logo-website
Sabtu, 01 Agu 2026,  WIT

Pemkab Mimika Perkuat Literasi Politik Lewat Forum "Membangun Demokrasi dari Kampung"

Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar Forum Diskusi Politik bertema "Membangun Demokrasi dari Kampung" di Timika, Jumat (31/7/2026).

Papuanewsonline.com - 31 Jul 2026, 18:38 WIT

Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan

Forum Diskusi Politik

Papuanewsonline.com, Mimika – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar Forum Diskusi Politik bertema "Membangun Demokrasi dari Kampung" di Timika, Jumat (31/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi politik masyarakat sekaligus memperkuat partisipasi warga dalam kehidupan demokrasi yang sehat dan berkeadilan.

Sambutan Bupati Mimika dibacakan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum, Yohana Paliling. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Kesbangpol Kabupaten Mimika yang dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga kerukunan masyarakat, memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan melalui berbagai kegiatan pendidikan politik.

Menurutnya, tema "Membangun Demokrasi dari Kampung" memiliki makna yang sangat penting karena fondasi demokrasi yang kuat harus dibangun dari akar rumput, yakni dari kampung.

 "Membangun fondasi demokrasi yang kuat harus dimulai dari akar rumput, yaitu dari kampung. Dengan demikian akan tercipta kehidupan demokrasi yang sehat, partisipatif, dan berkeadilan," ujar Yohana saat membacakan sambutan Bupati Mimika.

Ia menegaskan, semangat tersebut sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Mimika yang berkomitmen membangun daerah secara merata dengan menjadikan kampung sebagai pusat tumbuhnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

Dalam sambutannya juga disampaikan bahwa masyarakat memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan demokrasi. Warga tidak hanya menjadi penonton dalam proses politik, tetapi juga menjadi pelaku utama dalam mewujudkan demokrasi yang berkualitas.

 "Setiap warga negara memiliki tanggung jawab untuk memastikan penyelenggaraan pemerintahan berjalan secara bertanggung jawab, transparan, dan senantiasa berpihak kepada kepentingan bersama," katanya.

Melalui partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat, lanjutnya, setiap aspirasi dapat didengar, setiap suara dihargai, dan setiap kebutuhan masyarakat menjadi perhatian para pemimpin yang dipilih secara demokratis.

Pemerintah Kabupaten Mimika memandang forum diskusi politik tersebut sebagai langkah strategis untuk mendorong terwujudnya kehidupan demokrasi yang sehat, berkualitas, dan berkeadaban. Demokrasi, menurutnya, tidak hanya diwujudkan melalui pemilihan umum, tetapi juga dibangun melalui pendidikan politik, penguatan partisipasi masyarakat, serta peningkatan kesadaran akan hak dan kewajiban sebagai warga negara.

Yohana menambahkan, forum seperti ini juga menjadi sarana memperkuat persatuan dan kesatuan, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta membiasakan sikap saling menghargai di tengah keberagaman masyarakat Mimika.

Ia mengingatkan bahwa Kabupaten Mimika merupakan daerah yang kaya akan keberagaman suku, budaya, bahasa, agama, serta sumber daya alam. Keberagaman tersebut harus dijadikan sebagai kekuatan dalam membangun daerah yang maju, aman, damai, sejahtera, dan bermartabat.

Mengakhiri sambutan Bupati, Yohana mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, toleransi, dan semangat gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

 "Saya meyakini bahwa dengan semangat persatuan, toleransi, gotong royong, dan saling menghormati, seluruh tantangan tersebut akan mampu kita lalui bersama demi mewujudkan Kabupaten Mimika yang semakin maju dan sejahtera," tutupnya.


Penulis: Bim

Editor: OF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE