Tim AS Selesaikan Misi Penelusuran Sejarah Perang Dunia II di Biak
Tim Badan Akuntansi POW/MIA Pertahanan AS (DPAA) bersama perwakilan Atase Pertahanan Kedutaan Besar AS Jakarta baru saja menyelesaikan kunjungan kerja.
Papuanewsonline.com - 03 Agu 2026, 21:26 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Biak – Tim Badan Akuntansi POW/MIA Pertahanan AS (DPAA) bersama perwakilan Atase Pertahanan Kedutaan Besar AS Jakarta baru saja menyelesaikan kunjungan kerja di Pulau Biak pada 20–23 Juli 2026. Langkah ini menjadi awal penting dalam upaya memperluas penelusuran artefak dan jenazah personel militer AS yang hilang saat Perang Dunia II, sebagai tindak lanjut Nota Kesepahaman yang ditandatangani kedua negara pada April silam.
Selama di Biak, tim bertemu Panglima Komando Operasi Udara III Marsda TNI Azhar Aditama dan menyerahkan surat penghargaan serta plakat resmi.
Pemberian ini merupakan wujud terima kasih atas dukungan penuh dalam penyerahan artefak bersejarah serta kemungkinan sisa jenazah warga negara AS yang ditemukan sebelumnya.
Wakil Direktur DPAA kawasan Indo-Pasifik Letkol Marinir AS Jeremy Smith menyatakan kerja sama dengan pihak Indonesia menjadi pondasi utama keberhasilan misi.
“Kami sangat berterima kasih atas komitmen luar biasa yang diberikan, khususnya dari para pemimpin seperti Marsda Azhar, demi terwujudnya upaya kemanusiaan ini,” ujarnya.
Selain bertemu pejabat, sejarawan DPAA juga menggali sejarah lisan dari para tetua desa dan menyusuri lokasi Pertempuran Biak tahun 1944.
Tim juga mendekati masyarakat secara hangat, mengunjungi sekolah di Desa Parai, memberikan pemahaman sejarah kepada siswa, serta berbagi hadiah sederhana kepada anak-anak.
Momen ini memiliki makna mendalam bagi Smith, karena paman buyutnya, Sersan Teknis Henry “Buddy” Daugherty, gugur dalam kecelakaan pesawat di Biak pada 27 September 1944.
“Berdiri di tempat beliau berpulang adalah kehormatan seumur hidup, sekaligus bukti kami menepati janji tak pernah meninggalkan mereka yang gugur,” tuturnya haru.
Kegiatan ini menegaskan komitmen bersama mempererat kerja sama kemanusiaan dan sejarah.
Penulis: Jid
Editor: OF