BREAKING NEWS
Satgas Yonif 136/TS Bangun Kedamaian: Silaturahmi Pintu ke Pintu di Wongdama
Sopir Lintas Dibacok di Moanemani, Luka Kepala 10 Cm Dijahit 10 Kali, Polisi Buru Dua Pelaku
Semarak HUT ke-81 RI, Pemkab Boven Digoel Gelar Lomba Gerak Jalan, Semangat Kebersamaan Terjaga
35.936 Anak Muda Ikuti Kapolri Cup 2026, Polri Dorong Lahirnya Talenta Digital Berprestasi
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Dianugerahi Anggota Kehormatan Tapak Suci Putera Muhammadiyah
Prabowo: Bahlil Punya Ilmu Khusus, Bisa Bikin Jokowi Tertawa Padahal Orang Solo Susah Ketawa
Dari Belanda ke Mimika: Seabad Kasih Tanpa Pamrih Suster Santo Fransiskus Charitas
Wakasad: Komandan Harus Turun ke Lapangan, Komunikasi Jadi Kunci Kemanunggalan TNI-Rakyat
Wakil Kepala BGN Trenggono Tinjau Langsung Insiden MBG di Papua, Sementara Hentikan Dapur Bermasalah
Menlu Sugiono: ASEAN Harus Berpihak pada Rakyat, Bukan Arena Persaingan Kekuatan Besar
Wakapolri: Arus Mudik Sempat Padat Gegara Banyak Pemudik Tunggu One Way Diberlakukan
Di sisi lain, eks Irwasum Polri ini menjelaskan, saat ini sudah ada 1,2 juta pemudik yang telah bergerak ke kampung halamannya. Diprediksi, tahun ini ada sekitar 2,1 juta pemudik
Papuanewsonline.com - 28 Mar 2025, 23:59 WIT
Papuanewsonline.com/ Ekonomi
Papuanewsonline.com, Jakarta-Wakapolri Komjen Ahmad Dofiri menyebut arus lalu lintas di Tol Trans Jawa sempat mengalami kepadatan pada Kamis (27/3) kemarin. Ini terjadi karena banyaknya pemudik yang menunggu rekayasa one way diberlakukan. Ahmad Dofiri juga melakukan pemantauan udara menggunakan helikopter untuk melihat situasi volume arus lalu lintas yang mengarah ke KM 70.
"Jadi kami harap pemudik jangan sampai menunggu kapan one way dilakukan, kemarin terjadi karena apa... salah satu kepadatan karena mereka menunggu one way," kata Dofiri di Gerbang Tol Cikatama, Jumat (28/3)

Saat ini, Dofiri menuturkan, one way telah diberlakukan dari KM 70 Gerbang Tol Cikatama hingga KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung.
Dia berharap, kebijakan ini bisa mengurai kepadatan para pemudik yang terjadi di puncak arus mudik yang terjadi hari ini.
"Insyaallah nanti, ganjil genap sudah diberlakukan, contraflow sudah dilakukan, one way juga sudah dilakukan. Skema-skema seperti itu mudah-mudahan nanti akan memperlancar mudik kali ini," paparnya.
Di sisi lain, eks Irwasum Polri ini menjelaskan, saat ini sudah ada 1,2 juta pemudik yang telah bergerak ke kampung halamannya. Diprediksi, tahun ini ada sekitar 2,1 juta pemudik.(P/12)
Komentar
Berita Lainnya