logo-website
Minggu, 12 Jul 2026,  WIT

Dua Penyelundup BBM Ke PNG Diringkus Polda Papua

Papuanewsonline.com - 08 Mei 2023, 20:48 WIT

Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal

Papuanewsonline.com,Jayapura – Direktorat Polairud Polda Papua meringkus  2 (dua) orang  pelaku yang hendak melakukan penyelundupan Bahan Bakar Minyak (BBM) ke luar negeri. BBM jenis pertalite sebanyak 840 liter yang diselundupkan dari Kota Jayapura rencananya mau diselundupkan ke  Papua Nugini (PNG).

Dir Polairud Polda Papua, Kombes Pol Andi Anugrha S.I.K., saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan kedua pelaku tersebut.

Andi membenarkan, kedua pelaku tersebut  berinisial DI (38) dan BAN (38) diamankan pada Jumat (05/05) sekitar pukul 20.50 wit.

Andi mengatakan, penangkapan berawal dari Tim Lidik Subbit Gakkum Dit Polairud Polda Papua menerima informasi bahwa ada dua orang warga Indonesia yang akan membawa dan menjual BBM jenis pertalite ke luar negeri (PNG) melalui jalur laut dengan menggunakan speed boat.

“Setelah menerima informasi, Tim langsung bergerak guna mengejar para pelaku dan mereka berhasil ditangkap, saat ini sudah diamankan,” ucap Dir Polairud, Senin (08/05).

Dir Polairud menyebutkan, sekitar pukul 20.50 di wilayah perairan Holtekamp Jayapura, tim  berhasil menghentikan Speed Boat dua pelaku, dan setelah diperiksa dutemukan 24 jerigen warna biru berisikan 840 liter BBM jenis pertalite.

“Saat ini, para pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mako Dit Polairud Polda Papua guna pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Kombes Andi.

Kombes Andi menegaskan, penangkapan ini merupakan transaksi bbm dari Indonesia ke PNG. Sehingga Polairud Polda Papua akan lebih intens melaksanakan Patroli,  untuk mengantisipasi penyelundupan atau penjualan ilegal baik senjata api dan amunisi serta narkotika jenis ganja yang dilakukan oknum warga,  baik dari luar negeri ke Indonesia maupun dari Indonesia ke luar negeri PNG.

"Kami meminta dukungan dari semua pihak serta para tokoh masyarakat, agar apa yang kami lakukan dapat meminimalisir adanya penyelundupan barang haram tersebut karena sudah sangat meresahkan warga khususnya di Papua," Pungkasnya.(PNO/04)

Editor: Piter

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE