Kunjungi Mappi, OMBUDSMAN RI Propinsi Papua Lakukan Penilaian Layanan Publik
Fernando menuturkan, standar pelayanan sebagaimana amanat UU pelayanan publik nomor 25 tahun 2009 guna memberikan kepastian pelayanan publik kepapa masyarakat pengguna layanan.
Papuanewsonline.com - 28 Jul 2023, 09:41 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, MAPPI
- Ombusman mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Mappi dalam memberikan layanan publik kepada masyarakat. Hal itu dapat dilihat dari sejumlah program Pemerintah Daerah dalam memberikan layanan publik kepada masyarakat, ungkap Asisten Muda Ombusman Republik Indonesia perwakilan Provinsi Papua, Fernando J.P. Bonay dalam rapat bersama Pj Bupati Mappi, Michael R. Gomar S.STP, M.Si, Sekda Kabupaten Mappi, Ferdinandus Kainakaimu dan Kabag Ortal Setda Mappi, Andi Basso S.STP yang berlangsung di Pendopo, Kamis (27/7/2023).
Fernando menyebutkan, untuk
pelayanan publik di Kabupaten Mappi saat ini mengalami peningkatan jika
dibandingkan tahun sebelumnya. Hal itu lanjut Fernando dapat dilihat dari
pelayanan publik pada sejumlah Organisasi Peranngkat Daerah (OPD) di Kabupaten
Mappi.
"Untuk pelayanan Publik ditahun ini ada peningkatan jika dibandingkan
tahun sebelumnya, kita sudah lakukan observasi disejumlah OPD yang ada di
Kabupaten Mappi selama tiga hari,"ungkapnya.
Fernando menyebutkan, adapun OPD
yang dilakukan observasi oleh tim Ombusman yakni diantaranya, Dinas Pendidikan,
Dinas Kesehatan, Disdukcapil, Dinas Perijinanan dan Pelayanan Terpadu Satu
Pintu, Dinas Sosial serta ditambah dua Puskesmas yakni Puskesmas Kota dan
Puskesmas Kepi 1.
Fernando menyebutkan tujuan
kedatangangan Ombusman ke Kabupaten Mappi untuk menyelenggarakan opini
penilaian pelayanan publik yang merupakan salah satu program dibidang
pencegahan Ombusman republik indonesia yang mana program ini didukung penuh
oleh Bappenas.
Dikatakan Fernando program ini
bertujuan untuk memastikan terpenuhnya standar layanan publik di Kabupaten/Kota
maupun Provinsi serta kementerian/lembaga yang ada diseluruh Indonesia.
"Kami melakukan observasi
dan pengambilan data disejumlah OPD, pada saat pengambilan data kami lakukan
dalam tiga metode yakni, study dokumen, wawancara dan melihat ketampakkan fisik
pemenuhan standar pelayanan,"ungkapnya.
Fernando menuturkan, standar
pelayanan sebagaimana amanat UU pelayanan publik nomor 25 tahun 2009.
guna memberikan kepastian pelayanan publik kepapa masyarakat pengguna layanan.
Ia menuturkan, setelah
pengambilan data ini akan diperiksa oleh tim dari pusat dan hasilnya nanti akan
disampaikan diakhir tahun.

Fernando menyebutkan, dari hasil
rapat bersama Pj Bupati Mappi dari penyampaian belai bahwa adanya gagasan
program perlindungan anak berkebutuhan, dimana mereka adalah anak-anak putus
sekolah dan anak -anak yang ketergantungan pada zat adiktif (lem aibon) yang
kemudian anak -anak tersebut diberikan perlindungan khusus serta diangjat
menjadi anak asuh oleh sejumlah pejabat dan maayaraat di Kabupaten Mappi. Ini
merupakan langkah kongrit yang sangat luarbiasa dilakukan oleh pemerintah
daerah.
"Untuk hasil saya belum bisa
sampaikan tetapi secara kasatmata kami melihat banyak perubahan dibanding tahun
sebelumnya dalam hal penerapan standar pelayanan. Dan untuk di Kabupaten Mappi
ini sudah tahun ketiga Ombusman melakukan Observasi," jelasnya.
Sementara itu Pj Bupati Mappi,
Michael R. Gomar S.STP,M.Si mengapresiasi program dai Ombusman yang telah
melakukan observasi pelayanan Publik di Kabupaten Mappi.
Pj Bupati menuturkan, untuk
kondisi di Kabupaten Mappi secara khusus masih sangat terbatas. Hal itu
dikarenakan beberapa faktor diantaranya, jaringan telekomunikasi yang sangat
terbatas. regulasi yang masih belum relevan dengan kondisi di pusat atau beberapa
daerah lainnya, ketersediaan SDM yang masih sangat terbatas sehingga hal ini
berpengaruh terhadap pelayanan publik. Apalagi kompetisi ASN, yang mana masih
kurang mengikuti Diklat yang berkaitan dengan pelayanan publik.
"Meski dengan segala
keterbatasan yang ada, namun kita masih terus optimis untuk membenahi, agar
pelayanan publik di Kabupaten Mappi bisa dilaksanakan secara maksimal,"
pungkasnya. (Redaksi)