BREAKING NEWS
Satgas Yonif 136/TS Bangun Kedamaian: Silaturahmi Pintu ke Pintu di Wongdama
Sopir Lintas Dibacok di Moanemani, Luka Kepala 10 Cm Dijahit 10 Kali, Polisi Buru Dua Pelaku
Semarak HUT ke-81 RI, Pemkab Boven Digoel Gelar Lomba Gerak Jalan, Semangat Kebersamaan Terjaga
35.936 Anak Muda Ikuti Kapolri Cup 2026, Polri Dorong Lahirnya Talenta Digital Berprestasi
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Dianugerahi Anggota Kehormatan Tapak Suci Putera Muhammadiyah
Prabowo: Bahlil Punya Ilmu Khusus, Bisa Bikin Jokowi Tertawa Padahal Orang Solo Susah Ketawa
Dari Belanda ke Mimika: Seabad Kasih Tanpa Pamrih Suster Santo Fransiskus Charitas
Wakasad: Komandan Harus Turun ke Lapangan, Komunikasi Jadi Kunci Kemanunggalan TNI-Rakyat
Wakil Kepala BGN Trenggono Tinjau Langsung Insiden MBG di Papua, Sementara Hentikan Dapur Bermasalah
Menlu Sugiono: ASEAN Harus Berpihak pada Rakyat, Bukan Arena Persaingan Kekuatan Besar
Melihat Lagi Pengabdian Bripka Joko, Polisi yang Sukarela Jadi Tukang Gali Kubur
Kapolri mengapresiasi niat baik Bripka Joko yang sering melakukan penggalian kubur untuk masyarakat secara sukarela selama kurang lebih 23 tahun.
Papuanewsonline.com - 07 Jan 2025, 15:49 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Samarinda – Bripka Joko Hadi Aprianto, sosok Bintara Polsek Samarinda Hulu terus memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat. Di mana selain menjadi personel Polisi, ia juga seorang penggali kubur.
Bripka Joko adalah salah satu anggota Polri yang kerap melakukan penggalian kubur secara sukarela. Hal itu sudah dilakukannya selama 23 tahun.
Apa yang dilakukannya pun menunjukkan bahwa sebagai abdi negara selalu berupaya memberikan yang terbaik dalam bentuk karya. Joko menjalani tugas lain sebagai penggali kubur sejak dia duduk di bangku kelas 2 SMP.
Terkait dengan pengabdiannya itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menemui langsung Bripka Joko di Polresta Samarinda, Kalimantan Timur.
Kapolri memberikan perhatian langsung sekaligus mengapresiasi niat baik Bripka Joko yang sering melakukan penggalian kubur untuk masyarakat secara sukarela selama kurang lebih 23 tahun.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri berbincang dan mendengarkan pengalaman langsung dari Bripka Joko yang memutuskan untuk menjadi tukang gali kubur selain bertugas sebagai personel kepolisian.
"Kamu kan sekarang polisi dan sampai sekarang terus berlanjut menggali kubur, apa yang ada di hatimu saat ikut membantu melaksanakan gali kubur. Niat mu apa?," tanya Kapolri, dikutip, Minggu (5/1/2025).
"Izin jenderal kalau dahulu buat nyari rezeki kalau sekarang untuk amal. Karena setiap bulan, mohon izin pasti nombok. Karena untuk orang tidak mampu saya gratiskan, tapi saya tetap gaji karyawan," jawab Bripka Joko.
Setelah mendengarkan pengalaman dan cerita dari Bripka Joko, Kapolri menyatakan bahwa, membantu masyarakat dengan menjadi tukang gali kubur merupakan niat yang sangat mulia.
Kapolri sempat menyinggung sekolah perwira kepada Bripka Joko. Namun, ketika hendak ditawarkan, Bripka Joko lebih memilih perluasan area makam untuk kebutuhan masyarakat luas.
"Sudah sekolah belum. Mau sekolah perwira?" tanya Sigit.
"Mohon izin Jenderal, mohon maaf ingin nambah tanah wakaf kuburan karena mulai penuh untuk masyarakat," jawab Bripka Joko. PNO-12
Komentar
Berita Lainnya