Pembinaan Rutin Anak-anak Pecandu Zat Adiktif (Lem Aibon) di Kamoro Jaya
Kegiatan di buka dengan doa oleh Ketua AP IBM, ibu Yohana Arwam kemudian dilanjutkan dengan Bimbingan Konseling oleh Bhabinkamtibmas ,BNN dan ketua IBM kepada adik-adik pecandu lem aibon.
Papuanewsonline.com - 01 Agu 2023, 22:39 WIT
Papuanewsonline.com/ Pendidikan & Kesehatan
Pembinaan Rutin Anak-anak Pecandu
Zat Adiktif (Lem Aibon) di Kamoro Jaya
Papuanewsonline.com, MIMIKA
- Menindaklanjuti agenda rutin Agen
Pemulihan (AP) Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) di kelurahan Kamoro Jaya sebagai
Program Berkelanjutan yang digagas oleh BNN
dengan menggandeng Kelurahan dan perangkatnya juga Babinkamtibmas dan Babinsa.
Senin sore 01/08/2023, masih
bertempat di RT 2 jl. Kamboja, dilaksanakan giat pembinaan kepada adik-adik
Pecandu Zat adiktif (Lem Aibon). Turut Hadir dalam Kegiatan tersebut antara
lain, Ibu Johana Arwam (Ketua AP IBM Kamoro Jaya), Pak Ruslan ( BNN Mimika), Ibu
Anelinda Toroby (Tokoh Agama), Pak Melkianus Leki (Pendamping IBM), Ibu
Agustina Tiriu (Guru pendamping ), Ibu Vera (Staf BNN) dan Bripka Herman
(Bhabinkamtibmas Kamoro Jaya).

Kegiatan di buka dengan doa oleh Ketua
AP IBM, ibu Yohana Arwam kemudian dilanjutkan dengan Bimbingan Konseling oleh Bhabinkamtibmas
,BNN dan ketua IBM kepada adik-adik pecandu lem aibon.
Dalam bimbingan Tersebut adik-adik
pecandu di berikan pemahaman kembali
mengenai dampak dari mengkomsumsi Zat
Adiktif (Lem aibon) bagi kesehatan,yang dapat merusak paru-paru, otak, dan juga
gangguan ritme jantung.
Bhabinkamtibmas juga memberikan himbauan
kepada kakak-kakak pendamping yg sudah di bentuk untuk selalu memperhatikan
adik-adiknya
“Pada kesempatan ini saya ingin
menghimbau kakak-kakak pendamping agar selalu memantau aktifitas adik-adiknya pada
malam hari dengan harapan tidak ada lagi yang mengkomsumsi lem secara diam-diam.
Apabila ada lagi di temukan maka akan di berikan pembinaan langsung oleh oleh
Bhabikamtibmas di Polsek Mimika Baru,” tegas Bripka Herman.
Dari Hasil konseling terhadap anak-anak
pencandu Lem kemudian diperoleh informasi bahwa tempat penjual Lem yang sering dibeli
adik-adik terdapat di Toko Bangunan yang di jual secara diam-diam kepada adik-adik
tersebut.

Dengan sigap Bhabinkamtibmas, BNN,
pendamping, beberapa adik serta perwakilan orang tua pun menyambagi Toko tersebut dan di berikan
Teguran agar tidak lagi menjual lem kepada anak-anak. Apabila masih di temukan
lagi maka akan di tindak lanjuti oleh pihak berwenang.
Hal ini dibenarkan oleh
Pendamping IBM, Melchianus Leki Halek Ketika dikonfirmai Papuanewsonlline.com
“Iya, kami akan laporkan pihak
berwajib jika masih didapati bahwa toko tersebut masih menjual kepada adik-adik
kami. Karena masih memberi ruang untuk adik-adik mendapatkan lem aibon tersebut
dengan melayani pembeliannya,” ujar Melki.

Selain giat Bimbingan Konseling,
Tim juga melakukan Pemantauan Lapangan bola voli disekitar lingkungan tempat
tinggal adik-adik tersebut dan sekaligus menyerahkan pemberian Net Bola Voli kepada
mereka oleh BNN agar memotivasi adik-adik untuk mengisi waktu dengan kegiatan
yang bermanfaat, yaitu olehraga.
Giat ini lalu ditutup dengan Latihan
Seka bersama adik-adik binaan. (PNO-03).