Dukung Papua Terang, PJ Bupati Mappi dan Manager UP3 PLN Merauke Resmikaan Tambahan Jam Menyala
Peningkatan penambahan jam menyalah diresmikan oleh Pj Bupati Mappi, Michael R. Gomar, S.STP., M.Si bersama Manajer PT PLN (Persero) UP3 Merauke, Ahmad Maulidany yang berlangsung di Distrik Nabioman Bapai
Papuanewsonline.com - 30 Mei 2023, 23:24 WIT
Papuanewsonline.com/ Ekonomi
Papuanewsonline.com, MAPPI - Masyarakat di empat Kampung dan kelurahan yang tersebar di empat Distrik di Kabupaten Mappi kini menikmati aliran listrik lebih lama setiap harinya. Hal itu melalui penambahan jam menyala atas kebijakan Pj Bupati, Michael Rooney Gomar, S.STP., M.Si dengan PT PLN (Persero) UP3 Merauke.
Empat kampung yakni Kelurahan
Bade, Distrik Edera yang sebelumnya hanya menyala 12 jam dinaikkan jadi 24 jam.
Untuk tiga kampung lainnya yakni Kampung Eci-Distrik Asue dan Kampung Mur –
Distrik Nambioman Bapai yang sebelumnya hanya menyalah selama 6 jam ditambah
jadi 12 jam setiap hari.
Sementara untuk peningkatan
tambahan jam nyala Kampung Senggo Distrik Citak Mitak dari 6 jam menjadi 12 jam yang sudah
dinyalakan sejak tanggal 24 Desember 2022 lalu (lebih duluan ditingkatkan jam
menyala).
Peningkatan penambahan jam
menyalah diresmikan oleh Pj Bupati Mappi, Michael R. Gomar, S.STP., M.Si
bersama Manajer PT PLN (Persero) UP3 Merauke, Ahmad Maulidany yang berlangsung
di Distrik Nabioman Bapai, Senin (29/5/2023). Kegiatan peresmian tersebut
diawali dengan doa pemberkatan oleh Pastor Paroki St Kristoforus Mur, Pastor
Fransiskus Melki, MSC.
Program ini merupakan bagian dari
program Papua Terang yang dicanangkan oleh PLN. Untuk mempercepat, Pemkab Mappi
juga memberi dukungan berupa pengadaan mesin pembangkit, rumah petugas, tanki
BBM kapasitas 10 ton sebanyak 2 buah dan gedung pembangkit.
Adapun listrik yang diresmikan di
Kampung Mur menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) memiliki daya
2×100 KW. Beban sekarang ini sekitar 90 KW yang dialirkan kepada sekitar 300
pelanggan PLN yang ada di Kampung Mur.

Pj Bupati Mappi, Michael Gomar
dalam sambutannya menerangkan, ini merupakan bagian dari Papua Terang, Mappi
Terang. Listrik dikatakan Pj Bupati merupakan salah satu infrastruktur dasar
yang dibutuhkan oleh masyarakat dalam menunjang berbagai kegiatan termasuk
kegiatan usaha masyarakat untuk meningkatkan ekonomi. Listrik akan dinyalakan
mulai jam 6 sore sampai jam 6 pagi. Malam hari dipilih karena memang masyarakat
membutuhkan penerangan. Terutama bagi anak-anak yang harus belajar pada malam
hari. Kriminalitas juga bisa dikurangi.
Dikatakan Pj Bupati, bahwa
Kampung Mur juga menjadi salah satu prioritas karena menjadi pintu gerbang ke
Mappi. Di kampung itu terdapat pelabuhan untuk bongkar muat sembako maupun
material.
“Gerbang ini harus aktif,
sehingga kita perbaiki supaya perpuataran ekonomi akan muncul dari sini. Harga
barang seperti sembako dan material akan turun,”ungkapnya.
Lebih jauh Pj Bupati menerangkan,
selain listrik, program yang akan diturunkan Pemkab Mappi di Kampung Mur pada
tahun ini adalah perbaikan infrastruktur jalan sehingga bisa dilintasi bus
untuk mengangkut masyarakat ke Kepi. Pelabuhan juga akan dibangun dan
dikembangkan. Begitu pula degan perbaikan fasilitas pasar. Dalam waktu dekat
pula, akan dilakukan peletakan batu pertama pembangunan Gereja Katolik Paroki
St Kristoforus Mur yang akan dilakukan oleh Pemkab Mappi melalui Dinas
Pekerjaan Umum .
Pj Bupati berharap, masyarakat
setempat bisa mendukung program pemerintah dengan cara merawat dan menjaga
fasilitas yang sudah dibangun. Tidak melakukan pemalangan karena akan
menghambat proses pembangunan yang tetunya berdampak pada kemajuan kampung.
Dalam kesempatan yang sama,
Manajer PT PLN (Persero) UP3 Merauke, Ahmad Maulidany mengungkapkan, penambahan
jam operasinal listrik di empat kampung ini merupakan permintaan dari Pj Bupati
yang datang langsung ke Merauke.
PLN menyambut baik dan
mempercepat proses pemasangan pembangkit. Kampung Mur mulai beroperasi,
sementara Bade, Senggo dan Eci ditargetkan paling lambat bulan Juli 2023
mendatang.
“Sekitar awal Juli sudah bisa
digunakan untuk Senggo, Bade dan Eci. Itu kendala minor saja yaitu masalah
operator,” katanya.
Ahmad menyebutkan, PLN siap
mendukung Pemkab Mappi dalam hal ini Pj Bupati karena sejalan dengan visi dan
misi PLN untuk membuat Papua Terang. Sekarang ini kata dia, dari 166 kampung di
Mappi, sekitar 78 persen sudah menikmati listrik. Empat kampung yang jam
menyalanya sudah ditambah kata Ahmad semuanya menggunakan PLTD. Lahan, tanki
BBM, gedung dan satu unit mesin masih milik Pemda. Bahkan rumah petugas akan
dibangun Pemkab Mappi.
“Rumah operator sebenarnya kita
juga ingin bangun tapi Pak Pj Bupati minta biar untuk bangun karena beliau
ingin daerah ini maju,” ujar Ahmad.
Sementara itu, Kepala Kampug Mur,
Vinsensius Yadohamang memberikan apresiasi kepada Pj Bupati dan PLN yang
langsung menjawab kebutuhan masyarakat. Ia bahkan berharap, ini bisa
ditingkatkan lagi menjadi 24 jam.
“Kami dari pemerintah kampung dan
distrik datang ketemu Bapak Pj Bupati untuk bantu kami dan sekarang langsung
terjawab,” tuturnya.
Turut hadir dalam kegiatan
tersebut Sekda Mappi, Ferdinandus Kainakaimu, perwakilan Forkopimda dan
pimpinan OPD. Peresmian disaksikan oleh warga setempat yang begitu gembira
dengan peningkatan jam operasi PLN. (Redaksi)