Dua Penyelundup BBM Ke PNG Diringkus Polda Papua
Papuanewsonline.com - 08 Mei 2023, 20:48 WIT
Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal
Papuanewsonline.com,Jayapura – Direktorat Polairud Polda Papua meringkus 2 (dua) orang pelaku yang hendak melakukan penyelundupan Bahan Bakar Minyak (BBM) ke luar negeri. BBM jenis pertalite sebanyak 840 liter yang diselundupkan dari Kota Jayapura rencananya mau diselundupkan ke Papua Nugini (PNG).
Dir Polairud Polda Papua, Kombes Pol Andi Anugrha S.I.K., saat dikonfirmasi
membenarkan penangkapan kedua pelaku tersebut.
Andi
membenarkan, kedua pelaku tersebut berinisial DI (38) dan BAN (38) diamankan pada
Jumat (05/05) sekitar pukul 20.50 wit.
Andi
mengatakan, penangkapan berawal dari Tim Lidik Subbit Gakkum Dit Polairud Polda
Papua menerima informasi bahwa ada dua orang warga Indonesia yang akan membawa
dan menjual BBM jenis pertalite ke luar negeri (PNG) melalui jalur laut dengan
menggunakan speed boat.
“Setelah menerima informasi, Tim langsung bergerak guna
mengejar para pelaku dan mereka berhasil ditangkap, saat ini sudah diamankan,”
ucap Dir Polairud, Senin (08/05).
Dir Polairud menyebutkan, sekitar pukul 20.50 di wilayah
perairan Holtekamp Jayapura, tim
berhasil menghentikan Speed Boat dua pelaku, dan setelah diperiksa
dutemukan 24 jerigen warna biru berisikan 840 liter BBM jenis pertalite.
“Saat ini, para pelaku beserta barang bukti telah diamankan
di Mako Dit Polairud Polda Papua guna pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Kombes Andi.
Kombes Andi
menegaskan, penangkapan ini merupakan transaksi bbm dari Indonesia ke PNG. Sehingga
Polairud Polda Papua akan lebih intens melaksanakan Patroli, untuk mengantisipasi penyelundupan atau
penjualan ilegal baik senjata api dan amunisi serta narkotika jenis ganja yang
dilakukan oknum warga, baik dari luar
negeri ke Indonesia maupun dari Indonesia ke luar negeri PNG.
"Kami meminta dukungan dari semua pihak serta para
tokoh masyarakat, agar apa yang kami lakukan dapat meminimalisir adanya
penyelundupan barang haram tersebut karena sudah sangat meresahkan warga
khususnya di Papua," Pungkasnya.(PNO/04)
Editor: Piter