DPD Partai Golkar Kabupaten Mimika Optimis Tambah Perolehan Kursi di DPRD Mimika Pada Pemilu 2024
Fernando A Yansen Tinal Pimpin Partai Golongan Karya Kabupaten Mimika periode 2020-2025
Papuanewsonline.com - 25 Feb 2023, 15:10 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, MIMIKA | Jumat, 24/02/2023 digelar Pelantikan Pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Mimika periode 2020-2025 yang dipimpin Fernando A Yansen Tinal berdasarkan Keputusan DPD Partai Golkar Provinsi Papua Tengah no. SKEP-02-DPD/P.GOLKAR/PT/II/2023.
Usai dilantik, Ketua DPD Partai
Golkar Kabupaten Mimika berkomitmen dan optimis menambah perolehan kursi di
DPRD Mimika pada pemilihan umum tahun 2024.
“Kita akan mulai melakukan
konsolidasi secara internal untuk mempersiapkan langkah-langkah partai
menyambut event politik yang akan datang yang diawali dengan proses pendaftaran
untuk aktivitas politik partai. Pelantikan Ini merupakan mandat dan beban untuk
melakukan konsolidasi, bukan saja internal pengurus tetapi juga seluruh kader
partai Golkar di kabupaten Mimika.
Ia sangat optimis untuk
memenangkan Pemilu di semua tingkatan dari level DPRD kabupaten, DPR Provinsi, kepala daerah dan DPR RI. Berdasarkan keputusan rapat koordinasi nasional maka,
Partai Golkar akan memberikan dukungan kembali kepada Trifena Tinal sebagai anggota
DPR-RI serta Airlangga Hartanto sebagai Presiden RI. Dengan hasil Rakornas ini tentunya kader partai sudah harus siap berjuang
bersama dan bekerja keras.
Sementara itu, Ketua DPP Bidang
Pemenangan Pemilu, Ahmad Doli Kurnia Tanjung mengatakan bahwa kemenangan
pemilu ditentukan oleh faktor penguatan institusional dan faktor kesiapan dari
kader-kader, pelantikan susunan pengurus ini merupakan salah satu dari
penguatan institusional yang ke depannya akan melakukan rapat-rapat kerja dan konsolidasi di tingkat distrik, kelurahan
bahkan sampai turun pada Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Lanjut Doli menjelaskan terkait
kesiapan kader, baik dipimpin partai maupun kelompok kader yang mana sudah harus siap menjadi calon anggota DPR,
calon kepala daerah dan bahkan siap untuk menjaga suara di TPS dan ada kader
yang untuk siap memobilisasi masyarakat
untuk datang ke TPS.
"Indonesia ke depannya tidak
bisa dibangun sendiri, membangun Mimika, Papua Tengah dan Indonesia butuh
persatuan. Pemilu ini adalah kompetisi dan juga merupakan pesta demokrasi yang
suasananya berbeda, itulah yang selalu menuntut kader untuk selalu dewasa dan
berpikir cerdas serta membangun Papua dan Indonesia. Kita semua punya agenda
politik tetapi yang yang bisa membuat
kita besar adalah kita bisa menjalankan agenda politik ini dengan tanpa
memperuncing perbedaan yang ada," Tutupnya (Stevi)