logo-website
Minggu, 09 Agu 2026,  WIT
BERITA TAG Pendidikan Homepage
Kreatifitas Kapolsek Manipa, Ajari Anak Dan Remaja Ubah Sampah Plastik Jadi Ecopillow Papuanewsonline.com, Manipa - Untuk mendukung dan menyukseskan program Indonesia, termasuk Kecamatan Kepulauan Manipa, Seram Bagian Barat (SBB), bebas sampah plastik, membuat Kapolsek Manipa, IPDA Edwin Richardo Mangare menggelar kegiatan pelatihan pengolahan sampah menjadi barang bernilai ekonomis."Kreatifitas Kapolsek Manipa, Ajari Anak Dan Remaja Ubah Sampah Plastik Jadi Ecopillow berupaya untuk mengajarkan dan membantu masyarakat untuk mengelola sampah plastik menjadi Ecopilow,"kata dia, kepada wartawan Sabtu (13/7/2024).Menurut Kapolsek, kegiatan tersebut juga dalam rangka meningkatkan kreatifitas masyarakat, khususnya generasi muda Manipa."Untuk saat ini fokus kita ke anak-anak dan remaja, yang mana menggunakan anak- anak dan remaja sebagai sarana dalam mewujudkan pantai Manipa Indah Manipa Bersih dari sampah plastik,"jelas Kapolsek.Mangare menjelaskan, secara detail cara pengelohan sampah menjadi barang atau benda bernilai ekonomis tersebut."Ecopillow atau bantal ramah lingkungan. Ecopillow adalah salah satu cara kita untuk dapat mengurangi sampah plastik sachet, multilayer yang banyak sekali bersejarah di sekitar kita,"ujarnya.Dikatakan, sampah plastik jenis sachet butuh waktu 80 hingga 100 tahun untuk dapat terurai bahkan bisa sampai 200 tahun. "Untuk itu kita bisa memberikan kontribusi kita untuk ikut mengurangi sampah plastik jenis ini. Kita bisa membuat Ecopillow dirumah kita sendiri dengan cara cuci bersih dan keringkan semua jenis sampah plastik sachet,"jelas Kapolsek.Setelah sampah dikeringkan, lanjut Mangare, maka sampah plastik akan digunting kecil-kecil."Siapkan plastik bening sebagai pembungkus dari semua plastik yang telah digunting. Jahit plastik bening dengan menggunakan ukuran bantal sofa. Dan sisakan satu sisi kosong untuk mengisi semua plastik yg telah digunting. Satu sisi kosong bisa di tambahkan resleting agar mudah dibuka dan ditutup,"papar Mangare.Perwira pertama Polisi dengan satu balik itu memastikan, dalam satu bantal ecopillow di isi agak padat, sehingga nyaman dan empuk kita digunakan."Hal ini merupakan satu contoh dari sekian banyak cara untuk menekan atau mengolah sampah dengan baik, sehingga kelestarian lingkungan terutama di daerah pesisir bisa ditekan sehingga lingkungan terjaga dalam jangka panjang apalagi kita yang hidup di pesisir pantai wilayah hukum Polsek Manipa,"imbuh Kapolsek.Untuk itu, dirinya mengajak, seluruh stokholder, Pemerintah dan masyarakat, agar bersama-sama dengan Polri dalam Hal ini Polsek Manipa, untuk mewujudkan Manipa indah Manipa Bersih."Apalagi yang kita lakukan ini sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 97 tahun 2017 tentang kebijakan dan strategi nasional pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumahtangga, danPeraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga,makanya kalau bukan kita masyarakat Manipa lalu siapa lagi, yang bisa buat Manipa indah dan Manipa bersih,"tutup Kapolsek.(PNO-12) 13 Jul 2024, 19:58 WIT
Kunjungi SMA Siwalima Polwan Polda Maluku Berikan Edukasi Cegah Kasus Bullying Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Wanita Polda Maluku terus memberikan edukasi kepada para pelajar di Kota Ambon untuk bersama-sama mencegah terjadinya kasus bullying atau perundungan di sekolah.Hari ini, Jumat (12/7/2024), SMA Siwalima Ambon dikunjungi tim Polwan Polda Maluku untuk memberikan sosialisasi dan edukasi tentang bahaya kasus bullying / perundungan di lingkungan sekolah atau kepada anak di bawah umur.Kegiatan dengan nama program "Mangente Anak Sekolah" ini diikuti oleh sebanyak 147 orang siswa kelas lX. Mereka dibagi ke dalam 5 kelompok. Kelompok satu 30 siswa, kelompok dua 30, ⁠kelompok tiga 30, kelompok empat 28, dan kelompok lima sebanyak 29 orang siswa.Turut hadir mendampingi para siswa yaitu kepala sekolah, La Sini La Haya, S.Pd bersama 5 orang guru pendamping lainnya yakni J. Risambessy, S.Pd , M.Pd; R. Talahaturuson, S.Pd; ⁠Riska Siahainenia, S.Pd; Priscilla Trusdy Pattiata, S.Psi, M.Psi; dan E. Tahalea, S.Pd.Sosialisasi tersebut dipimpin ketua tim yaitu Ipda Siti Nur Asmain Mail. Ia didampingi oleh 9 personel Polwan Polda Maluku.Ipda Siti Nur Asmain Mail, mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan ini menindaklanjuti permintaan dari Kepala SMA Siwalima Ambon."Kegiatan sosialisasi dilakukan untuk menyikapi maraknya kasus bullying/perundungan yang terjadi di lingkungan sekolah terhadap anak di bawah umur, sehingga perlu dilakukan sosialisasi dan edukasi untuk pencegahan," kata Asmain.Selain itu, Asmain mengaku kegiatan yang dilaksanakan tersebut, juga merupakan penjabaran dari program Kapolda Maluku yaitu "Basudara Manise".Berbagai materi sosialisasi dan edukasi diberikan kepada anak-anak. Seperti apa itu bullying/perundungan, jenis-jenis bullying, dampak bullying bagi korban, cara pencegahan, dan apa yang harus dilakukan apabila terjadi bullying."Kami juga memberikan edukasi kepada para siswa tentang upaya pencegahan terjadinya kasus bullying," jelasnya.Tak hanya itu, Polwan Polda Maluku juga memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga diri dari orang asing yang berusaha untuk melakukan kejahatan. "Kami juga memberikan pembelajaran bagi anak untuk menghindari ajakan dari orang yang tidak dikenal," ungkapnya. (PNO-12) 13 Jul 2024, 19:46 WIT
Sosialisasi Bahaya Narkoba, Miras, dan Kekerasan di SMA Gabungan Jayapura Papuanewsonline.com, Jayapura - Kasat Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota, AKP Irene Aronggear, S.H., menggelar kegiatan sosialisasi tentang bahaya narkoba, miras, dan kekerasan di Aula SMA Gabungan Jayapura.Kegiatan ini berlangsung pada pukul 08.00 WIT hingga selesai, dengan diikuti oleh 84 peserta didik baru dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Jumat (12/7).Dalam sosialisasi tersebut, AKP Irene menyampaikan materi tentang Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN)."Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik baru mengenai bahaya narkoba, minuman keras, dan kekerasan yang dapat merusak masa depan mereka," ujar AKP Iren saat di wawancarai usai kegiatan.Materi pertama yang disampaikan oleh AKP Irene adalah jenis dan penggolongan narkotika, psikotropika, dan bahan berbahaya termasuk minuman beralkohol. Peserta diajak untuk mengenali berbagai jenis narkotika serta bahayanya bagi kesehatan fisik dan mental. "Pengetahuan ini penting agar siswa bisa mengenali dan menghindari bahaya tersebut," tambahnya.Selain itu, AKP Irene juga membahas dampak penyalahgunaan narkoba bagi diri sendiri, keluarga, lingkungan, bangsa, dan negara. Ia menjelaskan bahwa narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga berdampak negatif pada aspek sosial dan ekonomi."Penyalahgunaan narkoba bisa menghancurkan kehidupan pribadi dan membawa kerugian besar bagi masyarakat luas," tegasnya.Pada sesi berikutnya, AKP Irene memaparkan strategi pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap narkotika. Ia menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam memerangi narkoba."Kerjasama antara pihak kepolisian, sekolah, dan masyarakat sangat diperlukan untuk memberantas peredaran narkotika," jelasnya.Untuk memberikan gambaran nyata, AKP Irene menampilkan beberapa gambar dan dokumentasi mengenai narkotika. Peserta didik baru tampak antusias dan banyak yang terkejut melihat dampak destruktif yang ditimbulkan oleh narkoba."Visualisasi ini diharapkan bisa memperkuat pesan yang kami sampaikan, serta kami berharap para generasi muda ini dapat menjadi agen perubahan yang aktif dalam upaya pemberantasan narkotika," pungkasnya. (PNO-12) 13 Jul 2024, 11:11 WIT
Polri Rekrut 45 Calon Perwira Sarjana untuk Perangi Kejahatan Siber Papuanewsonline.com, Jakarta - Polri merekrut 45 orang calon perwira untuk memerangi kejahatan siber. 45 Calon perwira ini terdiri dari 38 pria dan 7 wanita."Mereka direkrut dengan jalur SIPSS (Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana)," kata Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri) Irjen Dedi Prasetyo, Jumat (12/7/2024).Irjen Dedi menjelaskan 45 calon perwira ini memiliki latar belakang pendidikan tinggi dan memiliki kemampuan di bidang Teknik Komputer, Teknik Informatika, Sistem Informasi, Teknologi Informasi, Desain Komunikasi Visual, Agen/Teknologi/Siber/Ekonomi Intelejen, Rekayasa Kriptografi, Rekayasa Perangkat Keras Kriptografi dan Keamanan Siber."Mereka akan menjalani pendidikan di Akademi Kepolisian, Semarang. Jadi 45 calon perwira ini kami rekrut secara reguler dan proaktif," jelas Irjen Dedi.Dedi menuturkan penguatan personel yang memiliki kemampuan di bidang teknologi dan informasi ini sejalan dengan arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar Korps Bhayangkara mampu menghadapi tantangan ke depan, di mana kejahatan atau gangguan keamanan dan ketertiban (kamtibmas) tak hanya terjadi di lapangan, tetapi juga di dunia virtual. "SSDM Polri, sesuai tugas dan fungsinya, dan tentunya sesuai arahan Bapak Kapolri, merekrut personel untuk memperkuat kemampuan memerangi kejahatan siber," terang Irjen Dedi.Seperti diketahui dalam Rilis Akhir Tahun 2023, Jenderal Sigit mengungkapkan kejahatan siber yang menonjol selama 2023. Kasus-kasus itu mulai dari pencurian kripto hingga penipuan bermodus APK-Link."Perkara ilegal akses dan pencurian koin kripto pada situs coinbase.com dengan total kerugian Rp 45 miliar dengan dua tersangka," kata Jenderal Sigit, Rabu (27/12/2023).Dia mengatakan ada 19.965 kasus IMEI ilegal yang diungkap Polri selama tahun 2023. Kasus itu merugikan negara hingga Rp 353,7 miliar."Perkara 19.965 IMEI ilegal dengan total kerugian negara Rp 353,7 miliar dengan enam tersangka," ucapnya.Selain itu, ada juga kasus penipuan yang diungkap Polri. Sigit mengatakan kasus penipuan itu bermodus APK-Link."Perkara penipuan dengan modus APK-Link dengan total 18 kerugian Rp 4,7 miliar dengan 12 tersangka," ucapnya. (PNO-12) 13 Jul 2024, 10:00 WIT
Penutupan Diktukba Polri, Kapolda Papua Lantik 489 Siswa Papuanewsonline.com, Jayapura – Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K., M.H, resmi menutup Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang I T.A 2024, berlangsung di lapangan SPN Polda Papua, Kamis (11/7/2024).Adapun jumlah Bintara Polri yang dilantik berjumlah 489 orang, Yang terdiri Polda Papua 294 Bintara Polri dan 195 Bintara Polri Papua Barat.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Papua, Ny. Nova Patrige Renwarin, PJU Polda Papua, Karo SDM Polda Papua Barat, Kombes Pol. Arif Hidayat, S.I.K., Kadispers Lanud Silas Papare, Letkol Adm. Ridwan Syaparudhin, S.E., M.S, Direktur Poltekbang Jayapura, Musrikona, ST, Wadir II Poltekbang Jayapura, Nikolas Makanuay.Dalam kesempatannya, Kapolda Papua mengatakan selaku pimpinan Polda Papua bersyukur bahwa anak-anak yang menempuh Pendidikan Pembentukan Bintara Polri T.A 2024 kurang lebih 5 bulan melakukan pembentukan pendidikan di SPN Polda Papua.“Saya berharap dengan dilantiknya menjadi Bintara Polri, mereka bisa menjadi garda terdepan dari Polda Papua maupun Polda Papua Barat, untuk betul-betul melayani masyarakat dengan ikhlas,” ucap Kapolda.Kapolda juga berharap anggota Bintara yang baru dilantik mereka juga bisa sebagai jembatan komunikasi antara Polri dengan masyarakat yang nantinya mereka layani.“Bintara yang baru ini, kami siapkan mereka betul-betul untuk turun langsung di tengah-tengah masyarakat Papua. Karena mereka ini rata-rata semua anak asli Papua dan kelahiran Papua. Jadi saya yakin tidak ada hambatan lagi,” ungkapnya.Lebih lanjut, Irjen Fakhiri mengatakan, ratusan bintara remaja yang baru dilantik tersebut disiapkan untuk pengamanan Pilkada Serentak November mendatang.“Setelah ini mereka akan libur sebentar, dan langsung kembali ke Polda Papua. Di Polda mereka nanti dibagi tiga, ada yang ke Brimob, Biro SDM dan di Samapta. Mereka akan disiapkan untuk Pilkada November,” tuturnya.Ditambahkan Irjen Fakhiri, di Papua sendiri sudah ada 3 DOB, tentunya mereka ini akan disiapkan juga untuk nanti ke beberapa titik.“Saya berharap dari sini nanti kita secara bertahap, saya mau pemenuhan personil itu ada di tiap Polres dulu. Supaya kalau Polres kuat, pada saat nanti hadirnya Polda-Polda baru, tentunya sudah tidak akan kekurangan lagi personil di Polda-Polda baru,” pungkasnya. (PNO-12) 13 Jul 2024, 09:26 WIT
Kapolda Maluku Lantik 89 Siswa Bintara Polri Tahun 2024 Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Drs. Lotharia Latif SH., M.Hum melantik sebanyak 89 siswa Bintara Polri gelombang pertama tahun anggaran 2024 yang berlangsung di lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Kota Ambon, Kamis (11/7/2024).Pelantikan yang ditandai dengan pengambilan sumpah dan janji oleh siswa Bintara Polri ini dirangkai dalam kegiatan penutupan pendidikan pembentukan Bintara Polri 2024.Kapolda Maluku dalam sambutannya membacakan amanat Kepala Lemdiklat Polri. Ia menyampaikan 89 siswa Bintara Polri yang dilantik telah resmi melekat pangkat Brigadir Polisi Dua. Dengan demikian, pada diri para Bintara telah melekat berbagai tugas, kewajiban dan tanggung jawab sebagai bhayangkara negara.Kapolda berharap Bintara remaja yang baru dilantik dapat memberikan dedikasi terbaik kepada institusi Polri, masyarakat, bangsa dan negara. Keberhasilan ini merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang harus senantiasa disyukuri, serta jawaban dari doa tulus para orang tua dan keluarga.Tema pendidikan Polri saat ini adalah “Pendidikan dan pelatihan yang melayani untuk Polri Presisi". Tema ini dimaksudkan untuk menciptakan sumber daya manusia Polri dari awal mulai pendidikan pembentukan dan pelatihan standar kompetensi lulusan dan penjabaran kurikulumnya mempunyai muatan untuk mampu memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat.Tekad dan niat sebagaimana terkandung dalam tema tidak akan terwujud jika setelah berdinas abai dan melupakan apa sejatinya yang menjadikan tugas dan fungsi sebagai Bhayangkara, yaitu memelihara kamtibmas, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat serta menegakkan hukum untuk menciptakan rasa aman dan keadilan di masyarakat."Harus kita sadari bersama, bahwa waktu 5 bulan adalah waktu yang singkat untuk itu teruslah belajar serta beradaptasi dengan perkembangan situasi dan tantangan tugas yang akan saudara hadapi," pintanya.Kapolda berharap para Bintara dapat mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama mengikuti pendidikan, terus kembangkan pengetahuan dan keterampilan dalam mendukung pelaksanaan tugas. Jangan pernah berhenti untuk belajar, berlatih, mengembangkan ilmu, dengan terus memperbanyak referensi dan literasi."Dekatkan diri dengan masyarakat, dengan menjalankan tugas melalui pelayanan empati dan tidak menyakiti hati masyarakat, tanpa harus melupakan nilai-nilai disiplin, loyalitas, dan integritas," ujarnya.Kepada para Bintara Remaja Polri yang baru dilantik, Kalemdiklat menyampaikan beberapa pesan untuk dipedomani dan dilaksanakan saat melaksanakan tugas. Di antaranya Jaga dan tingkatkan selalu keimanan dan ketakwaan kepada tuhan yang maha esa sebagai landasan moral dan spiritual dalam pelaksanaan tugas yang saudara emban. Jadikan pelaksanaan tugas saudara selaku anggota polri sebagai sarana ibadah kepada tuhan yang maha esa.Pegang teguh serta amalkan nilai-nilai luhur tribrata dan catur prasetya sebagai pedoman dalam setiap langkah pengabdian insan bhayangkara sejati laksanakan setiap tugas yang diemban dengan penuh semangat, tanggung jawab dan keikhlasan.Senantiasa menjaga nama baik serta kehormatan diri, keluarga, dan institusi. Hindari segala pelanggaran disiplin, pelanggaran kode etik profesi polri, maupun pelanggaran pidana.Jadilah panutan dan teladan dalam kehidupan bermasyarakat, dekati dan berikan pelayanan terbaik serta pemberi solusi dari permasalahan yang berkembang, mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas, agar semakin memperkuat citra positif polri di mata masyarakat.Jalin persaudaraan dengan rekan-rekan TNI dan seluruh komponen bangsa, serta bangun komunikasi positif dengan seluruh elemen masyarakat guna memelihara stabilitas kamtibmas yang kondusif."Jadilah polisi pembelajar dengan terus mengembangkan diri melalui peningkatkan pengetahuan dan ketrampilan untuk menghadapi tantangan tugas yang terus berubah," pungkasnya.Usai memimpin upacara penutupan, Kapolda selanjutnya menyerahkan piagam penghargaan kepada siswa terbaik Bintara Polri 2024. Mereka yaitu lulusan aspek jasmani terbaik peraih predikat Trengginas, Dominggus Sainfalak; lulusan aspek akademi terbaik peraih predikat Cendikia, George Wuarbanaran S.Ap; dan lulusan aspek mental kepribadian terbaik predikat Tertabah, Julyand Aryo Waremra. (PNO-12) 11 Jul 2024, 20:55 WIT
Calon Anggota Polri Di Maluku Didominasi Anak Petani, Nelayan dan Swasta Papuanewsonline.com, Ambon - Panitia Seleksi Penerimaan Bintara dan Tamtama Polri Gelombang Kedua Tahun 2024 Polda Maluku telah mengumumkan hasil seleksi pada Jumat malam, 5 Juli 2024. Pengumuman seleksi disampaikan melalui sidang terbuka yang dihelat di gedung Plaza Presisi Manise Polda Maluku, Kota Ambon. Tercatat sebanyak 195 orang dinyatakan lulus. Terdiri dari Bintara 157 dan Tamtama 38 orang.Dari jumlah tersebut, casis yang orang tuanya anggota aktif maupun purnawirawan Polri hanya sekitar 17%. Sementara TNI/Purnawirawan 1,5%; ASN/Pensiunan 26,1%; Swasta/Wiraswasta 23,5%; Wartawan 0,5%; Pendeta 0,5%; Buruh 1,0%; Petani/Nelayan 21,5%; Honorer 1,5%; dan tidak bekerja 6,7%."Dengan hasil ini membuktikan bahwa dalam penerimaan seleksi Bintara maupun Tamtama, kami selalu lakukan secara profesional dan transparan. Tidak ada yang namanya prioritas anak anggota maupun purnawirawan Polri, bahkan data menunjukkan anak keluarag besar Polri dan purnawirawan hanya 17%, sisanya hampir 73% adalah dari masyarakat umum, yang paling besar jumlahnya adalah anak petani, nelayan, swasta dan ASN," tegas Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Aries Aminnullah SIK di Ambon, Selasa (9/7/2024).Kombes Aries menepis dugaan banyak orang bahwa setiap seleksi penerimaan anggota Polri pihaknya lebih mengutamakan anak atau keluarga Polri."Seleksi penerimaan Polri yang kami lakukan menggunakan prinsip Betah atau Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis. Setiap peserta langsung melihat nilai mereka, dan bisa melihat hasil rekannya, jadi tidak ada rekayasa," tegasnya.Di setiap kesempatan seleksi penerimaan anggota Polri, baik itu Taruna Akpol, Bintara dan Tamtama, kata Kombes Aries, Kapolda Maluku kerap mengingatkan kepada panitia untuk dapat dilaksanakan sesuai prosedur yang ada sesuai pakta integritas yang telah ditanda tangani bersama, bahkan Kapolda Maluku sering melakukan sidak secara acak dan mengecek langsung tahapan seleksi yang dilakukan."Bapak Kapolda selalu menekankan agar proses seleksi dilaksanakan secara terbuka, dan jujur sesuai dengan kemampuan dari para peserta. Dan apabila ada yang sengaja main-main akan ditindak secara tegas sesuai hukum yang berlaku," pungkasnya. (PNO-12) 09 Jul 2024, 20:39 WIT
Wakapolda Maluku Pimpin Sidang Penetapan Kelulusan, 193 Casis Bintara dan Tamtama Polri Papuanewsonline.com, Ambon - Wakil Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Brigjen Pol Stephen M. Napiun, S.I.K., S.H., M.Hum memimpin Sidang Terbuka Penetapan Kelulusan Akhir Seleksi Penerimaan Bintara dan Tamtama Polri Gelombang II Tahun Anggaran 2024 Panda Maluku. Sebanyak 193 Casis Bintara dan Tamtama Polri dinyatakan lulus.Sidang terbuka yang digelar di gedung Plaza Presisi Manise Polda Maluku, Kota Ambon, Jumat malam (5/7/2024), ini dihadiri Karo SDM, Dansat Brimob, Kabid Propam, Kabid Dokkes, dan Kepala SPN Polda Maluku. Turut hadir para Pengawas Internal, Eksternal dan Para Casis Penerimaan Bintara dan Tamtama Polri beserta orang tua/wali.Saat memimpin sidang terbuka, Wakapolda Maluku membacakan sambutan Kapolda Maluku, Irjen Pol. Drs. Lotharia Latif, SH., M.Hum. Wakapolda menyampaikan, tahapan seleksi penerimaan Bintara dan Tamtama Polri Gelombang II telah berjalan selama 73 hari. "Seleksi telah sesuai dengan ketentuan dari panitia pusat, dimana setiap tahapan seleksi para peserta dapat melihat secara langsung hasil yang telah diperolehnya masing-masing," ucapnya.Seluruh tahapan seleksi, kata Wakapolda, dilakukan dengan pengawasan melekat oleh pengawas internal maupun eksternal. Juga melibatkan Tenaga Ahli dari Ikatan Dokter Indonesia Provinsi Maluku, Himpunan Psikologi Maluku, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Ambon, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Maluku, LSM serta Wartawan."Kepada seluruh peserta seleksi yang nantinya dinyatakan terpilih untuk mengikuti pendidikan pembentukan, Saya ucapkan selamat dan sukses dalam meraih cita-cita, dan bagi peserta yang dinyatakan tidak terpilih agar tetap semangat untuk belajar dan berlatih, orang yang sukses bukanlah orang yang tidak pernah kalah tetapi orang tidak pernah pantang menyerah untuk berjuang," ungkapnya.Berikut hasil sidang terbuka penetapan kelulusan akhir seleksi penerimaan Bintara dan Tamtama Polri gelombang II Tahun Anggaran 2024 Panda Maluku. Diantaranya:1. Casis Tamtama sebanyak 71 Orang, memenuhi syarat sebanyak 38 Orang dan tidak memenuhi syarat sebanyak 33 Orang. 2. Casis Bintara Polwan PTU sebanyak 16 Orang, memenuhi syarat sebanyak 8 Orang dan tidak memenuhi syarat sebanyak 8 Orang. 3. Casis Bintara Rekpro Polwan sebanyak 1 Orang, memenuhi syarat sebanyak 1 Orang. 4. Casis Bintara Rekpro Polki sebanyak 10 Orang, memenuhi syarat sebanyak 4 Orang dan tidak memenuhi syarat sebanyak 6 Orang. 5. Casis Bakomsus Humas/TI sebanyak 1 Orang, memenuhi syarat sebanyak 1 Orang. 6. Casis Bakomsus Hukum sebanyak 1 Orang, memenuhi syarat sebanyak 1 Orang. 7. Casis Bintara PTU Polki sebanyak 323 Orang, memenuhi syarat sebanyak 140 Orang dan tidak memenuhi syarat sebanyak 183 Orang.Usai penetapan kelulusan, Anthony Inzhagi Laimeheriwa, mengaku sangat bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Casis Tamtama Polri yang dinyatakan lulus ini juga menyampaikan terima kasih kepada Polda Maluku, khususnya Kapolda Maluku."Saya menyampaikan terima kasih kepada Polda Maluku khususnya Bapak Kapolda yang dimana telah memberikan kesempatan yang sangat luar biasa bagi saya di tahun ini, mimpi dan cita-cita saya dapat tercapai," kata Casis asal Polres Kepulauan Tanimbar ini.Hal yang sama juga diucapkan oleh Casis Bintara PTU Polri Fahmi Idris. Ia mengaku proses seleksi yang diikuti sejak pendaftaran hingga penetapan kelulusan berjalan sangat transparan. "Alhamdulillah, saya lulus. Terima kasih kepada jajaran Polda Maluku, Kapolda Maluku, Wakapolda Maluku, dan Panitia," kata dia. PNO-11 08 Jul 2024, 16:24 WIT
Polda Papua Umumkan Calon Siswa Bintara Dan Tamtama Yang Lulus Terpilih Pada Saat Rapat Sidang Akhir Papuanewsonline.com, Jayapura - Polda papua telah menggelar Rapat dari Hasil Sidang Akhir Penerimaan Bintara Polri Polda Papua T.A 2024 yang terdiri dari pengumuman Polwan, Bakomsus, Barekpro, dan Wilayah DOB Papua Pegunungan.Kegiatan ini berlangsung di Mako Brimob Kotarja, Kota Jayapura, Provinsi Papua, kegiatan ini dihadiri oleh Karo SDM polda Papua, kombespol Sugandi S.I.K., M.Hum, Kabid Dokkes Polda Papua, Dr. Bambang Pitoyo Nugroho, Sp.S., M.H, Kabid Humas Polda Papua, kombespol Ignatius Benny Adi Prabowo, S.I.K., M.kom, serta Komnas Ham, Frits Ramandey.Dan jumlah Casis Polwan yang akan dikirim melanjutkan pendidikan di Sepolwan Ciputat, Jakarta Selatan, sebanyak 50 peserta, Casis Polwan Barekpro yang terdiri dari Affirmstive action, Pengahrgaann dan Talent Scouting lolos terpilih sebanyak 7 peserta, serta Casis Polwan PTU Wialayah Hukum Papua lolos terpilih sebanyak 32 peserta yang terdiri dari 22 OAP dan 10 Non-OAP.Adapun jumlah Casis Polki dengan total keseluruhan, yaitu sebanyak 228 peserta Casis Polki yang dinyatakan lulus terpilih, dengan kategori masing-masing yakni Casis Polki Bakomsus yang terdiri dari Hukum, Kehumasan/TI, Tenaga Kesehatan, Pariwisata, Psikologi lolos terpilih sebanyak  Peserta 17 Peserta, dan Casis Polki Barekpro yang terdiri dari affirmative Action, Penghargaan, Talent Scouting lolos terpilih sebanyak 27 Peserta, serta untuk Wilayah DOB Papua Pegunungan Sebanyak 184 Peserta yang terdiri dari wilayah Kabupaten Jayawijaya, Lanny Jaya, Mamteng, Pegunungan Bintang, Tolikara, Yahukimo, Yalimo, dan Nduga.Karo SDM Polda Papua Kombespol Sugandi, S.I.K., M.Hum., menyampaikan bahwa dasar hukum dari pelaksanaan perekrutmen ini adalah mulai dari keputusan Kapolri tentang pengumuman bintara, tamtama, dan Akpol. Surat keputusan tersebut dituangkan dalam surat kapolri tentang petunjuk dan arahan, norma, bobot, serta kuota kelulusan.“Bapak kapolda telah mengeluarkan surat keputusan tentang kebijakan perengkingan dan klasifikasi orang asli Papua dan non orang asli Papua dalam sidang kelulusan akhir penerimaan Bintara dan Tamtama Polri,”ujarnya.Lebih lanjut Ia menambhakan bahwa khusus untuk PTU dan Bakomsus serta kebijakan Kapolda Papua tentang kuota khusus dalam sidang kelulusan akhir Bintara dan Tamtama Polri Gelombang II tahun 2024 dengan mendasari, memberikan pengghargaan dan apresiasi.“kapolda telah menetapkan keputusan Kapolda untuk mendukung undang-undang otonomi khusus, kemudian mendukung kemajuan anak-anak asli Papua maka kapolda Papua memberikan kebijakan perengkingan dengan pemisahan antara OAP (orang asli papua) dan non oap (Pendatang),”tambah Karo SDM Polda Papua.Karo SDM Polda Papua juga menekankan untuk PTU wanita, perengkingannya Perpolda atau Panda oleh karena itu kuota polwan sangat terbatas kebijakannya adalah oap 70%  non oap 30% dengan tujuannya untuk membangun dan memajukan anak asli Papua.“Semua ini dilakukan untuk membuka wawasan dan skill serta membuka lapangan pekerjaan bagi anak asli papua, dan yang terpenting adalah mengabdi kepada bangsa dan negara sebagai anggota polri,”pungkas Kombespol Sugandi. PNO-11 07 Jul 2024, 22:37 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT