31 Anak Binaan Dengan Semangat Belajar Bersama Polisi Pi Ajar Di Pegunungan Bintang
Harapannya melalui kegiatan ini dapat mendongkrak kemajuan dan potensi yang mereka miliki sehingga dapat bermanfaat baik dalam kehidupan sehari-hari maupun di masa depan nantinya.
Papuanewsonline.com - 11 Jun 2023, 19:33 WIT
Papuanewsonline.com/ Pendidikan & Kesehatan
Papuanewsonline.com, Pegunungan Bintang
- Program Si Ipar (Polisi Pi Ajar) merupakan implementasi Operasi Rasaka Cartenz 2023 yang dilaksanakan Polda Papua di 9 daerah. Target utama program ini untuk membina anak putus sekolah melalui pendidikan non formal.
Program Si Ipar telah berjalan
selama beberapa bulan terakhir. Salah satu lokasi pelaksanaan Program Si Ipar
di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Sabtu (10/06/2023).
Sebanyak 31 anak binaan dengan
semangat menyambut kesempatan belajar di bawah bimbingan personel Satgas Binmas
Ops Rasaka Cartenz 2023 di Distrik Oksibil, ibu kota Pegunungan Bintang.
Mayoritas anak sudah dapat menghafal setiap huruf dan angka. Ada beberapa anak
juga yang telah mampu membaca dan berhitung.
Dalam kesempatannya tersebut,
Iptu Jufri memaparkan, dalam kegiatan kali ini difokuskan untuk mengingat
kembali materi yang diberikan oleh personel Satgas Ops Rasaka Cartenz.
“Kali ini kami menggelar Si Ipar
untuk anak binaan kami untuk mengingat kembali materi apa saja yang sudah
diberikan dan mempunyai tujuan untuk memberikan inspirasi kepada generasi muda
agar memiliki cita-cita serta semangat yang tinggi,” jelas Iptu Jufri.
Sementara itu, Kabid Humas Polda
Papua selaku Kasatgas Humas Ops Rasaka Cartenz 2023 Kombes Pol Ignatius Beny
Adi Prabowo S.H., S.I.K., M.Kom mengatakan Program Si Ipar yang terus dilakukan
secara konsisten dan terjadwal ini dapat memberikan motivasi dan semangat bagi
anak-anak di wilayah tersebut untuk belajar dan meningkatkan kemampuan,
terutama mereka yang tidak mendapatkan layanan pendidikan dengan baik.
“Harapannya melalui kegiatan ini
dapat mendongkrak kemajuan dan potensi yang mereka miliki sehingga dapat
bermanfaat baik dalam kehidupan sehari-hari maupun di masa depan nantinya,”
tutup Kasatgas Humas.
“Dengan adanya program Polisi Pi
Ajar yang mengajarkan membaca dan menulis kepada anak-anak di Pegubin. Kami
berharap program ini berdampak positif untuk menambah ilmu pengetahuan
anak-anak serta memotivasi mereka untuk terus belajar dan mengembangkan potensi
diri,” tuturnya.
Program yang digagas Ops Rasaka
Cartenz 2023 merupakan salah satu upaya untuk membantu pemerintah daerah
setempat dalam memacu peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) khususnya di
bidang pendidikan. Kualitas IPM Kabupaten Pegunungan Bintang sendiri tergolong
rendah, atau di bawah angka 60 berdasarkan data BPS pada akhir tahun 2022. (PNO-12)