Pelaksanaan Penerimaan Anggota, Polri Optimalkan Monitoring Center Cat Pertama Kali Digunakan
Mantan Kadiv Humas Polri ini membeberkan, pelaksanaan tes dilakukan secara realtime dengan CAT (computer assisted test) yang diawasi.
Papuanewsonline.com - 29 Mei 2023, 19:31 WIT
Papuanewsonline.com/ Pendidikan & Kesehatan
Papuanewsonline.com, Jakarta - Asisten Sumber Daya Manusia
(ASSDM) Polri Irjen Dedi Prasetyo menyampaikan bahwa jajarannya terus
mengopotimalkan pemanfaatan teknologi digital sebagai bentuk penguatan prinsip
BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis) dalam penerimaan anggota
Polri.
“Pertama kalinya, Polri membentuk posko monitoring center CAT
akademik dan psikologi,” kata Irjen Dedi dalam keterangan tertulis di Jakarta,
Senin (29/5).
Mantan Kadiv Humas Polri ini membeberkan, pelaksanaan tes
dilakukan secara realtime dengan CAT (computer assisted test) yang diawasi oleh
pengawas internal antara lain Itwasum, Divpropam Polri, Direktorat Siber
Bareskrim, Inteltek Baintelkam Polri.
Tidak hanya pihak internal, pelaksanaan tes penerimaan dengan
menggunakan CAT ini juga diawasi eksternal yaitu BSSN, ahli IT dari Universitas
Gunadarma dan LSM Pesdam (peningkatan sumber daya manusia).
“Memberdayakan teknologi komunikasi yang telah dimiliki dan
menyebar di 34 Satuan Wilayah, termasuk Papua dan Papua Barat,” kata Dedi.
Dengan menggunakan CAT yang bisa dipantau secara realtime,
kata Dedi hasilnya langsung dapat diketahui oleh peserta seleksi dan
mengantisipasi adanya kerjasama antar peserta seleksi maupun pihak lain yang
akan membantu peserta, karena soal yang tampil di layar PC masing- masing
peserta seleksi berbeda.
Kemudian, sambung Dedi, ketika terjadi permasalahan dalam
proses seleksi, seketika dapat diselesaikan karena adanya keputusan langsung
dari pengampu kebijakan. Melalui posko monitoring center ini, terdapat interaksi
secara langsung antara Panitia Pusat dengan seluruh Panitia Wilayah dan sebagai
mitigasi cepat atas permasalahan-permasalahan.
“Seperti kendala login ke server, ganguan perangkat komputer,
ganguan jaringan listrik/internet,” pungkas Dedi. (PNO-12)