logo-website
Rabu, 18 Feb 2026,  WIT

Kemenhub Tutup Sementara 11 Bandara Pegunungan Papua Usai Insiden Penembakan Pesawat

Langkah penghentian operasional dilakukan demi menjamin keselamatan penerbangan perintis, memperkuat pengamanan bersama TNI/Polri, serta memastikan konektivitas vital masyarakat Papua tetap berjalan dalam kondisi aman dan terkendali

Papuanewsonline.com - 18 Feb 2026, 02:47 WIT

Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan

Pesawat perintis maskapai Smart Air.

Papuanewsonline,com, Papua - Penutupan sementara bandara dan lapangan terbang ini dilakukan untuk memastikan keamanan penerbangan perintis di wilayah Papua, khususnya setelah penembakan terhadap pesawat Smart Air Cessna Grand Caravan PK-SNR milik PT Smart Cakrawala Aviation pada rute Tanah Merah (TMH) – Danawage/Koroway Batu (DNW), Rabu (11/2/2026) lalu.


Menyikapi kejadian penembakan pada pesawat Smart Air, di lapangan terbang Koroway batu pada Rabu (12/2/2026. Direktorat jenderal perhubungan udara menegaskan bahwa, operator menghentikan penerbangan karena alasan keamanan penerbangan, perintis ini dapat dilaksanakan dengan memastikan kondisi.

Keamanan bandara serta operator diberikan kewenangan, penuh untuk melakukan penilaian keamanan keberlanjutan operasional demi keselamatan.kata direktur Jenderal perhubungan udara (Kemenhub), yang di kutip keterangan resmi senin, (16/2/2026).

Penerbangan perintis merupakan layanan vital dalam mendukung konektivitas masyarakat Papua, khususnya untuk akses kesehatan, pendidikan, distribusi logistik, serta mobilitas dasar masyarakat di wilayah terpencil, sehingga keamanan sangat krusial dan harus dijaga, ” kata Direktur Jenderal Lukman F. Laisa

Adapun sebelas (11) bandara yang operasional Nya dihentikan sementara antara lain,Koroway batu, Bomakua,Yaniruma, Menggelum, Kapiraya, Iwur, Faowi, Degai, Aboy, Teraplu, Beoga.

Kegiatan aktivitas pada bandara-bandara tersebut akan dibuka kembali setelah mendapat pengaman, dari aparat TNI/Polri dan kondisi keamanan dinyatakan kondusif serta memenuhi standar keselamatan, penerbangan, Tambah Lukman.

Selain itu, terdapat lima (5) bandara dengan situasi rawan terkendali, namun pengamanan dari aparat TNI/Polri. Pada lapangan terbang ini,  penerbangan dapat dilaksanakan dengan tetap memperhatikan perkembangan kondisi bandara tersebut, yaitu: Bandara kiwirok, Moanamani, sinak, ilaga, IIIu.

Setelah penembakan, Kemenhub juga telah menyiapkan beberapa langkah strategis, berupa penyampaian surat resmi kepada TNI/Polri guna peningkatan pengamanan di wilayah tertentu, instruksi kepada seluruh Koordinator Wilayah penerbangan perintis untuk melakukan koordinasi intensif dengan aparat. kemanan, integrasi keamanan dalam safety assessment tahunan di wilayah Papua, dan review klausul kontrak angkutan udara perintis, termasuk penguatan klausul force majeure terkait kondisi keamanan. Tegas lukman

Selain itu, akan tetap dilakukan pula pemetaan bandara berdasarkan tingkat r151ko, menyusun Standard Operating Procedure (SOP) khusus bagi awak pesawat di wilayah kritis, serta berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan. Republik Indonesia dan aparat penegak hukum terkait investigasi, insiden sesuai ketentuan perundang-undangan penerbangan.

“Ke depannya kami akan menekankan pentingnya penguatan dasar hukum penghentian sementara operasional apabila kondisi keamanan tidak terpenuhi, serta perlunya Surat Keputusan Bersama (SKB) antara pemerintah daerah dan aparat keamanan untuk memperkuat pelaksanaan angkutan udara perintis,tutup Lukman.

 

Penulis: Hend

Editor: GF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE