petugas karantina telah bekerja  profesional memastikan bahwa seluruh proses pemeriksaan dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. " Kami berharap partisipasi dari  masyarakat untuk  melaporkan jika menemukan gejala penyakit pada hewan ternak, atau mendapat informasi tentang penyelundupan hewan dan tanaman tanpa ijin," Pungkasnya.Ditambahkan Hermanto, partisipasi masyarakat sangat penting  untuk menjaga kesehatan hewan ternak dan mencegah penyebaran penyakit, serta pencegahan penyelundupan hewan di Provinsi Papua Tengah.(Jidan ) 20 Jun 2025, 14:51 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT