Kapolda Papua : Kerusuhan di Wamena Jadi Pelajaran Untuk Kita Semua
Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K Mengungkapkan turut berduka cita terhadap kerusuhan yang terjadi di wamena
Papuanewsonline.com - 27 Feb 2023, 19:18 WIT
Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal
papuanewsonline , Jayapura – Pasca insiden yang terjadi di daerah Sinakma Distrik Wamena Kabupaten Jayawijaya menjadi pelajaran bagi kita semua khususnya di daerah Pegunungan dan juga di daerah Papua lainnya.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, SIK saat melakukan Doorstop di Grand Baliem Hotel Wamena dan didampingi oleh Kabid Propam Polda Papua Kombes Pol Gustav R. Urbinas, SH, SIK, M.Pd serta Kapolres Jayawijaya AKBP Hesman S. Napitupulu, SH, SIK, MH,
Kapolda Papua merasa turut berdukacita cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya saudara saudara kita kemarin akibat yang terjadi.
“Kami juga berharap ini menjadi pelajaran bagi kita semua khususnya di daerah pegunungan dan juga di daerah Papua lainnya dan Kita tidak perlu berulang kali mempercayai berbagai isu-isu yang tidak berdasar atau segala macam berita Hoax.,” ucap Kapolda, Senin (27/02 ).
Lebih lanjut, Kapolda mengatakan bahwa disini ada aparat keamanan di daerah setempat yang bisa di tanya dan mendapat penjelasan dan bagaimana kedepan proses itu bisa di selesaikan dengan baik bukan di selesaikan di lapangan.
“Saya berharap penanganan yang akan dilakukan oleh pemerintah dan pihak keamanan dapat segera dilakukan tindak lanjut,” ujarnya.
Selain itu, dirinya mengungkapkan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan tugas yang telah dilakukan oleh Polres Jayawijaya.
“Saya meminta fakta rinci dan data dilapangan sehingga ini akan menjadi evaluasi secara menyeluruh bagaimana pelaksanaan tugas pengamanan yang harus dilakukan kedepan dalam menangani Massa,” tulisnya.
Untuk anggota Polri yang sudah di periksa sampai dengan hari ini ada 16 orang dan pastinya nanti akan bertambah karena banyak anggota yang turun ke lapangan dan akan di cek secara detail peran masing-masing anggota.
“Kemarin telah diamankan oleh Kapolres sebanyak 13 orang namun telah di lepas kembali tapi akan terus di amati berdasarkan data yang kami punya sehingga jika terbukti terlibat langsung berperan aktif dalam aksi, atau mem tembak kami jalur jalur hukum,” ucapnya.
Diakhir, Irjen Fakhiri menghimbau agar jangan memanfaatkan isu kemarin untuk melakukan kejahatan yang lain untuk melakukan tindakan kriminal seperti membunuh nyawa manusia, memperkosa, merampok atau mengintimidasi masyarakat lain. (Polda Papua)