logo-website
Sabtu, 21 Feb 2026,  WIT

Kecelakaan Tunggal Di Bundaran Petrosea Mimika, Diduga Dipengaruhi Alkohol

Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Cendrawasih tepat di Bundaran Petrosea, Kabupaten Mimika, Insiden ini melibatkan satu unit sepeda motor Honda Sonic 150

Papuanewsonline.com - 21 Feb 2026, 02:15 WIT

Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal

Tim ambulans 119 saat tiba di lokasi kejadian untuk memberikan penanganan

Papuanewsonline.com, Timika – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Cendrawasih tepat di Bundaran Petrosea, Kabupaten Mimika, Insiden ini melibatkan satu unit sepeda motor Honda Sonic 150 warna merah tanpa Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), yang dikendarai oleh seorang pria yang belum dapat diidentifikasi (Mr. X). (20/2/26)


Pengemudi diduga tidak dapat mengendalikan kendaraannya hingga menabrak pagar yang mengelilingi bundaran, kemudian terjatuh ke badan jalan.

Korban mengalami luka robek pada bagian kepala dan segera mendapatkan penanganan dari tim ambulans 119 yang tiba di lokasi kejadian, sebelum dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Mimika (RSUM).

Sepeda motor yang mengalami kecelakaan mengalami kerusakan pada bagian setang depan, lampu utama, dan spidometer dengan perkiraan kerugian material mencapai Rp5 juta. Satu unit kendaraan telah diamankan sebagai barang bukti di Kantor Satlantas Lalu Lintas (Satlantas) Polres Mimika untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Kasie Humas Polres Mimika Iptu Hempy Ona mengungkapkan bahwa berdasarkan analisis awal, kecelakaan diduga disebabkan karena pengemudi berada di bawah pengaruh alkohol dan kurang memperhatikan lajur jalan serta kecepatan kendaraan.

Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan berkendara, tidak mengemudi dalam kondisi tidak baik, serta memastikan kendaraan memiliki dokumen yang sah agar terhindar dari kecelakaan dan sanksi hukum.

 

Penulis: Jid

Editor: GF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE