50 Personel Diturunkan Untuk Menjemput 4 Karyawan PT. IBS Dari Distrik Okbab
4 korban Berhasil Dievakuasi, Kini Berada Di RSUD Oksibil Untuk Melakukan Pemeriksaan Medis
Papuanewsonline.com - 17 Mei 2023, 14:17 WIT
Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal
Papuanewsoline.com, Jayapura – Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Mohamad
Dafi Bastomi, S.H., S.I.K., M.I.K, dan Waka Satgas Gakkum Kombes Pol. Joko
Sulistio, S.I.K., M.H pimpin evakuasi para karyawan PT. IBS di Distrik Okbab,
Kabupaten Pegunungan Bintang, Senin (15/5).
Pada
proses evakuasi tersebut turut hadir sekitar 50 personel yang diantaranya
Dansatgas Pamtas Statis RI-PNG Yonif 143/TWEJ Letkol Inf. Ari Ismoyo Timor,
S.Hub.INT, Direktur PT. IBS Pusat Makmur Jauhari, Pimpinan PT. IBS Pusat,
Pejabat Utama Polres Pegunungan Bintang, serta personel Ops Damai Cartenz 2023.
Diketahui para karyawan tersebut merupakan korban penyanderaan KKB beberapa waktu lalu dan kini berhasil diselamatkan kembali oleh aparat keamanan yang dibantu oleh Pemerintah Daerah serta masyarakat.

Kapolres
Pegunungan Bintang menjelaskan, tidak hanya aparat gabungan, Wakil Bupati Kris
Bakweng Uropmabin, S.T, Assisten I Setda Pegunungan Bintang Nicolaus Urobmabin,
S.IP., M.Si, Kepala Kampung Borban Obet Urwan serta Agus Uropka selaku tokoh
masyarakat juga turut melakukan penjemputan kepada keempat karyawan tersebut
menggunakan Pesawat PK-RBP Milik Tariku Aviation.
“Sekitar
Pukul 09.30 WIT pagi tadi, dengan menggunakan Pesawat PK-RBP, tim gabungan
bersama Wakil Bupati dan Assisten I Setda serta perwakilan tokoh masyarakat
telah berhasil melakukan penjemputan keempat karyawan yang sebelumnya berada di
Distrik Okbab dan telah tiba di Distrik Oksibil sekitar pukul 10.50 WIT,”
ungkapnya.

Adapun
keempat karyawan yang telah berhasil dievakuasi yakni atas nama Asmar dan Feryan
Erlangga yang mengalami luka akibat benda tajam namun masih dalam keadaan sadar
serta saudara Peas Kulka dan Senus Lepitalem dalam kondisi baik.
“Keempat
korban kini telah berada di RSUD Oksibil untuk dilakukan pemeriksaan medis
lebih lanjut. Kami juga akan terus tingkatkan monitoring terkait situasi
kamtibmas di seluruh wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang untuk mencegah
terjadinya hal seperti demikian,” tegas AKBP Mohamad Dafi. (PNO-12)