Mudik Lebaran 2026, Polri Siapkan Valet Motor Gratis dan Sistem AI Pantau Lalu Lintas
Polri melalui Polda Jawa Tengah menghadirkan berbagai inovasi pelayanan dalam Operasi Ketupat Candi 2026
Papuanewsonline.com - 15 Mar 2026, 11:46 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Polda Jawa Tengah menyiapkan berbagai inovasi pelayanan untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Salah satunya melalui layanan Valet and Ride atau valet motor gratis bagi pemudik sepeda motor serta pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) melalui sistem Travel Assistance Corridor (TAC) dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen
Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan bahwa wilayah Jawa Tengah merupakan
salah satu tujuan utama pemudik setiap tahunnya, sehingga menjadi perhatian
utama Polri dalam memastikan pengamanan dan pelayanan berjalan optimal.
“Jawa Tengah merupakan salah satu wilayah tujuan utama
pemudik pada Lebaran 2026. Oleh karena itu, berbagai langkah inovatif terus
disiapkan oleh jajaran Polda Jawa Tengah untuk memastikan pelayanan kepada
masyarakat dapat berjalan optimal, aman, dan nyaman selama perjalanan mudik,”
ujar Brigjen Pol. Trunoyudo.
Ia menjelaskan, salah satu inovasi yang disiapkan adalah
Travel Assistance Corridor (TAC), yaitu sistem dashboard pemantauan lalu lintas
terpadu berbasis AI yang mampu menghimpun dan menyajikan berbagai informasi
penting secara real-time untuk mendukung pengambilan keputusan di lapangan.
“Melalui TAC, petugas dapat memantau kondisi arus lalu
lintas, titik kemacetan, kecelakaan lalu lintas, kondisi cuaca, hingga dinamika
informasi yang berkembang di media sosial. Seluruh data tersebut dianalisis
melalui teknologi AI sehingga dapat membantu petugas melakukan langkah respons
yang cepat, tepat, dan terukur,” jelasnya.
Sistem TAC terhubung dengan berbagai sumber data melalui
Application Programming Interface (API), seperti jaringan CCTV lalu lintas,
perhitungan arus kendaraan, informasi cuaca dari BMKG, hingga data pergerakan
penerbangan. TAC juga dilengkapi sistem scrapping berbasis Natural Language
Processing yang mampu menangkap trending issue serta sentimen publik di media
sosial terkait kondisi lalu lintas maupun pelayanan mudik.
Menurut Karopenmas, sistem ini juga terintegrasi dengan
berbagai program unggulan pelayanan mudik Polda Jawa Tengah.
“TAC terhubung langsung dengan layanan Chat Sipolan, yaitu
chatbot berbasis AI yang dapat diakses masyarakat melalui WhatsApp selama 24
jam. Melalui layanan ini, masyarakat dapat memperoleh informasi perjalanan
secara cepat dan akurat, mulai dari kondisi kemacetan, jalur alternatif,
rekayasa lalu lintas, cuaca, hingga lokasi pos pelayanan,” ungkap Brigjen Pol.
Trunoyudo.
Selain pemanfaatan teknologi AI, Polda Jawa Tengah juga
menghadirkan layanan Valet and Ride atau valet motor gratis bagi pemudik sepeda
motor. Melalui program ini, sepeda motor pemudik akan diangkut menggunakan
kendaraan towing, sementara pemudik dapat melanjutkan perjalanan menggunakan
bus dengan lebih aman dan nyaman.
Program tersebut dimulai dari Posko Valet and Ride Polres
Brebes di Nasmoco, Kabupaten Brebes, dengan tujuan akhir di Lapangan
Polrestabes Semarang, dengan waktu tempuh perjalanan sekitar tiga jam. Hingga
Sabtu (14/3/2026) pukul 21.15 WIB, tercatat sudah terdapat 162 pemudik yang
mendaftar dalam layanan tersebut.
Di sisi lain, Polda Jawa Tengah juga menyiapkan 298 posko
pelayanan mudik yang terdiri dari 25 pos rest area, 76 pos pelayanan, 31 pos
terpadu, 11 pos SAR air, dan 153 pos pengamanan yang tersebar di berbagai jalur
strategis untuk memberikan layanan terpadu kepada masyarakat.
“Melalui berbagai inovasi dan kesiapan ini, Polri berharap
pelayanan kepada masyarakat selama mudik Lebaran dapat semakin optimal.
Pemanfaatan teknologi berbasis AI serta layanan valet motor gratis ini
merupakan bagian dari transformasi Polri untuk menghadirkan pelayanan publik
yang modern, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” pungkas
Brigjen Pol. Trunoyudo. (GF)