Kapolri dan Panglima Sepakat Sinergitas TNI-Polri Kunci Sukses Keamanan KTT ASEAN
Papuanewsonline.com - 08 Mei 2023, 14:04 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Jakarta - TNI-Polri melaksanakan Apel Gelar Pasukan terkait pengamanan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan itu dipimpin langsung Panglima TNI Laksamana Yudo Margono dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Usai apel gelar pasukan, Panglima TNI dan Kapolri melakukan
pemeriksaan pasukan dam alutsista yang nantinya akan digunakan dalam pengamanan
KTT ASEAN yang ke-42 ini. Selanjutnya, kedua Jenderal TNI-Polri ini
melaksanakan Tactical Floor Game (TFG).
Menurut Kapolri , pelaksanaan TFG menjadi hal penting guna
setiap instansi yang mengamankan seperti TNI, Polri, BIN, BSSN dan instansi
lain agar memiliki pemahaman yang sama.
"Semua ini harus memiliki pemahaman yang sama khususnya
terkait dengan siapa harus berbuat apa. Kemudian apabila ada suatu peristiwa
bagaimana kemudian itu diselesaikan terkait dengan jenjang-jenjang keputusan
yang akan diambil, apakah bisa diputuskan langsung ataukah ini harus dilaporkan
dan perintah datang dari atas," kata Sigit di Labuan Bajo, NTT, minggu, 7
Mei 2023.
Dengan adanya kesamaan pemahaman tersebut, Sigit menuturkan
nantinya berbagai macam persoalan mulai dari situasi normal, sampai dengan
kondisi kuning, merah maupun kontijensi, seluruh anggota yang melaksanakan
tugas di sektor masing-masing mengerti dan paham dengan apa yang harus
dilakukan.
Dalam kesempatan itu, mantan Kabareskrim Polri ini
menyampaikan, antara TNI-Polri sudah mengetahui tugas dan tanggungjawab dalam
pengamanan. Hal ini sangat penting agar penyelenggaraan KTT ASEAN berjalan aman
dan sukses.
"Jadi tentunya kita sepakat bahwa dengan sinergisitas
dan soliditas yang kita bangun, terus kita perkuat, menjadi kunci untuk bisa
melaksanakan rangkaian kegiatan pengamanan ini dengan optimal. Itu kunci sukses
dari bagaimana penyelenggaraan ini betul-betul bisa kita amankan dengan
baik," ujar Sigit.
Mantan Kapolda Banten ini menyebut bahwa pihaknya sudah
menyiapkan antisipasi ataupun solusi terkait dengan adanya unjuk rasa saat KTT
ASEAN. Yakni, dengan menjalin komunikasi bersama pihak-pihak yang ingin
menyampaikan pendapatnya.
"Tentunya harapan kita permasalahan-permasalahan yang
ada bisa kita lakukan mitigasi penyelesaiannya seperti apa. Tentu kita akan
bantu komunikasi kan itu terkait hal-hal yang bersifat unjuk rasa. Dan
bagaimana pola penanganannya. Sehingga di satu sisi kebebasan berekspresi tetap
bisa diberikan. Namun disisi lain, tidak mengganggu jalannya proses KTT ASEAN
itu sendiri. Itu yang utama," ucap Sigit.
Hal yang menjadi perhatian lainnya adalah terkait adanya
ancaman gangguan aksi terorisme. Ia menyampaikan sudah melakukan rapat dan
telah disiapkan satgas deteksi, yang memonitor terkait dengan orang-orang yang
kita curigai.
"Jadi kita sudah pasang di beberapa sudut mulai dari
Bandara sampai dengan akomodasi venue dan jalur-jalur yang dilewati, sehingga
terhadap target yang memang selama ini sudah kita ikuti akan terpantau dengan
alat-alat yang kita miliki dan tentunya apabila kemudian Termonitor, kita
segera ambil langkah," tutur Sigit.
Selanjutnya, kata Sigit, apabila ada ancaman terkait barang
ataupun benda, yang dianggap mencurigakan, petugas keamanan sudah menyiapkan
tim K-9 dan Jibom.
"Sehingga bagaimana kita bisa persiapkan evakuasi
terhadap hal-hal seperti itu namun juga jangan sampai kemudian menjadi isu yang
mengganggu proses KTT ASEAN," jelas Sigit.
Sementara itu, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mempersilahkan
bagi masyarakat yang ingin ikut bersinergi bersama dengan TNI-Polri untuk
mengamankan KTT ASEAN. Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti bahwa masyarakat
juga bangga atas dipercayanya Indonesia menjadi keketuaan KTT ASEAN ke-42.
"Kita memilih tempat di Labuan Bajo ini harapannya bisa
membawa ke depan kesejahteraan masyarakat di Labuan Bajo khususnya, dan membawa
indonesia di kancah internasional. Tentunya tokoh agama, masyarakat adat,
pemuda kita akan libatkan untuk melaksanakan pengamanan bersama
TNI-Polri," tutup Yudo.(PNO/03)
Editor: Piter